KabarNet

Aktual Tajam

PKS, PPP, dan PAN dalam Bahaya!

Posted by KabarNet pada 01/08/2009

bahtiar effendi Partai-partai Islam seperti PKS, PAN, PKB, dan PPP kini berada dalam zona berbahaya. Mereka harus berbenah diri dan memperkuat kualitas untuk menghadapi Pemilu 2014 dengan cara belajar dari pengalaman 10 tahun terakhir. Mengapa?

Para pengamat politik Islam menilai partai-partai Islam harus segera memperbaiki program dan kepemimpinannya. Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka pada Pemilu 2014 mendatang partai-partai Islam akan ditinggalkan pendukungnya.

“Kalau tidak diperbaiki, dukungan suara kepada mereka akan turun atau hilang sama sekali,” kata guru besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Bahtiar Effendi.

Bahtiar menilai, hingga saat ini belum ada figur yang dapat diunggulkan dari partai-partai Islam. Program-program yang diusung partai Islam masih bias dan hak tawar mereka pun masih rendah.

Pada pemilu ini saja, mayoritas partai Islam mengalami penurunan suara. Penurunan tersebut juga dialami Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memiliki basis massa yang besar dan solid.

Partai-partai Islam masih jauh dari memuaskan, sama dengan demokrasi kita kini. Walau sering mendapat pujian dan dianggap sebagai negara demokratis, dalam 10 tahun terakhir perkembangan demokratisasi di Indonesia belum terbilang menggembirakan.

“Coba lihat apakah demokrasi yang ada sudah sesuai dengan subtansi, apakah prosedur yang kita lalui telah melewati berlangsung jujur, adil, dan bermartabat?” tanyanya.

Kondisi ini diperburuk dengan kinerja KPU yang sangat buruk dan DPT yang kacau. Sehingga publik menilai KPU gagal dan demokrasi dijadikan tumbal.

“Harus diakui Pemilu 2004 lalu jauh lebih baik dari Pemilu 2009 ini. Pada Pemilu 2004 lalu permasalahan daftar pemilih tetap tidak sekompleks saat ini,’” kata pengamat politik Arie Sudjito dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Partai-partai Islam juga harus mampu menyerap aspirasi kaum muda dan kaum radikal, agar mereka bisa berkiprah di arena demokrasi guna mengikis terorisme. “Kaum Muslim yang nihilis dan frustasi memerlukan kanal politik untuk bisa berperan dalam kehidupan social, sehingga tak hampa makna dan terus kecewa,” kata Abas Jauhari, dosen Sosiologi UIN Jakarta.

Jika partai-partai Islam itu bersikap business as usual, maka akan terperosok ke dalam zona merah berbahaya, yakni ditinggalkan umat dan jadi marginal. (INILAH.COM)

4 Tanggapan to “PKS, PPP, dan PAN dalam Bahaya!”

  1. Baru sadar sekarang… kalau partai-partai islam itu dalam bahaya???? dari dulu mas!!!! karena menjadi orang yang beragama islam…. tidak bisa sekaligus menjadi orang baik. karena orang Islam yang baik itu hanya Islam KTP. karena kalau mereka menerapkan ajaran Islam yang sesungguhnya… maka mereka pasti jadi teroris. Semua orang Islam yang ada di Partai Besar itu…. itu hanya Islam KTP. Dan jumlahnya…. syukur alhamdullilah… masih lebih banyak yang hanya sekadar islam KTP.

    Penurunan suara Partai-partai Islam itu terjadi karena pada awalnya orang Islam sendiri belum tau kebusukan Islam itu sendiri. tapi setelah mereka tau kebusukan ajaran agama Islam maka mereka meninggalkan partai Islam. contohnya…. PKS yang tadinya menguasai Jakarta…. dan akhirnya orang yang Jakarta yang lebih pintar meninggalkan PKS. sekarang di Medan… PKS lebih kelihatan. tapi nanti setelah orang Medan sadar kalau Islam Itu ternyata jahat…. maka orang di Medan pasti meninggalkan PKS. pemilu 1014, PKS pasti lebih unggul di Papua karena orang papua masih bisa di bodohi.

    kaum radikal mau direkrut???? paling-paling partai Islam dijadikan Taliban Indonesi.

  2. Jihadul said

    Semakin ngga jelas nih jhony walker….

  3. Jack Daniel said

    menanggapi komentar johny Walker,ybs cenderung Membenci Islam yang sampai saat ini masih Mayoritas pemeluknya di Bumi Ibu Pertiwi yang sangat Umat Islam Cintai.perlu sdr ketahui ISLAM BERPOLITIK SEBELUM ADA NEGARA YG DINAMAKAN INDONESIA.

    Penurunan suara partai yg mengaku ber Azaskan Islam tidak ada hubungannya dengan TERORIS seperti yang sdr Komentari.

    saya Non Muslim tetapi saya aktif di Partai yg berasaskan ISLAM karena Partai Non ISLAM tdk pernah mendapat suara yang signifikan seperti Partai yang berasaskan ISLAM.CONTOH Partai Damai Sejahtera,POLITIK memang penuh liku liku dan tidak ada Teman yang abadi didalam dunia Politik dan tidak ada musuh yang Abadi.Yang ada hanya kepentingan PRIBADI !saya himbau sdr segeralah bertaubat sebelum Tuhan Yang Maha Esa mengutuk SDR johny Walker.

  4. Hai Jack Daniel…. Daniel itu nama Yahudi…. berarti kau Yahudi dong. Maksudmu bertobat jadi teroris??? Justru kau yang perlu jadi teroris…. kalau bukan…. berati kau kafir sama al qur’an dan kafir sama Nabi Muhammad. Karena ajaran al qur’an dan ajaran Nabi Muhammad harus jadi teroris.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: