KabarNet

Aktual Tajam

400 Warga Kalbar Tewas Akibat AIDS

Posted by KabarNet pada 26/06/2011

PONTIANAK – HIV AIDS semakin marak di Kalbar dengan jumlah penderita stadium AIDS dan kematian yang cukup tinggi merupakan tantangan masyarakat Kalbar dalam melakukan penanggulangan HIV AIDS .

Pelatihan Valiatif Care Indonesia Response to HIV AIDS GF NU R9 yang dilaksanakan oleh Pusat Adiksi Berbasis Masyarakat (PABM) Bakau Center” Nahdatul Ulama Kalbar merupakan satu diatara wujud kepedulian masyarakat dalam penanggulangan HIV AIDS. Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Kalbar Toto Taha Alkadri mengatakan Kalbar merupakan satu diantara provinsi yang memiliki jumlah penderita HIV AIDS yang cukup tinggi.

Dari 14 Kabupaten Kota yang ada di Kalbar tidak satupun yang terlepas dari HIV AIDS, termasuk dua kabupaten baru yakni Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Kayong Utara,” ujanya.

Ia mengatakan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar penderita stadium AIDS di Kalbar sudah mencapai 1400 orang, dan meninggal sebanyak 400 orang mendekati 450. Dengan tingginya Jumlah penderita HIV AIDS di Kalbar masayarakat harus saling bersinergi dalam menekan terjdinya AIDS. Untuk Kota Pontianak HIV hampir 3000 orang dan stadium AIDS 500 orang,” ujar Toto.

Dikatakannya, memang tidak bisa dipungkiri dengan berkembangnya peredaran narkoba dan maraknya tempat-tempat hiburan menjadi satu diantara faktor yang sangat mendukung terjadinya penyebaran HIV AIDS.

Hal ini dapat terjadi karena pergaulan hidup yang tidak sehat, dan penggunaan narkoba misalnya penggunaan jarum suntik yang tidak steril dan bergantian juga sangat beresiko.

Dikatan Toto Stadium AIDS memang merupakan stadium yang komplikasi dan penanganganannya agak panjang, untuk menghindari hal tersebut masyarakat harus saling bahu membahu.

Baik dari dinas kesehatan, KPA, LSM maupun NU sendiri yang juga memiliki program yang sama untuk menekan terjadinya AIDS. Kalau HIV diketahui sejak dini masih bisa ditanggulangi dan bisa sehat sebelum memasuki stadium AIDS,” ungkapnya.

Ketua Panitia Pelatihan Valiatif Care Indonesia Response to HIV AIDS Nurhamzah menagatakan pelatiahan yang pesertanya terdiri dari dokter, perawat dan relawan yang ada di Kota Pontianak ini bertujuan untuk memberikan keterampilan agar memiliki keahlian untuk mendampingi masyarakat yang menderita HIV AIDS.

“Kegiatan ini melibatkan 15 peserta, 5 orang dari dokter, 5 orang dari perawat, dan 5 orang dari relawan yang dilaksanakan selama dua hari 25-26 Juni,” katanya.

Dikatakan Hamzah NU melalui Pusat Adiksi Berbasis Masyarakat (PABM) Bakau Center” Nahdatul Ulama Kalbar berkomitmen untuk melaksanakan pendampingan terhadap masyarakat yang menderita HIV AIDS dan narkoba. NU juga sudah memiliki layanan konseling yang akan diberikan kepada mereka yang terlibat dalam HIV AIDS maupun narkoba,” pungkasnya. TRIBUNPONTIANAK

2 Tanggapan to “400 Warga Kalbar Tewas Akibat AIDS”

  1. SHARING said

    Nah ini akibat apa ?

    Akibat emosi mau kawin lagi tapi gak ada dasar hukumnya. Kalau dalam Islam mau kawin lagi diperbolehkan asalkan dengan persetujuan isteri pertama. Tujuannya satu, yakni untuk mencegah penyakit dan fitnah. Betapa juhnya jangkauan pemikiran ajaran Islam yang diajarkan Rasulullah SAW bagi pengikutnya.

  2. crimit said

    hi

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: