KabarNet

Aktual Tajam

‘Saya MenCintai Amerika dengan Segala Kesalahannya’

Posted by KabarNet pada 22/02/2010

Sambutan Istimewa Bukti SBY Anak Bawang Obama

SBY pernah berkata “I love the United States, with all its faults. I consider it my second country“ yang diterjemahkan sebagai berikut “Saya cinta Amerika, dengan segala kesalahannya. Saya merasa Amerika Serikat negeri kedua saya”.

Kalimat yang pernah diucapkan SBY tersebut bagi anggota Komisi I DPR Ahmad Basarah sulit dilupakan dan akan diuji ketika Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengunjungi Indonesia.

“Justru saya khawatir dari pernyataan itu, SBY tetap menempatkan dirinya sebagai bawahan Barack Obama,” ujar Ahmad Basarah kepada Rakyat Merdeka Online Minggu (21/2).

Untuk memastikan hal itu, menurut dia bisa dilihat dari cara pemerintah menyambut kedatangan Barack Obama. Sekalipun yang datang adalah penguasa negara adidaya, prosesi penyambutan kata Ahmad Basarah tidak boleh diistimewakan, harus diperlakukan sama dengan presiden dari negara lain yang berkunjung ke Indonesia.

“Jangan berlebihan seperti dikerahkannya pasukan militer secara berlebihan, intel disebar kemana-mana. Tindakan seperti itu pada akhirnya menimbulkan rasa tidak nyaman dari masyarakat dan mengorbankan ketertiban umum. Kalau seperti itu yang terjadi, sama saja SBY menempatkan pemerintahannya sebagai bawahan,” ujarnya.

Menurut Ahmad Basarah, pihaknya juga berharap kunjungan Barack Obama ke Indonesia membawa kesejukan dan perdamaian dunia. Sebab selama ini, Amerika dianggap sebagai negara yang tidak ramah kepada negara dunia ketiga, khususnya kepada negara Islam. Dia mengatakan presiden kulit hitam pertama kali itu, ketika menjadi presiden membuat gebrakan yang cukup menggembirakan terutama rasa empati terhadap negara Islam. Salah satu gebrakan itu, kata dia adalah kesediaan Obama menjadi mediator meredam ketegangan antara Israel dengan Palestina.

Obama dalam menyikapi konflik antara kedua negara tersebut cukup netral. Tapi, Ahmad Basarah khawatir sikap netral Obama itu bisa berubah. Dalam mengambil keputusan, figur Obama bukan satu-satunya faktor penentu. Sistem yang dianut negaranya, peran kongres, pengaruh partai dan kelompok politik di Amerika dikhawatirkan dapat mempengaruhi sikap Obama.

“Jika Obama ke Indonesia dengan membawa harapan baru bagi peradaban dunia yang adil, kedatangannya ke Indonesia sangat positif. Tapi kalau datang dengan paradigma seperti menghegemoni negara berkembang seperti Indonesia, saya kira kita harus meningkatkan kewaspadaan dan ekstra hati-hati,” kata Ahmad Basarah mengingatkan. (Rakyat Merdeka)

Satu Tanggapan to “‘Saya MenCintai Amerika dengan Segala Kesalahannya’”

  1. cantrik said

    Seorang pemimpin harus memiliki sikap yang tegas dan bijak. Negara kita negara yang berdaulat. Kedaulatan adalah segala-galanya. Jadi selayaknya pemimpin kita tidak usah bicara yang kurang proporsio- nal. Pemimpin adalah salah satu simbul-simbul negara. Ucapan pemimpin sama halnya mewakili bangsanya.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: