KabarNet

Aktual Tajam

Dirut Telkomsel Akui Amdocs Milik Israel

Posted by KabarNet pada 29/06/2011

Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno akhirnya mengakui, Amdocs itu bagian da­ri perusahaan telekomunikasi Israel. Pengakuan itu dike­mu­kakan saat gelar rapat dengan pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR di gedung DPR Jakarta, Kamis (23/6).

Dalam RDP, anggota DPR meng­­hujani pertanyaan pedas tentang alasan Telkomsel mem­pertahan­kan Amdocs dalam Pro­yek Cus­tomer Relationship Mana­gement (CRM) senilai Rp 1,8 triliun. Salah satu pertanyaan adalah apakah benar Amdocs perusaha­an milik Israel?

Dihujani pertanyaan, Sarwoto hanya bisa terdiam dan muka tertunduk, sambil men­dengar sa­tu per satu pertanyaan anggota DPR. Akhirnya bos Tel­komsel itu mengakui bahwa Am­docs me­rupakan perusahaan telekomu­nikasi Israel.

Namun, Sarwoto tetap menja­min tidak akan ada kebo­coran data pelanggan atas ma­suknya peru­sahaan asal Israel itu ke sistem pe­nagihan (billing sys­tem) dan perangkat CRM mereka.

Ia menegaskan, Amdocs tidak bisa menyentuh data pelanggan Telkomsel karena ada lock dan memakai security password yang berlapis untuk mengamankan kepentingan negara.

“Itu jaminan dari kita (Tel­komsel),” tegas Sarwoto. Tel­komsel menunjuk Amdocs untuk Operating System Software (OSS), Billing Software System (BSS) dengan nilai proyek senilai Rp 1,2 triliun pada akhir Februari 2011 dan proyek CRM senilai Rp 1,8 triliun pada Mei 2011 lalu.

Dalam kesempatan serupa, Anggota Komisi I DPR  asal Demokrat Roy Suryo menya­yang­kan, sikap Telkomsel yang telah melakukan kebohongan publik terhadap status Amdocs.

Telkomsel terkesan menutup-nutupi keberadaan Amdocs yang jelas-jelas memiliki afiliasi de­ngan Israel. Ia  mempertanyakan urgensi Telkomsel mem­per­ta­han­kan Amdocs dalam proyek CRM.

Sejatinya, ia menentang keras perusahaan Israel masuk di in­dustri telekomunikasi Indonesia, meski Telkomsel menjamin ke­amanan data pelanggan.

“Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel belum ada. Kenapa perusahaan itu dima­suk­kan? Stabilitas industri tele­ko­munikasi bisa terganggu,” kata Roy dengan nada tegas.

Roy kembali meyakini Am­docs adalah perusahaan IT ber­bendera Israel dan fakta itu tidak bisa dibantah. Dalam laporan ke­uangan Amdocs di tahun 2009 disebutkan, sebesar 100 persen sa­ham Amdocs Inc. yang ber­domisili di Missouri, AS, dimi­liki Amdocs Ltd. yang bermar­kas di Ra‘na, Israel.

Di AS, katanya, Amdocs Inc hanya berperan sebagai pri­n­cipal operating subsidiaries atau anak perusahaan operasional Amdocs Ltd di Israel.

Hal senada juga dikatakan Fardan Fauzan asal Demokrat. Me­nurut dia, pemilihan Amdocs sebagai pengelola sistem pena­gihan (billing system) dan CRM disinyalir bisa  berisiko tinggi.

Ia khawatir data-data pelang­gan akan disalah­gunakan untuk hal-hal yang diperlukan intelegen mereka, seperti penyadapan. Rakyat Merdeka

9 Tanggapan to “Dirut Telkomsel Akui Amdocs Milik Israel”

  1. Rina said

    Kerjasama dengan Israel tidak ada larangan dalam Islam. Dalam islam dikenal hukum Qirad. Boleh! Cuma disesalkan mengapa bekerja sama dg negara yg tidak punya hubungan diplomatik.

  2. Kerjasama dengan kafir boleh asal uang hasil kerjasama tsb. tidak digunakan untuk MEMBANTAI UMAT ISLAM

  3. ajikinai said

    secara konstitusi itu tidak diperbolehkan kan???

  4. SHARING said

    Betul sekali apa kata Rina,
    Konsekuensi dari ketiadaan hubungan diplomatik antara satu negara terhadap negara lainnya adalah berakibat ketiadaan pemberian fasilitas yang diberikan antar negara tersebut. Salah satu fasilitas antar negara adalah pemberian visa langsung, kuasa usaha atau perwakilan dagang, kenikmatan penurunan atau pembebasan pajak, pelayanan administrasi formal, jaminan keamanan dan kelancaran atau kepastian berinvestasi. Jadi bukan masalah halal atau haramnya menurut Islam sebagai agama yang dipeluk oleh mayoritas penduduk Indonesia, melainkan terkait masalah hubungan internasional. Hubungan internasional berarti menyangkut kedaulatan dan hukum yang berlaku di masing-2 negara. Makanya normalnya, hubungan bisnis apapun yang menyangkut antar negara (ekspor impor, kerjasama atau investasi) idealnya atau didukung oleh fasilitas resmi dari negara. Dan itu berarti harus didahului oleh adanya hubungan diplomatik antar negara terkait. Islam sih pada prinsipnya mengajarkan kepada umatnya agar bisa hidup rukun dan damai dengan siapapun sekalam tidak saling menganggu atau saling mencampuri keimanan masing-2. Lakum dinukum wali yadin. Agamu untukmu dan agamaku untukku.

  5. Kerjasama dalam bentuk apapun dengan bangsa yang memerangi umat islam baik dengan perusahaan ataupun afiliasinya dilarang keras, hal ini sudah sangat jelas sekali dinyatakan dalam beberapa hadits dan Al Quran, terserah bagi anda percaya ataukah tidak karena tidak ada paksaan dalam islam, kecuali hukum yang anda percayai adalah produk ilmu/hukum buatan mereka (negara asing) sebab dikhawatirkan kerjasama itu NANTINYA digunakan untuk MEMERANGI umat islam di seluruh dunia

  6. Yuk kita ikuti terus perkembangannya…..akan seperti apa kelanjutannya, atau berhenti di RDP yg digelar Anggota DPR Komisi I saja….

  7. Ari said

    Jika masih ada negara lain yang tidak memerangi islam bisa diandalkan dalam proyek tersebut, alangkah baiknya kita pikirkan ulang lagi kebijakan ini demi kemajuan dan stabilitas perusahaan, mengingat market indonesia kebanyakan orang islam.

  8. lebih baik pemerintah berani bertindak tegas.

  9. anak hilang said

    freemason nyeruduk lagi..!!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: