KabarNet

Aktual Tajam

Prof Jeffry Winters: Indonesia Dikuasai Para Maling!

Posted by KabarNet pada 09/08/2011

Ahli Indonesia dari Notrhtwestern University AS, Prof. Jeffry Winters mengingatkan, salah satu kegagalan utama gerakan reformasi 1998 di Indonesia adalah tidak disiapkannya sistem hukum yang kuat. Karenanya, Indonesia menjadi suatu negara yang anomali.

“Ada demokrasi tapi tanpa hukum. Demokrasinya tumbuh, tapi hukumnya tunduk di bawah kendali mereka yang kuat jabatan dan atau uangnya,” kata Jeffry dalam diskusi perubahan bertema Pengadilan Hosni Mubarak; Pelajaran bagi Indonesia yang diselenggarakan Rumah Perubahan, di Duta Merlin, Jakarta Pusat (Selasa, 9/8).

Dikatakan Jeffry, secara prosedural, demokrasi di Indonesia sudah cukup bagus. Namun secara substansial, masih harus banyak diperbaiki. Sistem demokrasi yang sekarang dikuasai para maling. Hanya mereka yang punya uang banyak yang bisa naik. Setelah berkuasa, mereka kembali maling untuk mengembalikan sekaligus meraup untung dari investasi yang dikeluarkan. Yang terjadi seperti lingkaran setan.

“Pemilihan presiden secara langsung sudah ok. Tapi karena calon harus dari partai, maka hanya para maling saja yang bisa tampil. Untuk tampil harus punya uang. Jadi negeri ini sudah dikuasai para maling. Rakyat harus bersatu mengubah sistem demokrasi maling seperti ini,” kata Jeffry. Rakyat Merdeka

3 Tanggapan to “Prof Jeffry Winters: Indonesia Dikuasai Para Maling!”

  1. Rina said

    Malingnya cuma beberapa orang saja Profesor, tidak semuanya maling! Beda dengan negara anda, malingnya relatif jarang ditemui, sebab USA adalah negara perampok minyak di Timur Tengah dan emas di Papua.

  2. Abdul said

    Rin.. kamu tu otakmu dipasang di mana sih. Itu maksudnya, orang Indonesia dikuasai para maling, artinya orang Indonesia bukan maling melainkan korban dari para maling yg tentunya berasal dari luar. Kalau dari dalam bukan maling namanya, melainkan copet dalam selimut. Cxaxaxaxa..

  3. Stmarajo said

    Sobat2 jangan emosi dulu sama si prof itu,memang banyak maling disini dan yang ngajari serta ngancam2 adalah maling besar di negara besar.Mereka berlagak suci, peduli HAM tetapi nekad nyerbu /menjajah Irak, Afganistan dan Libya, supaya aksi malingnya didukung kaki tangannya di negeri itu.Pikiran malimg2 itu, biarlah rusak negara orang asal mereka dapat makmur,biarlah kacau terus Papua asal emas terus mengalir keluar,biarlah rakyat Buyat keracunan asal laba meraka bertambah terus,biarlah hutan gundul banjir dan lahan rusak, asal sawitnya ngalir terus,biarlah Sidoarjo jadi kubangan lumpur asal dapat minyak lagi.Kan kita udah 350 th diajari saling maling dan saling bunuh oleh maling besar Belanda/VOC?Sekarang giliran generasi muda kita yang jadi maling diajari maling2 modern dengan dalih demokrasi dan kebebasan. Yang ndak kesempatan ya jadi maling kecil2 an di kampung, jadi calo tiketlah,calo tanah,calo KTP,calo paspor dllnya Kalo tidak contoh baik dari lapisan menegah ke atas,lapisan bawah akan mudah berubah jadi masssa yang kelapran dan menjarah kemana2..

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: