KabarNet

Aktual Tajam

Archive for Februari 20th, 2010

PKS Minta SBY Siapkan 2 Nama Pengganti Boediono

Posted by KabarNet pada 20/02/2010

Jakarta – Rekomendasi akhir dari Fraksi-fraksi di Pansus Hak Angket DPR RI tentang Kasus Bank Century akan mengkristal pada putusan Sri Mulyani dan Boediono harus bertanggungjawab terhadap penggolontoran dana bailout sebesar Rp 6,7 triliun untuk Bank Century. Kecuali, Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Baca entri selengkapnya »

Posted in Nasional | 5 Comments »

LPS Kirimkan ‘Surat Penyesalan’ Bailout Century

Posted by KabarNet pada 20/02/2010

Panitia Khusus Hak Angket Kasus Bailout Bank Century mengaku menerima surat resmi dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menyampaikan bahwa seharusnya Bank Century tidak perlu di-bailout atau diselamatkan oleh pemerintah. LPS mengaku Bank Century lebih baik ditutup. Baca entri selengkapnya »

Posted in CENTURY | 1 Comment »

Hasyim Muzadi: DPR Jangan Memicu Kemarahan Publik

Posted by KabarNet pada 20/02/2010

JAKARTA – Kredibilitas fraksi-fraksi di DPR sangat dipertaruhkan terkait rekomendasi atau hasil akhir Pansus Angket Bank Century. Jika Pansus “masuk angin”, yaitu menyembunyikan atau memanipulasi fakta dan bukti pelanggaran berikut nama-nama mereka yang bersalah dalam kasus skandal Bank Century demi kepentingan kekuasaan, kepercayaan publik terhadap parpol di DPR niscaya tandas.

Peringatan itu diutarakan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Hasyim Muzadi dan aktivis Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi (Kompak) Effendi Ghazali di Jakarta, Jumat. Baca entri selengkapnya »

Posted in Nasional | 2 Comments »

Nikah Siri Dipidana, Mending Ngaku Kumpul Kebo

Posted by KabarNet pada 20/02/2010

RUU Perkawinan yang digulirkan pemerintah memancing polemik tajam, terutama terkait pasal nikah siri dipidanakan. Banyak kalangan ulama yang mengkritik, termasuk Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi tidak setuju pelaku nikah siri dihukum pidana.

Pentolan NU ini lebih setuju jika pelaku nikah yang tidak dicatatkan dalam lembar hukum negara itu dihukum perdata. “Nikah siri adalah pelanggaran administratif, jika pelakunya itu sudah terbukti merugikan anak dan istrinya, maka bisa dituntut secara perdata,” tuturnya saat ditemui di Gedung PBNU, Jakarta (19/2). Baca entri selengkapnya »

Posted in Nasional | Leave a Comment »

Skandal Hukum ‘REKAYASA KEPEMILIKAN NARKOBA’

Posted by KabarNet pada 20/02/2010

Jakarta (KATAKAMI) Tepat setahun, Irjen Oegroseno menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri yaitu dari Februari 2009 sampai Februari 2010. Mantan Kapolda Sulawesi Tengah ini, mendapat tugas baru dari Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri yaitu menempati jabatan strategis berikutnya sebagai Kapolda Sumatera Utara. Awal pekan depan, Irjen Oegroseno akan melakukan serah terima jabatan kepada pejabat Kadiv. Propam Polri yang baru yaitu Irjen Budi Gunawan. Pergantian ini mencuri perhatian publik sebab dikaitkan dengan kasus yang sedang ditangani Propam Polri yaitu kasus pemukulan yang terjadi terhadap seorang korban di Gedung Artha Graha Jakarta. Baca entri selengkapnya »

Posted in Kriminal | 1 Comment »

Aturan Nikah Siri Berpotensi Kriminalisasikan Wanita

Posted by KabarNet pada 20/02/2010

JAKARTA–MI: Aturan nikah siri yang termuat dalam rancangan undang-undang (RUU) peradilan agama bidang perkawinan, yang dimaksudkan melindungi perempuan agar tak kehilangan haknya karena status pernikahan di bawah tangan, justru dinilai berpotensi mengkriminalisasikan perempuan. Pemerintah harus mengkaji ulang rancangan undang-undang tersebut.

Pernyataan itu dikemukakan Wakil Ketua Komisi Nasional Perempuan Ninik Rahayu di Jakarta, Jumat (19/2). “Pemidanaan nikah di bawah tangan terkesan memberi perlindungan terhadap perempuan. Karena membuat perempuan memiliki status ekonomi lebih jelas, dan mendapatkan hak anak-anaknya. Tetapi aturan ini juga berpotensi terdapat kriminalisasi terhadap perempuan korban,” tuturnya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Nasional | 1 Comment »