KabarNet

Aktual Tajam

M Jibriel Katanya Ditetapkan Jadi Tersangka

Posted by KabarNet pada 29/08/2009

m jibriel8 Pendiri situs Arrahmah.Com, Muhammad Jibril alias M Ricky Ardan, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka terkait bom di Mega Kuningan 17 Juli 2009. Peningkatan status hukum yang dilakukan setelah putera Abu Jibril tersebut ditangkap Densus 88 Antiteror, 24 Agustus 2009, ini membuktikan bahwa perannya cukup penting.

Informasi bahwa Muhammad Jibril belum mapan dan belum mampu menopang kehidupan pribadinya, seolah tak menggoyahkan kepolisian untuk menduganya sebagai penyandang dana terorisme di Mega Kuningan. Pernyataan bahwa situs Arrahmah.Com masih kekurangan dana dalam menjalankan bisnisnya juga tak menggoyahkan Densus 88 Antiteror menetapkan Jibril sebagai tersangka.

“Dari pengembangan penyidikan, kita tahu ada tersangka lainnya. Termasuk di dalamnya, Insya Allah, Mohamad Jibril,” kata Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (28/8).

Penetapan tersangka Muhammad Jibril jelas mengejutkan, khususnya bagi keluarganya. Pasalnya, Jumat (28/8) pagi, keluarga Muhammad Jibril melalui pengacara Abu Jibril mengajukan gugatan praperadilan terhadap Polri, terkait penangkapan puteranya. “Praperadilan ini diajukan karena penangkapan Mohamad Jibril tidak prosedural,” ujar koordinator tim kuasa hukum, Muhammad Hariyadi Nasution, di Jakarta, Jumat (28/8).

Nama Jibril mencuat setelah kepolisian melansirnya serbagai buron dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Disebutkan, Jibril terkait dengan penyandang dana aksi terorisme yang belakangan diketahui atas prakarasa Ibrohim, bekas karyawan Florits Chintya yang diperkerjakan di Hotel The Ritz-Carlton, Jakarta.

Penyebutan Jibril sebagai penyandang dana mengindikasikan pemuda yang baru berusia 30 tahun ini memiliki peran penting dan strategis dalam aksi teror di Mega Kuningan. Sebagaimana diketahui, biaya tahapan bom Mega Kuningan tidaklah murah. Mulai dari biaya akomodasi para pelaku di hotel yang acap dikunjungi ekspatriat hingga bahan-bahan peledakan.

Situasi ini akhirnya mengkaitkan Jibril dengan jaringan terroisme internasional, yang tak lain adalah al-Qaedah pimpinan Osama bin Laden. Sebagaimana ditulis oleh Muhammad Sodiq, seorang analis terorisme, M Jibril pernah berada di camp al-Ghuraba yang didirikan Hambali. Al-Ghuraba merupakan tempat memadu, merekrut, serta melatih calon-calon pimpinan Jamaah Islamiyah (JI). Di al-Ghuraba siapa pun akan ditempa soal pengetahuan relijius dan kemiliteran.

Disebutkan pula, sebagian besar dari ‘anak-didik’ al-Ghuraba dikirim ke Afghanistan untuk mendapat ilmu tambahan. Di samping itu mereka akan mendapat kehormatan bertemu dengan pemimpin al-Qaedah Osama bin Laden.

Disebutkan Sodiq, alumni al-Ghuraba di antaranya Gun Gun Rusman Gunawan (saudara Hambali), Abdul Rahim (putra Abubakar Ba’asyir), Rijal Yadri bin Jumari yang baru-baru ini ditangkap pemerintah Singapura, dan Muhammad Jibril Abdul Rahman (putra Mohamad Iqbal Abdurrahman/Abu Jibril). Sodiq tidak menyebutkan, apakah Jibril bertemu dengan Osama bin Laden atau tidak.

Namun Abu Jibril, ayah Muhammad Jibril, menegaskan tidak benar bahwa anaknya bertemu dengan Osama bin Laden. “Itu fitnah, kalau anak saya disebutkan polisi punya hubungan dengan Al Qaeda. Jumat siang ini saya akan bertemu intel Mabes Polri tersebut,” ujar Abu Jibril usai salat Jumat di Masjid Al-Munawarroh, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Jumat (28/8).

Sementara paman Muhammad Jibril yang juga Ketua Lajna Tanfidzyah, Irvan S Awas, menegaskan bahwa jika Jibril memiliki kenalan dengan berbagai kalangan internasional, itu tidak perlu dipersoalkan, karena Jibril memang berprofesi sebagai seorang jurnalis. “Wartawan itu kenalannya internasional. Kalau ditanya ada hubungan dengan Inggris, Amerika, Rusia, Arab, Irak, itu pekerjaan wartawan dan tidak perlu dibingungkan,” jelasnya. (INILAH.COM)

6 Tanggapan to “M Jibriel Katanya Ditetapkan Jadi Tersangka”

  1. Sudah wajarlah…. karena masih banyak sebenarnya penyandang dana yang masih berkeliaran. tapi pada saatnya akan terungkap semua.

  2. kadzim said

    Daniel Daen Sabon, Hendrikus Kia Walen, Heri Santoso, Francis­kus Tadon Kerans, dan Eduardus Noe Ndopo Mbete alias Edo, Juan Felix Tampubolon.

    ada satu yang belum disebut,
    nama Jhony_Walker.

    Karena dia satu golongan dengan para eksekutor.

  3. kadzim said

    Dari saudara Jhony untuk saudara Jhony,,,

    berikut pertanyaan saudara protestan disertai dgn jawaban dari katolik:

    Pertanyaan:

    Ini hal pertama yang jadi ganjalan hati saya di dalam Katolik.
    Yang ke-2 adalah soal patung-patung.
    Selama puluhan tahun saya di Katolik, memang tidak dianjurkan baca Alkitab, karena setiap misa pun sudah disediakan kertas tuntunan misa. tapi itu salah saya sendiri, kalau saya tidak baca Alkitab. tapi 7 tahun terakhir ini saya mulai mencari kebenaran Firman Tuhan. Dan saya menemukan banyak sekali Doktrin Gereja Katolik yang TIDAK ALKITABIAH. Salah satunya adalah tentang patung-patung.
    Baca : Keluaran 20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
    Ini adalah Hukum yang ke-2 dari 10 Perintah Allah.
    Dalih Katolik tentang patung adalah bukan menyembah patungnya tapi image dari patung tsb atau hanya menghormati.dan untuk membantu kita membayangkan oknum dari image patung (diwakilkan). seperti melihat foto orgtua dsb.Apakah tanpa foto, kita lupa orangtua kita? Apakah tanpa patung kita susah berdoa kepada Tuhan? Bukankah iman adalah bukti dari segala sesuatu yang tidak kelihatan? Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

    Lalu kenapa 10 perintah Allah-nya Katolik, Hukum yang ke-2 ini dihilangkan??? Saya bertanya2 tentang hal ini, mengapa Katolik melakukan itu? sampai akhirnya saya baca tentang sejarah Katolik dan doktrin2nya, baru saya temukan, banyak sekali penyimpangan yang terjadi. Apakah saya harus tetap mengikuti tradisi gereja Katolik yang menyimpang sekalipun sudah tahu bahwa itu menentang perintah Tuhan? YOHANES 4:24 “Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

    Menurut Pak Tay, dasar tentang patung di Alkitab adalah ketika Tuhan suruh bikin 2 Kerub dari emas? dan tongkat Musa? Menurut saya itu khusus untuk umat Allah ketika itu. Hukum Taurat sudah digenapi Tuhan Yesus di atas kayu salib, dan sudah ditulis dalam loh daging/hati kita.Kalau kita masih mengikuti cara beribadah Perjanjian Lama, sia-sialah Yesus mati dikayu salib sebagai Anak Domba Allah yang menebus dosa seluruh umat manusia dan mengadakan Perjanjian Baru. Berarti, setiap tahun, Imam/Pastor kita masih harus menyembelih kambing/domba Paskah? Yang jelas2 berlaku untuk selamanya adalah 10 Perintah Allah. itu saja, sudah diubah Katolik.
    Salam – Anna.
    Jawaban:

    Dear Anna,

    Jawaban di bawah ini adalah untuk menanggapi keberatan Anna tentang adanya patung-patung di gereja Katolik, yang menurut Anna tidak Alkitabiah, karena melanggar perintah Allah, yaitu di Keluaran 20:4, yang Anna sebutkan sebagai perintah kedua dari ke sepuluh perintah Allah. Lalu Anna bertanya kenapa Gereja Katolik menghilangkan perintah yang kedua ini, dan mempertanyakan dasar sikap Gereja Katolik dalam hal pembuatan patung-patung ini. Sebenarnya di situs ini sudah pernah dituliskan artikel tentang patung, (lihat Orang Katolik tidak menyembah patung), dan pada kesempatan ini saya menambahkan beberapa point berikut untuk menjawab pertanyaan Anna.

    Sebelum memulai pembahasan, kita harus menerima secara objektif, bahwa

    * Perintah-perintah Allah yang ada di Kitab Keluaran 20 tersebut tidak diberi nomor secara khusus di dalam Alkitab. Allah tidak memberikan secara eksplisit bagaimana cara memberi nomor pada perintah-perintah itu (Pembagian ayat pada seluruh Alkitab baru dimulai pada jaman abad pertengahan). Jika setiap perintah diberi nomor, maka bisa diperoleh sekitar 15 perintah. Oleh karena itu Gereja Katolik mengelompokkannya tanpa menghilangkan satu ayatpun dari perintah Tuhan itu
    * Dua Bapa Gereja yang memainkan peran terbesar dalam hal ini adalah St. Agustinus dan Origen. St. Agustinus adalah orang kudus yang diberi gelar “Doctor of the Church”/ Pujangga Gereja, sedangkan Origen, meskipun dihormati untuk banyak hal, beliau juga dikenal pernah mengajarkan doktrin yang tidak sesuai dengan Alkitab, seperti jiwa-jiwa di neraka akhirnya dapat masuk surga. Gereja Katolik dan Lutheran secara umum mengikuti pengelompokan yang diajarkan oleh St. Agustinus, sedangkan Gereja-gereja Timur dan Protestan umumnya mengikuti Origen.

    Jadi perbedaannya pengelompokan 10 perintah Allah menurut gereja-gereja Timur dan Protestan (mengikuti Origen):

    1. Akulah Tuhan, Allahmu yang membawa engkau keluar dari Mesir, dari tempat perbudakan (ay. 2,3)
    2. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit, di bumi dan di dalam bumi. (ay. 4)
    3. Jangan menyebut nama Tuhan Allahmu dengan sembarangan (ay.7)
    4. Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat/ hari Tuhan (ay.8)
    5. Hormatilah ayahmu dan ibumu (ay.12)
    6. Jangan membunuh (ay.13)
    7. Jangan berzinah (ay.14)
    8. Jangan mencuri (ay.15)
    9. Jangan mengungkapkan saksi dusta tentang sesamamu (ay.16)
    10. Jangan mengingini rumah sesamamu, jangan mengingini isterinya, atau apapun yang menjadi milik sesamamu (ay. 17)

    Sedangkan pengelompokan 10 perintah Allah menurut Gereja Katolik dan Lutheran (mengikuti St. Agustinus) adalah:

    1. Akulah Tuhan, Allahmu: Jangan ada allah lain di hadapan-Ku. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit dan di bumi, dan jangan sujud menyembah kepadanya (ay. 2, 3, 4, 5)
    2. Jangan menyebut nama Tuhan Allahmu dengan tidak hormat (ay.7)
    3. Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat/ hari Tuhan (ay.8)
    4. Hormatilah ayahmu dan ibumu (ay.12)
    5. Jangan membunuh (ay.13)
    6. Jangan berzinah (ay.14)
    7. Jangan mencuri (ay.15)
    8. Jangan mengungkapkan saksi dusta tentang sesamamu (ay.16)
    9. Jangan mengingini isteri sesamamu (ay.17 a)
    10. Jangan mengingini hak milik sesamamu (ay. 17 b)

    Jadi apa yang dapat disimpulkan dari hal tersebut di atas:

    1. Di sini terlihat, Gereja Katolik tidak menghapuskan ayat Kel 20:4, namun mengelompokkannya dengan ayat yang ke-3 dan ke 5 dalam perintah pertama. Katekismus Gereja Katolik #2084 menuliskan versi lengkap perintah pertama dari 10 Perintah Allah sebagai berikut:

    “Akulah Tuhan Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya” (Kel 20:2-5).
    [Perintah ini dikaitkan dengan sabda Yesus dalam Perjanjian Baru], “Ada tertulis, engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti (Mat 4:10)
    2. Jadi Gereja Katolik melihat ayat 4 tersebut tidak dapat dipisahkan dengan ayat 3 dan 5 yaitu untuk menyembah Allah yang satu dan berbakti hanya kepada-Nya. Sebab jika berdiri sendiri, penerapan ayat yang ke-4 ini sesungguhnya tidak mungkin diterapkan dalam kehidupan manusia. Manusia tidak henti-hentinya membuat image/ ‘gambaran’/ patung (terjemahan dari ‘image’ tidak terbatas pada patung tetapi juga gambar) yang menyerupai sesuatu di langit dan bumi. Jika diterapkan secara harafiah maka semua seniman pelukis atau pematung adalah pendosa berat; semua museum yang menyimpan lukisan dan patung bersejarah adalah tempat yang penuh dosa; semua orang Kristen tidak boleh menonton film/ TV, karena di situ ada gambar yang menyerupai manusia/ hewan/ tumbuhan; tidak boleh memotret dan memasang foto, tidak boleh melukis/ menggambar, tidak boleh mengajari anak-anak dengan bantuan gambar-gambar, tidak boleh saling mengirim kartu Natal karena di situ ada gambar Yesus dan kandang Natal dst. Padahal gambar-gambar sebenarnya juga berguna untuk pengajaran iman, terbukti bahwa di sekolah minggu/bina iman, guru-guru menggunakan gambar untuk mengajarkan tentang Yesus. Atau, sebelum orang dapat membaca/ buta huruf (12 abad di Eropa, dan 19 abad rata-rata di Asia dan Afrika), gambar dan patung adalah jalan yang dipakai untuk mengantar orang pada Tuhan. Mungkin ini sulit dibayangkan oleh kita yang hidup jaman ini karena kita semua dapat membaca. Tetapi jika kita hidup di jaman bahela itu, tentu kita akan mengerti bahwa gambar-gambar, sepanjang tidak kita sembah sebagai Allah, maka tidaklah merupakan berhala.
    3. Jadi yang dilarang disini adalah patung berhala yang disembah sebagai Tuhan, bukannya semua jenis patung/ gambar. Inilah yang menjadi sikap Gereja Katolik; bahwa sepanjang gambar dan patung itu tidak disembah sebagai Allah, tidak ada salahnya membuat gambar dan patung. Jangan lupa bahwa gambar dan patung adalah karya seni seperti halnya musik. Jika di gereja-gereja Protestan musik dipakai untuk membawa orang lebih dekat kepada Tuhan, demikian pula di gereja Katolik. Pasti musik itu hanya dianggap sebagai ‘alat’ saja bukan? Kita ke gereja bukan untuk mendengar musik, tetapi Firman Allah yang terkandung di dalamnya. Demikian juga dengan patung/ gambar yang ada di gereja Katolik, hanya merupakan alat saja yang membantu mengarahkan kita pada Tuhan. Tanpa patung dan tanpa musik kita sesungguhnya bisa saja berdoa, tetapi tentu tidak ada salahnya kita memakai keduanya jika itu lebih membantu kita memusatkan hati pada Tuhan.
    4. Ya, dalam Gereja Katolik, kitapun menyembah Allah dalam roh dan kebenaran (Yoh 4:24), namun juga dengan seluruh panca indera kita. Maka ada musik (indera pendengar), patung, gambar (indera penglihatan dan peraba), wewangian/ incense (penciuman); semuanya ini hanya ‘pelengkap/ alat’ saja, sedangkan di atas semua itu, kita menyambut Ekaristi (yang kita sambut melalui indera perasa, menjadi makanan rohani).

    Dasar Alkitab:

    1. Sekarang tentang dasar Alkitab. Dalam Perjanjian Lama disebutkan banyak ayat yang menunjukkan bahwa Allah sendiri memerintahkan untuk membuat patung kerub/ malaikat (Kel 25:1, 18-20; 1 Taw 28:18-19) dan juga patung ular tembaga yang ditinggikan di atas tiang untuk mendatangkan kesembuhan jasmani (Bil 21:8; Ul 21:9), yang merupakan gambaran Kristus yang ditinggikan di kayu salib (Yoh 3:14) untuk mendatangkan kesembuhan/ keselamatan rohani. Memang perintah untuk membuat patung pada Perjanjian Lama itu berlaku pada saat itu, namun secara objektif kita mengetahui bahwa Allah tidak melarang pembuatan patung, malah menganjurkannya jika itu membantu kita mendekatkan diri pada Tuhan.

    Jadi jika Gereja Katolik mengizinkan adanya patung Yesus, bukan berarti kita kembali ke Perjanjian Lama, malah sebaliknya: Kita mengikuti Perjanjian Baru karena Perjanjian Lama telah diperbaharui dengan Perjanjian Baru oleh Kristus. Dalam Perjanjian Baru, Allah sendiri memperbaharui cara pewahyuan Diri-Nya, tidak lagi melalui perantaraan nabi-nabi, namun langsung melalui Kristus PuteraNya. Pada waktu Perjanjian Lama, Ia tidak mengizinkan orang membuat sesuatupun yang menyerupai DiriNya (yang di langit/ di surga). Namun di dalam Perjanjian Baru, hukum ini diperbaharui oleh Kristus. Sebab Allah menjelma menjadi manusia di dalam diri Kristus.
    2. “Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan” (Kol 1:15) dan “Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa” (Yoh 14:9).

    Di sini kita melihat bahwa Yesus adalah gambaran Allah sendiri, dan sejak saat itu misteri Allah yang tak terlihat menjadi terlihat di dalam diri Kristus. Penggambaran DiriNya yang dalam Perjanjian Lama dilarang, dalam Perjanjian Baru malah dinyatakan di dalam Kristus, yang menjadi gambaran kepenuhan misteri Allah.

    Maka alasan Gereja memperbolehkan gambar/ patung Yesus adalah karena Allah-lah yang terlebih dahulu menggambarkan Diri-Nya di dalam Yesus! Maka Katekismus Gereja Katolik #2131 (berdasarkan Konsili Nicea 787 AD) mengatakan, “…Dengan penjelmaan menjadi manusia, Putera Allah membuka satu ‘tata gambar’ yang baru”.

    Atas dasar ini Gereja memperbolehkan penggunaan patung, tentu saja tidak untuk disembah sebagai tuhan. Jadi di sini dibedakan 2 jenis penghormatan. Penyembahan, yang hanya kepada Tuhan disebut sebagai “latria”/ adoration, sedangkan penghormatan kepada gambar/ patung Yesus/ Maria/ Orang Kudus, hanyalah sebagai “dulia”/ veneration, seperti halnya kita menghormati bendera kebangsaan.

    Semoga tambahan keterangan ini dapat memperjelas pertanyaan Anna tentang sikap Gereja Katolik mengenai hal patung, dan perihal ayat Kel 20:4.

    Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
    Ingrid Listiati – http://www.katolisitas.org

  4. kadzim said

    Jhony sering bilang orang lain bodoh, coba Jhony baca apa yang ditulis oleh dua orang kresten itu.

  5. PANGERAN ISLAM said

    MAKLUMAT DPP FPI

    SIKAP DPP FPI terhadap Malaysia:
    DPP FPI memprotes keras segala bentuk pelecehan yang dilakukan Malaysia terhadap Indonesia dari Soal TKI, Ambalat sampai dengan budaya. Tapi mengingat kita sekeluarga serumpun maka kami berharap penyelesaiannya secara DAMAI. FPI desak pemerintah RI agar berada di GARDA terdepan guna melakukan langkah-langkah diplomatik maupun advokasi untuk melindungi TKI, Ambalat dan Budaya. Jangan Pemrintah diam, apalgi memanfaatkan situasi tersebut sebagai PENGALIHAN ISU DALAM NEGERI. Kasihan rakyat, jangan dipermainkan. Dan ingat, Konflik RI-Malaysia akan menguntungkan BARAT. Bahkan AS & sekutunya jadi punya alasan untuk MEMBUKA PANGKALAN MILITER di NUSANTARA. Waspada !!!!!!!

    Sumber: DPP FPI/ Al-Habib Muhammad Rizieq Shihab

  6. kadzim said

    Ketika Ya’kub ingin menenangkan diri, tiba-tiba datang seorang lelaki yang menampar mukanya, Ya’kub pun tersungkur tapi dengan gerak cepat akhirnya Ya’kub bangun dan langsung membalas.

    Ya’kub arahkan pukulan keras ke wajah lelaki itu, tidak mau kalah dengan Ya’kub, lelaki itu memukulkan kayu ke badan Ya’kub.

    Sambil menahan sakit Ya’kub mengambil batu dan melemparkannya ke tubuh lelaki itu, DUEL berjalan dengan seru dari malam hingga fajar.

    Dengan sisa tenaga yang ada, lelaki itu menendang keras ke arah Paha Ya’kub, karena tendangan cukup keras Akhirnya Paha Ya’kub terasa nyeri…
    DUEL itu terjadi bukan Ya’kub vs preman, tetapi Ya’kub vs Tuhan Allah.

    Berikut ini kisah pertarungan dari sumber Alkitab.

    KEJADIAN 32:22-32

    22Pada malam itu Yakub bangun dan ia membawa kedua isterinya, kedua budaknya perempuan dan kesebelas anaknya, dan menyeberang di tempat penyeberangan sungai Yabok. 23Sesudah ia menyeberangkan mereka, ia menyeberangkan juga segala miliknya. 24Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing. 25Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat mengalahkannya, ia memukul sendi pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia bergulat dengan orang itu. 26Lalu kata orang itu: “Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing.” Sahut Yakub: “Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku.” 27Bertanyalah orang itu kepadanya: “Siapakah namamu?” Sahutnya: “Yakub.” 28Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.” 29Bertanyalah Yakub: “Katakanlah juga namamu.” Tetapi sahutnya: “Mengapa engkau menanyakan namaku?” Lalu diberkatinyalah Yakub di situ. 30Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: “Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!” 31Lalu tampaklah kepadanya matahari terbit, ketika ia telah melewati Pniel; dan Yakub pincang karena pangkal pahanya. 32Itulah sebabnya sampai sekarang orang Israel tidak memakan daging yang menutupi sendi pangkal paha, karena Dia telah memukul sendi pangkal paha Yakub, pada otot pangkal pahanya.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: