KabarNet

Aktual Tajam

SBY Keseleo Lidah di Pidato Kemenangan

Posted by KabarNet pada 21/08/2009

Aura kebahagiaan atas kemenangan pilpres 2009 terpancar jelas di raut muka SBY. Terlalu bahagianya, SBY sampai salah ucap di pidatonya.

“Tadi sempat slip of the tounge atau salah ucap dari Presiden. Angka pemilih yang 73 juta lebih jadi salah cuma 33 juta. Tapi dalam presentasenya sudah benar yaitu setara dengan 60,8 persen sesuai dengan KPU,” kata Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng usai acara Acceptance speech SBY-Boediono, di Kemayoran, Jakarta, Kamis (20/8).

Sebelumnya, SBY mengatakan banyak hal dalam pidatonya. Mulai dari berterima kasih kepada JK-Wiranto dan Mega-Prabowo atas partipasinya dalam pilpres. Selain itu, ucapan terima kasih kepada partai koalisi, tim sukses SBY-Boediono dan rakyat yang telah mendukung.

SBY menjanjikan kabinet yang bersih, jujur dan yang mau berkerja. Namun, saat SBY menyampaikan terima kasih kepada partai koalisi, tim sukses SBY-Boediono dan para relawan, tanpa sadar SBY salah ucap.

“Dukungan kerja keras saudara-saudara semua telah membuat hasil yang sangat menyakinkan yaitu pencapaian suara 33.874.562 atau setara dengan 60,8 persen,” ujar SBY dalam pidatonya.

Tepuk tanggan pun langsung mewarnai acara Acceptance speech SBY-Bpediono. SBY pun langsung melanjutkan pidatonya dengan mengucapkan terima kasih kepada keluarga besarnya dan keluarga besar Boediono yang telah memberi dukungan dan dorongan.

2 Tanggapan to “SBY Keseleo Lidah di Pidato Kemenangan”

  1. PANGERAN ISLAM said

    inilah bedanya para pemimpin Islam seperti Khulafa’ur Rasyidun dengan Presiden SBY.

    Dahulu para pemimpin yang terpilih jadi Pimpinan (Khalifah) selalu diawali oleh: Introspeksi diri (Muhasabah diri), pantaskah saya menerima amanat yang besar ini?

    Pertanyaan kita sekarang: Pantaskah SBY jadi Presiden RI? membubarkan ahmadiyah saja tidak berhasil.

    Jawabnya: SANGAT TAK PANTAS.

  2. PANGERAN ISLAM said

    ADA HAL YANG BISA KITA JADIKAN PEGANGAN:
    1. Tidak mungkin terorisme dilakukan atas ajaran agama Islam, semuanya merupakan bagian dari operasi intelijen.
    2. ”Islam tidak mengajarkan terorisme. Karena Islam merupakan agama yang mengajarkan perdamaian. Terorisme adalah bagian dari kegiatan intelijen,”
    3. Setelah perang dingin antara kapitalisme dan komunisme usai, Amerika sebagai pionir dari kapitalisme mencari musuh baru, yaitu Islam. Inilah yang sedang terjadi saat ini.
    4. Jumlah penduduk Indonesia yang 230 juta dan mayoritas Islam merupakan potensi dan sekaligus bahaya besar untuk kapitalisme. Karena itulah, mereka melemahkan semua potensi yang akan menghambat kapitalisme.
    5. ”Terlalu aneh kalau seorang Air dan Eko yang menurut saksi mata masih shalat Jumat di Solo bisa dikatakan tertembak pada Sabtu jam 2 pagi di Jatiasih, Bekasi.”
    6. Selain soal Air dan Eko, dua orang yang disebut polisi sebagai teroris dan tewas ditembak polisi di Bekasi, Jose juga menganggap aneh peristiwa penyerbuan 600 polisi di Temanggung. ”Umumnya penyerangan terhadap suatu tempat persembunyian biasanya dengan gas air mata. Dan semua orang pasti tidak akan tahan dengan cara ini,”
    7. Tapi anehnya, masih menurut Jose, Ibrahim tidak pernah keluar rumah yang diserbu tersebut. Bahkan, darah yang mestinya berceceran di lokasi tidak ada. Tidak tertutup kemungkinan, Ibrahim memang sudah tidak lagi hidup ketika penyerbuan berlangsung.
    8. ”Kenapa polisi tidak mengecek lebih lanjut siapa ratusan orang asing yang menginap di dua hotel tersebut. Tapi, langsung mengarahkan semua tuduhan itu kelompok yang disebut sebagai Nurdin M Top.”
    9. ”Kita sudah paham bahwa motivasi teror yang disampaikan aparat lewat media adalah perang melawan Amerika, tapi kenapa fakta aksinya tidak tertuju pada aset Amerika?”
    10. Lalu, siapa dalang di balik teror di Indonesia? Jose mensinyalir bahwa kelompok multinasional korporat atau pebisnis multinasional di belakang gembar-gembor terorisme. Jose berargumen bahwa hanya merekalah yang tahu adanya rapat pebisnis besar di Mariot saat peristiwa bom terjadi.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: