KabarNet

Aktual Tajam

Nazar Minta Petinggi Demokrat Jujur, Jangan Bohong!

Posted by KabarNet pada 23/06/2011

Lagi, dari negeri seberang Muhammad Nazaruddin menebar ancaman kepada Partai Demokrat. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat meminta agar koleganya di Partai Demokrat jujur soal suap Seskemenpora.

“Kontak sekarang ke Pak Ruhut (Sitompul) dan Pak Max (Sopacua), karena saya minta mereka jujur jangan bohong tentang apa yang disampaikan Angelina ( Sondakh) dan Mirwan Amir waktu ketemu di ruangan ketua fraksi dengan tim TPF (Tim Pencari Fakta),” kata Nazaruddin mengutip vivanews, Minggu, (19/6/2011)

Nazaruddin mengancam, jika kedua koleganya itu tidak berkata jujur, maka dia akan membuka persoalan yang sebenarnya ke publik. “Karena kalau mereka bohong percuma rekaman pertemuan itu akan saya buka. Saya nggak mau nanti mereka di cap politisi bohong oleh masyarakat dan media,” tegas Nazaruddin.

Selain meminta jujur kepada Max dan Ruhut, Nazaruddin juga meminta dua kolega lainnya Benny K Harman dan Ja’far Hafsah. “Kalau Pak Benny dan Pak jafar saya telepon jangan bohong, kalau ditanya ke media dia jawab. Mereka kalau sama media tidak mau mengiyakan dan mentidakkan ucapan saya karena tidak mau partai berpolemik di media. Tetapi kalau dipanggil KPK mereka sampaikan sesuai yang di sampaikan Mirwan Amir dan Angelina,” beber Nazaruddin.

Pekan lalu, Max mengakui dirinya ikut dalam rapat TPF yang meminta keterangan Angelina Sondakh dan Muhammad Nazaruddin. Namun, Max mengaku tidak tahu bahwa dalam rapat itu Angie mengaku menerima dana dari I Wayan Koster, seperti yang dituduhkan Nazaruddin.

“Memang saya hadir di awal-awal dalam rapat itu,” kata Max. Dalam rapat itu yang didengar keterangannya adalah Angelina dan Mirwan Amir.

Tapi Max mengaku tidak mendengar keterangan Angelina, sebagaimana yang dituduhkan Nazaruddin. “Rapat itu di ruang ketua fraksi PD. Kebetulan saya ada dan diundang sebagai wakil ketua umum . Tapi pembicaraan belum sampai disitu saya sudah pulang,” tegas Max. Baca selengkapnya bantahan Max di sini.

Sebelumnya, Nazaruddin membeberkan bahwa Angelina Sondakh pernah mengakui menerima uang dari Wayan Koster. Pengakuan itu, kata Nazaruddin, disampaikan Angelina saat diinterogasi Tim Pencari Fakta Demokrat.

Nazaruddin menyebutkan bahwa pertemuan TPF itu dihadiri Ketua Fraksi Partai Demokrat Jafar Hafsah, Max Sopacua, Ruhut Sitompul, Benny K Harman, Edi Sitanggang. “Dan setelah itu Marwan Amir yang terima uang, dia jelaskan uang itu ke mana saja,” tulisnya. HMINEWS

Satu Tanggapan to “Nazar Minta Petinggi Demokrat Jujur, Jangan Bohong!”

  1. taUbat said

    @ muhammadnazaruddin

    Biarlah waktu yang menjawab ……..

    Akan terbukti di Pemilu 2014 nanti

    ==========================

    Sabtu, 23/07/2011 16:37 WIB
    Syarif Hasan: Tak Ada KLB, Kader PD Tetap Solid
    Anwar Khumaini – detikNews

    Jakarta – Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarif Hasan kembali memastikan tidak ada Kongres Luar Biasa (KLB) dalam Rakornas Partai Demokrat. Kader PD tetap solid tidak ada perpecahan.

    “Nggak ada dong, kata siapa,” tegas Syarif Hasan di sela-sela Rakornas Partai Demokrat, Sabtu (23/7/2011).

    Syarif yang juga merupakan Menteri Koperasi ini mengimbau kepada semua kader untuk tetap solid. Namun dia kembali memastikan tidak akan ada KLB dalam Rakornas ini.

    “Kader harus solid,” ujarnya singkat.

    Sebelumnya, suara untuk meminta Anas Urbaningrum mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) mulai berkumandang di acara Rakornas. Salah satunya, datang dari DPD PD Jateng.

    “Saya selaku Sekretaris DPD, pendiri PD Jateng, ingin selamatkan PD. Orang-orang yang bermasalah harus dinonaktifkan, termasuk Anas Urbaningrum sehingga dia bisa selesaikan kasusnya dengan baik,” kata Sekretaris DPD Jateng, Dani Sriyanto, di sela-sela Rakornas PD, Sentul, Bogor, Sabtu (23/7/2011).

    Menurut Dani, Nazaruddin adalah salah satu tim sukses Anas saat kongres PD. Dani menduga yang dituduhkan Nazaruddin selama ini benar adanya.

    “Ini Nazar adalah orangnya Anas, tim sukses Anas juga. Saya selaku pelaku kongres berpikir, jangan-jangan yang diomongkan Nazar adalah riil. Kami sekarang ini banyak dapat SMS, telepon dari daerah-daerah. Saat ini banyak DPC tidak berani bicara karena tersandera. Karena ketika kongres mereka dapat aliran dana Nazar. Kedua, mereka anggota DPRD. Takut jabatannya di-recal,” papar dia.

    (anw/ndr)

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: