KabarNet

Aktual Tajam

Hasyim Muzadi: Homoseksual Kok Difestivalkan?

Posted by KabarNet pada 30/09/2010

Jakarta – “Homoseksual kok difestivalkan?” kata mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Hasyim Muzadi menanggapi adanya Festival Film Q, yang bercerita mengenai gay dan lesbian.

“Saya juga tidak habis pikir mengapa festival itu diizinkan,” kata Hasyim Muzadi, di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, para homoseksual itu seharusnya dinormalkan, bukan difestivalkan.

“Kalau difestivalkan, artinya `diternakkan by design`. Seharusnya polisi tidak memberi izin karena masalah ini bukan urusan HAM, namun urusan kelainan seks dan kejiwaan,” katanya.

Presiden World Conference on Religions for Peace (WCRP) itu menegaskan, perilaku homoseksual adalah larangan semua agama. Tidak ada agama apapun di dunia yang memperkenankannya.

“Kalau di banyak negara memasukkan hak homoseksual di aturan perundangan, itu sama sekali bukan justifikasi agama, tapi dari sekularisasi negara,” katanya.

Menurut Hasyim, banyak sekali panti-panti agama, seperti Katholik Ortodox dan Kristen Anglikan, yang melakukan terapi psikologis dan fisiologis ketika ada gejala homoseksual semenjak anak-anak hingga akhirnya menjadi normal kembali sekalipun tidak maksimal.

“Dalam Islam kalau homoseksualitas disosialisasikan dengan sengaja, diyakini membawa musibah sosial dan bencana alam seperti umat Nabi Luth. Kalau Indonesia sudah penuh konflik sosial dan bencana alam digilir Allah terus-menerus, masihkan kita pingin tambah?” kata pengasuh Pesantren Al Hikam Depok itu.

Menurut rencana, Festival Film Q akan berlangsung di 12 tempat di Jakarta, antara lain di Pusat Kebudayaan Jerman (Goethe Institut), Pusat Kebudayaan Belanda (Erasmus Huis), dan Pusat Kebudayaan Prancis (CCF)

7 Tanggapan to “Hasyim Muzadi: Homoseksual Kok Difestivalkan?”

  1. TIDAK PERLU LAGI UNTUK MEMBINCANGKAN FILM BEJAT LAGI, BILAMANA FILM TERSEBUT DIPUBLIKSIKAN DI JAKARTA, BUKAN HARUS FPI SAJA YANG HARUS BERGERAK TETAPI MASYARAKAT JAKARTA YANG MERASA MENJADI ORANG BERAGAMA RAMAI-RAMAI UNTUK MENGHANCURKAN SEMUA KOMONITAS YANG ADA KAITANYA DENGAN FILM TERSEBUT DEMI KEBAIKAN DAN MENGHINDARI KONFLIK HORIZONTAL!

    MERDEKA!!!!! DUKUNG CITA-CITA BUNG KARNO UNTUK MENYELAMATKAN INDONESIA DARI JARINGAN VIRUS-VIRUS KAPITALIS DAN IMPERIALIS YANG AKAN MENGHANCURKAN NEGERI INI MELALUI MORALITAS BANGSA.

  2. Narendra said

    HASYIM BISANYA MENGEKOR, TERLAMBAT ANDA MENGOMENTARI, YANG PENTING BERANTAS ITU SEGALA BENTUK MAKSIAT DAN PENGRUSAKAN MORAL, JANGAN HANYA KOMENTAR DIBELAKANG.
    SEBAGAI PEMIMPIN UMAT YANG LEBIH PENTING, BAGAIMANA TANGGUNG JAWABMU TERHADAP UMAT, MENGAPA UMATMU DIBANTAI DENSUS 88 KAU DIAM SAJA, SEDANG PEMIMPIN AGAMA YANG LAIN UMATNYA TERLUKA KARENA BENTROKAN AJA SUDAH BISA MEMUTAR BALIKKAN FAKTA DAN PEMBELAAN DARI PEMIMPIN UMATNYA LUAR BIASA BAHKAN BERITANYA SUDAH MELIPUTI PENJURU DUNIA

  3. JENUH said

    Kelihatannya saat ini kita sebagai umat harus sudah bisa membedakan, mana imam yang asli berjuang demi agamanya dan mana yang cuma demi perutnya saja. Hati kecil saya masih percaya bahwa yang sebenar-benarnya Imam adalah yang tidak bergabung pada partai politik, apalagi berambisi kekuasaan di pemerintahan.

  4. […] Hasyim Muzadi: Homoseksual Kok Difestivalkan? « K@barNet […]

  5. Selamat Datang Q Film…Selamat datang Musibah dan Bencana Alam….
    Hai, bos… kapan mau berjuang dan bersatu, kalau terus terusan merasa benar sendiri dan meyalahkan orang lain..??????

  6. Wah yang pasang gambar ngawur,
    masak Hasyim Mushadi fotonya monyet
    mungkin maksudnya, Hasyim Mushadi tidak punya ketegasan dan keberanian memberantas kemaksiatan dan perusakan moral,
    bisanya hanya komentar,
    bahkan ketika umatnya dibantai secara brutal oleh Densus 88 tak sedikitpun ada pembelaaan,
    jadi apa bedanya dengan monyet,
    mungkin begitu maksudnya ?
    ini pertanyaan kepada yang pasang gambar lo,
    bukan menuduh Hasyim kaya monyet

  7. Howdy, a striking piece associate. Fine write about. Nonetheless I will be experiencing difficulty while using Rss. Helpless to sign up for the following. Will anybody experiencing identical Rss a tough time? Everybody who will help out generously post. Thank you.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: