KabarNet

Aktual Tajam

Pemimpin Hizbullah, Sang Bintang Baru Facebook

Posted by KabarNet pada 11/08/2009

Syd Hasan Sayyed Hasan Nasrallah mendapatkan ketenaran selayaknya selebriti di Facebook, dimana 20 Forum dipersembahkan untuk pemimpin pejuang Libanon tersebut.

Pemimpin kelompok Hizbullah tersebut terkenal dalam facebook dengan sebagian besar yang mendukungnya dan ada sebagian yang bersikap memusuhi figur yang kontroversial tersebut.

“Semoga Allah memberkatimu Nasrallah”, “Allah bersamamu, wahai simbol kehormatan dan perjuangan” dll, adalah sebagian dari komentar-komentar baik maupun buruk yang telah dimuat dalam forum-forum yang dipersembahkan untuk pemimpin karismatik berusia 49 tahun tersebut yang telah memimpin Hizbullah sejak 1992.

Kelompok-kelompok Facebook tersebut terdiri dari berbagai nama yang berbeda, mulai dari “Penggemar Hassan Nasrallah” hingga “Dukung Pembunuhan Hassan Nasrallah” dan kelompok-kelompok tersebut berisi komentar-komentar dari berbagai bahasa, mulai dari Inggris, Perancis, Ibrani, hingga Arab, banyak pendaftar yang mengidentifikasikan diri mereka sebagai orang Libanon atau orang Israel.

Sebuah forum berbahasa Perancis berjudul “Untuk pemusnahan Hassan Nasrallah,” menginginkan pemerintah Israel menyingkirkan Nasrallah.

Gambar-gambar yang dipajang dalam grup-grup tersebut juga mengirimkan pesan yang sangat kuat. Sebagian grup menunjukan sisi yang lebih lembut dari Nasrallah dengan memasang foto dari Nasrallah kecil yang tersenyum di sebuah taman dengan membawa keranjang buah, atau menggendong seorang anak perempuan di lengannya. Beberapa yang lainnya menunjukan kartun Nasrallah dengan pakaian yang aneh-aneh, digambarkan sebagai kecoak atau menjadi sebuah pusat target.

Hizbullah menjaga bahwa orang-orang “bebas untuk mengekspresikan apa yang mereka inginkan. Jika mereka ingin mengekspresikan cinta mereka kepada Sayyed Nasrallah, partai kami tidak akan melarang mereka melakukannya.’

Orang-orang Libanon sendiri terbagi tentang apa yang mereka rasakan terhadap Nasrallah.

Untuk beberapa anggota Facebook, pemimpin Hizbullah tersebut sedang “berjuang untuk melindungi negara dari upaya Amerikanisasi dan Zionisme.”

“Dia adalah pohon cedar di bendera Libanon kami, guru dari semua,” tulis salah satu posting, yang merujuk pohon simbolis yang berada di bendera Libanon.

Namun dalam sebuah forum yang berjudul “Hizbullah Keluar dari Libanon sekarang!”, anggota-anggotanya menggunakan nama layar yang dengan terbuka mengekspresikan permusuhan mereka terhadap kelompok tersebut, yang oleh mereka disebut sebagai “ancaman besar untuk Libanon”.

Aliansi yang dipimpin oleh Saad Harir memenangkan 71 kursi dari 128 kursi anggota Parlemen yang diperebutkan, meninggalkan Hizbullah hanya dengan 57 kursi.

Oposisi Hizbullah sebenarnya telah mengamankan mayoritas suara sebanyak 52% dari keseluruhan voting di Libanon, namun hanya dapat menduduki 45% suara di kursi Parlemen karena sifat pemerintahan sektarian di negara tersebut

Orang-orang Israel juga tampaknya terlalu banyak bicara tentang Hizbullah.

“Lihat, sebelum tahun 2006, Libanon sangat meledak,” tulis Avi. “Ekonomi kalian bagus, banyak turis datang dan sebagainya. Setelah 2006 Libanon merupakan tanah buangan karena Nasrallah.”

Serentetan reaksi panas mengalir setelah muatan Avi ditampilkan, kebanyakan menuding negaranya telah “menghancurkan Libanon” dan menghujat Israel sebagai negara yang menjadi “musuh pertama” Libanon

“Avi, diamlah dan carilah sebuah lubang untuk bersembunyi! Semoga Allah melindungi Nasrallah!” tulis Nihal.

Israel menyerang Libanon dalam perang 34 hari selama musim panas di tahun 2006 setelah Hizbullah menangkap dua tentara Israel dalam sebuah upaya untuk membebaskan tentara Libanon yang disekap di penjara Israel. Para tentara tersebut dikembalikan melalui sebuah pertukaran tahanan.

Perang tersebut mengklaim lebih dari 1.200 jiwa dari pihak Libanon, sebagian besar dari mereka adalah penduduk sipil, dan lebih dari 160 warga Israel yang sebagian besar adalah tentara.

Hizbullah yang pada awalnya merupakan kelompok pejuang perlawanan yang dibentuk untuk menangkal sebuah okupansi Israel di selatan Libanon, telah berhasil mengusir keluar militer Israel dari Libanon pada tahun 2000. Israel, akan tetapi, terus menduduki Pertanian Shaba milik warga Libanon.

Penerbangan Israel di atas Libanon terjadi hampir setiap hari dan merupakan pelanggaran dari resolusi 1710 Dewan Keamanan PBB yang telah mengakhiri perang pada Agustus 2006.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: