KabarNet

Aktual Tajam

Ulama Arogan, Bikin Ummat Gundah

Posted by KabarNet pada 17/08/2009

masjid jm Sebentar lagi Umat Islam akan menjumpai Bulan Suci Ramadhan dan tak lama kemudian Hari Raya Idul Fitri. Tapi ada sedikit pemikiran yang mengganjal, akankah terjadi lagi perbedaan pendapat dari para Ulama kita seputar penentuan awal Ramadhan dan Idul Fitri. Untuk menjawab pertanyaan ini, berikut kami tampilkan sekelumit percakapan dengan salah seorang Ustad Pimpinan Majlis Tarbiyyah Al-Fa’izin yang selama ini menjadi tempat rujukan kami bila ada pertanyaan seputar agama Islam. Percakapan ini kemudian kami kutip menjadi sebuah tulisan dan layak dibaca agar tidak kebingungan, selamat mengikuti.

“Seperti biasanya, setiap hendak memasuki Bulan Suci Ramadhan selalu saja ada Ormas-ormas Islam yang mengusik persatuan Umat dengan cara terlalu gegabah dalam mempublikasikan penentuan awal Ramadhan dan Idul Fitri. Seluruh Ormas ini seperti hendak Show-off siapa yang paling berwenang, padahal sesuai kacamata syari’at yang lebih berhak menentukan adalah Majlis Ulama’ Indonesia/ MUI”, ujarnya.

“Kami sangat yakin bahwa masing-masing ormas ini seperti Nahdatul Ulama, Muhammadiyah dan Ormas-ormas Islam besar lainnya paham akan hal tersebut karena sudah pasti di dalam organisasi ini terdapat Kyai dan Ulama besar yang paham akan ketentuan hukum syari’at. Namun entah kenapa satu sama lain menjadi arogan dan merasa paling benar, akibatnya setiap tahun Umat Islam menjadi bingung harus berpegang dengan ketentuan siapa.
Tindakan membingungkan Umat ini sungguh merupakan dosa besar, yang kelak akan diminta pertanggung jawaban oleh Allah Ta’ala karena para pemimpin ini adalah tempat rujukan umat islam dalam urusan agama. Sebenarnya tugas Ormas-ormas Islam ini hanya sebatas memberikan informasi kepada MUI untuk kemudian disebarluaskan dan diumumkan secara resmi oleh MUI sebagai pihak yang paling berwenang dalam ketentuan negara bahkan dalam hukum syari’at”.

“Sungguh ironis bila masalah awal waktu Ramadhan dan Idul Fitri saja bisa membingungkan Umat Islam. Maka harapan untuk persatuan Umat rasanya akan semakin menjauh disebabkan perselisihan yang timbul akibat arogansi Ormas-ormas Islam. Masalah kecil saja sudah berselisih pendapat dan sulit disatukan, bagaimana mungkin umat Islam bisa mengatasi masalah yang besar apalagi menegakkan Khilafah? Rasanya seperti Mimpi. Disinilah tugas para pemimpin ormas-ormas Islam untuk duduk berembuk dan mencari solusi terbaik, karena anda semua adalah panutan umat islam”.

“Perlu diingat bahwa mayoritas Umat Islam di Indonesia bermadzhab Syafi’i, maka sudah sewajarnya patokan yang diambil dalam setiap rujukan menggunakan standard Imam Syafi’i. Sesuai qa’idah, yang berhak mengeluarkan ketentuan adalah Majlis Ulama Indonesia/ MUI.  Lebih jelasnya, berbeda pendapat itu soal biasa, tapi membingungkan umat Islam itu tidak benar”.

“Bila Ormas-ormas Islam ini ingin berfatwa, silahkan saja. Namun untuk kalangan internal organisasi dan bukan dipublikasikan untuk menjadi panduan Ummat Islam secara umum sehingga Ummat menjadi bingung. Niatnya ingin memberikan panduan malah jadi kegaduhan”.

“Satu hal yang harus diingat oleh Ormas-ormas Islam, mana yang lebih mulia kedudukannya menahan diri dalam berfatwa agar Umat Islam tidak kebingungan atau mengedepankan arogansi yang akhirnya menimbulkan kebingungan ummat?”, cetusnya.

“Sekali lagi kami tegaskan bahwa yang paling berwenang menetukan awal Ramadhan dan Idul Fitri adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI), sehingga dapat terwujud kesatuan pedoman untuk pijakan Umat dalam beribadah. Jika Para Tokoh, Ulama, Kyai dan Ustad bisa menyatukan pandangan dan menerapkan metode ini, Insya’ Allah akan kita saksikan keindahan Umat bersama-sama puasa dengan hari yang sama, berhari raya Idul Fitri dalam hari yang sama dan Insya’ Allah berkah dan Rahmat Allah akan turun bagi kita Umat Islam di Bumi Pertiwi ini”, seperti disampaikan beliau. (kabarNet)

Satu Tanggapan to “Ulama Arogan, Bikin Ummat Gundah”

  1. Bagaimana bisa membuat fatwa yang benar kalau MUI nya sudah berpfaham teroris??? Buktinya sejak peristiwa bom bali I, MUI nya malah mebela teroris. Yang saya tau, hanya Tarmizi Taher yang menentang Bom Bali I, selebihnya semua mendukung dengan alasan memerangi orang amerika….lak MUI goblok namanya. Tidak berfikiran jauh ke depan. Sekarang Indonesia sudah hancur…. terlebih Islam sudah babakbelur…. baru mengeluarkan fatwa mengutuk. Itu namanya pemimpin goblok!!!!! Apalagi ormas-ormasnya…. lebih parah lagi. Mereka mecari ketenaran masing-masing. Makanya Nabi Muhammad pernah bilang… umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. Dan hanya satu yang benar. Sekarang yang benar itu golongan yang mana????? Bahkan sekarang lebih dari 73 golongan dan semua golongan ngawur. Sebenarnya… madzhab-madzhab itu pun sudah menunjukkan kengawuran. Karena menurut Nabi Muhammad hanya satu golongan yang benar. Sekarang golongan mana yang benar???? Kayaknya ngacau semua tuh!!!!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: