KabarNet

Aktual Tajam

CICAK: KPK Semakin Mengkhawatirkan

Posted by KabarNet pada 22/02/2010

Jakarta – Gerakan Cinta Indonesia Cinta Anti Korupsi (CICAK) menilai KPK semakin mengkhawatirkan. Bahkan, soal pengawasan internal, KPK kalah dibandingkan dengan Mahkamah Agung (MA) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Cicak menyatakan itu melalui rilis yang dikeluarkan di Jakarta, Minggu (21/2), oleh peneliti ICW Febri Diansyah. Mereka menyikapi belum adanya tindakan tegas terhadap Direktur Penuntutan KPK Ferry Wibisono yang beberapa waktu lalu mengantar mantan Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung Wisnu Subroto seusai diperiksa KPK.

Menurut Cicak, LPSK bahkan telah menonaktifkan dua anggotanya yang terlibat dalam komunikasi dengan sejumlah pihak terkait kasus Anggodo Widjaya. Setelah dilakukan proses internal berupa pemeriksaan kode etik, bahkan salah satu majelis didatangkan dari unsur di luar LPSK (Akil Mochtar).

“Hal ini tentu saja patut diapresiasi dibanding sikap KPK yang tidak jelas soal pemeriksaan staf internalnya yang diduga kuat melanggar aturan hukum dan kode etik pegawai KPK,” kata Cicak.

Demikian juga dengan Mahkamah Agung (MA). Meskipun tidak sepi dari kritik tajam soal fenomena Mafia Peradilan di lingkungannya, MA dan KY dinilai lebih maju.

“Bahkan, hingga saat ini, bersama Komisi Yudisial, persidangan majelis kehormatan hakim sudah dilakukan secara terbuka. Baru-baru ini tercatat, beberapa hakim yang diberhentikan secara tidak hormat dan dinonpalukan secara bervariasi dalam persidangan MKH secara terbuka di MA,” kata Cicak.

“Pertanyannya, apakah KPK akan tetap bersikukuh dengan status quo yang semakin lama semakin meragukan bagi publik? Apakah KPK akan tetap menutup diri dari desakan masyarakat untuk membuka semua proses pemeriksaan internal?” kata Cicak.

Jika KPK tetap mempertahankan hal ini, bukan tidak mungkin sisi inilah yang kan menjadi titik kritis kehancuran KPK.

“Pembusukan KPK bisa saja dimulai dari celah lemahnya penegakan sanksi internal ini. Sudah saatnya pimpinan KPK melakukan perombakan paradigma penegakan etik internal pegawainya,” kata Cicak. (Primair Online)

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: