KabarNet

Aktual Tajam

FPI Garut Gerebek Toko Minuman Keras

Posted by KabarNet pada 05/06/2011

Ratusan anggota Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Garut menggrebek sebuah toko yang disinyalir menjual minuman keras di Jalan Ahmad Yani, Garut, Sabtu malam (4/6).
“Kita sasarannya adalah peredaran minuman keras dan prostitusi yang ada di Garut,” kata Koordinator Lapangan, Roni Fatahilah di sela-sela aksi penggerebekan. Massa yang mengenakan seragam khas organisasi FPI itu, secara bergerombol mendatangi toko “Ek Bouw” yang diketahui menjual berbagai minuman keras.

Toko yang sudah dalam keadaan tutup itu, sejumlah massa FPI tampak kesulitan untuk mengetahui seluruh barang yang ada di dalam toko tersebut. Bahkan massa sempat akan mendobrak pintu toko tersebut, namun aparat kepolisian yang sudah bersiaga melakukan penjagaan dan negosiasi antara pimpinan FPI dan perwira Polisi akhirnya berhasil dibatalkan.

“Kita serahkan ke aparat kepolisian agar toko yang menjual miras (minuman keras) ini tidak ada lagi di wilayah Garut, kalau masih ada kita yang akan menindaknya,” tegas Roni.

Sementara itu Kepala Bagian Operasi Polres Garut, AKP Irfan yang memimpin langsung pengamanan massa tersebut mengatakan akan menindaklanjuti tuntutan massa yang meminta segera menutup toko yang menjual minuman keras.

Namun penutupan toko “Ek Bouw” yang disinyalir menjual minuman keras, kata Irfan, akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Garut yang memiliki kewenangan menutup dan mengeluarkan izin perdagangan.

“Kita akan langsung tindak lanjuti, bahkan kita juga sering merazia minuman keras, sedangkan untuk penutupan toko kita serahkan ke Pemda apakah memang toko itu memiliki izin atau tidak,” kata Irfan.

Sementara itu massa yang berjumlah sekitar lima ratusan orang mengendarai sepeda motor dan mobil terbuka itu langsung membubarkan diri setelah melakukan negosiasi dengan polisi.

Namun aksi massa itu dilanjutkan dengan menyisir sejumlah tempat yang ruas jalan Garut kota yang disinyalir menjadi lokasi prostitusi.

Massa kemudian berhenti di lapangan alun-alun berdekatan dengan rumah dinas bupati Garut dan masjid Agung yang disinyalir menjadi lokasi praktek prostitusi. Aparat kepolisian yang melakukan pengawalan massa langsung meminta massa FPI untuk bubar keluar dari kawasan alun-alun agar tidak terjadi bentrokan.

Aksi massa FPI tersebut akhirnya meninggalkan kawasan alun-alun Garut sekitar pukul 00.20 WIB, setelah koordinator lapangan menyatakan telah mengakhiri kegiatan merazia sejumlah tempat maksiat di Garut. [TMA/ Ant/GATRA]

2 Tanggapan to “FPI Garut Gerebek Toko Minuman Keras”

  1. abu nawas said

    Melakukan penertiban (menghentikan keburukan dengan tangan) itu tugasnya aparat/negara. FPI dan rakyat lainnya hanya berkewajiban menghimbau/melaporkan dan berdoa. Ayo FPI, kalian pembela Islam. Pasti punya hubungan dekat dengan Tuhan. Doa kalian pasti makbul. Kenapa tidak berdoa saja agar pemerintah mau turun tangan menghentikan kemaksiyatan.

  2. dani said

    tapi kita tidak hanya berdoa saja tapi harus dibarengi dengan perbuatan,,

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: