KabarNet

Aktual Tajam

Militer Tuding Ponpes Ba’asyir Punya Bunker

Posted by KabarNet pada 06/08/2009

ngruki Keberadaan Ponpes Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jateng selalu dikaitkan dengan kasus bom. Bahkan, ponpes tersebut dituding memiliki sebuah “bunker”. Hal itu diungkapkan oleh pengasuh Ponpes Al Mukmin Ngruki Ustaz Abu Bakar Baasyir.

“Militer menuding Ngruki punya “bunker”. Kemarin saya didatangi petugas militer. Kalau tidak salah dari Koramil yang mengatakan Ngruki punya “bunker”,” ujar Baasyir pada wartawan, Kamis (6/8/2009) di sela-sela menyambut kedatangan Kapolda yang akhirnya batal.

Menurut Baasyir, tudingan Ngruki punya “bunker” sama sekali tidak benar. Menurutnya, Ponpes Ngruki adalah lembaga pendidikan yang tidak bermasalah. Kalau dikaitkan dengan teroris, sama saja memusuhi umat Islam.

Sementara, Wakapolres Sukoharjo Kompol M Ngajib juga membantah rencana kedatangan Kapolda Jateng ke Ngruki dalam rangka mengecek kebenaran “bunker” tersebut. Menurut M Ngajib, kedatangan ke Ngruki sekedar bersilaturahmi.

Sayangnya, Kapolda batal datang karena mendadak sakit ketika sampai di Polwil Surakarta. Untuk itu, acara silaturahmi yang sudah disiapkan batal digelar.

Sementara itu, Mantan Pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia, Abu Bakar Ba`asyir mengaku tidak kenal dan tidak berinteraksi dengan tersangka sejumlah kasus terorisme di Indonesia, Noordin M. Top.

“Akan tetapi, saya pernah mengenal seorang guru pondok pesantren bernama Noordin ketika berada di Malaysia pada 1985 hingga 1999,” katanya di Sukoharjo, Kamis.

Dia berkeyakinan Noordin yang dia kenal itu bukan Noordin M. Top yang terkait dengan sejumlah kasus terorisme di Indonesia.

“Selain tidak dapat mengetahui secara pasti nama belakang pada Noordin yang dikenalnya itu, saya juga tidak ingat bagaimana wajah Noordin karena sudah sangat lama tidak bertemu dengannya,” kata Ba`asyir.

Noordin yang dimaksud, lanjutnya, merupakan guru Pondok Pesantren Lukmanul Hakim yang berada di Negara Bagian Johor, Malaysia.

Dia mengatakan, interaksi yang dilakukan bersama Noordin yang dia kenal tersebut juga jarang dilakukan karena jarak yang jauh Ponpes Lukmanul Hakim dengan rumah Ba`asyir yang berada di Negara Bagian Negeri Sembilan.

Mengenai pengusutan kasus terorisme di Indonesia, Ba`asyir meminta kepada pemerintah dan aparat keamanan untuk tidak mengaitkan masalah agama dengan kasus terorisme yang ada.

“Selain itu, pers harus adil dan objektif dalam memberitakan kasus terorisme yang ada di negara ini,” katanya.

Pengusutan dan pemberitaan mengenai terorisme di Indonesia, menurut Ba`asyir, lebih memojokkan umat Islam.

“Meskipun begitu, saya tetap mendukung aparat keamanan dan pemerintah dalam mengungkap kasus terorisme di Indonesia. Sikap objektif menjadi hal yang terus kami tuntut kepada pemerintah dan aparat keamanan dalam pengungkapan kasus tersebut,” katanya. (Suara Media)

3 Tanggapan to “Militer Tuding Ponpes Ba’asyir Punya Bunker”

  1. Nah…. benar khan????!!!!! tidak akan jauh panggang dari api. Begitu … polisi disuruh minta maaf. edan memang….. tapi sekarang petugas melakukan penyelidikan pola sapu lidi. pokoknya semua disapu bersih. Pengungkapan teroris, bukan hanya tugas polisi tapi kerja sama dengan TNI dari tingkat atas sampai koramil. Tapi Abu Bakar Baasyir masih menyamarkan pengenalanya terhadap Noordin Muhammad Top. Noordin yang dimaksud, yaaa…. itu dia…. guru Pondok Pesantren Lukmanul Hakim yang berada di Negara Bagian Johor, Malaysia itu. Kalau Abu Bakar Baasyir bilang jarang berinteraksi dengan Noordin Muhammad Top hanya karena jaraknya jauh dari Negara Bagian Negeri Sembilan tempat Abu Bakar Baasyir tinggal, jangankan hanya segitu, ke Solo pondok pesantren Abu Bakar Baasyir di ngeruki saja dekat. Itu hanya alasan yang dibuat-buat. tapi kalau namanya bangkai pasti ketahuan busuknya.

  2. kadzim said

    dari komentar itu terlihat kalau Bonivasius sudah menyerah dengan Al-Kitabnya..

  3. kadzim said

    Saya masih beranggapan Jhony orang yang waras / normal, tidak ada gangguan jiwa sebelum Jhony menulis -> Tapi kalau saya… saya berani debat sama kau semua orang Islam… berdasarkan al qur’an yang berbahasa arab dan Alkitab PL yang berbahasa Ibrani dan Alkitab PB yang berbahasa Yunani.

    Jika kalimat itu ditulis dari awal, tidak mungkin saya akan lanjutkan perdebatan dengan Jhony, lain kali sebelum debat dengan orang kristen, saya akan minta dia membawa surat keterangan dari dokter jiwa yang menyatakan dia tidak ada gangguan jiwa.

    Itu saya tulis bukan untuk menghina, tetapi Jhony memang mengalami gangguan jiwa yang dahsyat.

    orang waras tidak akan menulis sebagai berikut ->Tapi kalau saya… saya berani debat sama kau semua orang Islam… berdasarkan al qur’an yang berbahasa arab dan Alkitab PL yang berbahasa Ibrani dan Alkitab PB yang berbahasa Yunani.

    Dan jika saya masih melayani Jhony lagi, artinya tidak ada bedanya antara Jhony dengan saya 🙂

    Semoga umat kristen bahagia dengan hasil perdebatan yang mematikan dalil agama karya Saulus / Paulus.

    Terima kasih.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: