KabarNet

Aktual Tajam

Densus 88 Geledah Kantor Arrahmah

Posted by KabarNet pada 26/08/2009

densus88- Tim Detasemen Khusus 88 menggeledah kantor redaksi situs arrahmah.com. Polisi menyita sejumlah komputer dan dokumen dari dalam kantor redaksi itu.

Penggeledahan dilakukan di kantor arrahmah.com, di Sektor 5 Bintaro, Selasa 25 Agustus 2009. Penggeledahan dimulai sejak pukul 21.00. Selama penggeledahan, polisi memasang garis polisi di sekitar kantor redaksi.

Penggeledahan sendiri berlangsung sekitar dua jam. Usai menggeledah, polisi menyita sejumlah komputer dan dokumen dari dalam kantor redaksi.

Penggeledahan ini terkait dengan ditetapkannya salah satu redaktur arrahmah.com, Mohammad Jibril, sebagai buronan teroris. Dia diduga terlibat dalam aksi pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, termasuk mendanai kegiatan teroris.

Sebelumnya, media arrahmah.com melansir bahwa Mohammad Jibril hari ini sudah dibawa polisi. Mohammad Jibril sendiri diketahui sebagai salah satu pendiri arrahmah.com.

Mohammad Jibril memiliki dua data tempat tanggal lahir. Pertama, di Banjarmasin, 3 Desember 1979 dan yang kedua di Lombok Timur, 28 mei 1989. Menurut Nanan, data tanggal lahir itu diperoleh dari keterangan pada passpor dan kependudukan. (vivaNews)

10 Tanggapan to “Densus 88 Geledah Kantor Arrahmah”

  1. PANGERAN ISLAM said

    AMERIKA SERIKAT DIBELAKANG PROYEK TERORISME, DAN AMERIKA SERIKAT YANG MEMBIAYAI TIM DENSUS 88

    http://id.wikipedia.org/wiki/Detasemen_Khusus_88

    Satuan ini diresmikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani pada tanggal 26 Agustus 2004. Detasemen 88 yang awalnya beranggotakan 75 orang ini dipimpin oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian yang pernah mendapat pelatihan di beberapa negara.

    Angka 88 berasal dari kata ATA (Anti Terror Act), sebuah undang-undang anti teror US, yang jika dilafalkan dalam bahasa Inggris berbunyi Ei Ti Ei. Pelafalan ini kedengaran seperti Eighty Eight (88). Jadi arti angka 88 bukan seperti yang selama ini beredar bahwa 88 adalah representasi dari jumlah korban bom bali terbanyak (88 orang dari Australia), juga bukan pula representasi dari borgol.

    Pasukan khusus ini dibiayai oleh pemerintah Amerika Serikat melalui bagian Jasa Keamanan Diplomatik (Diplomatic Security Service) Departemen Negara AS dan dilatih langsung oleh instruktur dari CIA, FBI, dan U.S. Secret Service. Kebanyakan staf pengajarnya adalah bekas anggota pasukan khusus AS. Pusat pelatihannya terletak di Megamendung, 50 kilometer selatan kota Jakarta.
    Satuan pasukan khusus baru Polri ini dilengkapi dengan persenjataan dan kendaraan tempur buatan Amerika, seperti senapan serbu Colt M4, senapan penembak jitu Armalite AR-10, dan shotgun Remington 870. Bahkan dikabarkan satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan mobilitasnya. Semua persenjataan yang diberikan, termasuk materi latihan, diberitakan sama persis dengan apa yang dimiliki oleh satuan khusus antiteroris AS.

  2. PANGERAN ISLAM said

    Ustad Abu Bakar Baasyir: Densus 88 Itu Alat Yahudi AS

    http://c4kra.multiply.com/journal/item/203/Proyek_Perang_Anti_Teror_dari_CIA_sampai_Densus_88

    Ustad Abu Bakar Baasyir mengingatkan, polisi yang beragama Islam untuk meninjau kembali keberadaan Densus 88 antiteror, sebab disinyalir Densus itu merupakan bentukan pihak-pihak yang akan memerangi Islam.

    “Saya nasehatkan kepada polisi yang masih beragama Islam, baik komandannya maupun anggotanya, jangan masuk Densus 88, kamu bisa murtad, karena Densus itu jelas alat Yahudi-AS, ” ujarnya dalam jumpa pers, di Gedung Menara Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Jakarta, Selasa (26/6)

    Menurutnya, semua ulama telah bersepakat, kalau orang Islam membela orang kafir yang memerangi Islam, apapun bentuk bantuan yang diberikannya, sesuai dengan hukum Islam orang tersebut termasuk golongan yang murtad.

    “Saya ingatkan, kamu ini akan mati, hati-hati kalau tidak neraka ya surga, saya yakin Densus 88 itu kendaraan ke neraka, itu saya yakin, insyaAllah ucapan saya akan diperttanggungjawabakan dihadapan Allah. Karena itu tobatlah, itu alat orang kafir untuk memerangi Islam, ” tukas Pimpinan Pondok Pesantaren Al-Mukmin, Ngruki, Solo.

    Lebih lanjut Baasyir mengatakan, sudah menjadi sunatullah orang kafir senantiasa memerangi umat Islam yang berupaya menegakan syariat, dan sudah menjadi konsep Islam membagi kekuasaan dengan orang kafir yang memerangi Islam adalah haram hukumnnya. Karena itu, Ia menegaskan, syariat merupakan harga mati bagi umat Islam, yang tidak boleh dikorbankan.

    Mengenai para pelaku tindak pidana terorisme yang masih ada di Indonesia, Baasyir mengaku, langkah-langkah yang mereka lakukan tidak tepat, karena melakukan peledakan bom di wilayah yang bukan konflik senjata. Namun disisi lain tujuan dan keikhlasan mereka untuk membela Islam serta memerangi teroris yang sebenarnya yakni AS itu patut ditiru.(novel/eramuslim)

  3. PANGERAN ISLAM said

    FUI: AS Danai Densus 88

    http://c4kra.multiply.com/journal/item/203/Proyek_Perang_Anti_Teror_dari_CIA_sampai_Densus_88

    Dana AS yang mengalir kepada Polri untuk mendirikan unit khusus anti-teror di Indonesia sangat besar, dan setiap tahunnya mengalami peningkatan.

    Tim Advokasi Forum Umat Islam Munarman mengatakan, berdasarkan dokumen Human Right Watch tentang Counter Terorism yang dilakukan AS, pembentukan Densus 88 di Indonesia pada tahun 2002 didanai AS sebesar 16 juta dollar, dan sebelumnya pada tahun 2001 Polri telah menerima dana untuk penanganan terorisme sebesar 10 juta dollar.

    “Itu bukan asumsi, itu konkrit dari dokumen sekunder, saya juga punya dokumen primer, dan juga dokumen dari Departemen Pertahanan AS tentang counter terorism budget, “jelasnya kepada pers, di Gedung Menara DDII, Jakarta, Selasa(26/6).

    Lebih lanjut, Munarman menegaskan, dana untuk penanggulangan terorisme dunia yang dikeluarkan oleh pemerintah AS itu setiap tahunnya mengalami peningkatan, untuk tahun 2007 ini dananya sebesar 93 milyar dollar, dan untuk tahun 2008 sebesar 141 milyar dollar untuk seluruh dunia.

    “Itu data resmi Departemen Pertahanan AS, saya dapat dokumennya asli, dana yang 10 juta dollar ini sebenarnya sudah pernah saya sampaikan ke DPR tahun 2002-2003, tapi mereka juga tidak dipercaya, “jelasnya.

    Ia menduga, DPR tidak mengetahui bahwa Densus 88 adalah unit kerja yang dibiayai asing dan belum pernah menerima laporan keuangan atas berbagai kegiatan Densus.(novel/eramuslim)

  4. kadzim said

    Satu RT, Tujuh Gereja !!!
    (Muslim kecolongan atau tidak perduli ???)

    “Satu RT ada tujuh gereja ???
    kok bisa ?!!!”

    Percaya nggak percaya ini fakta
    yang terjadi di Bekasi tepatnya di Komplek Perumahan Villa Galaksi Bekasi.

    Gereja Bartholomeus, Gereja Batak, Gereja Oukemene, Gereja Paroki, Gereja
    Methodis, Gereja Protestan dan Gereja Galilea.

    Gereja Bartholomeus, dengan alamat Jl. Pulo Sirih Timur Raya Blok AE No.8, Taman Galaksi Bekasi Telp. 8200152. Merupakan Gereja katholik yang termegah di kawasan tersebut dan didalamnya memiliki bangunan Gua Maria.

    Termegah kedua setelah Barholomeus adalah Gereja Batak. Gereja Oukemene
    posisinya dibelakang Gereja Bartholomeus. Jarak kurang dari 10 meter berdiri disitu Gereja Paroki. Tak jauh dari tempat tersebut masih dalam kondisi belum jadi adalah Gereja Methodis dan didepannya ada sebuah lahan kosong dengan papan
    pancang yang bertuliskan rencana pembangunan Gereja Galilea.

    Gereja Protestan
    terletak dibelakang RS.Medika Galaksi.

    Pemerintah telah sangat bijaksana dalam upaya menjaga keharmonisan hidup warga negara Indonesia yang majemuk. Untuk alasan inilah keluarnya Peraturan Bersama
    Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 9 – No. 8 tahun 2006. Ketika kondisi ideal berjalan maka tujuan Pemerintah akan terwujud, aman tentramlah Indonesia.

    Tapi ketika ada pihak-pihak yang berbuat curang, melanggar peraturan yang telah dibuat maka tak mustahil terjadi konflik. Dan yang sedihnya, selalu pihak mayoritas yang paling dahulu kena getahnya.

    Kunci dari pendirian dari sebuah bangunan ibadah terletak pada ada tidaknya IMB (Izin Mendirikan Bangunan) Rumah Ibadat yang dikeluarkan oleh Bupati / Walikota
    setempat.

    Dalam Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 9 – No. 8
    tahun 2006 Bab I Pasal 1 ayat 8 dikatakan bahwa “Ijin Mendirikan Bangunan Rumah Ibadat yang selanjutnya disebut IMB Rumah Ibadat adalah ijin yang diterbitkan oleh Bupati/Walikota untuk pembangunan rumah ibadat.”

    Sedangkan mekanisme pendirian rumah ibadat diatur dalam Bab IV Pasal 13–17.
    Pasal 14 disebutkan:
    (1) Pendirian rumah ibadat harus memenuhi persyaratan administratif dan
    persyaratan teknis bangunan gedung, sebagaimana dimaksud dalam UU No. 28 tahun
    2002.
    (2). Pendirian rumah ibadat harus memenuhi persyaratan khusus meliputi :
    (a). Daftar Nama dan Kartu Tanda Penduduk pengguna rumah ibadat paling sedikit
    90 (sembilan puluh) orang yang disahkan oleh pejabat setempat sesuai dengan tingkat batas wilayah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (3);
    (b). Dukungan masyarakat setempat paling sedikit 60 (enam puluh) orang yang disahkan oleh Lurah/Kepala Desa;
    (c). Rekomendasi tertulis Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota; dan
    (d). Rekomendasi tertulis dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)
    Kabupaten/Kota.

    Mereka pihak gereja mengatakan telah mengantongi semua izin dan telah melalui semua prosedur. Jika memang benar, berarti :
    1. Untuk tujuh gereja tersebut seharusnya ada minimal 90 x 7 = 630 warga kristen
    di kompleks Taman Villa Galaksi.
    2. Sesuai persyaratan diatas maka harusnya ada 60 muslim yang dengan suka rela mendukung dibangunnya gereja.

    Pertanyaan, apakah mayoritas masyarakat penghuni Komplek Villa Galaksi Bekasi memang adalah Kristen ?

    Jika tidak, ini sangat aneh. Apa yang dilakukan saudara-saudara kita sesama
    muslim selama ini ? tidur ?? Ini harus menjadi perhatian serius kita semua.

    wassalamualaikum

    sally_sety

    http://groups.yahoo.com/group/Muslim_BintaroJaya_BSD/message/2855
    **************************************
    Apakah umat kristen tidak kasihan, hingga saudari sally_sety menulis->
    Tapi ketika ada pihak-pihak yang berbuat curang, melanggar peraturan yang telah dibuat maka tak mustahil terjadi konflik. Dan yang sedihnya, selalu pihak mayoritas yang paling dahulu kena getahnya.

    Wahai umat kristen,
    Saya tidak bisa membanyangkan beratnya beban mental yang ditanggung saudari sally_sety sekarang.

    Yang ingin saya ketahui,
    Mengapa kalian selalu membuat ulah ?

  5. kadzim said

    Re: Satu RT, Tujuh Gereja

    Di tempat saya, Flamboyan Loka Graha Raya Bintaro, baru ada satu
    rumah yang sekarang rutin dijadikan tempat ibadah Kristen. Saya
    terus terang gak tau harus ngapain…. soalnya sy warga baru di
    kompleks ini. Komposisi di kompleks sy, 60% muslim…sisanya
    sebagian besar kristen.

    Insya Allah sekarang di kompleks kami diadakan juga pengajian rutin,
    diadakan dua minggu sekali di Mushola Al Ikhlas, hari minggu ke -1
    dan ke -3 . mulai jam 10pg.

    Salam,
    DD

  6. kadzim said

    Pak Dedih,

    Pernah kejadian di Graha Bunga seperti di lingkungan
    Bapak..dan sekarang sudah enggak ada lagi

    1.Sebaiknya dibicarakan dengan para jamaah di masjid
    di Graha Raya dan Sounding pada Ustadz diluar komplek
    untuk koordinasinya.
    2.Sesuai peruntukannya rumah di dalam komplek tidak
    bisa dipakai untuk gereja.
    3. Mungkin Bapak Dedik bisa sharing dengan pengurus
    mushola graha bunga yang pernah mnegalami hal serupa

  7. kadzim said

    Setelah saya baca tulisan saudari sally_sety, Memang (umat kristen) Sengaja memciptakan problem dan seperti yang saudari sally_sety tulis;

    Tapi ketika ada pihak-pihak yang berbuat curang, melanggar peraturan yang telah dibuat maka tak mustahil terjadi konflik. Dan yang sedihnya, selalu pihak mayoritas yang paling dahulu kena getahnya.

    Semoga Allah swt memberi pada mereka (para muslimin) yang tertekan batinnya, jalan keluar terbaik.

  8. Ngehek said

    Sy umat kristen dan sy tidak pernah memiliki niat seperti rekan-rekan sampaikan di sini. Dan kita tidak pernah terpikir untuk menekan rekan-rekan yang muslim.

    Jadi lihat pada porsinya dan jgn terlalu berpandang sempit yang melulu pada kepentingan golongannya semata.

  9. kadzim said

    Jadi lihat pada porsinya dan jgn terlalu berpandang sempit yang melulu pada kepentingan golongannya semata.
    Balas

    Ngehek,,,yang anda maksud dengan berpandang sempit itu siapa?

    kalau muslim, maka saya harap anda baca berulang-ulang agar faham isinya, baru komentar.

  10. ujang said

    setiap kemajuan pasti akan ada pro dan kontra,negara kita bukan negara islam tapi kalau 1 RT ada 7 gereja itu namanya kebangetan kenapa? klo gitu caranya mungkinkah orang keristen ingin mengeristenkan indonesia?

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: