KabarNet

Aktual Tajam

Astaghfirullah.. Lagi, Nabi Baru Dari Sumenep

Posted by KabarNet pada 22/02/2010

SUMENEP – Peraturan perundangan tentang penistaan agama yang sebelumnya berbentuk Peraturan Presiden l/PNPS/1965 lalu diundangkan menjadi UU 5/1969 masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Berbagai kalangan dari organisasi kemasyarakatan Islam dan anggota DPR menolak uji materil UU tersebut yang diajukan oleh Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) ke Mahkamah Konstitusi (MK).  Patutkah UU tersebut dicabut sedangkan kita lihat semakin banyaknya ketidak jelasan aliran agama yang terus marak berkembang, sampai-sampai jumlah aliran sesat bertambah hanya dalam hitungan bulan. Berikut satu lagi contoh aliran sesat yang timbul akibat ulah sekelompok orang yang menginginkan kebebasan beragama yang tanpa batas. Kejadian terbaru datang dari Kabupaten Sumenep, Madura. Aliran sesat terus berkembang di kabupaten ini. Seorang perempuan bernama Samawiyah (30), warga Desa Angon-Angon, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kab. Sumenep, Madura, diperiksa polisi. Penyebabnya Samawiyah mengaku sebagai nabi.

“Dia berdakwa setiap hari di rumahnya,” kata Kapolsek Arjasa di Pulau Kangean Kabupaten Sumenep, Iptu Turmudzi, dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (22/2).

Menurut Turmudzi, Samawiyah mengajarkan orang Islam tidak perlu naik haji ke Mekkah. Karena dalam dirinya telah ada kakbah. Dia memerintahkan kepada penganutnya untuk berpuasa seumur hidup. Bahkan dia mengaku sudah memindahkan lima orang ke surga yang selama ini disiksa dalam neraka.

Samawiyah yang ditinggal suaminya kerja di Malaysia dan belum dikarunia anak ini sudah satu tahun menyebarkan ajarannya ini. Kata Turmudzi, selama setahun Samawiyah memiliki 18 sampai 25 orang pengikut setia. Para pengikutnya ini sangat tunduk dan patuh.

Diceritakan, orang-orang yang menjadi pengikut mayoritas keluarga dekatnya. Kemudian orang terdekat menyebarkan aliran sesat tersebut ke tetangga-tetangganya.

Menurut Turmudzi, ajaran yang disampaikan Samawiyah tersebut sudah merupakan aliran sesat. Polisi kemudian mengamankan dan memeriksa Samawiyah di Mapolsek. Selain itu polisi juga melakukan kordinasi dengan Muspika dan MUI kecamatan.

Kesimpulan dari pertemuan muspika dan MUI kecamatan, yang bersangkutan dinyatakan penyebar aliran sesat. Hingga saat ini, Samawiyah menjalani pemeriksaan aparat kepolisian.  (SP/KN)

10 Tanggapan to “Astaghfirullah.. Lagi, Nabi Baru Dari Sumenep”

  1. mulyono said

    Bila telah diketahui ada indikasi seseorang menyebarkan aliran agama yang tidak sesuai (aliran sesat), memang harus segera diamankan, diperiksa, dan selanjutnya diberi pembinaan ke arah yang benar, sesuai tuntunan Agama. Agar memahami dan memiliki pengetahuan Agama yang benar.

  2. MATEMATIKA said

    Pemerintah sdh bersikap tidak adil. “Nabi” Samawiyah ini tdk ada bedanya dg “nabi” kaum ahmadiah pak mirza ghulam ahmad dari india. Jd kl pemerintah membiarkan agama sesat ahmadiah berkembang, maka “nabi” Samawiyah inipun hrs diberi kesempatan yg sama utk berdakwah & berkembang. Tdk fair kl keyakinan Samawiyah ini dianggap sesat sedangkan agama ahmadiah yg sdh jelas kesesatannya justru dibiarkan.

  3. putra_f474r2@yahoo.com said

    secepatnya pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap fenomena yang telah terjadi di pulau kangean tersebut kerena jika tidak maka fenomena tersebut akan secepatnya merambah ke wilayah laen seperti yang terjadi pada jamaah ahmadiah.

  4. Sengak said

    stuju dg no.2 & 3.
    bubarkan islam palsu ahmadiah,
    atau
    bebaskan musaddek & lia eden & nabi2 palsu lainnya dr penjara.
    & marilah kita beramai ramai menistakan agama2 sesuka hati kita.

  5. johan s said

    ya kalau begini djajjal baru datang lagi oleh karenanya saya berharap agar dewasa ini kita semua berhati-hati benar dalam menerima isu-isu yangmengatasnamakan nabi sekalipun, itu sudah jelas-jelas penistaan agama secara terang-terangan khususnya dalam kasus ini menimpa agam islam. sy dan fauzi pbrasan sangat prihatin dengan munculnya kasus pengakuan diri “Nabi” dan mari bersama-sama mengevaluasi diri dan memohon ampunan atas apa yang terjadi ini semoga kabupaten pada khususnya dan pulau madura yang kita cintai selamat dari berbagai coba’an dan azab dari Allah Yang Maha Kuasa.

  6. Anonim said

    coba fahami dan telusuri agama islam secara jelas, agar tidak ada lagi kesalapahaman terhadap sesama penganut agam islam,,,,,,,,,,,,,

  7. Al Bukhairi said

    Jangan kita menatakan sesat pd org lain klu smpai kt ketahap it klu memang iya sesa tp jngn smpi menyesatkan

  8. gantung,,, aja klo ad lg orng2 x ngaku nabi,,,

  9. Kang Kumis said

    jika ada seseorang yg menyebar luaskan aliran sesat,saya mohon pada para ulama ulama utk memperkuat ajaran nabi Muhammad saw.

  10. Kang Kumis said

    saya sangat tidak suka dengan adanya kabar yang mengaku nabi.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: