KabarNet

Aktual Tajam

Archive for September 24th, 2009

Prita Diancam Tak Bisa Lolos Dari Jeratan Hukum

Posted by KabarNet pada 24/09/2009

pritaJaksa Penuntut Umum (JPU) Riyadi menyatakan Prita Mulyasari takkan lolos dari jeratan hukum pada sidang lanjutan yang akan kembali digelar 7 Oktober 2009 usai libur Idul Fitri 1430 Hijriah.

“Sidang bulan depan kita akan membuktikan Prita bersalah. Dia (Prita) tidak akan lolos dan segera menerima ganjaran hukuman atas apa yang dilakukannya,” katanya, saat dihubungi di Tangerang, Rabu (23/9).

Ia mengatakan, penyebaran secara luas surat elektronik (email) yang dibuat ibu dua anak itu sudah mencemarkan nama baik Rumah Sakit Omni International Alam Sutra, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten. Baca entri selengkapnya »

Posted in Nasional | 3 Comments »

Iran Larang Boneka Tak Berjilbab

Posted by KabarNet pada 24/09/2009

boneka1Kepolisian Iran melarang pemilik toko busana untuk memajang boneka peraga (manekin) yang tidak mengenakan jilbab atau memakai pakaian yang memperlihatkan lekuk tubuh. Dasi pun dilarang untuk dijual.

Bahkan, penjualan pakaian dalam perempuan oleh laki-laku juga dilarang keras. Pelarangan ini merupakan bagian dari upaya mengekang pengaruh budaya Barat di Iran dalam beberapa tahun terakhir. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dunia | 1 Comment »

Wawancara dengan Yahya M. Top

Posted by KabarNet pada 24/09/2009

Wawancara dengan Yahya M. Top, Kakak Kandung Noordin M. Top

Noordin M. Top mulai muncul di daftar pencarian orang (DPO) FBI sejak awal 2001. Dia menjadi buron polisi sembilan tahun sebelum tewas oleh peluru Densus 88 di Mojosongo, Jebres, Solo, Kamis lalu (17/9). Selama menjadi target buruan, nama gembong teroris itu ”harum” di mata keluarganya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Nasional | Leave a Comment »

Spanduk Penolakan Jenazah Urwah Bertebaran di Solo

Posted by KabarNet pada 24/09/2009

spandukMenjelang pemakaman empat korban penyerbuan Densus 88 di desa Kepuhsari Mojosongo, Solo, yaitu Nordin, Urwah, Susilo dan Aji, muncul beberapa tindakan provokatif yang sekiranya dapat menimbulkan situasi yang tidak kondusif.

Kota Solo, tempat di mana terjadi “drama reality show” penyerbuan Densus 88, muncul beberapa provokatif, baik itu datang dari beberapa orang yang berdemo menolak pemakaman jenazah, maupun dari puluhan spanduk yang muncul di pinggir jalan raya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Nasional | 2 Comments »