KabarNet

Aktual Tajam

Abu Jibril: Keluarga Kami Diancam

Posted by KabarNet pada 28/08/2009

Rombongan keluarga Mohammad Jibril yang dipimpin ayahnya, Abu Jibril, akhirnya ditemui anggota Komisi I DPR, Ali Mochtar Ngabalin, di ruang tamu komisi, Kamis (27/8) sore. Dalam pertemuan tersebut, salah satu hal yang dikeluhkan Abu adalah stigma atau cap yang langsung melekat kepada keluarganya sebagai keluarga teroris.

“Sekarang, saya disebut sebagai bapak teroris dan anak teroris. Kami minta agar pengertian jihad tidak keliru dan kami siap berdebat terbuka dengan siapa saja,” kata Abu, yang juga anggota Majelis Mujahidin Indonesia.

Menurut Abu, tindakan pemberantasan terorisme yang dilakukan pihak kepolisian selama ini sudah menimbulkan stigma bagi keluarga. Padahal, putranya yang tengah diperiksa intensif oleh Polri belum tentu seorang teroris. “Tapi dia sudah dituduh sebagai penyandang dana, padahal belum tentu dia teroris,” ungkap Abu.

Sementara itu, Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, pihaknya akan segera mengatur jadwal pertemuan Komisi I dengan Majelis Mujahidin Indonesia. Menurut Ngabalin, dalam hal ini, masyarakat awam perlu diakomodasi untuk bersuara.

“Mereka tidak bisa bersuara atas apa yang dihadapi di lapangan, atas fitnah yang beredar, termasuk intimidasi. Yang bisa bersuara adalah parlemen karena bisa memanggil Kapolri,” ujar Ngabalin yang sebelumnya sudah mengenal Abu Jibril.

Jadwal pertemuan sendiri belum dipastikan karena Komisi I masih disibukkan dengan sejumlah agenda tugas kedewanan.

Keluarga merasa terancam

Abu Jibril juga membeberkan, keluarganya menerima ancaman dan intimidasi saat menolak menandatangani surat penangkapan Mohammad Jibril. Alasan penolakan, ungkap dia, karena terjadi kesalahan prosedur penangkapan.

“Pukul 12 malam tadi, polisi datang mengembalikan barang bukti dan ada surat penangkapan yang diminta ditandatangani. Anak saya, adik Mohammad Jibril, menolak karena kakaknya sudah ditangkap kok baru dikasih surat. Kemudian dipaksa, tapi tetap tidak mau,” ungkapnya.

Ancaman mendapat tindak kekerasan, masih pengakuan Jibril, juga diterima saat dirinya menolak menandatangani berkas penggerebekan di rumahnya. “Mereka bilang, apa ustaz mau dengan kekerasan? Saat itu datang 20-30 orang Densus pukul 12 malam, mereka periksa rumah saya sampai pukul 3 pagi,” kata Abu. Tindakan tersebut, ujarnya, menimbulkan rasa terancam pada dirinya dan keluarga. (Surya)

5 Tanggapan to “Abu Jibril: Keluarga Kami Diancam”

  1. PANGERAN ISLAM said

    WAHAI POLISI INDONESIA….Saya perlu memberitahukan kepada anda DENSUS 88:

    1. Terorisme yang terjadi di Indonesia ini tidak ada sangkut pautnya dengan Islam, tokoh-tokoh Islam.

    2. Terorisme berbeda dengan JIHAD…sangat berbeda. Jihad dalam Islam adalah perjuangan untuk membela dan mempertahankan aqidah Islam dan menjaga kehormatan Islam dan Umat Islam. Jihad hanya bisa dilakukan saat umat Islam diserang dan diperlakukan tidak adil. Sedangkan terorisme adalah istilah Intelijen, yang artinya memberikan rasa tidak aman kepada orang lain.

    3. Noordin M.Top adalah Teroris. Patut dapat diduga Noordin ini adalah intelijen dan Teroris yang disusupkan oleh Malaysia, untuk merusak ekonomi dan aset Indonesia.

    4. Noordin M.Top bukan pejuang Islam. Karena tidak ada ajaran Islam yang mengajarkan berlaku sewenang-wenang dengan menyebarkan rasa tidak aman kepada umat Islam.

    5. Yang paling banyak dirugikan oleh Noordin M.Top adalah umat Islam di Indonesia, para muballig Indonesia…mereka tidak bersalah, tetapi harus mendapatkan citra yang tidak baik, akibat ulah Noordin M.Top

    6. Tangkap saja Noordin M.Top, dan yang paling penting…hati-hati dalam proses penangkapan….jangan asal tuduh, atau salah tangkap. Tidak semua ustadz atau muballigh ditangkapin…Professional sajalah.

    7. Urusan Noordin M.Top adalah urusan duniawi, urusan kekayaan, urusan pencaplokan kekayaan budaya . Ini sangat terkait dengan Perang MAFIA…antara Mafia Malaysia terhadap Mafia Indonesia…..karena itu jangan mudah rakyat dan elemen di Indonesia diadu domba, dipecah belah….

    8. Saya mohon dengan hormat…..BERSIHKAN NAMA BAIK ISLAM DAN UMAT ISLAM…..Islam bukan teroris….Islam adalah agama cinta, dan menjunjung perdamaian dan kasih sayang….Jadi siapapun teroris itu…pasti dia bukan orang Islam.

  2. sgt said

    capek..deh! dari dulu tidak ada kaitan Teroris dengan Islam..tapi kisah teror / kriminal harus diungkap tanpa memandang status agama, entah Ustad, Pastor, Pendeta dll. Kita tunggu kerja POLRI

  3. Hai Pangeran Islam…. sekarang Muhammad Jibril sudah menjadi tersangka teroris!!!! Masih berkelit kalau Islam itu agama teroris????? Dasar memang teroris!!!!! Sampai kapanpun tidak mungkin mengakui.

    Abu Jibril, ayah Muhammad Jibril juga mati-matian membela anaknya dan mengatakan anaknya tidak mungkin terlibat teroris. Sekarang setelah terbukti menjadi tersangka bagaimana???? Masih ngotot???? Dasar memang bapak anak teroris!!!!

    Anggota Komisi I DPR, Ali Mochtar Ngabalin, juga teroris yang ditempatkan di DPR. Semua itu akan terungkap.

    Dalam pertemuan tersebut, salah satu hal yang dikeluhkan Abu adalah stigma atau cap yang langsung melekat kepada keluarganya sebagai keluarga teroris.Ya…. sudah jelaslah keluarga teroris. Yang ngajari anaknya menjadi teroris sudah pasti bapaknya. Makanya pak polisi…. tangkap sama bapaknya sekalian.

    “Sekarang, saya disebut sebagai bapak teroris dan anak teroris. Kami minta agar pengertian jihad tidak keliru dan kami siap berdebat terbuka dengan siapa saja,” kata Abu, yang juga anggota Majelis Mujahidin Indonesia. Sudah jelaslah…. bukan hanya bapak dan anak yang teroris…. tapi seluruh keluarga besarnya. anak, istri, cucu, nenek, menantu laki dan perempuan dan seluruh anggota Majelis Mujahidin Indonesia. Kan sudah kubilang…. teroris itu tidak akan jauh-jauh dari Majelis Mujahidin Indonesia, PKS, FPI, Laskar Islam, DII, Pembela Muslim Indonesia.

    Menurut Abu, tindakan pemberantasan terorisme yang diri, lakukan pihak kepolisian selama ini sudah menimbulkan stigma bagi keluarga. Padahal, putranya yang tengah diperiksa intensif oleh Polri belum tentu seorang teroris. “Tapi dia sudah dituduh sebagai penyandang dana, padahal belum tentu dia teroris,” ungkap Abu.

    Nah sekarang… bagaimana Abu???? masih berkelit??? Orang tidak akan terpengaruh dengan rengekan Anda. Apa yang anda tabur… itu yang anda akan tuai.

  4. kadzim said

    ISLAM agama teroris?

    Jhony sudah tahu apa teroris itu?
    Sebab lebih dari sebulan saya belum mendapatkan jawaban dari Jhony arti teroris.

    Setelah Jhony jawab, baru saya akan tunjukan Kristen itu agama apa kepada Jhony.

    0iya..Apa jhony sudah baca tentang pohon cemara?
    Jangan lupa, tolong dibaca ya…

  5. orang islam said

    eh jhony kafir ngga inget ape biang kerusuhan di ambon dan poso yang mulain dan danain pihak gereja,,, ngaca dulu lo bilang Islam teroris,,, agama lo tu biang teroris dunia

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: