KabarNet

Aktual Tajam

“SAKTI SIHITE” Kabur dari Rumah Sri Mulyani

Posted by KabarNet pada 18/11/2009

Sejak memproklamirkan kerasulannya secara online di mailing list, blog dan situs komunitas, (1/10/2007), khalayak di dunia maya mulai tak asing dengan nama Sakti Alexander Sihite, alumnus Fakultas Hukum spesialis Tata Negara Universitas Indonesia angkatan 1997.

Pria kelahiran 1977 itu mengaku memperoleh ‘wahyu’ kerasulan tahun 2005, setelah mendapat induksi energi yang berisi pesan bahwa dirinya dipilih Tuhan untuk menyampaikan ajaran ketauhidan yang sejati. Pengakuannya, induksi energi itu dirasakan sangat kuat dan membuat dirinya lemas selama satu atau dua hari. Badannya menggigil kedinginan meskipun udara tidak dingin.

Sekitar bulan Juli 2007 saya kembali mengalami apa yang saya sebut sebagai induksi energi yang sangat kuat itu. Kali ini induksi terjadi sangat intensif, nyaris setiap hari…

“Ada semacam cekaman rasa takut yang mengguncang, meskipun saya tidak melihat ataupun mengetahui ada ancaman yang perlu saya takuti,” ujarnya.

Tahap kerasulan selanjutnya, induksi itu datang hampir setiap hari. “Sekitar bulan Juli 2007 saya kembali mengalami apa yang saya sebut sebagai induksi energi yang sangat kuat itu. Kali ini induksi terjadi sangat intensif, nyaris setiap hari. Setiap kali itu berlangsung, dada saya terasa sakit. Jantung rasanya seperti dibakar,” jelasnya.

Sakti bukan tidak sadar resiko deklarasi kenabian itu. Ia sudah berpikir matang-matang, tindakan itu pasti akan menuai kecaman, caci maki, dan hujatan. Tetapi, Sakti tak peduli, karena ia meyakini kondisi itu juga sudah tertulis di Al Qur’an.

“Puncak kerasulan saya berlangsung pada 13 September 2007. Responnya seperti yang sudah saya perkirakan dari awal. Mayoritas menolak dengan kasar. Tapi itu tidak masalah,” ujarnya.

Di samping penentangan dari keluarga, rasul di dunia maya itu pun panen hujatan dari kaumnya di situs jejaring sosial Facebook atas nama Sakti A Sihite. Halaman depan facebook tersebut dihiasi dengan latar belakang hitam dengan tulisan “Rasulullah Sakti AS.” Dari 320 umat di facebook tersebut, Sakti banyak dicaci-maki dengan kata-kata kasar, bahkan ada pula yang menyarankan Sakti untuk langsung berobat ke Rumah Sakit Jiwa. “Ke Grogol aja,” kata pemilik akun bernama Anizur Pandu.

Anehnya, meski mendeklarasikan diri sebagai rasul, Sakti tidak membawa ajaran baru dan mengimani i Nabi Muhammad sebagai penutup nabi-nabi. Bahkan ia mengklaim dirinya hanya membenarkan apa yang sudah tertulis di dalam Al Qur’an.

MUI Sebut ‘Sakti si Rasul’ Sesat dan Harus Dilarang
Kontan saja, deklarasi rasul Sakti tersebut mengundang kecaman dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Secara MUI tegas menyatakan ‘deklarasi’ rasul yang dilakukan Sakti A Sihite adalah sesat. Karena yang dilakukan Sakti dinilai sudah kelewat batas.

“Itu masuk kategori sesat, harus dilarang dan dibawa ke pengadilan,” kata Ketua MUI, KH Ma’ruf Amin.

Menurut Ma’ruf yang dikatakan Sakti itu sangat-sangat tidak benar. Apalagi soal pernyataan bahwa Sakti mengaku rasul tapi bukan nabi. “Tidak ada rasul sesudan Nabi Muhammad SAW. Rasul itu pasti nabi. Kalau nabi, tidak mesti rasul,” keras Ma’ruf Amin.

Ma’ruf mempertegas, MUI sudah memiliki pedoman dan kategori untuk menyatakan suatu ajaran atau seseorang masuk kategori sesat. Dan untuk kasus Sakti A Sihite, itu sudah harus segera dilarang.

MUI juga akan menerjunkan tim untuk menginvestigasi aktivitas Sakti Sihite, lalu meminta polisi untuk bertindak. “Kami akan meminta pihak berwajib untuk menghentikan kegiatannya, kalau mengaku rasul,” ujarnya.

MUI sudah memiliki pedoman untuk menyatakan suatu ajaran atau seseorang masuk kategori sesat. Dan untuk kasus Sakti A Sihite, itu sudah harus segera dilarang…

Takut ditangkap polisi, ‘rasul’ Sakti pun kabur
Merespon keresahan warga, Kepolisian Resor Jakarta Utara bergerak ke rumah kos milik Sakti untuk melakukan penangkapan. Namun, upaya petugas ini sudah telat. Sakti telah pergi bersama seseorang menggunakan mobil pada pukul 09.00 WIB, Selasa 17 November 2009.

Dalam penggerebekan yang dilakukan di rumah kos kamar J6, Jalan Swasembada Timur 23, RT 11 RW 6, No 6, Keluruhan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, petugas menemukan sejumlah brosur berjudul “Panggilan Pada Kebenaran.”

Dalam brosur itu Sakti menuliskan testimoni, “Tuhan telah menurunkan kerasulan kepada saya. Maka wajib bagi bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara sekalian untuk beriman dan taat kepada saya.”

Menurut pemilik rumah kos bernama Sri Mulyani, Sakti A Sihite sudah tinggal di rumah kosnya sekitar satu tahun. Pada kartu tanda penduduknya diketahui bahwa Sakti beragama Islam.Sampai sore ini, Sakti yang mengaku Rasul itu jadi buronan polisi. (Voa-Islam)

17 Tanggapan to ““SAKTI SIHITE” Kabur dari Rumah Sri Mulyani”

  1. Romie said

    Kasihan sakti, karena hukum induksi dari (yg menurut pengakuannya) tuhan, dia harus berurusan dengan hukum buatan manusia oleh MUI.

  2. nike said

    Kasihan kau Sakti, untuk apalah kau cari kerjaan begini? Kalau kau demam ke rumahsakitlah mungkin kau malaria kali makanya menggigil, berobatlah sakti!

  3. Nucky said

    Pelecehan para Nabi di dalam kitab Bible

    Setian Nabi atau Rasul, pasti mereka adalah orang-orang pilihan Allah yang bertugas sebagai perantara untuk menyampaikan berita atau pesan-pesan bagi umat manusia. Sebagai orang pilihan, tentu mereka berakhlak mulia, karena mereka merupakan manusia pilihan yang akan menyampaikan firman-Nya, serta sekaligus memberikan teladan bagi uamtnya. Oleh sebab itu sangatlah mustahil jika ada para Nabi atau Rasul pilihanNya yang berakhlak tidak benar, apalagi berakhlak buruk.

    Tetapi kenyataannya didalam Alkitab begitu banyak para Nabi yang akhlaknya sangat tidak pantas karena melakukan perbuatan yang sangat tercela. Sebagian besar umat Kristiani tidak mengetahui atau tidak menyadari akan hal ini. Ada juga yang baru mengetahuinya setelah diberitahu oleh orang lain. Atau ada juga yang baru mengetahuinya setelah membaca buku-buku tulisan para Kristolog atau setelah mereka mengikuti acara dialog atau diskusi maupun perdebatan.

    Coba simak beberapa ayat Alkitab di bawah ini, lalu bandingkan dengan ayat di dalam Al Qur’an.

    Nabi Nuh dalam Alkitab

    Marilah kita membaca Kejadian 9 : 21 yan berbunyi sebagai berikut :

    “Setelah ia (Nuh) minum anggur, mabuklah ia dan ia telanjang dalam kemahnya.”

    Bisa kita bayangkan bagaimana seorang Nabi pilihan Allah minum anggur sampai mabuk dan telanjang. Walaupun itu ayat Alkitab atau Bible, kami sebagai umat Islam tidak yakin kalau seorang nabi sampai mabuk bahkan telanjang. Tapi itulah, percaya atau tidak, kenyataannya hal itu benar-benar tertulis jelas di dalam Alkitab.

    Bandingkan dengan Al Qur’an yang menceritakan nabi-nabi berikut ini:

    33. Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing), (Qs 3 Ali Imran 33)

    Ternyata Al Qur’an sangat memuliakan nabi Nuh sebagai salah seorang pilihan Allah melebihi segala bangsa pada waktu itu. Bahkan pernah ketika nabi Nuh hampir berbuat salah, Allah langsung menegur atau mengingatkan beliau agar dia tidak berbuat kesalahan. Al Qur’an tidak pernah menceritakan peristiwa seperti di dalam Alkitab bahwa nabi Nuh mabuk dan telanjang karena meminum khamar atau minuman keras yang memabukkan, karena Nabi Nuh tidak pernah dan tidak mungkin akan melakukan hal-hal yang memalukan, apalagi menjerumuskan dia ke dalam dosa.

    Nabi Abraham (Ibrahim) dalam Alkitab

    Silahkan membaca Kejadian 20 : 11 – 12:

    “Lalu Abraham berkata : “Aku berpikit : Takut akan Allah tidak ada di tempat ini; tentulah aku akan dibunuh karena isteriku. Lagipula ia (Sara) benar-benar saudaraku, anak ayahku, hanya bukan anak ibuku, tetapi kemudian ia menjadi isteriku.”

    Konteks ayat Alkitab tersebut intinya yaitu Nabi Abraham karena takut kepada seorang raja Gerar yang bernama Abimelekh, ketika raja tersebut melihat Sara dia meminta kepada Abraham karena tidak diketahuinya kalau Sara istri Abraham. Anehnya Abraham rela memberikannya. Untung sebelum raja Abimelekh meniduri Sara, Allah menegor sang raja dalam suatu mimpi, agar jangan menjamah Sara, sebab dia telah bersuami. Keesokan harinya raja Abimelekh menemui Abraham dan sambil marah-marah kepada Abraham, dia mengembalikan Sara kepadanya. Lalu berkata Abraham kepada raja tersebut :

    “Lagipula ia (Sara) benar-benar saudaraku, anak ayahku, hanya bukan anak ibuku, tetapi kemudian ia menjadi isteriku.”

    Dari pengakuan Abraham tersebut, jelas bahwa Sara sebenarnya adalah adiknya sendiri, anak ayahnya dengan istri yang lain. Berarti Abraham dan Sara kakak beradik satu ayah lain ibu, lalu mereka berdua jadi suami istri. Pertanyaannya :

    Pertama : Apakah mungkin seorang nabi sekaliber Abraham rela memberikan istrinya hanya kerena takut kepada seorang raja?

    Kedua : Mungkinkah Abraham lebih takut kepada seorang raja daripada Allah Swt?

    Ketiga : Mengapa Sara adiknya sendiri (anak ayahnya dari istri yang lain) yang menjadi istrinya?

    Perhatikan ayat Alkitab sebagai berikut :

    “Bila seorang laki-laki mengambil saudaraya perempuan, anak ayahnya atau anak ibunya, dan mereka bersetubuh, maka itu suatu perbuatan sumbang dan mereka harus dilenyapkan di depan orang-orang sebangsanya, orang itu telah menyingkapkan aurat saudaranya perempuan, maka ia harus menanggung kesalahannya sendiri.” (Imamat 20 : 17)

    Nah berdasarkan ayat Alkitab itu sendiri bahwa Allah mengecam orang yang mengawini anak ayahnya atau anak ibunya.

    Sekarang marilah kita lihat atau baca dalam Al Qur’an, apakah nabi Abraham sama seperti yang dilukiskan dalam Alkitab?

    Nabi Ibrahim dalam Al Qur’an

    45. Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya’qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi. 46. Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat. 47. Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik. (Qs 38 Shaad 45 – 47)

    Subhanallah, AL Qur’an sangat memuliakan Nabi Ibrahim.alalh sendiri yang memberikan kesaksian bahwa Nabi Ibrahim adalah orang yanng berpandangan jauh, orang pilihanNya dan orang yang disucikan oleh Allah Swt. Jadi jelas sekali betapa sangat berbeda kisah nabi Ibrahim dalam Alkitab (Bible) dengan di dalam Al Qur’an. Jika Alkitab melecehkan Ibrahim, justru Al Qur’an sangat memuliakan beliau, pencari kebenaran tentu bisa menilai mana yang lebih rasional, Alkitab atau Al Qur’an.

    Nabi Salomo (Sulaiman) dalam Alkitab

    “Ia (Salomo) mempunyai tujuh ratus isteri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik, istri-istrinya itu menarik hatinya dari pada Tuhan.” (I Raja-rajaj 11 : 3)

    Ayat Alkitab (Bible) tersebut menceritakan bahwa Nabi Salomo (Sulaiman) punya 700 (tujuh ratus) istri dan 300 (tiga ratus) gundik. Berarti Nabi Salomo punya 1000 (seribu) orang. Sulit dibayangkan bagaimana seorang suami menggilir istri-istrinya yang begitu banyaknya. Jika setiap malam Salomo harus menggilir satu orang istri, berarti untuk kembali menggilir istri yang pertama digilirnya, membutuhkan 1000 hari (sekitar 3 tahun). Yang tak kalah menarik lagi, dikatakan dalam ayat tersebut bahwa nabi Salomo lebih tertarik hatinya pada istri-istrinya daripada kepada Tuhan. Tentu timbul pertanyaan sebagai berikut :

    Pertama : Apakah benar bahwa seorang nabi seperti Salomo (Sulaiman) memiliki 700 orang istri dan 300 orang gundik dan dia lebih tertarik kepada wanita daripada Allah?

    Kedua : “Jika semua istri-istrinya melahirkan anak, bagaimana mengingat anak-anaknya yang begitu banyak?

    Ketiga : Apakah poligami yang tidak terbatas oleh nabi Salomoi boleh dicontohi oleh setiap umatnya?

    Keempat : “Apakah hikmah atau suari teladan yang bisa kita ambil dari kisah nabi Salomo tersebut ?

    Kelima : Bagaimana nasib anak-anak keturunan Salomo yang begitu banyaknya, sementara Salomo sendiria dalah anak haram, hasil hubungan gelap atau perselingkungan Daud dengan Batsyeba, istri anak buahnya sendiri yang bernama Uria?

    Sekarang marilah kita lihat, bagaimana kisah Nabi Salomo (Sulaiman) menurut Al Qur’an, apakah sama seperti yang dikisahkan dalam Alkitab?

    Nabi Sulaiman dalam Al Qur’an

    a. Nabi Sulaiman bisa menundukkan tiupan angin yang sangat kencang

    81. Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu. (Qs 21 Al Anbiya 81)

    b. Nabi Sulaiman mengerti dan bisa berbicara bahasa burung

    16. Dan Sulaiman telah mewarisi Daud[1092], dan dia berkata: “Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata.” (Qs 27 An Naml 16)

    c. Nabi Sulaiman bisa memerintahkan tentara jin, manusia dan burung

    17. Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). (Qs 27 An Naml 17)

    d. Nabi Sulaiman bisa berbicara dalam bahasa semut

    18. Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”; 19. maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.” (Qs 27 An Naml 18 – 19)

    e. Nabi Sulaiman sebaik-baiknya hamba

    30. Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik- baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya), (Qs 38 Shaad 30)

    Dalam Alkitab, Nabi Lot (luth) menghamili kedua anak gadisnya sendiri

    Marilah kita baca Kejadian 19 : 30 – 36 berikut ini :

    “Pergilah Lot dari Zoar dan ia menetap bersama-sama dengan kedua anaknya perempuan di pegunungan, sebab ia tidak berani tinggal di Zoar, maka diamlah ia dalam suatu goa beserta kedua anaknya.”

    “Kata kakaknya kepada adiknya : “Ayah kita telah tua, dan tidak ada laki-laki di negeri ini yang dapat menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi. Marilah kita beri ayah kita minum anggur, lalu kita tidur dengan dua, supaya kitan menyambung keturunan dari ayah kita.”

    “Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lau mausklah yang lebih tua untuk tidur dengan ayahnya, dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.”

    “Keesokan harinya berkatalah kakaknya kepada adiknya : ”Tadi malam aku telah tidurh dengan ayah, baiklah malam ini juga kita beri dia minum anggur, masuklah engkau untuk tidur dengan dua, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.”

    “Demikianlah juga pada malam itu mereka memberi ayah merekma minum anggur, lalu bangunlah yang lebih muda untuk tidur dengan ayahnya, dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.”

    “Lalu mengandunglah kedua anak Lot itu dari ayah mereka.”

    Dari konteks cerita dalam Alkitab tersebut, sangat sulit dibayangkan, bagaimana bejatnya Nabi Lot bersama kedua anak gadisnya. Dan bagaimana bejatnya kedua anak Nabi Lot terhadap ayah mereka sendiri. Apakah mungkin anak seorang nabi berani melakukan hal-hal yang sangat tidak terpuji pada ayah mereka sendiri? Apakah seorang seperti nabi Lot tidak mendidik anak-anaknya untuk berakhlakmulia? Kita lihat lagi bagaimana Nabi Lot dalam kisah lain di dalam Alkitab / Bible sebagai berikut :

    Nabi Lot rela dua anak gadisnya diperlakukan seenaknya

    Silahkan kita baca Kejadian 19 : 6 – 8 sebagai berikut :

    “Lalu keluarlah Lot menemui mereka, ke depan pintu, tetapi pintu ditutupnyah di belakangnya, dan ia berkata : “Saudara-saudaraku, janganlah kiranya berbuat jahat. Kamu tahu, aku mempunyai dua orang anak perempuan yang belum pernah dijamah laki-laki, baiklah mereka kubawa keluar kepadamu, perbuatlah kepada mereka seperti yang kamu pandang baik, hanya jangan kamu apa-apakan orang-orang ini, sebab mereka memang datang untuk berlindung di dalam rumahku.”

    Sungguh tragis sekali apa yang Nabi Lot lakukan terhadap kedua anak gadisnya. Hanya karena ingin membela tamunya, dan karena dia takut ancaman orang-orang di sekitarnya, dia rela kedua anak gadisnya diperlakukan semaunya oleh mereka. Padahal mestinya seorang ayah harus melinsungi dan mejaga kehormatan anak gadisnyah, tapi anehnya justru Nabi Lot tidak melakukannya.

    Seorang ayah yang paling kejam di dunia, tidak akan pernah rela menyerahkan anak gadisnya begitu saja untuk diperlakukan seenaknya oleh segerombolan laki-laki, apalagi oleh seorang nabi seperti Nabi Lot.

    Sekarang marilah kita lihat, dan bandingkan, bagaimana nabi Lot (Luth) dalam Al Qur’an.

    Kisah Nabi Lot (Luth) dalam Al Qur’an

    54. Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan fahisyah itu sedang kamu memperlihatkan(nya)?” 55. “Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu (mu), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak mengetahui (akibat perbuatanmu).” (Qs 27 An Naml 54 – 55)

    Kalau Alkitab menceritakan bahwa Nabi Lot (Luth) berakhlak bejat, sebaliknyah justru Al Qur’an menceritakan Nabi Luth menasehati kaumnya agar tidak berbuat jahil dan tidak melalukan sodomi sesama lelaki. Bahkan dalam ayat lain nabi Luth adalah orang yang sholeh, sebagaimana ayat berikut ini :

    74. dan kepada Luth, Kami telah berikan hikmah dan ilmu, dan telah Kami selamatkan dia dari (azab yang telah menimpa penduduk) kota yang mengerjakan perbuatan keji[965]. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat lagi fasik, 75. dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami; karena sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang saleh. (Qs 21 : 74 – 75)

    Setelah kita mengetahui kisah Nabi Lot (Luth) dalam Alkitabdan AL Qur’an, sekarang marilah kita baca bagaimana kisah Nabi Daud dalam Alkitab.

    Sebelumnya perlu kita ketahui bahwah Nabi Daud sebagaimana tertulis di dalam Kitab Perjanjian Baru, merupakan bapa leluhur Yesus dalamsilsilah keturunan Yesus (Mat 1 : 1 – 16). Coba kita simak bagaimana akhlak nabi Daud di dalam Alkitab sebagai berikut :

    Nabi Daud menghamili wanita bersuami

    Mari kita membaca Alkitab 2Samuel 11 : 2 – 5 di bawah ini :

    “2. Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi, perempuan itu sangat elok rupanya. 3. Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata : “Itu adalah Batsyeba binti Eliam, isterei Uria orang Het itu.” 4. Sesudah itu Daud menyuruh oranb mengambil dia.perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya. 5. Lalu mengandunglah perempuan itu dann disuruhnya orang memberitahukan kepada Daud, demikian : “Aku mengandung.”

    Sulit dibayangkan betapa bejatnya akhlak Nabi Daud yang dilukiskan dalam Alkitab. Setelah istri bawahannya dia hamili, bagaimana caranya agar suami wanita yang dia hamili itu mati. Lalu dengan liciknya, dia adalakan skenario pembunuhan berencana sebagai berikut :

    Daud mengadakan pembunuhan rencana

    “14. Paginya Daud menulis surat kepada Yoab dan mengirimkannya dengan perantaraan Uria. 15. Ditulisnya dalam surat itu, demikian : 16. Pada waktu “Tempatkanlah Uria di barisan depan dalam pertempuran yang paling hebat, kemudian kamu mengundurkan diri dari padanya supaya ia terbunuh mati.”

    “Yoab mengepung kota Raba, ia menyuruh Uria pergi ke tempat yang diketahuinya ada lawan yang gagah perkasa. 17. Ketika orang-orang kota itu keluar menyerang dan berperang melawan Yoab, maka gugurlah beberapa orang dari tentara,d ari anak buah Daud, juga Uria, orang Het itu, mati.”

    Sungguh luar biasa kebejatan Nabi Daud di dalam Alkitab tersebut, sudah istri bawahannya dihamili, diadakan lagi pembunuhan berencana terhadap suami wanita tersebut. Dan yang membawa surat rencana pembunuhan tersebut, yaitu Uria suami wanita yang dihamilinya. Mungkin kalau suaminya tahu isi surat itu, barangkali tidak disampaikannya.

    Skenario Daud yang mengatur pembunuhan berencana tersebut benar-benar berhasil.

    Setelah orang-orang kota mengepung dan menyerang pasukan anak buah Daud, Yoab menyuruh Uria (suami Batyseba, wanita yang Daud hamili) maju ke medan perang yang dia ketahui banyak lawan yang gagah perkasa sebagaimana yang diperintahkan Daud dalam suratnya kepada Yoab.

    Rencana Daud berhasil! Uria, suami wanita yang Daud hamili itu gugur dalam pertempuran yang dahsyat tersebut. Maka jadila Batsyeba (istri Uria) yang telah mengandung bibit Daud menjadi istrinya.

    Tak lama setelah peristiwa itu, maa lahirlah seorang anak laki-laki yang Nabi Daud namakan Salomo (Sulaiman).

    Berarti Salomo (Sulaiman) adalah anak haram hasil selingkuh atau perzinahan antara Daud dan Batsyeba (istri Uria) anak buah Daud sendiri.

    Rasanya sangat naif seklai seorang nabi seperti Daud melakukan maksiat yang begitu hebat, dan anak yang dilahirkan dari hasil perzinahannya itu, koq menjadi seorang Nabi juga. Na’udzubillaahimindzaalik!!

    Sekarang marilah kita buka kitab suci Al Qur’an lalu kita lihat dan bandingkan bagaimana AL Qur’an berbicara tentang kisah Nabi Daud, apakah sama sepereti yang dilukiskan dalam Alkitab / Bible atau tidak.

    Nabi Daud dalam Al Qur’an

    26. Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan. (Qs 39 Shaad 26)

    Subhanallah, sungguh sangat menggugah ayat-ayat Al Qur’an tersebut. Al Qur’an sangat memuliakan Nabi Daud dengan menyebut beliau orang yang banyak kembali kepada Allah, dijadikan seorang khalifah, seorang pemimpin yang memberikan keputusan yang adil dan seorang Nabi yang tidak menuruti hawa nafsu. Sementara dalam Alkitab, dilukiskan Nabi Daud sebagai seorang yang sangat bejat, tidak bermoral, licik, menzinahi istri orang lain, mengumbar nafsu, mengadakan pembunuhan berencana dan lain-lain.pertanyaannya, manakah yang lebih rasional, kisah yang dilukiskan Alkitab ataukah AL Qur’an? Daud yang salah ataukah Allah yang salah menjadikan Daud sebagai utusanNya?

    [793]. Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya.

    [1092]. Maksudnya Nabi Sulaiman menggantikan kenabian dan kerajaan nabi Daud a.s. serta mewarisi ilmu pengetahuannya dan kitab Zabur yang diturunkan kepadanya.

    [965]. Maksudnya: homoseksual, menyamun serta mengerjakan perbuatan tersebut dengan berterang-terangan

  4. Nucky said

    Sakti…….

    Coba kamu bilang emak suruh ngerokin….pasti badanmu kurang enak,kamu masuk angin, ingat nggak kemarin khan kamu kebanyakan makan “kodok kenthus bakar”.

  5. jelasnggak said

    Kisah Muhammad terulang terus.

    Bedanya dulu dengan sekarang :

    Dulu, orang arab bego-bego.

    Sekarang, orang muslim indo bego-bego juga (karena ngga bisa ngeliat bahwa diri sendiri sudah dibohongin muhammad 😆 )

    Maaf lho ini…

    salam

  6. Raden said

    @jelasnggak,
    tambah hari kok mukamu tambah bodoh, knp?

  7. alisyah said

    Makin banyak aja orang yang lari pikirannya.

  8. tuxlin said

    Jiah Duplikatnya Samuel Hermawan komen disini, gak bermutu pula….

  9. pusing-pusing mikirin itu semua….
    yg jelas dah sesat….ya tangkap…
    lagian utamakan kasih dalam hidupmu, jangan memfitnah orang….
    sampai kapan pun…kasih Yesus yang Abadi untuk selamanya…

  10. wajar kalian mengikuti manusia….
    sedangkan kami…Tuhan yang kami ikuti….
    hanya Kasih yang kami jalankan,,,
    bukan untuk memsuhi kalian,,, tapi mengasihi kalian….
    Yesusu adalah Jalan Kebenaran dan Hidup, tak seorang pun yang sampai kepada Bapa, kalau tidak melalui Yesus…
    Amen…

  11. banyak sekali orang yang mengaku Rasul, utusan Allah SWT, mereka tahu bahwa Muhammad SAW ( rasul Allah SWT, utusan Allah SWT ) orang yang dapat dijadikan suri tauladan manusia didunia, beliau manusia yang mulia dari ucapan dan perbuatannya.

    Kok belum ada yang ngaku Paulus ya ?

    karena Paulus itu biadab.

  12. Alexa said

    WAH SOAL BIADAB ADA JUGA DISINI ….. INI PASTI SI NUCKY…

    EMANG ISLAM ITU MUSANG BERBULU DOMBA, SUKANYA NYARU2 GITU

    TRUS KLO UDAH KETETER MINTA BANTUAN ADMIN

    ADMIN TTTOOOOLLLLOOOOOONNNNNNNNGGGGGGG

    OKELAH SEMENTARA ANE ANGGAP AJE MEMANG PRIBADI BARU ….

    ==========================================

    WAH BUNDA MARIA ANDA INI AYA AYA WAE
    MOSOK MUHAMAD BISA DIJADIKAN SURI TAULADAN

    ANDA TAU GA SIKAP, PERILAKU, DAN KARAKTER MUAHAMAD ?

    KLO MAU TINGGAL BILANG, NANTI ANE KASIH TAU…
    KITA JANJIAN JAM BERAPA SUPAYA CEPET2 AN AME ADMIN

    KLO ANE TULIS SEKARANG, PASTI DI HAPUS ADMIN….

    CUMA SEBELUM KITA MULAI, ANE KASIH TIPS KLO ENTE UDAH MULAI GERAH AME ANE, ANE KASIH TIPS SEPERTI BERIKUT.

    LANGKAH JITU MENGHAMBAT ALEXA

    1. Merengek-rengek supaya komen alexa di hapus
    2. Bikin alesan klo komen alexa itu porno
    3. Kasih alesan klo komen alexa sering ngejek muhamad
    4. Bersikap norak

    HUAAAAAA……HHHHAAAAAAA…….. HHHHAAAAAAA…….

    KACIAN SI ADMIN
    ________________________________________

    Saudara Alexa. Kami tidak akan dan tidak mungkin menghapus komentar anda selama tidak terdapat kata-kata kotor, jorok dan diluar batas. Kami sangat menghargai anda dan semua pengunjung di blog ini. Tentunya, kami tidak ingin situs “K@barNet” ternodai dengan adanya tulisan komentar yang isinya merugikan blog kami.

    Silahkan berdialog dengan cerdas, tajam, berdasar dan bermutu.

    Maaf dan Salam, ADMIN.

  13. nakado said

    WAH3X MEMBACA BLOG DAN KOMENTARNYA TERNYATA JADI BANYAK JUGA YANG PADA EDAN…(MAKSUDNYA GILA GITU LOH…) YANG ISLAM CACI MAKI YANG KRISTEN, YANG KRISTEN CACI MAKI DAN JELEK2IN SAMPE KE AKAR2NYA. WUALAH…WALANDALAH…. APA MAKSUDE IKI? NYONG ORA NGERTI LOH…HE HE HE

  14. Dear Admin.

    Seluruh Umat Muslim Yang membaca Blog ini wajib melihat kelakuan Muhamad sang nabi.

    Tetapi kalau postingan orang yang berusaha membongkar kebobrokan itu anda hapus, sama saja rekayasa bibit candra..

    Rekayasa seperti ini harus di lawan.

    Maaf…

    Layanan iklan masyauwoh kali ini disponsori oleh Blogspot..

    http://inilahislamku,blogspot.com/2009/07/komik-muhammad-dan-zainab.html

    Yak terima kasih.

    Semoga terhibur.

    ps. Masyarakat terutama muslim, perlu mengetahui kelakuan bejat dari Muhammad, jika admin menghapus, itu namanya perbuatan bathil, sehingga saya harus menggunakan segala cara demi lancarnya pemberitaan ini.

  15. ADMIN said

    @jelasnggak/ jelasbot132/ jelasnggak13

    Anda kalau sudah terpojok dalam perdebatan dengan lawan debat anda, jangan merusak blog kami (K@barNet) dengan memosting link-link yang melanggar peringatan yang ada. berulang kali kami hapus tapi anda masih terus memosting berkali-kali juga. kalau anda merasa intelektualitas anda tinggi, anda tentu akan berdialog dengan kebesaran hati tanpa harus emosional. mengapa anda memosting link pada judul yang sama sekali tidak ada hubungan dengan topik postingan, kami sudah menyediakan tempat khusus untuk anda berdebat, namun anda malah keluar jalur dan merusak blog ini dengan hal yang tidak bermutu.

    Kami sama sekali tidak pernah mengusik blog anda dan tuduhan anda bahwa ADMIN adalah rekanan dari beberapa komentator sama sekali tidak benar dan salah besar. ADMIN berdiri sendiri dan tidak ada kaitan dengan nama yang anda sebutkan.

    Sekali lagi kami tegaskan jangan mengotori blog kami dan jika peringatan ini tidak anda gubris, maka berbuatlah sekehendak hati. Sesungguhnya orang yang mengaku intelek, tentu akan paham dengan peringatan.

    ADMIN

  16. ISLAM SEJATI said

    ADMIN YANG TERHORMAt terimakasih atas artikel sakti sihite ini..tentunya kami para muslim wajib tau perkembangan agama kami dewasa ini…

    dan semoga SAKTI mendapat jalan terang untuk kembali dari kekeliruannya..dia orang yang berpendidikan,santun tp melampaui batas..biar ALLAH SWT Menuntun dia ke ISLAM yang sejati..

    @alexza,@jelasngak
    Buat saudara Non Muslim,jalani saja keyakinan anda sendiri dng benar,sebelum anda mencari kelemahan agama ISLAM dan kejelekan Nabi Kami..kiranya anda perlu pelajari agama anda secara keseluruhan dulu..dan kalau ada kritikan yang tidak benar menurut anda bisa anda bantah dng jujur.

    kita khan bukan musang berbulu domba,bahkan tidak mengatasnamakan kasih untuk senjata lepas dari perdebatan…justru teman2 muslim mengajak berdebat untuk saling belajar mencari kebenaran atau yang mendekati kebenaran …TAPI KALAU ANDA BISA YAKIN MASUK SURGA TANPA PERLU TAU KELEMAHAN AGAMA ANDA DAN MENCARI BUKTI KEBENARAN SEJARAH AGAMA ANDA…ya silahkan…tidak perlu berkata nekat sperti diatas.

    Wasslm…

  17. Rino said

    Ini berita tentang nabi Palsu dari Agama Islam napa orang Kresten agama kasih Yesus komen jelek disini sih?kalo ada kresten kenapa selalu ribut?

    Urusannya apa orang Kresten bicara disini? Itu sakti misionaris dari Paulus kalian yah?

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: