KabarNet

Aktual Tajam

FPI Kutuk Keras Pernyataan SAM Zarifi

Posted by KabarNet pada 26/05/2011

BIREUEN – Setelah para ulama Aceh mengutuk pernyataan Direktur Asia Fasifik Amnesty International yang menyatakan hukum cambuk di Aceh melanggar HAM, kini giliran Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Front Pembela Islam (FPI), Bireuen, Tgk Zainuddin, menegaskan hal yang sama.

Tgk Zainuddin mengatakan, pihaknya bukan saja mengutuk keras, namun sangat menyesalkan pernyataan SAM Zarifi, Direktur Asia Fasifik Amnesty International itu. Karena, hukum cambuk yang diterapkan di Serambi Mekkah merupakan hukum syariat yang diatur melalui UU No. 18/2001.NAD, tentang pelaksnaan hukum Islam sebagian dari budaya dan agama rakyat Aceh.

“Jadi, kalau SAM Zarifi mengatakan hukuman cambuk di Aceh melanggar konvensi PBB melawan penyiksaan alias melanggar HAM, itu tidak berdasar dan membuktikan kebodohannya dalam memahami hukum syariat Islam,” katanya.

Menurut Tgk Zainuddin MZ, pernyataan itu sungguh ironi dan menyedihkan serta memalukan dan FPI Bireuen mengutuk keras pernyataan SAM Zarifi. Dengan nada geram dia menilai, pernyataan itu bentuk kebodohan dan sangat melukai hati umat Islam di Aceh dan Indonesia.

Kepada umat Islam, Ketua FPI Bireuen itu menyerukan untuk melawan segala bentuk upaya penghapusan hukum atau qanun-qanun Syariat Islam di Aceh, karena siapa saja yang menolak syariat Islam akan melanggar UU hak keistimewaan Aceh sebagai daerah yang menjalankan syariat yang diakui UU,” tegas Tgk Zainuddin MZ. WASPADA

15 Tanggapan to “FPI Kutuk Keras Pernyataan SAM Zarifi”

  1. syaiful said

    jangan ragu. jalankan terus syariat Islam, kalau perlu di seluruh NKRI.

  2. turmuzi said

    sungguh menyedihkan apabila umat islam tidak mengerti syariat islam, lanjutkan FPI hidup mulia atau mati syahid

  3. Kalau kita bicara HAM sebuah filosofy yang diusung oleh negara yang merampok sebagian besar saya ulangi negara yang merampok sebagian besar kekayaan negara Indonesia atau bahasa popularitasnya adalah “HAM” sama saja namanya “BOHONG” atau “Munafik” atau “MENGGOBLOGKAN DIRI”

    Sekarang berapa jumlah pelanggaran yang dilakukan kelompok pengusung HAM baik yang da di Indonesia maupun yang ada kancah Dunia!!

    Sebandingkah hukum cambuk dengan kejahatan pembantaian terhadap umat Islam yang dituduh sebagai Teroris.???????????????

  4. hamidun said

    jangan kalian mggaanti posisi Allah di muka bumi ini,Allah Maha Tahu dan Maha Adil terhdap ciptaanNya termasuk org berdosa skalipun,hkum cambuk hax mmbuat manusia sombong n angkuh n merasa diri merka Tuhan di muka bumi ini,ingat bencana tsunami Aceh,itu adalah peringatan dr Allah!

  5. GOBLOK said

    @Hamidun

    ANDA SANGAT GOBLOK!.. HUKUM CAMBUK ITU PERINTAH ALLAH, BUKAN BERARTI MENGGANTI POSISI ALLAH. KALO GOBLOK JGN DIPAMERKAN BRO.. SUDAH GOBLOK MUKA TEMBOK. DASAR GOBLOK BIN TOLOL…

  6. Hi there! That’s an incredibly nice post. I’m certain I’ll would suggest that to help you great co-workers.For you if you report unwanted content articles remember to electronic mail these types of people.

  7. Syariat Islam Harga Mati said

    Syariat Islam di Aceh dilindungi UUD, Hidup FPI jaya Syariat, Allahuakbar…!

  8. T Bahrul walidin sbang (KETUA ISADA) said

    ALLAHU AKBAR..MARI KITA TEGAKKAN SYARIAT ISLAM. LANJUTKAN FPI BIREUEN PANTANG MUNDUR,HANTAM TERUS SIAPA SAJA YG MENENTANG SYARIAT ISLAM DI ACEH SERAMBI MEKKAH.

  9. Pocut Baren, itulah nama salah satu jalan di pusat kota Banda Aceh. Disore yang ramai, terlihat dara-dara Aceh lalu lalang memadati sempitnya jalan yang dibangun pulahan tahun silam tersebut. Warna-warna dara Aceh sekarang terlihat jelas di jalanan tersebut. Budaya pakaian ketat, keluar rumah tanpa jilbab, bermesraan di atas kereta menjadi hal mencolok yang yang dipertontonkan dara-dara aceh sekarang.
    Begitulah suasana ibu kota nanggroe yang berjuluk Serambi Mekkah ini. Nilai tradisi yang bernilai syariat warisan endatu telah terkubur tumpukan “tradisi” ciptaan generasi di era maju. Pakaian muslimah, adalah ciri khas para dara-dara Aceh terdahulu. Malu, adalah nilai lebih dara-dara nanggroe serambi mekkah dulu. Namun nilai-nilai tersebut bak tersimpan rapi dilemari besi.
    Dara-dara Aceh sekarang telah dihanyutkan gelombang kemajuan. Artis menjadi panutan, gaya-gaya barat telah mewarnai suasana hidup para dara aceh. Ironis memang, nanggroe persegi tiga yang dikenal kental syariat islam, tempat lahirnya ulama-ulama besar dalam sejarah islam nusantara, ternyata sekarang tidak jauh berbeda dengan kota metropolitan.
    Salah siapa?, itu perlu dipertanyakan, tetapi tidak perlu dijawab karena sesungguhnya itu adalah tanggungjawab kita bersama….???

    marilah kita mewarnai syariat islam…
    dan bila ada yang menentang syariat islam harus kita hancurkan
    allahuakbar……allahuakbar…..

  10. kabarnet

  11. google

  12. herman said

    syariat islam tidak melanggar ham, mungkin yang dimaksud sam zarifi qanun syariat nad yang mengatasnamakan islam itu jelas melanggar ham,kkn dan tidak sesuai dengan alquran dan hadits. jadi syariat nad harus direformasi sesuai alquran dan hadits.

  13. Yusna said

    Benar tuduhan Sam Zarifi pelaksanaan Syariat Islam di Aceh Melanggar HAM, seperti komentar Herman (14/07/2012) Sebenarnya Syariat yg di berlakukan di Aceh Syariat NAD, Syariat Qanun atau Syariat Adat Yang mengatasnamakan Islam, Ini Jelas KKN dan melanggar HAM karena tidak Sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits Nabi SAW. Kalau Syariat Islam yang sebenarnya malah menjadi Pepolopor HAM, kalua tdk percaya tanya saja pada Ulama di Aceh Bagai mana Syariat Islam yang sebenarnya. Terimakasih Sam Zarifi …….Semoga Pemerintah Aceh Ber’itikat Baik Untuk Mereformasi Syariat di Aceh dengan mengajak para Ulama sesuai dgn Al-Qur’an dan Hadits semoga Syariat Islam di Aceh Menjadi Pelopor HAM.

  14. Yusna said

    Tgk. Zainuddin MZ Begok juga gitu lhoo, syariat diaceh kan berpedoman kepada Qanun dan UU keistimewaan Aceh, Bukan berpedoman kepada Alqur’an dan Hadits Nabi Muhammad SAW, Syariat di Aceh kan hasil adopsi dari penjajah jepang dan belanda yang berhasil merubah hukum islam di Aceh yang sebelumnya Hukuman para penzina di Hukum mati, tapi setelah jepang dan belanda menghancurkan kerajaan Islam di Aceh Hukum bagi sipenzina dibuang/diasingkan. Nah sekarang begitu juga kalo tidak di usir dari kampung ya dikawinkan saja. model Syariat ini rupanya yg dibela FPI he…he…hee… begok kok diperihara?????????????????????????????????????????????????????????

  15. acep sopyan said

    Bagus tgk zainudin/fpi biereun,lanjutkan! sikat habis ,sampai kapanpun antek 2 yahudi dan nasrani tidak senang kalau aturan islam maupun yg bernada islam berjalan dimuka bumi,sama halnya dgn yahudi dan nasrani itu sendiri

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: