KabarNet

Aktual Tajam

Sadis! Istri Polisi Tewas Dibantai Pembantunya

Posted by KabarNet pada 27/06/2011

Batam – Sungguh sadis pembunuhan yang dilakukan Ros (22) terhadap majikannya sendiri, Putri Mega Umbu (25). Putri adalah istri perwira Polda Kepulauan Riau Kompol Mindo Tampubolon. Dia dihabisi di dalam mobil dengan sebilah parang besar di depan anaknya.

Aksi sadis Ros tersebut dilakukan dibantu oleh kekasihnya Ujang (25) di kawasan Telaga Punggur, Batu Besar, Batam, Sabtu (25/6/2011) malam. Sebelum dibunuh, korban dan dua anaknya sempat mengalami penyekapan sejak Jumat oleh sang pembantu yang dibantu oleh pacarnya itu.

Awalnya suami korban Kompol Mindo Tampubolon, merasa heran kepergian istrinya yang belum kembali sejak Jumat (24/6/2011) sore. Mantan Wakapolres Natuna ini mengatakan, istri dan kedua anaknya pergi meninggalkan rumah sejak Jumat menggunakan mobil Nissan X-Trail warna hitam Nopol BP 24 PM. Dia pun melaporkan hal ini ke petugas Polresta Barelang dan Polda Kepri.

Kekhawatiran Mindo semakin jadi, karena hingga Sabtu malam belum juga ada kabar tentang keberadaan isteri dan anaknya. Mindo yang kini menjabat sebagai Kasubdit II Direskrimsus Polda Kepri, menurunkan anak buahnya menyusuri pulau Batam, mulai dari kawasan Barelang sampai ke Sekupang, Nongsa, dan daerah pelosok lainya. Seluruh Polsek mendapat atensi yang sama untuk mencari keberadaan isteri dan kedua anak dari perwira polisi ini.

Namun akhirnya polisi mendapat kabar keberadaan Nisssan X-Trail Hitam Nopol BP 24 PM, yang terparkir di pinggiran hutan kawasan Telaga Punggur, Batu Besar, Batam, pada Minggu pagi pukul 09.00 WIB.

Namun Polisi terkejut hebat melihat keadaan korban yang tewas sangat mengenaskan, korban ditemukan tanpa mengenakan busana sama sekali di jok mobil bagian belakang, dan terdapat empat tusukan pada bagian perut korban, bercak darah ada dimana-mana di bagian dalam mobil.

Lebih mengenaskan lagi, di bagian jok depan, dalam keadaan terikat, anak korban, Kesia (4) terduduk pucat pasi, entah kesadisan apa yang baru dia saksikan, Kesia sampai membuang hajat di tempat duduknya, Namun tidak ditemukan keberadaan seorang lagi dari anak korban yang masih bayi.

“Ini pembunuhan sadis, kita akan cari tahu apa motif pembunuhan ini,” ujar seorang perwira polisi di Polda Kepri yang juga rekan sejawat suami korban Kompol Mindo Tampubolon. Setelah melakukan olah TKP , kemudian petugas membawa jenazah ke RSOB untuk keperluan visum.

Usai terungkapnya kasus pembunuhan ini, rumah duka di Perumahan Anggrek Mas III, Batam Center tersebut nampak kosong. Meski demikian beberapa tetangga berkerumun, karena mereka juga mendapat kabar kalau tetangganya itu menghilang sejak dua hari lalu.

Rencananya jenazah Putri Mega Umbu akan dibawa terbang ke Jakarta hari ini. Jenazah korban akan disemayamkan di rumah orangtuanya di Jakarta yang kabarnya juga adalah seorang perwira tinggi Polri.[iaf/batamtoday]

10 Tanggapan to “Sadis! Istri Polisi Tewas Dibantai Pembantunya”

  1. […] link sumber : https://kabarnet.wordpress.com/2011/06/27/istri-perwira-polisi-tewas-dibantai-pembantunya/#more-28084 […]

  2. ya paling2 mjikan yang tdk ramah dgn orang tinggalnya, shg membuat ia kesal atw mungkin gajinya tdk pernah dibayar2kan sementara pekerjaan yg dilakukan sungguh luar biasa

  3. Fenomina apapun bentuknya sekalipun menyakitkan semuanya adalah kempensasi hukum alam tidak ada yang lain.

  4. Blokosuto said

    Kalau sang Pembantu Rumah Tangga pembantai majikannya ini tertangkap, pasti dijatuhi HUKUMAN MATI sesuai KUHP, seperti kasus yang sudah2.

    Silahkan memilih: hukum penggal ala Saudi, atau ditembak mati ala Indonesia, atau digantung sampai mati ala Malaysia dan Singapura, atau disetrum dengan aliran listrik tegangan tinggi diatas kursi listrik sampai gosong dan mati ala Amerika, atau disuntik mati ala Amerika?

  5. Penonton said

    Hukum kabur ke Singapura sampe orang lupa nuduh dan nyekal ala koruptor, he, he, he, hee …

  6. Ratna said

    kalo dihukum mati trus apa bedanya sm almarhum tkw Ruyati itu.

  7. Penonton said

    Tegaknya hukum di negeri ini harus dimulai dari atas sebagai contoh bagi yang dibawah. Gimana yang dibawah-2 mau pada patuh hukum, kalau yang diatas-2 justru pada nyontohin bobrok hukum. Makanya agar hukum dapat ditegakkan dimulailah dari atas terus turun ke bawah. Semua yang terbukti bersalah secara hukum harus mendapat perlakuan yang sama, entah penjahat atau pejabat kaya yang korupt atau penjahat miskin kelas teri di jalanan. Pembantai majikan ini terlepas dari kaya atau tidaknya sipembunuh ini harus diketahui motifnya dan dihukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Peran masyarakat seringkali tidak kecil dalam membantu tugas aparat dalam mempercepat pengungkapannya.

  8. Penonton said

    Bedanya, kalo kasus Ruyati adalah lintas negara, maka kasus pembantaian ini adalah bukan lintas negara. Kalau kasus lintas negara selain kemanusiaan juga berpotensi memicu sentimen kebangsaan, maka yang bukan lintas negara ini selain kemanusiaan gak memicu sentimen apa-apa. Kira-2 begitu bedanya.

    Kalau soal hukuman pancung di Arab Saudi dengan hukuman mati tembak ala Indonesia, ya sami mawon, bikin modar-2 juga. Cuma bedanya hukum pancung, menurut dokter bedah gak akan terasa oleh sikorban karena terputusnya urat saraf perasa ke otak dalam hitungan detik, maka kalau hukum tembak akan tetap dirasakan oleh sikorban walau dalam hitungan detik.

    Gitu bro yang ane tau bedanya.

  9. Anjar said

    Stuju dg @Penonton. Hukum pancung memang trkesan mengerikan buat orang awam, pdhl sebetulnya paling ga menyiksa buat yg dihukum krn proses matinya sngt cepat kurang dari 1 detik. Kbln sy TKI yg prnh brtugas sbg paramedis diMalaysia. Wkt itu sy ikut tim yg menangani pelaksanaan hukuman mati (gantung) di Malaysia. Aduh, smp lbh dr 15 menit orangnya baru dinyatakan mati. Smp kotoran isi perutnya keluar semua.

  10. daengibo said

    sangat sadis

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: