KabarNet

Aktual Tajam

Bentrok, Tiga Anggota Ahmadiyah Tewas

Posted by KabarNet pada 06/02/2011

Sekitar seribuan warga Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, menyerang Jemaah Ahmadiyah di Desa Umbulan setempat, Minggu (6/2/2011) sekitar pukul 10.30 WIB. Sebanyak 3 orang dinyatakan tewas dalam bentrokan antara kelompok Ahmadiyah dengan warga Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, Ahad (6/2). Sedangkan,  5 orang lainnya dilarikan ke RSUD Malingping dalam keadaan kritis.

Mabes Polri melansir  korban tewas  akibat penyerbuan terhadap jamaah Ahmadiyah ada tiga orang, enam lainnya mengalami luka-luka akibat penyerangan massa ke warga Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten pada Minggu (6/2/2011) siang. Serangan tersebut juga mengakibatkan kerugian materi ratusan juta rupia.

Hal senada juga disampaikan oleh Pengurus Besar Jemaat Ahmadiyah Indonesia bahwa, 3 jamaahnya tewas yaitu Mulyadi, Tarno dan Roni. Mulyadi adalah warga setempat atau tuan rumah, sedangkan Roni adalah jemaah yang datang dari Jakarta. Sedangkan, ada lima jamaah yang luka-luka. Mereka antara lain menderita luka bacok di kepala, patah tangan, luka bacok di punggung, dan pendarahan di mulut dan hidung. Korban tewas dan luka kini berada di RS Malingping.

PB JAI kini masih mengumpulkan data-data korban dan kerusakan yang terjadi. Sebelumnya pada Minggu (6/2) menjelang tengah hari, terjadi penyerbuan warga terhadap sebuah rumah milik warga Ahmadiyah di Cikeusik, pandeglang, Banten. Jumlah korban tewas ini pun masih berbeda-beda. Jika Ahmadiyah menyebutkan 3 anggota mereka tewas, warga menyebutkan korban tewas mencapai 6 orang.

Menurut sumber harian kompas.com Online, sebanyak enam orang anggota Jemaah Ahmadiyah meninggal akibat bentrokan antara jemaah keagamaan itu dengan warga di Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Minggu (6/2/2011).

“Yang saya lihat ada enam orang yang meninggal, dan seluruhnya dari Jemaah Ahmadiyah,” kata Lukman, tokoh masyarakat Cikeusik ketika dikonfirmasi, Minggu. Sementara satu orang warga Desa Umbulan, Sarta, mengalami luka bacok pada lengah kanannya. “Lengan kanan Sarta hampir putus dibacok oleh anggota Jemaah Ahmadiyah,” kata Lukman.

Lukman juga menjelaskan, sebenarnya warga tidak bermaksud melakukan kekerasan. Masyarakat hanya ingin agar Jemaah Ahmadiyah di Cikeusik pimpinan Parman membubarkan diri. “Warga ingin Ahmadiyah itu membubarkan diri karena sudah dinyatakan sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), tapi permintaan itu abaikan oleh mereka,” katanya.

Menurut Lukman, pada Sabtu malam, puluhan anggota Jemaah Ahmadiyah dari Kota Bogor tiba di Cikeusik dengan menumpang dua kendaraan roda empat, dan menginap di rumah Parman. Pada Minggu pagi, sekitar seribuan warga dari berbagai daerah, di antaranya berasal dari Kecamatan Cibaliung, Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, dan Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, mendatangi rumah Parman.

Saat massa tiba, puluhan Jemaah Ahmadiyah yang berada di rumah Parman sudah siap dan mereka membawa berbagai jenis senjata tajam, seperti samurai, parang, dan tombak. Sesaat kemudian, kata Lukman, salah seorang anggota Jemaah Amhadiyah membacok lengan kanan Sarta hingga nyaris putus. “Pembacokan inilah yang memicu bentrokan. Warga marah karena melihat lengan kanan Sarta nyaris putus,” kata Lukman.

Informasi yang dihimpun, awalnya ribuan masa yang mengatasnamakan Gerakan Muslim Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Minggu 6 Pebruari sekitar pukul 10.00 WIB mengepung rumah milik Suparman. Karena warga tak terima adanya aktivitas pengajian Ahmadiyah yang kerap di laksanakan di rumah Suparman.

Sebelum aksi tersebut warga memperingatkan para jemaah Ahamdiyah untuk tidak melakukan aktivitas pengajian, karena menurut mereka pengajian Ahmadiyah bertentangan dengan aqidah Islam yang selama ini warga yakini. Namun, peringatan warga tidak digubris.

Sementara, ketua MUI Amidhan mengatakan ada informasi sementara yang dikumpulkan MUI, bahwa serangan warga terhadap rumah jamaah Ahmadiyah karena dipicu oleh sekelompok jamaah Ahmadiyah yang lebih dulu menantang warga.

“Pada prinsipnya kami masih mendalami masalah ini. Saya sudah menghubungi Ketua MUI Pandeglang untuk mencari tahu,” ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan Minggu (6/2/2011).

“Saya kira ini bukan penyerangan, ini fight back. Warga marah karena ditantang oleh dua puluh orang warga Ahmadiyah, yang baru datang dengan 2 buah mobil,” terang Amidhan.

MUI Banten Sudah Peringatkan Empat Bulan Lalu
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten mengakui sebelumnya sudah menyampaikan surat kepada kejaksaan Tinggi Banten agar membubarkan jemaat Ahmadiyah yang ada di seluruh wilayah Banten.

“Sekitar empat bulan lalu MUI sudah sampaikan surat ke Kejati Banten agar Ahmadiyah di Banten dibubarkan. Namun pada kenyataanya masih tetap ada hingga akhirnya terjadi peristiwa itu,” kata Ketua MUI Banten KH Wahaf Afif, saat dikonfirmasi terkait kerusuhan antara warga dengan jamaah Ahmadiyah di Cikeusik Pandeglang, Ahad pagi.

Ia mengatakan, MUI sudah mengantisipasi sejak awal terkait dengan aktivitas jemaat Ahmadiyah di Banten karena khawatir timbul permasalahan dengan warga sekitar. Sehingga, MUI Provinsi Banten bersama dengan MUI Kabupaten/kota se-Provinsi Banten menyampaikan surat kepada Kejaksaan Tinggi Banten agar membubarkan ahamdiyah yang ada di Banten.

Oleh karena itu, ia menyayangkan tidak adanya realisasi dari permintaan MUI tersebut, sehingga akhirnya timbul permasalahan seperti yang terjadi di Cikeusik Pandeglang. Ia meminta semua pihak menahan diri dan menghindari tindakan-tindaka kekerasan dan meminta seluruh pengurus MUI menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik membimbing masyarakat. [kn/rbk/dk]


35 Tanggapan to “Bentrok, Tiga Anggota Ahmadiyah Tewas”

  1. heryfree said

    Suatu perilaku yang tiadak beradab, dan tidak patut untuk ditiru…..sungguh biadab.
    Coba direnungkan….
    layakkan yang sudah merasa dirinya benar atau mengaku benar berlaku kriminal, bar-bar dll.
    ….Memalukan. Tidak adakah cara lain….. Berfikirlah

  2. kelana said

    Lah. !! cara bae2 bukannya udah di sampaikn 4 bulan sblumnya. !? dan ga mungkin dah, warga langsung angkat senjata kl sblumnya kaga ada apa2. ente bìsa baca ga seh !!?

  3. pencari kebenaran said

    @kelana
    memang itulah comment orang2 yang tidak mau berfikir (herryfree)

  4. Pasha Wijaya said

    Sudah saatnya warga ahmadiyah bertobat banyak ulama mengatakan bahwa aliran ahmadiyah sesat kenapa tidak digubris oleh warga ahmadiyah sampai – sampai SKB 3 menteri jg tidak digibris,pemerintah harus tegas menyikapi hal ini dak membubarkan/membekukan segala aktivitas ahmadiyah agar tidak terjadi hal – hal tidak diinginkan terulang lagi…dan jangan mengatasnamakan kebebasan beribadah menjadikan segalanya tetapi kalo sudah menyimpang dari ajaran Islam ya kita harus tegas atas nama Islam itu sendiri,hak asasi juga ada batasannya…

  5. hazim said

    al qaatil wal maqtuul finnaar. yg ngebunuh dan ya kebunuh masuk neraka, tu ya ini.

  6. Pencari kebenaran said

    @hazim
    “Yang saya lihat ada enam orang yang meninggal, dan seluruhnya dari Jemaah Ahmadiyah,”

    belajar lagi soal dosa membunuh, jika saya jelaskan disini sangat panjang

    belajarlah kepada ahlul ilmi (jangan otodidak atau belajar dari orang yang non Islam atau orang2 aliran sesat)

  7. rul said

    Menyedihkan, ternyata kita lebih menuhankan hawa nafsu dan bisikan setan, dengan dalil membela agama. Saya tidak setuju Ahmadiyah tapi tidak ingin membunuh orang yang menyembah Allah dan percaya dengan Nabi Muhammad.

  8. Joe said

    Hati ini miris mendengar kita saling membenci, saling mencemooh, bahkan saling membunuh demi nama Tuhan.

    Bukankah kepastian sesungguhnya tentang Kebenaran itu adanya pada Tuhan sendiri? bukan pada ulama2 dan ahli2 agama.

    Biarkanlah mereka, Biar Tuhan saja yang menjadi hakim atas kita, karena kita sama….sama-sama manusia yang mempercayai Tuhan yang sama.

    Nanti jika kita sudah mati, kita akan tahu..mana yang benar, mana yang salah….

    Sebaiknya, saat ini, mari kita sama2 ciptakan sebuah surga semasa hidup. dimana ada damai, cinta kasih, saling menghormati dan semua hal baik, yang selama ini Kitab suci kita ajarkan…

  9. Sinargalih said

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Penyerangan terhadap Jemaah Ahmadiyah oleh sekelompok orang di Kampung Peundeuy, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang, Banten, Minggu (6/2) menewaskan tiga orang, enam orang luka berat. Tak hanya itu, beberapa rumah serta tempat ibadah Ahmadiyah juga rusak serta dua kendaraan roda empat hancur dibakar massa.

    Menurut juru bicara Ahmadiyah Zafrullah Pontoh, kepada pers di YLBHI, Senin (7/2), sebelum kejadian sekitar enam polisi berjaga dilokasi sejak pagi. Sekitar pukul 09.00 datang bantuan satu pick up dan dua kendaraan Dalmas pengendali. Mereka melakukan dialog dengan warga Ahmadiyah. Kepada Jemaah Ahmadiyah, polisi meminta mereka meninggalkan lokasi. Namun Jemaah Ahmadiyah memilih bertahan dengan alasan bahwa kompleks tersebut milik mereka.

    Rupanya tak lama setelah itu atau sekitar pukul 10.46 sekitar 1.500 orang yang diduga berasal dari warga sekitar datang dan langsung menyerang. Massa mempersenjatai dirinya dengan golok, pedang dan tombak. Mereka langsung menyerang dari berbagai arah.

    Massa menyerang siapa saja yang berada di lokasi itu. Sambil berteriak-teriak dan mengacungkan golok massa menyerang membabi buta. “Ahamadiyah hancurkan, Ahmadiyah bubarkan. Polisi minggir kami yang berkuasa di sini,” kata juru bicara Ahmadiyah Zafrullah Pontoh menirukan teriakan masa pada saat penyerangan.

    Mendapat serangan itu, menurut Zafrullah, para Jemaah Ahmadiyah melawan. Lemparan batu yang dilakukan warga dibalas lemparan batu oleh Jemaah Ahmadiyah. Namun karena jumlah mereka kalah banyak dibanding massa yang menyerang, massa Ahmadiyah langsung berlarian menyelematkan diri.

    Melihat warga Ahmadiyah berlarian, massa yang datang semakin besar. Mereka datang dari berbagai arah ke lokasi dan bertindak semakin beringas dan tak terkendali. Polisi yang berada dilokasi tak mampu berbuat banyak, bertahan dan hanya berdiam diri.

    Massa penyerang mengejar siapa saja yang berada di lokasi. Massa langsung menelanjangi, memukul, dan menghajar dengan batu Jemaah Ahmadiyah yang tertangkap hingga tewas. Tak puas dengan pemukulan, massa penyerang juga menyayat mereka yang tertangkap. Warga Ahmadiyah yang berhasil menyelamatkan diri pun juga terluka. (JAYADI SUPRIADIN)

    APAKAH AJARAN ISLAM SEPERTI ITU? BUKAN
    MUNGKINKAH ORANG AHMADIYAH MAU MEMELUK ISLAM SEPERTI ITU? TIDAK MUNGKIN
    APAKAH PARA PEMBANTAI ITU ORANG ISLAM? HANYA PENGAKUAN SAJA

  10. rindu said

    orang tidak perlu bertoban, karena orang yang tidak bertobat tidak pernah menghakimi, memukul, dan membunuh orang lain. Sebaliknya orang yang bertobat sudah jelas 100% membunuh Ahmadiyah sehingga yang perlu dimusnahkan itu adalah orang-orang yang sudah bertobat seperti MUI, FPI, FUI dan seluruh pendukungnya terutama yang ada di dunia maya.

  11. Ringgo said

    hei hei hei…. kalian cuma ribut saja. kalo yang dipersoalkan yg satu mengaku perlu adanya Nabi dan Rasul dan yg satu tidk perlu lagi. yg jelas difinisi Nabi dan Rasul adalah membantu mengerjakan pekerjaan Tuhan YME. itu intinya bahwa Tuhan pun yang sekaligus Maha Kuasa Memerlukan Nabi dan Rusul untuk menyebarkan kehendaknya. dan itulah cara-cara Tuhan bekerja dari dulu sampe sekarang. kalo FPI, MUI tidak memerlukan lagi… wah berati lebih kuasa dari Tuhan dong. Nauzdubillah. Hanya Tuhan yang berkehendak dengan semua tanda-tandanya.

    Dalam Alqur’an suci Tuhan memberikan kemudahan untuk menjadikan manusia diberikan hadiah kenabian dengan cara menta’ati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, dan diberikan contoh touladan kepada kita yaitu Yang Mulia Muhammad SAW, dan banyak lagi Tuhan berfirman tentang hadiah atau pahala-pahala untuk kita. Dan saya tidak pernah menemukan Firman Tuhan untuk menutup Manusia menjadi Orang yang selalu dekat dan mendapat petunjuk-Nya setelah Nabi yang Mulia Muhammad SAW. tapi Tuhan selalu memberikan kepada siapa saja Sifat-sifatnya yang Tuhan kehendaki.

  12. Pencari Kebenaran said

    lucu sekali orang2 tidak tau ahmadiyah, tidak tau Islam, kok komentar?

    @Rul
    anda mengatakan
    “Menyedihkan, ternyata kita lebih menuhankan hawa nafsu dan bisikan setan, dengan dalil membela agama. Saya tidak setuju Ahmadiyah tapi tidak ingin membunuh orang yang menyembah Allah dan percaya dengan Nabi Muhammad.”

    ahmadiyah mempercayai mirza ghulam ahmad (MGA) adalah Nabi/Rasul/Imam Mahdi
    ini bertentangan dengan ajaran Islam
    pertanyaannya:
    1. apakah tidak boleh umat Islam membubarkan ahmadiyah?
    2. umat Islam sudah geram dengan ahmadiyah, sebab dihimbau diacuhkan, di minta membubarkan diri atau membuat agama baru, tidak mau, dibuat peraturan SKB 3 Mentri, dilanggar, lantas bagaimna lagi?
    3. sudahkan anda membaca kabar asal mula kejadian? BAHWA, ahmadiyah DIUSIR oleh warga menolak, & malah membacok tangan warga hampir putus?

    @sinargalih
    anda mengatakan
    “APAKAH PARA PEMBANTAI ITU ORANG ISLAM? HANYA PENGAKUAN SAJA”

    baca
    http://www.suara-islam.com/news/berita/nasional/1909-jemaah-ahmadiyah-bacok-dan-menantang-warga

    apakah anda yang membela ahmadiyah adalah Islam? DIRAGUKAN

    @Rindu
    anda berbicara tapi anda tak paham

    lebih baik anda tingkatkan ilmu & iman anda sebelum berbicara

  13. Pencari Kebenaran said

    @joe
    anda mengatakan
    “Bukankah kepastian sesungguhnya tentang Kebenaran itu adanya pada Tuhan sendiri? bukan pada ulama2 dan ahli2 agama.”

    Rasulullah saw. bersabda:

    «وَإِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ اْلأَنْبِيَاءِ وَإِنَّ اْلأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلاَ دِرْهَمًا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ»

    Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Mereka mewariskan ilmu. Siapa saja yang mengambilnya, berarti telah mengambil bagian yang banyak lagi sempurna (HR Abu Dawud).

    ALLAH SWT berfirman:

    إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ

    Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama (QS Fathir [35]: 28).

    dalam firman ALLAH & sabda Rasulullah, sudah jelas keutamaan ulama
    lantas anda berbicara seperti itu.

    jika ulama adalah pewaris Nabi, lantas anda (pembela ahmadiyah) pewaris siapa?
    1. malaikat?
    2. setan?
    silakan renungkan

  14. Pencari Kebenaran said

    @ringgo
    anda mengatakan
    “intinya bahwa Tuhan pun yang sekaligus Maha Kuasa Memerlukan Nabi dan Rusul untuk menyebarkan kehendaknya. dan itulah cara-cara Tuhan bekerja dari dulu sampe sekarang. kalo FPI, MUI tidak memerlukan lagi… wah berati lebih kuasa dari Tuhan dong. Nauzdubillah. Hanya Tuhan yang berkehendak dengan semua tanda-tandanya.”

    ALLAH SWT berfirman:
    “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al Ahzab:40)

    Nabi Muhammad saw bersabda:
    “Perumpamaan aku dengan Nabi sebelumku ialah seperti seorang lelaki yang membangun sebuah bangunan kemudian ia memperindah dan mempercantik bangunan tersebut kecuali satu tempat batu bata di salah satu sudutnya. Ketika orang-orang mengitarinya, mereka kagum dan berkata, Amboi, jika batu bata ini diletakkan? Akulah batu bata itu, dan aku adalah penutup para Nabi”. (HR. Bukhari dan Muslim)

    Nabi Muhammad saw bersabda:
    “Rantai Kerasulan dan Kenabian telah sampai pada akhirnya. Tidak akan ada lagi rasul dan nabi sesudahku”. (HR. Tirmidzi)

    “Akan ada pada umatku 30 pendusta semuanya mengaku nabi, dan saya penutup para Nabi dan tidak ada nabi setelahku.” (HR. Abu Daud)

    Nabi Muhammad saw bersabda:
    “Suku Israel dipimpim oleh Nabi-nabi. Jika seorang Nabi meninggal dunia, seorang nabi lain meneruskannya. Tetapi tidak ada nabi yang akan datang sesudahku; hanya para kalifah yang akan menjadi penerusku” (HR. Bukhari, Kitab-ul-Manaqib).

  15. Ogah said

    Yang namanya jawara di dunia itu cuma satu, yakni Salahudin Al-Ayubi, Panglima Perang Islam saat terjadinya Perang Salib puluhan abad yang lalu. Saat musuh sakit, dia tunggu sampai sembuhnya baru melayani perangnya lagi, bahkan dia pula yang menjadi tabib penyembuhnya. Luar biasa bukan. Adakah yang seperti itu di jaman sekarang ? Boro-boro !

    Hikmah yang bisa dipetik dari kejadian di atas adalah bahwa manusia jaman sekarang itu berani bertindak kalau merasa punya becking kuat di belakangnya.

    Begitu juga dengan perilaku dari para tamu dimanapun yang berani mengabaikan peraturan atau tradisi penduduk pribumi, bahkan melecehkannya. Perbuatan konyol itu rasanya tak mungkin berani dilakukan jika merasa tak terbekingi oleh kekuatan tertentu di belakangnya.

    Belajarlah dewasa dan menghormati tradisi setempat agar selamat dan dihormati.

  16. Elang said

    Emangnya status kenabian atau kerasulan diobral kaya jabatan RT, mikir bro ! Itu kalau punya otak.

  17. bakul tempe said

    ahmadiyah bukan islam. titik

  18. indonesia said

    Suru Bikin Negara Islam aja sendiri, sana cari wilayah sendiri. Bung Karno menyatakan Indonesia sebagai Negara Republik.. eh sekarang2 mau nerapin hukum islam sendiri.. ga diajari tentang kebebasan beragama di Indonesia ya? ga diajari pelajaran PPKN ya waktu SD? apa ga sekolah? kayanya ga sekolah deh,. karena cmn orang bar-bar pedalaman yg bisa melakukan hal keji kaya gitu

    Penyebaran agama itu harusnya dengan cara bertabligh, dakwah.. bukan cara pembantaian gitu.

    Pokok nya Indonesia punya hukum,. kalo ngaku warga indonesia patuhi hukum yang ada.. kalo ga mau Pindah keluar sana

  19. Pencari kebenaran said

    @Indonesia
    IDnya saja Indonesia, tapi tidak tahu Indonesia

    anda mengatakan
    “Suru Bikin Negara Islam aja sendiri, sana cari wilayah sendiri. Bung Karno menyatakan Indonesia sebagai Negara Republik.. eh sekarang2 mau nerapin hukum islam sendiri.. ga diajari tentang kebebasan beragama di Indonesia ya? ga diajari pelajaran PPKN ya waktu SD? apa ga sekolah? kayanya ga sekolah deh,. karena cmn orang bar-bar pedalaman yg bisa melakukan hal keji kaya gitu”

    saya tidak akan panjang lebar mengenai hal ini
    sepertinya yang tidak sekolah anda, malah anda (maaf) terkesan IDIOT, karena kebebasan beragama BUKAN kebebasan MENGACAK-ACAK AGAMA
    fikirkanlah (jika anda punya akal)

    anda mengatakan
    “Penyebaran agama itu harusnya dengan cara bertabligh, dakwah.. bukan cara pembantaian gitu.”

    loh, apa tidak tau kronologisnya?
    silakan baca
    http://www.suara-islam.com/news/berita/nasional/1909-jemaah-ahmadiyah-bacok-dan-menantang-warga

    anda mengatakan
    “Pokok nya Indonesia punya hukum,. kalo ngaku warga indonesia patuhi hukum yang ada.. kalo ga mau Pindah keluar sana”

    loh bukankah yang melanggar hukum itu ahmadiyah, melanggar SKB 3 Mentri, kenapa umat Islam yang disalahkan?

    sebenarnya anda mengerti permasalahannya atau tidak?
    kalau tidak tau, cari tau lah, jangan asal komentar

  20. Anonim said

    @ Pencari Kebenaran, anda berkata “lucu sekali orang2 tidak tau ahmadiyah, tidak tau Islam”, kok komentar?. Sebaiknya anda tidak usah menyombongkan diri seolah-olah anda sendiri yang tau Islam dan Ahmadiyah. Mereka itu tau tapi tidak sombong seperti anda yang membanggakan ilmu anda. Apakah ilmu anda sudah benar-benar tinggi? Padahal ilmu manusia itu cuma sedikit. Jadi ndak usah meremehkan orang lain, apa tidak boleh orang lain komentar?. Kalau anda setuju pembunuhan orang-orang itu, anda tidak perlu memaksakan pendapat anda. “Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di bumi” (AL Qashash : 83).

  21. Pencari kebenaran said

    @anonymous

    anda mengatakan
    “Sebaiknya anda tidak usah menyombongkan diri seolah-olah anda sendiri yang tau Islam dan Ahmadiyah. Mereka itu tau tapi tidak sombong seperti anda yang membanggakan ilmu anda”

    jika tau, mengapa komentarnya seperti itu? itu sangat jelas sekali mereka hanya tau “kulitnya” saja.

    anda mengatakan
    “Apakah ilmu anda sudah benar-benar tinggi? Padahal ilmu manusia itu cuma sedikit. Jadi ndak usah meremehkan orang lain, apa tidak boleh orang lain komentar?”

    1. saya tidak pernah menganggap diri saya seperti itu, itu hanya kesimpulan anda

    2. saya bukan meremehkan, saya hanya heran kok ada orang yang tidak tau tapi berkomentar, bukankah DIAM itu lebih baik daripada emas?
    maksudnya, bukankah yang tidak mengetahui, lebih baik diam, daripada salah berbicara & yang PARAHNYA ORANG LAIN TERDOKTRIN

    anda mengatakan
    “Kalau anda setuju pembunuhan orang-orang itu, anda tidak perlu memaksakan pendapat anda. “Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di bumi” (AL Qashash : 83).”

    apakah anda pembela ahmadiyah?
    jika ya, anda telah menentang ayat ALLAH, naudzubillah

    ALLAH SWT berfirman:
    “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al Ahzab:40)

  22. Pencari kebenaran sejati said

    @Pencari Kebenaran anda berkata : lucu sekali orang2 tidak tau ahmadiyah, tidak tau Islam, kok komentar?. Hey bung apakah anda sendiri sendiri yang boleh komentar?, yang anda tulis panjang lebar mereka mungkin juga tahu bahkan lebih dari itu. Tapi mereka tidak menyombongkan diri seperti anda, seolah-olah anda yang paling tahu. Yang dimaksud ulama dalam Al Quran dan hadist itu, adalah orang-orang berilmu (ulama) dalam pandangan Allah bukan “merasa diri ulama”. Makanya Indonesia ini penuh dengan korupsi dan kekerasan karena yang banyak hanya orang-orang yang merasa diri mereka ulama. Kalau anda setuju terhadap pembunuhan orang-orang itu jangan memaksakan pendapat anda.”Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi (Al Qashash : 83).”Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada” (Al Hajj :46).

  23. rul said

    @Pencari Kebenaran anda berkata : lucu sekali orang2 tidak tau ahmadiyah, tidak tau Islam, kok komentar?. Hey bung apakah anda sendiri sendiri yang boleh komentar?, yang anda tulis panjang lebar mereka mungkin juga tahu bahkan lebih dari itu. Tapi mereka tidak menyombongkan diri seperti anda, seolah-olah anda yang paling tahu. Yang dimaksud ulama dalam Al Quran dan hadist itu, adalah orang-orang berilmu (ulama) dalam pandangan Allah bukan “merasa diri ulama”. Makanya Indonesia ini penuh dengan korupsi, perselingkuhan dan kekerasan karena yang banyak hanya orang-orang yang merasa diri mereka ulama. Kalau anda setuju terhadap pembunuhan orang-orang itu jangan memaksakan pendapat anda.”Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi (Al Qashash : 83).”Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada” (Al Hajj :46).

  24. rul said

    @Pencari Kebenaran anda berkata : lucu sekali orang2 tidak tau ahmadiyah, tidak tau Islam, kok komentar?. Hey bung apakah anda sendiri sendiri yang boleh komentar?, yang anda tulis panjang lebar mereka mungkin juga tahu bahkan lebih dari itu. Tapi mereka tidak menyombongkan diri seperti anda, seolah-olah anda yang paling tahu. Yang dimaksud ulama dalam Al Quran dan hadist itu, adalah orang-orang berilmu (ulama) dalam pandangan Allah bukan “merasa diri ulama”. Makanya Indonesia ini penuh dengan korupsi dan kekerasan karena yang banyak hanya orang-orang yang merasa diri mereka ulama. Kalau anda setuju terhadap pembunuhan orang-orang itu jangan memaksakan pendapat anda.”Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi (Al Qashash : 83).”Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada” (Al Hajj :46)

  25. Pencari kebenaran said

    @rul yang bermetamorfosa dari pencari kebenaran sejati

    anda mengatakan
    “Hey bung apakah anda sendiri sendiri yang boleh komentar?, yang anda tulis panjang lebar mereka mungkin juga tahu bahkan lebih dari itu.”

    1. sya tidak pernah bilang seperti itu, itu hanya kesimpulan anda
    2. jika mereka lebih tau dari itu, mereka tidak akan berkomentar yang aneh

    anda mengatakan
    “Yang dimaksud ulama dalam Al Quran dan hadist itu, adalah orang-orang berilmu (ulama) dalam pandangan Allah bukan “merasa diri ulama”

    1. kapan saya mendefinisikan ulama?

    2. coba bandingkan ilmu & ketaatan yang anda sebut “merasa ulama” dengan diri anda, lebih hebatkan ilmu & iman anda sehingga berani berbicara
    “Makanya Indonesia ini penuh dengan korupsi dan kekerasan karena yang banyak hanya orang-orang yang merasa diri mereka ulama”

    indonesia ini menjadi negara korupsi karena bukan ulamanya, tapi MASYARAKAT TELAH MENJAUH DARI ULAMA BAHKAN MELECEHKAN ULAMA
    contoh:
    Fatwa MUI dilawan, tanpa dalil sedikitpun

    anda mengatakan
    “”Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada” (Al Hajj :46)”

    yup, ayat itulah yang cocok untuk anda

  26. rul said

    @Pencari Kebenaran anda berkata : lucu sekali orang2 tidak tau ahmadiyah, tidak tau Islam, kok komentar?. Apakah anda sendiri sendiri yang boleh komentar?, yang anda tulis panjang lebar mereka mungkin juga tahu bahkan lebih dari itu. Tapi mereka tidak menyombongkan diri seperti anda, seolah-olah anda yang paling tahu. Yang dimaksud ulama dalam Al Quran dan hadist itu, adalah orang-orang berilmu (ulama) dalam pandangan Allah bukan “merasa diri ulama”. Makanya Indonesia ini penuh dengan korupsi dan kekerasan karena yang banyak hanya orang-orang yang merasa diri mereka ulama. Kalau anda setuju terhadap pembunuhan orang-orang itu jangan memaksakan pendapat anda.

  27. rul said

    @Pencari Kebenaran anda berkata : lucu sekali orang2 tidak tau ahmadiyah, tidak tau Islam, kok komentar?. Hey bung apakah anda sendiri sendiri yang boleh komentar?, yang anda tulis panjang lebar mereka mungkin juga tahu bahkan lebih dari itu. Tapi mereka tidak menyombongkan diri seperti anda, seolah-olah anda yang paling tahu.

  28. rul said

    eetw

  29. Wahyu Suwardi, SH said

    kepada saudaraku pencari kebenaran, apabila anda seorang muslim, tunjukkan islam itu rahmatan lil alamin, jangan menggunakan bahasa-bahasa yang kurang santun.

    kepada rul, anda juga jangan asal berucap tanpa bukti, bahwa mereka-mereka adalah hanya mengaku sebagai ulama. apakah benar mereka pernah mengaku ulama? komentar boleh, tapi jangan menebar fitnah

    kepada admin, sebaiknya difilter terlebih dahulu komentar-komentar sebelum ditampilkan

  30. Wahyu Suwardi, SH said

    kepada saudaraku pencari kebenaran, hendaknya kita menggunakan kata-kata yang santun dalam berbicara

    kepada rul, komentar boleh, tapi jangan menebar fitnah dengan mengatakan mengaku ulama, memangnya kapankah para ulama mengaku ulama?

  31. Anonim said

    4 amai ang………….

  32. Asep Ibrahim said

    Mungkin Ajaran Mereka Menyimpang,…..Tapi Apakah Mereka Bukan Manusia,…….Atau Mereka Gerombolan Kriminal, atau segerombolan Hewan yang Pantas dibunuh, Jika Mereka Salah Apakah Tidak Ada cara Yang Lebih Baik? BukanKah Rasululloh mengajarkan “Hikmah”……Apakah Rasul memerintahkan untuk membunuh seseorang karena perbedaan keyakinan?

  33. Jingga said

    Saudara Muslim Indonesia…jangan mudah terprovokasi oleh Islam garis Keras semacam FPI, MMI, HTI dll yang bernafsu besar mendirikan Negara bersyariat Islam..tapi MEREKA sendiri tidak memahami benar arti ISLAM. Ajaran Islam yang shohih adalah yang diajarkan Yang Mulia Nabi Muhammad SAW..ajaran Islam adalah bernuansa DAMAI, Bertoleransi dengan sesama Muslim dan juga Manusia lain berbeda dien(jalan hidup atau agama). Mereka FPI dan aliran2 sejenisnya adalah sekumpulan orang yang tanpa sadar para Pimpinannya mendapatkan dana Ratusan milyar dari Para petinggi Arab Saudi yang mana Para petinggi Arab Saudi juga sudah menjadi budak2 para petinggi Amerika..dengan makin menguatnya paham Garis keras (paham Wahabiyah) yang secara fisik menampakan permusuhan dan kebencian kepada Yahudi dan Amerika..pada kenyataannya Mereka sudah masuk dalam jebakan Amerika agar saling berbentrokan dengan Islam Moderat di Indonesia, termasuk Islam Ahmadiyah yang mana Ahmadiyah dalam dakwahnya lebih mengedepankan dakwah damai di negara2 Eropa, Amerika dan Afrika..sementara Islam garis keras..yang ada di pemikiran mereka..berjuang/jihad secara fisik..atau perang..dan perang..kalau perlu bunuh..bantai..bombardir semua fasilitas Amerika di Indonesia..Mereka Islam Garis keras tidak memahami bahwa dengan adanya perang sesama Muslim..Amerika telah berhasil mengadu domba sesama kita dan kalau perang membutuhkan Senjata dan amunisi maka Amerika sebagai Negara penghasil komoditi utama persenjataan perang akan mensuplai dan menjual dengan imbalam kekayaan alam kita. Coba belajar dari negara2 yang Islam garis Kerasnya berkuasa seperti Afganistan, Aljazair, Pakistan dll..mereka sesama kelompok mudah diadu domba, saling bunuh antara Syih dan Suni, hampir setiap hari ada Bom Bunuh diri yang diakibatkan manusia sudah jenuh dengan kehancuran, saling perang. Bagaimana kita mau beribadah secara khusyu kepada Allah jika kita saling berperang, saling membenci, bermusuhan karena berbeda agama, tafsir dan pemahaman. Ingatlah..Islam di akhir Zaman akan terpecah menjadi 73 golongan..dan hanya satu yang selamat. Siapakah yang akan selamat? Jawabnya adalah Ahlussunah wal jama’ah ( Orang2 yang mengikuti Sunnah atau kebiasaan Nabi dan hidup berjamaah). Sunah nabi adalah hidup dengan damai kepada sesama Muslim dan sesama Manusia. Lalu kenapa kita sangat bertentangan dengan Sunnah Nabi?..Malah kita saling benci, ingin saling bantai dengan sesama Muslim yang berbeda dalam sebagian tafsir dan pemahaman semacam Ahmadiyah.
    Wahai Saudara Muslim,..Ketahuilah bahwa Perbedaan mendasar antara Ahmadiyah dengan Umat Islam mainstream hanyalah..bahwa..Ahmadiyah sudah mengakui kedatangan Isa Almasih atau Imam Mahdi yang mana telah dinubuatkan oleh Nabi Muhammad SAW sedangkan Umat Islam mainstream masih menunggu kedatangan Beliau. Adapun perbedaan lain selain itu (tentang kenabian, wahyu,makna jihad dll..) adalah konsekwensi dari keimanan Ahmadiyah kepada Isa Almasih yang sudah datang dan kami yakini ini…sebagaimana kita sami’na wa atho’na kepada ajaran-ajaran yang nabi Muhammad SAW ajarkan kepada kita yang (maaf) bisa saja orang2 yang belum berislam menganggap ajaran tersebut salah..contohnya (maaf) mengenai poligami, hukum waris dan lain-lain. Wallahu a’lam bi showab

  34. suara hati said

    mbak jingga

    anda berkata “tapi MEREKA sendiri tidak memahami benar arti ISLAM” dan “dengan makin menguatnya paham Garis keras (paham Wahabiyah) yang secara fisik menampakan permusuhan dan kebencian kepada Yahudi dan Amerik”

    paham garis keras atau mbak yang tak paham Islam?
    bukan umat islam yang menampakkan kebencian, tapi mereka terlebih dahulu, lihat negara-negara Islam yang telah dihancurkan oleh yahudi dan amerika, Islam umat islam hanya bertahan, mempertahankan HAK HIDUP DAN HAK MENJALANKAN RITUAL KEAGAMAAN apa salah jika berontak dari cengkraman yahudi dan amerika?
    kita lihat, apa yang terjadi dengan negara-negara islam yang menjadi BUDAK AMERIKA, seperti mesir, somalia, Indonesia, dll. semakin menjadi budak amerika, semakin banyak rakyat miskin
    subsidi dikurangi, bahkan perlahan-lahan akan dicabut TANPA MEMPERDULIKAN kondisi ekonomi rakyatnya yang masih miskin, bahkan ada wacana PAJAK UNTUK WARTEG, itu salah satu contoh pemerintahan yang menjadi BUDAK AMERIKA selalu memperlebar jurang antar miskin dan kaya.

    dan anda mengatakan “Coba belajar dari negara2 yang Islam garis Kerasnya berkuasa seperti Afganistan, Aljazair, Pakistan dll.”

    coba belajar dari mereka, pemerintahannya masuk dalam cengkraman AMERIKA dan umat islam yang berontak berusaha ditekan oleh pemerintah, militernya, serta militer dari amerika. rakyat disana sudah jenuh hidup dalam kemiskinan, apa salah berontak?

    anda berkata “Ketahuilah bahwa Perbedaan mendasar antara Ahmadiyah dengan Umat Islam mainstream hanyalah..bahwa..Ahmadiyah sudah mengakui kedatangan Isa Almasih atau Imam Mahdi yang mana telah dinubuatkan oleh Nabi Muhammad SAW sedangkan Umat Islam mainstream masih menunggu kedatangan Beliau”

    anda salah besar, karena perbedaan mendasar adalah ahmadiyah MENGAKUI MGA sebagai nabi stlh nabi Muhammad wafat, dan sangat bertentangan dengan al ahzab : 40

  35. KarDos said

    Jingga berkata
    20/02/2011 pada 12:47

    .

    Jingga berkata :
    Saudara Muslim Indonesia…jangan mudah terprovokasi oleh Islam garis Keras semacam FPI, MMI, HTI dll yang bernafsu besar mendirikan Negara bersyariat Islam..tapi MEREKA sendiri tidak memahami benar arti ISLAM.

    Jawab:
    ▬► Apakah Anda dan saya lebih memahami islam daripada mereka?

    # # #

    Jingga berkata :
    Ajaran Islam yang shohih adalah yang diajarkan Yang Mulia Nabi Muhammad SAW..ajaran Islam adalah bernuansa DAMAI, Bertoleransi dengan sesama Muslim dan juga Manusia lain berbeda dien(jalan hidup atau agama).

    Jawab :
    ▬► Betul. Namun jangan lupa bhw Nabi Muhammad juga mengajarkan kpd kita utk bersikapTEGAS manakala ajaran Islam dinodai dan dinistakan. Sudah 85 tahun ahmadiyah mengacak-acak ajaran Islam di Indonesia. Sudah 85 tahun umat Islam Indonesia bersabar dan bertoleransi walaupun ajaran Islam diacak acak, diobok obok, dinodai, dan dinistakan. ▬►KEBEBASAN BERAGAMA DAN BERKEYAKINAN BUKAN BERARTI BEBAS UNTUK MENGACAK ACAK DAN MENODAI AGAMA ORANG LAIN.

    # # #

    Jingga berkata :
    Mereka FPI dan aliran2 sejenisnya adalah sekumpulan orang yang tanpa sadar para Pimpinannya mendapatkan dana Ratusan milyar dari Para petinggi Arab Saudi…

    Jawab :
    ▬► Apakah anda punya bukti konkret? Harap tampilkan di forum ini ! Kalau Anda tidak bisa menunjukkan bukti berarti anda memfitnah.

    Pernahkah anda kerumah Ustadz Habib Riziek Syihab? Cobalah anda tengok rumahnya di kawasan Petamburan Jkt. Kita harus masuk ke gang kecil yg becek untuk sampai kerumahnya yg sudah tua dan reyot. Mobilnya pun Panther tua yg sudah bopeng dan butut yg dibelinya dgn cara mencicil. Kehidupannya sangat sederhana dan jauh bertolak belakang dari apa yg anda fitnahkan. Sama sekali tidak ada indikasi tentang apa yg anda fitnahkan bahwa pimpinan FPI menerima Ratusan milyar dari negara asing.

    # # #

    Jingga berkata :
    Mereka sudah masuk dalam jebakan Amerika agar saling berbentrokan dengan Islam Moderat di Indonesia, termasuk Islam Ahmadiyah…

    Jawab:
    ▬►AHMADIYAH BUKAN ISLAM dan ISLAM BUKAN AHMADIYAH.

    # # #

    Jingga berkata :
    Malah kita saling benci, ingin saling bantai dengan {{{{{{ sesama Muslim yang berbeda dalam sebagian tafsir dan pemahaman semacam Ahmadiyah.}}}}}

    Jawab :
    ▬►Perbedaan antara Islam dgn Ahmadiyah sangat besar, bukan beda tafsir dan pemahaman. (Kalau anda bertanya kpd saya akan saya jelaskan sejelas jelasnya bahwa AHMADIYAH BUKAN ISLAM dan ISLAM BUKAN AHMADIYAH.)

    # # #

    Jingga berkata :
    Wahai Saudara Muslim,..Ketahuilah bahwa Perbedaan mendasar antara Ahmadiyah dengan Umat Islam mainstream {{{hanyalah}}} ..bahwa..Ahmadiyah sudah mengakui kedatangan Isa Almasih atau Imam Mahdi yang mana telah dinubuatkan oleh Nabi Muhammad SAW sedangkan Umat Islam mainstream masih menunggu kedatangan Beliau. Adapun perbedaan lain selain itu (tentang kenabian, wahyu,makna jihad dll..) adalah konsekwensi dari keimanan Ahmadiyah kepada Isa Almasih yang sudah datang dan kami yakini ini…

    Jawab :
    ▬► Inilah trik tipu muslihat yg dilancarkan oleh Ahmadiyah tatkala menjaring korbannya dari kalangan umat Islam di pelosok pedesaan yang masih awam pengetahuan agamanya. Ahmadiyah berdalih bahwa:

    Perbedaan mendasar antara Ahmadiyah dengan Umat Islam mainstream {{{HANYALAH}}} ..bahwa..Ahmadiyah sudah mengakui kedatangan Isa Almasih atau Imam Mahdi yang mana telah dinubuatkan oleh Nabi Muhammad SAW sedangkan Umat Islam mainstream masih menunggu kedatangan Beliau. Adapun perbedaan lain selain itu (tentang kenabian, wahyu,makna jihad dll..) adalah konsekwensi dari keimanan Ahmadiyah kepada Isa Almasih yang sudah datang dan kami yakini ini.

    INI ADALAH ANGGAPAN SALAH dan BOHONG.
    Perbedaan antara Islam dan Ahmadiyah bagaikan jarak antara langit dan bumi.

    Ini contoh sedikit (hanya sebagian kecil saja):

    ▬►Ahmadiyah beriman kepada Khong Hu Cu, Krishna, Buddha Sidarta Gautama, Masiodarbahmi, Mirza Ghulam Ahmad, dll sebagai “nabi” utusan Allah dan menyebut mereka dengan sebutan ta’dzim yang hanya diperuntukkan kepada para nabi seperti misalnya: HAZRAT “NABI” KHONG HU CU “ALAIHI SALAM”.

    ▬►Orang India bernama Mirza Gulam Ahmad (MGA) nabi palsu pendiri Ahmadiyah (yg diagungkan oleh kaum Ahmadiyah sebagai nabi, rasul, isa almasih, imam mahdi, dll.) terbukti MENYETARAKAN DIRINYA DENGAN ALLAH SWT.

    ▬►MGA terbukti MENGHINA ALLAH SWT DGN MENGATAKAN BAHWA ALLAH BERANAK.

    ▬►MGA terbukti MENGHINA ALLAH SWT DGN MENGATAKAN BAHWA ALLAH MENEMUINYA DENGAN BERJALAN KAKI.

    Apakah ada ajaran Islam yang mengajarkan begini?

    Kalau saya teruskan masih ada ribuan perbedaan krusial antara Islam dengan Ahmadiyah. Namun perbedaan2 tsb diselubungi oleh Ahmadiyah dengan “kulit” islami. Jadi sepintas terlihat seperti Islam padahal kalau dibongkar dalamnya baru terlihat bahwa AHMADIYAH BUKAN ISLAM dan ISLAM BUKAN AHMADIYAH.

    # # #

    Jingga berkata :
    Adapun perbedaan lain selain itu (tentang kenabian, wahyu,makna jihad dll..) adalah konsekwensi dari keimanan Ahmadiyah kepada Isa Almasih yang sudah datang dan {{{{{kami yakini ini.}}}}

    ▬► Pada paragraf di atas Anda menulis kalimat : “KAMI YAKINI INI”. Oohh.. pantesan…. Ternyata anda seorang Ahmadiyah.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: