KabarNet

Aktual Tajam

Archive for September 18th, 2010

Pernyataan Marwoto Soeto-lah Justru Yang Tidak Cerdas !

Posted by KabarNet pada 18/09/2010

Kadiv. Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol. Marwoto Soeto, kemarin (17/9) dikutip dari Bisnis Indonesia Online (bisnis.com) menyatakan bahwa pernyataan FPI tentang jemaat HKBP yang membawa senjata tajam itu tidak benar, sama seperti insiden Monas saat FPI menuduh AKKBB bawa senjata api.
“FPI mengada-ngada, sama seperti kasus Monas beberapa tahun lalu kok, yang katanya aliansi kebebasan beragama membawa senjata tajam,” katanya, kemarin Jumat (17/9).

Munculnya pernyataan dari seorang perwira di tubuh Mabes Polri tersebut dapat membuat citra Polri rusak dan tidak dihormati masyarakat, pernyataan ini terucap tanpa melihat fakta yang ada padahal yang bersangkutan adalah seorang Kadiv Penerangan Umum Mabes Polri. Baca entri selengkapnya »

Posted in Nasional | 14 Comments »

Demi Allah!! Wakil Walikota Bekasi Larang Jemaat HKBP Kebaktian di Ciketing Asem.. Allahu Akbar !!..

Posted by KabarNet pada 18/09/2010

…”SAYA SAMPAIKAN DEMI ALLAH, DEMI RASULULLAH  TEMAN-TEMAN JEMAAT ‘HKBP’ TIDAK BOLEH BERIBADAH DI CIKETING LAGI”…

BEKASI – Wakil Walikota Rahmat Effendi bersumpah Demi Allah dan Rasulullah, bahwa jemaat HKBP dilarang melakukan kebaktian di Ciketing Asem. Bahkan jika tak menepati janji, ia bersedia berhenti jadi wakil walikota demi membela agamanya dan kepentingan warga muslim Bekasi.

Pernyataan keras dan tegas ini disampaikan di hadapan sepuluh ribuan umat Islam yang melakukan aksi damai di kantor Walikota Bekasi, usai shalat Jumat(17/9/2010) siang untuk menuntut Pemkot Bekasi dan aparat kepolisian agar menindak tegas para pendeta dan jemaat Gereja HKBP yang melanggar peraturan pemerintah dengan melakukan kebaktian tidak pada tempatnya di kawasan Ciketing Asem. Baca entri selengkapnya »

Posted in Nasional | 29 Comments »

Membidik Pelaku Insiden ‘Ciketing’

Posted by KabarNet pada 18/09/2010

Setelah saya mengamati peristiwa bentrok Warga muslim dengan anggota jemaat HKBP Bekasi, dimana anggota HKBP Pendeta Luspida Simanjuntak mengalami luka pukul di kepala sementara Hasian Sihombing luka tusuk di bagian perut. Ada beberapa  pertanyaan yang menggelitik dalam benak serta perlu rasanya untuk menganalisa insiden tersebut lebih seksama karena ada beberapa kejanggalan yang perlu dicermati. Beberapa jam setelah peristiwa Bekasi, dalam sebuah razia kepolisian mengamankan dua pria pengendara sepeda motor yang membawa pisau, karena diduga pelaku. Dua pria itu pun sempat menjalani pemeriksaan di Polres Metro Bekasi. Namun keduanya dilepas pada keesokan harinya, karena menurut pihak kepolisian bukti untuk menahan mereka tidak kuat. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa, Kriminal | 2 Comments »

Pemkot Bekasi Tegaskan Larangan Bagi HKBP

Posted by KabarNet pada 18/09/2010

Bekasi – Ribuan umat Islam Bekasi hari Jumat siang (17/9/2010) melakukan unjuk rasa besar-besaran menyikapi Insiden Ciketing yang terjadi pada 12 September lalu. Mereka menuntut agar jemaat HKBP diusir dari Bekasi. Aksi dimulai dari Islamic Center kota Bekasi dan berakhir di Kantor Walikota Bekasi. Setelah dilakukan audiensi antara perwakilan umat Islam dengan Wakil Walikota, Rahmat Efendi dan disaksikan oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes (Pol) Imam Sugiyanto, akhirnya Pemkot Bekasi kembali menegaskan pelarangan terhadap aktivitas jemaat HKBP di Ciketing Bekasi. Baca entri selengkapnya »

Posted in Nasional | Leave a Comment »

Soal Century, KPK Permainkan Emosi Publik

Posted by KabarNet pada 18/09/2010

Politisi Partai Hati Nurani Rakyat, Akbar Faizal, menilai Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempermainkan emosi publik dalam kasus Bank Century. Menurut Akbar, KPK sebenarnya yang memulai kasus Century ini dengan meminta Badan Pemeriksa Keuangan melakukan audit investigasi terhadap Bank Century.

“Itu artinya KPK sudah mengendus aroma korupsi pada keputusan bail out terhadap bank ini,” kata Akbar. “Nah KPK harus menyelesaikan juga dong apa yang telah mereka mulai dengan menetapkan tersangka korupsinya,” katanya kepada VIVAnews. Baca entri selengkapnya »

Posted in Nasional | 1 Comment »

Wartawan Sriwijaya Post Tewas Diracun ?

Posted by KabarNet pada 18/09/2010

korPalembang – Arsep Pajario (38) wartawan yang sehari-hari bekerja di harian Sriwijaya Post ditemukan tewas membusuk di rumahnya di Jalan S Suparman, Komplek Citra Dago Blok D No 9 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang. Diduga Arsep tewas lantaran dibunuh dengan racun. Arsep ditemukan keluarganya, Mahardiko, sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (17/9/2010). Menurut Redaktur Pelaksana Sriwijaya Post Weny Ramdiastuti, kepada detikcom di kantornya, Jalan R. Sukamto, Jumat (17/9/2010) malam, saat ditemukan jenazah Arsep ditemukan oleh keponakannya, Mahardiko, pada posisi terlentang, mengenakan baju kaos putih bermotif, dan celana jins biru. Baca entri selengkapnya »

Posted in Kriminal, Pembunuhan | 1 Comment »