KabarNet

Aktual Tajam

Menumpas Terorisme Perlu Hati-Hati!!

Posted by KabarNet pada 23/08/2009

Sikap fobia terhadap jaringan Noordin M Top kini menghantui aparat Polri di Jawa Tengah. Ini bisa dimaklumi, karena di wilayah provinsi inilah jaringan teroris sering bercokol. Namun ‘Noordinfobia’ itu menuai masalah, ketika kelompok Jamaah Tabligh menjadi obyek bidikan mereka. Mengapa?

Sedikitnya 17 anggota Jamaah Tabligh yang kini masih diperiksa oleh Polda Jawa Tengah. Sebelumnya 12 anggota Jamaah Tabligh asal Kabupaten Mandai, Sulawesi Tengah, juga ditangkap, meski kini telah dilepas. Suasana pun semakin panas oleh seruan Pangdam IV Diponegoro Mayjen Haryadi Soetanto agar warga melaporkan orang-orang yang mengenakan jubah dan berjenggot.

Merespons situasi ini, Dirjen Bimas Islam Departemen Agama Prof Nasarudin Umar menegaskan, Jamaah Tabligh bukanlah penganut paham sesat maupun paham radikal. “Pengamatan saya selama ini Jamah Tabligh itu bukan aliran sesat. Cuma saja pakaiannya eksklusif, memilih metode dakwah yang kelihatan eksklusif, berbeda dengan kelompok lainnya. Tapi mereka tidak melakukan apa-apa,” jelas Nasarudin kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (20/8).

Gurubesar Ilmu Tafsir Hadits pada Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini pun berharap agar semua pihak untuk hati-hati membedakan mana teroris dan mana yang bukan. Bagaimana penjelasan Nasar terkait dengan aksi tersebut? Berikut ini wawancara lengkapnya:

Dalam beberapa hari terakhir ini, khususnya di Jawa Tengah, terjadi penangkapan terhadap sejumlah anggota Jamaah Tabligh. Seperti apa sebenarnya Jamaah Tabligh dalam ajaran Islam dan mengapa aparat keamanan serius merespons keberadaan kelompok ini dalam konteks pemberantasan terorisme?

Pengamatan saya selama ini Jamah Tabligh itu bukan aliran sesat. Cuma saja pakaiannya eksklusif, memilih metode dakwah yang kelihatan eksklusif, berbeda dengan kelompok lainnya. Tapi mereka tidak melakukan apa-apa. Kami sudah melakukan pendekatan dan penelitian. Cuma persoalannya ya tadi, mereka tampil berbeda, dari segi komunitas.

Sejauh yang saya amati, ini bukan aliran yang sesat. Hanya eksklusif dalam berpakaian, berjenggot, memilih komunitas terbatas. Seperti setiap sholat kumpul-kumpul, sehingga mengundang kecurigaan pihak yang lain. Padahal, tidak ada apa-apanya (yang mencurigakan).

Dengan aksi ‘sweeping’ terhadap komunitas Jamaah Tabligh di Jawa Tengah khususnya, apakah aparat sudah melakukan koordinasi dengan Departemen Agama?

Saya baru tahu itu. Tapi setiap Polda memiliki kewenangan lokalnya masing-masing. Mungkin tidak ditangkap, hanya dimintai keterangan. Karena kita mencari buruan juga kan? Memang ini agak sulit. Tetapi kita harus membedakan antara ditangkap dan dimintai keterangan. Kalau dimintai keterangan memang agak lama, karena terkait daftar hidupnya mereka masih panjang.

Tetapi sejauh yang saya tahu, kecuali kalau mereka ditumpangi saya tidak tahu, Jamaah Tabligh tidak menunjukkan adanya ajaran yang sesat dan tidak mencela orang. Mereka hanya mendakwah orang satu persatu. Ini beda sekali dengan (kelompok teroris) mereka bukan Salafiyah, mereka Sunni. Cuma soal eksklusifisme, serta memiliki jaringan internasional yang kuat, tapi bukan Hizbut Tahrir. Jadi teman-teman harus hati-hati membedakan, mungkin penampilannya mirip, tapi isi hati dan kepalanya beda.

Sebelumnya, Pangdam Diponegoro menyerukan agar masyarakat mewaspadai orang yang berjubah dan berjenggot. Tidakkah ini memantik reaksi keras?

Tidak bisa. Itu lain. Memang mungkin penampilannya sama, tapi yang penting adalah isi ajarannya. Saya tidak melindungi siapa pun. Tetapi kita jangan menggeneralisir setiap orang yang berpakain mirip Arab itu adalah wahabi atau salafiyah atau aliran keras. Belum tentu. Sufi kan pakaiannya seperti itu, padahal sufi tidak punya musuh.

Semua pihak harus hati-hati. Ini tidak sedikit, jaringannya internasional di AS, Eropa, banyak. Tetapi mereka tidak menganggu dan mengusik orang lain. Mereka lebih sufistik sifatnya, bukan politis. (INILAH.COM)

2 Tanggapan to “Menumpas Terorisme Perlu Hati-Hati!!”

  1. PANGERAN ISLAM said

    Pak Polisi….

    Menurut info yang saya kumpulkan….ternyata Noordin M.Top sedang dan senang bersembunyi di Beberapa Gereja, pindah dari gereja satu ke gereja yang lain. Terus juga dia sembunyi di wihara-wihara, kuil-kuil, tempat-tempat prostitusi, tempat-tempat perjudian, tempat diskotik. karena itu jika anda mencarinya di masjid dan musholla anda tidak akan menemukannya.

    Saya saranin Polri mencarinya juga di gereja-gereja seluruh Indonesia, Wihara dan kuil di seluruh Indonesia. atau ke tempat prostitusi, tempat perjuadian….obok-obok aja deh tempat tersebut siapa tau ditempat itu Noordin sembunyi….Insya Allah ketemu….

    Karena, Noordin M.Top dan kawan-kawannya tidak akan bersembunyi di Masjid. Bagi noordin M.Top…masjid tempat suci yang harus dihormati…pantangan dia sembunyi di dalam masjid.

    Dicobain aja …pak polisi…periksa gereja,wihara,kuil,tempat prostitusi,tempat perjudian, tempat diskotik….siapa tau berhasil.

  2. PANGERAN ISLAM said

    INFO BARU TENTANG KEBERADAAN NOORDIN M.TOP

    Buat Polisi Indonesia>

    Tempat-tempat persembunyian Noordin M.Top adalah:
    1. Gereja
    2. Wihara
    3. Kuil
    4. Kompleks Prostitusi
    5. Hotel-Hotel Amerika
    6. Diskotik
    7. Warung Remang-Remang
    8. Tempat perjudian
    9. Tempat Pesta Narkoba
    10. Masjid dan Markas Ahmadiyah
    11. Markas Jaringan Islam Liberal (JIL)

    Kami mohon Polisi menggeledah tempat-tempat tersebut. Noordin M.Top ada di situ sedang menyamar dan bersembunyi.

    Orang-Orang yang Sering di datangi Noordin M.Top dan yang menyembunyikan Noordin M.Top adalah:
    1. Tokoh-tokoh Ahmadiyah
    2. Tokoh-tokoh Islam Liberal (JIL)
    3. Aktifis AKKBB

    Kami mohon Polisi memeriksa para tokoh Ahmadiyah, JIL, AKKBB. Mereka ini yang menyembunyikan Noordin M.Top.

    Kayaknya Noordin M.Top disembunyikan di kantor mereka.

    Coba aja…diperiksa dan digerebak tempat-tempat tersebut.

    Namanya juga usulan dan saran…
    Bisa jadi info ini benar

    Atau sadap No HP Pentolan JIL dibawah ini:
    1. Guntur Ramli (081513191313)
    2. Muqsith ghazali (08159538660)
    3. Rumadi (08184019320
    4. Musdah Mulia (08161381341)

    Kayaknya orang-orang tersebut yang menjadi teroris Aqidah Islam…tangkap aja mereka…insya Allah noordin M.Top bersama dengan mereka…

    Maju Terus Pak Polisi

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: