KabarNet

Aktual Tajam

Irjen Nanan Tidak Tahu Siapa Yang ‘Menculik’ Jibriel

Posted by KabarNet pada 25/08/2009

Redaksi Arrahmah.com memprotes penetapan daftar pencarian orang (DPO) dan penculikan terhadap pimpinan dan pemilik Arrahmah.com, Muhammad Jibriel Abdulrahman. Situs berita muslim ini menilai polisi telah memerangi umat Islam.

“Ini memperjelas bahwa perang melawan terorisme sejatinya adalah perang memerangi Islam dan kaum Muslimin,” tulis Pemimpin Redaksi Arrahmah Muhammad Fachri dalam keterangan yang dikirim ke redaksi detik.com, Selasa (25/8/2009).

Fachri menyayangkan aparat yang main tangkap dan main culik pada orang yang menyuarakan Islam. Menurut Fachri, Jibriel siang hari baru saja dijadikan DPO oleh Polri, sore harinya ‘diculik’ orang tak dikenal dan diperlakukan dengan kasar.

Hingga kini keluarga Jibriel dan redaksi Arrahman masih belum mengetahui keberadaan Jibriel. Pertemuan ayah Jibriel, Abu Jibriel dengan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Sukarna di Mabes Polri tidak membuahkan hasil.

“Irjen Nanan Sukarna tidak mengetahui siapa yang ‘menculik’ Jibriel. Namun Nanan berjanji akan mencari tahu segera,” jelas Abu Jibriel. (detikNews)

Satu Tanggapan to “Irjen Nanan Tidak Tahu Siapa Yang ‘Menculik’ Jibriel”

  1. PANGERAN ISLAM said

    AMERIKA SERIKAT DIBELAKANG PROYEK TERORISME, DAN AMERIKA SERIKAT YANG MEMBIAYAI TIM DENSUS 88

    http://id.wikipedia.org/wiki/Detasemen_Khusus_88

    Satuan ini diresmikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani pada tanggal 26 Agustus 2004. Detasemen 88 yang awalnya beranggotakan 75 orang ini dipimpin oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian yang pernah mendapat pelatihan di beberapa negara.

    Angka 88 berasal dari kata ATA (Anti Terror Act), sebuah undang-undang anti teror US, yang jika dilafalkan dalam bahasa Inggris berbunyi Ei Ti Ei. Pelafalan ini kedengaran seperti Eighty Eight (88). Jadi arti angka 88 bukan seperti yang selama ini beredar bahwa 88 adalah representasi dari jumlah korban bom bali terbanyak (88 orang dari Australia), juga bukan pula representasi dari borgol.

    Pasukan khusus ini dibiayai oleh pemerintah Amerika Serikat melalui bagian Jasa Keamanan Diplomatik (Diplomatic Security Service) Departemen Negara AS dan dilatih langsung oleh instruktur dari CIA, FBI, dan U.S. Secret Service. Kebanyakan staf pengajarnya adalah bekas anggota pasukan khusus AS. Pusat pelatihannya terletak di Megamendung, 50 kilometer selatan kota Jakarta.
    Satuan pasukan khusus baru Polri ini dilengkapi dengan persenjataan dan kendaraan tempur buatan Amerika, seperti senapan serbu Colt M4, senapan penembak jitu Armalite AR-10, dan shotgun Remington 870. Bahkan dikabarkan satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan mobilitasnya. Semua persenjataan yang diberikan, termasuk materi latihan, diberitakan sama persis dengan apa yang dimiliki oleh satuan khusus antiteroris AS.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: