KabarNet

Aktual Tajam

PKS Terbelit Terorisme?

Posted by KabarNet pada 26/08/2009

ibrohim1 Partai Keadilan Sejahtera kebakaran jenggot. Partai dakwah itu dituding terkait dengan aksi terorisme di Indonesia. Pasalnya, seorang kadernya, Anugerah, tak lain adalah kakak ipar perancang bom di Mega Kuningan, Ibrohim. Tidak sekadar itu, Syahrir yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) Polri, dulunya juga kader Partai Keadilan (PK).

Nama Anugerah, bekas anggota DPRD Kabupaten Tangerang peride 2004-2009, kini menjadi perbincangan hangat di internal PKS maupun publik. Ini karena status Anugerah yang ternyata adalah kakak ipar Ibrohim, pernacang pengeboman di Mega Kuningan 17 Juli lalu. Tak hanya Ibrohim, bahkan Saifudin Jaelani dan Syahrir juga merupakan adik dari Anugerah.

Bahkan Syahrir yang kini masuk DPO kepolisian juga pernah tercatat menjadi pengurus Partai Keadilan (sebelum berganti nama menjadi PKS) pasca reformasi 1998 lalu. Menurut Ketua DPD PKS Kabupaten Tangerang Ruhamaben, Syahrir tercatat menjadi kader PK di Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

“Kala itu tidak ada orang lagi, apalagi PK partai baru. Syahrir cuma setahun di PK, lalu keluar dan frontal dengan PK. Syahrir tidak suka dengan perjuangan partai,” jelas Ruhama kepada INILAH.COM, di Tangerang, Senin (24/8).

Menurut Ruhama, pemikiran frontal Syahrir tidak hanya terhadap PK, tapi juga ditujukan pada kakaknya Anugerah. Aliran Syahrir, menurut Ruhama, yang tidak sepaham dengan pemikirannya dianggap kafir. “Sikap itu juga ditujukan kepada Pak Anugerah. Karena sudah besar, Pak Anugerah menyerahkan pada masing-masing saja,” paparnya menirukan cerita Anugerah.

Aliran yang diyakini Syahrir, seperti diungkapkan Anugerah, tidak mengenal sistem demokrasi dan tidak mau duduk bersama dengan kalangan lain. Ia pun menyalahkan kalangan yang berbeda pendapat dengan PKS dalam perjuangan, namun jangan sampai melanggar kordior hukum.

Figur Anugerah di PKS Tangerang relatif moncer. Saat pemilu Kepala Daerah Tangerang digelar pada 2008 lalu, nama Anugerah sempat mencuat menjadi kandidat bupati dari PKS, meskipun akhirnya PKS mencalonkan Jazuli Juwaini.

Sehubungan dengan sepak terjang adiknya, Anugerah diperkirakan tak terkait. “Pak Anugerah orang yang baik, bersih, tidak ada cerita macam-macam. Beliau memiliki komitmen kuat untuk menolong masyarakat,” cetus Ruhama seraya menyebutkan, apa yang dialami Anugerah saat ini hanyalah musibah dengan terlibatnya adiknya dalam aksi terorisme.

Meski tak terkait dengan para pelaku dan DPO bom Mega Kuningan, PKS sepertinya harus segera bertindak cepat atas kondisi ini. Meskipun, PKS sama sekali tak ada kaitannya dalam kasus tersebut.

Karena jelas, pilihan perjuangan melalui partai politik menjadi bukti PKS menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem demokrasi yang dianut Indonesia. Sedangkan paham terorisme yang memaksakan kehendak dengan cara kekerasan, jelas kontra dengan paham demokrasi. Walaupun, masuknya Syahrir dalam PK menjadi sinyal atas pertalian ideologi.

Menurut penulis tesis PKS dan Gerakan Sosial, Burhanudin Muhtadi, secara ideologi terdapat korelasi antara PKS dengan kelompok relatif supportif terhadap terorisme. Namun, antara PKS dengan organsiasi tersebut ada perbedaan pada metode yang ditempuh. “Secara ideologi sama, bahwa Islam tidak hanya mengurusi ibadah, Islam is the only solution, mereka punya kepercayaan khilafah islamiyah,” ucapnya.

Namun dari sisi metodologi perjuangan, Burhan menyebutkan, terjadi perbedaan yang tajam antara PKS dengan kelompok Islam lainnya, seperti Hizbut Tahrir. Menurrut dia kelompok teror menolak sistem demokrasi dan cara-cara gradual. “Kelompok teror terpengaruh ide-ide kekerasan. Yang pada dasarnya berasal dari kelompok Ikhwan Muslimin dari paham Ikhwan Quthbiyyah,” ujar alumni The Australian National Unversity (ANU).

Ikhwan Quthbiyyah ini mengadopsi pemikiran radikal dari Sayyid Quthb, yang terkenal dengan karangan tafsirnya Fii Dhilal al-Qur’an’, Sedangkan PKS, sambung Burhan, mengadopsi Ikhwan Muslimin paham Hudaibiyyah yang terinspirasi dari perjanjian damai hudaibiayah era Rasulullah. “Kelompok ini yang berada Turki dan Indonesia melakukan proses adaptasi di negara setempat. Semacam melakukan local judgment,” cetusnya.

Kaitannya dengan adik Anugerah yang sempat menjadi kader PK, Burhan menduga, Syahrir merupakan orang yang tidak sabar dalam melihat perjuangan dengan metode gradual seperti yang PKS lakukan. “Mereka sendiri awalnya menaruh harapan tinggi pada PKS. Tetapi karena PKS tak kunjung menunjukkan hasilnya, mereka kemudian membentuk komunitas kecil, jadilah mereka kelompok usroh,” terangnya.

Apa pun latar belakang paham pemikirannya, ketika seseorang atau sekelompok orang masuk dalam sistem demokrasi, semua harus tunduk pada kesepakatan bersama. PKS sebagai salah satu partai politik di Indonesia, terbukti menjadi bagian tak terpisahkan dari proses demokratisasi di Indonesia. Buktinya, figur seperti Syahrir tidak enjoy dengan pola perjuangan PKS. (INILAH.COM)

2 Tanggapan to “PKS Terbelit Terorisme?”

  1. PANGERAN ISLAM said

    AMERIKA SERIKAT DIBELAKANG PROYEK TERORISME, DAN AMERIKA SERIKAT YANG MEMBIAYAI TIM DENSUS 88

    http://id.wikipedia.org/wiki/Detasemen_Khusus_88

    Satuan ini diresmikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani pada tanggal 26 Agustus 2004. Detasemen 88 yang awalnya beranggotakan 75 orang ini dipimpin oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian yang pernah mendapat pelatihan di beberapa negara.

    Angka 88 berasal dari kata ATA (Anti Terror Act), sebuah undang-undang anti teror US, yang jika dilafalkan dalam bahasa Inggris berbunyi Ei Ti Ei. Pelafalan ini kedengaran seperti Eighty Eight (88). Jadi arti angka 88 bukan seperti yang selama ini beredar bahwa 88 adalah representasi dari jumlah korban bom bali terbanyak (88 orang dari Australia), juga bukan pula representasi dari borgol.

    Pasukan khusus ini dibiayai oleh pemerintah Amerika Serikat melalui bagian Jasa Keamanan Diplomatik (Diplomatic Security Service) Departemen Negara AS dan dilatih langsung oleh instruktur dari CIA, FBI, dan U.S. Secret Service. Kebanyakan staf pengajarnya adalah bekas anggota pasukan khusus AS. Pusat pelatihannya terletak di Megamendung, 50 kilometer selatan kota Jakarta.
    Satuan pasukan khusus baru Polri ini dilengkapi dengan persenjataan dan kendaraan tempur buatan Amerika, seperti senapan serbu Colt M4, senapan penembak jitu Armalite AR-10, dan shotgun Remington 870. Bahkan dikabarkan satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan mobilitasnya. Semua persenjataan yang diberikan, termasuk materi latihan, diberitakan sama persis dengan apa yang dimiliki oleh satuan khusus antiteroris AS.

  2. raden said

    SALAH PERSEPSI I

    Ada gadis cantik mau foto copy ijazah di tempat foto
    copy. Setelah selesai saking buru-burunya ijazah
    aslinya ketinggalan…. Apa yang terjadi? Dia kembali
    segera ke toko foto copy dan langsung nanya,
    “Mas…mas… aslinya mana?”
    Terus dijawab sama mas-mas tukang foto copy, “Solo
    mbak…”

    SALAH PERSEPSI II

    Ada seorang ibu hamil tua mau membayar hutang cicilan
    rumah di suatu Cabang BTN,
    setelah mencapai loket, sang kasir dengan proaktif
    langsung bertanya, “Berapa bulan bu … ?”
    Dengan tersipu-sipu si ibu menjawab, “Jalan delapan
    bulan …..,” sambil mengelus-elus perutnya …..

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: