KabarNet

Aktual Tajam

Tempat Hiburan Wajib Tutup Selama Bulan Ramadhan

Posted by KabarNet pada 13/08/2009

NC Dinas Pariwisata DKI Jakarta mewajibkan pengusaha tempat hiburan menutup usaha mereka menjelang dan selama bulan Ramadhan. Enam jenis tempat hiburan harus tutup total dan tiga jenis tempat hiburan lainnya boleh tetap buka dengan pengaturan waktu.

Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budhiman, Rabu (12/8) di Jakarta Barat, mengatakan, keenam tempat hiburan yang harus ditutup adalah kelab malam, diskotik, mandi uap, griya pijat, bar yang tidak berada di hotel, dan permainan mesin keping jenis bola ketangkasan.

Waktu penutupan yang dimaksud adalah satu hari menjelang bulan Ramadhan, selama bulan puasa, pada hari raya Idul Fitri, dan satu hari setelah Idul Fitri. Aturan itu dimuat dalam Surat Edaran Dinas Pariwisata Nomor 38/SE/2009.

Sedangkan jenis usaha yang masih boleh dibuka adalah karaoke, musik hidup, dan bola sodok atau biliar. Karaoke dan musik hidup boleh beroperasi pada pukul 20.30 sampai 01.30.

Jam operasi bagi biliar yang menempati satu ruangan dengan karaoke dan musik hidup dibatasi pada pukul 20.30 sampai 01.30. Biliar yang berdiri sendiri boleh beroperasi dari pukul 10.00 sampai 24.00. Sedangkan biliar yang beroperasi satu ruangan dengan keenam jenis tempat hiburan yang harus tutup, juga harus ikut tutup.

Arie mengatakan, semua jenis tempat hiburan yang berlokasi di hotel berbintang diberi dispensasi untuk tetap buka selama bulan puasa. Jam buka griya pijat dan mandi uap antara 10.00-23.00, karaoke pukul 14.00-02.00, musik hidup pukul 19.00-01.00, diskotek 19.00-02.00, dan kelab malam 19.00-03.00.

Semua jenis tempat hiburan yang diberi dispensasi tetap harus tutup pada satu hari menjelang bulan puasa, hari pertama puasa, malam Nuzulul Quran, dan satu hari menjelang sampai satu hari sesudah Idul Fitri.

“Setiap pengelola tempat hiburan yang melanggar aturan ini akan dikenai sanksi peringatan, penyegelan, sampai pencabutan izin. Pengusaha yang tahun lalu melanggar dan tahun ini melanggar lagi akan langsung disegel,” kata Arie.

Pada tahun 2005, terdapat 37 pelanggaran dan 13 tempat hiburan disegel, pada 2006 terjadi 19 pelanggaran dan lima tempat hiburan disegel. Pada 2007 terjadi 11 pelanggaran dan tiga tempat disegel dan pada 2008 terjadi 14 pelanggaran dan lima tempat disegel. Tempat hiburan yang tidak disegel hanya diberi teguran.

Ketua Umum Perhimpunan Pengusaha Rekreasi dan Hiburan Umum Jakarta Adrian Maelite mengatakan, semua pengusaha hiburan yang menjadi anggotanya sepakat menaati aturan pemerintah ini. Namun, pemerintah diminta melindungi pengusaha hiburan yang memang boleh buka dari razia ormas-ormas tertentu.

Adrian juga meminta polisi dan pemerintah tidak melakukan razia yang kurang mendesak, seperti razia terhadap anggota polisi dan TNI.

“Kami hanya memiliki lima jam untuk beroperasi sehingga jangan dikurangi lagi untuk operasi semacam itu. Pengusaha dan pekerja hiburan butuh mengumpulkan uang untuk merayakan hari raya,” kata Adrian.

Para pengusaha hiburan, kata Adrian, berjanji tetap memberikan gaji dan tunjangan hari raya bagi para karyawan mereka. Namun, tunjangan bagi karyawan yang libur sebulan tidak akan diberikan. (kompas)

6 Tanggapan to “Tempat Hiburan Wajib Tutup Selama Bulan Ramadhan”

  1. Sayang kalau ditutup. karena tidak bisa untuk tempat latihan bagi Umat Islam sebelum masuk Surga yang dijanjikan Nabi Muhammad dan Al Qur’an. Penutupan Tempat Hiburan itu berarti menzolimi umat Islam. Itu tidak menghargai umat Islam, Nabi Muhammad dan Al Qur’an. Itu menyakiti hati umat Islam.

  2. kadzim said

    Saya masih beranggapan Jhony orang yang waras / normal, tidak ada gangguan jiwa sebelum Jhony menulis -> Tapi kalau saya… saya berani debat sama kau semua orang Islam… berdasarkan al qur’an yang berbahasa arab dan Alkitab PL yang berbahasa Ibrani dan Alkitab PB yang berbahasa Yunani.

    Jika kalimat itu ditulis dari awal, tidak mungkin saya akan lanjutkan perdebatan dengan Jhony, lain kali sebelum debat dengan orang kristen, saya akan minta dia membawa surat keterangan dari dokter jiwa yang menyatakan dia tidak ada gangguan jiwa.

    Itu saya tulis bukan untuk menghina, tetapi Jhony memang mengalami gangguan jiwa yang dahsyat.

    orang waras tidak akan menulis sebagai berikut ->Tapi kalau saya… saya berani debat sama kau semua orang Islam… berdasarkan al qur’an yang berbahasa arab dan Alkitab PL yang berbahasa Ibrani dan Alkitab PB yang berbahasa Yunani.

    Dan jika saya masih melayani Jhony lagi, artinya tidak ada bedanya antara Jhony dengan saya 🙂

    Semoga umat kristen bahagia dengan hasil perdebatan yang mematikan dalil agama karya Saulus / Paulus.

    Terima kasih.

  3. INI KADZIM…………………….

    KADIM ……….. ORANG …….. OONNN TAPI PURA-PURA ORANG PINTAR

    KARENA ITU IA BERUSAH MENJIPLAK BUKU AHMAD DEEDAT…..

    TAPI DIA TIDAK MENGAKU

    ITULAH SEBABNYA MAKA SAYA ANGGAP DIA ORANG OON…..

    SEKARANG DIA SEDANG GANTI POPOK………

    HABI ITU KADZIM MENCARI ROMBENG UNTUK JUALAN SUPAYA BISA HIDUP….

    KASIAN……DEH LOO KADZIM……………

  4. rio said

    nah bagaimana jika taoat hiburan malam itu masih juga buka?dari tahun2 yang lalu juga pemerintah melarang tempat hiburan malm itu buka, tapi toh juga masih tetap buka, ya walaupun waktunya di batasi, rata2 dari tempat hiburan malam yang buka, mereka memakai kedok karaoke keluarga, dan menutupi, tempat penyimpanan miras mereka.dan juga ada join dari pemilik tempat hiburan tersebut ma aparat setempat. mudah2han pemda surabaya lebih tegas dalam menindak tegas para pemilik hiburan malam yang sengaja masaih beroprasi di bulan ramadhan!!!maju terus pemda surabya, jangan biarkan malam yang suci ternodai oleh hiburan nerakaa,,,,….. heehehehehhe….

  5. fuadi lkirom said

    saya yakin orang yang sedang khusyu’ ibadah takkan terganggu hiburan, karena jelas jauh antara ibadah dan ma’shiyat, jadi saya merasa yakin Orang Islam benar benar, pasti taat menjalankan Ibadah Ramadhan bagi yang hobbynya ma’shiyat, semoga berangsur angsur sadar, tanpa harus ada paksaan, karena , LAA IKROHA FIL ADDIIEN, jadi berjalanlah sesuka hatimu asal tidak saling mengganggu….

  6. Zainuddin said

    Mas, anda salah memahami kalimat “..LAA IKROHA FIL ADDIIEN” yg dimaksud ayat tersebut adlh, tidak ada paksaan bagi siapa saja untuk memeluk Agama Islam, bukan untuk dalil membiarkan ma’siat!!..

    Kalau menafsirkan ayat sesuai akal penafsir, maka Islam ini akan hancur. simak Maksud Hadits, “Barang siapa menafsirkan Al-Quran sesuai akalnya sendiri, maka disiapkan tempatnya di dalam neraka”.

    Maka dari itu, hati2 dalam menukil ayat.

    Salam

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: