KabarNet

Aktual Tajam

Archive for September 15th, 2011

Moratorium PNS Menurut Pandangan Honorer Kemenkeu

Posted by KabarNet pada 15/09/2011

Kebijakan Pemerintah mengeluarkan Moratorium PNS, dinilai terlambat, seharusnya kebijakan ini dikeluarkan pada tahun 2006, agar pemerintah tidak asal angkat CPNS baik melalui jalur tenaga honorer maupun jalur umum. Baca entri selengkapnya »

Posted in Analisa, Ekonomi, Nasional | 2 Comments »

Yulianis: Nazar Untung Rp 10,2 M

Posted by KabarNet pada 15/09/2011

Mantan pegawai M Nazaruddin, Yulianis, makin nyaring ‘bernyanyi’. Dia mengaku kecewa dengan Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang membocorkan hasil pertemuannya, Senin (12/9) lalu.
Sementara terkait M Nazaruddin, mantan bosnya itu dinilai malah mengeruk untung dalam Kongres Partai Demokrat di Bandung, Mei 2010. Pasalnya, meski membagi-bagikan Rp 600 juta, istrinya, Neneng Sri Wahyuni, membawa sisa uang sumbangan sebesar 1,2 juta dollar AS atau sekitar Rp 10,2 miliar (Rp 8.500/dollar). Baca entri selengkapnya »

Posted in Kriminal | Leave a Comment »

Goblok, Seorang Sarjana Curi Helm di Kantor Polisi

Posted by KabarNet pada 15/09/2011

Klaten – Tersangka Suparno (40) melakukan aksinya pada 22 Agustus 2011 lalu sekitar pukul 10.00 WIB. Aksinya ini berhasil terekam dalam kamera CCTV. Dalam beraksi dia menggunakan sepeda motor Jupiter miliknya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Ekonomi, Kriminal | Leave a Comment »

Mobil Dinas DPRD Angkut Ratusan Liter Miras Jenis CIU

Posted by KabarNet pada 15/09/2011

Tertangkapnya mobil inventaris DPRD Sukoharjo AD-82-B yang di dalamnya terdapat minuman keras jenis ciu sebanyak 180 liter mendapat tanggapan dari Front Pembela Islam (FPI). Ketua FPI Surakarta Khoirul beserta beberapa anggotanya Rabu (14/9) siang mendatangi kantor DPRD Sukoharjo, dan meminta ketua DPRD agar memberikan sanksi yang tegas kepad siapa saja oknum yang terlibat dalam kasus tersebut. FPI menilai kasus tersebut sangat mencederai masyarakat Sukoharjo, karena mobil yang mestinya digunakan untuk operasional tugas kedewanan justru digunakan untuk mengirim minuman keras. Mereka juga menuntut badan kemhormatan agar mengusut tuntas kasus tersebut. Baca entri selengkapnya »

Posted in Kriminal | Leave a Comment »