KabarNet

Aktual Tajam

Habi Rizieq: Kami Bangsa Indonesia Siap Revolusi

Posted by KabarNet pada 22/09/2011

Jakarta –  Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Laskar Antikorupsi Pejuang (LAKI Pejuang), Kamis (22/9/2011), mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertanyakan komitmen memberantas korupsi.

Beberapa tokoh yang hadir antara lain mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazir, Permadi (politikus Gerindra), Ridwan Saidi (Budayawan), hingga Habib Rizieq (Ketua Umum FPI), KH. Muhammad Al Khaththath (Sekjen FUI).

Bertepatan dengan pemeriksaan kepada Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan PLTS di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), KPK diserbu ratusan pendemo dari berbagai organisasi masyarakat (Ormas) dan kelompok masyarakat.

Selain dari LAKI, ormas yang hadir lainnya dari FPI, FAKTA. Bahkan salah satu ormas yang hadir sejak pagi mendirikan tenda kecil di depan lembaga yang diketuai Busyro Muqoddas itu.

Dalam aksinya mereka menuntut KPK untuk segera menuntaskan kasus-kasus korupsi yang saat ini ditangani oleh KPK. “Akibat perbuatan koruptor banyak masyarakat melarat. Kalau koruptor tidak dihukum dengan berat, kami bangsa Indonesia siap melakukan revolusi,” ujar Habib Rizieq dalam orasinya di halaman gedung KPK diiringi oleh pekikan takbir dari peserta aksi.

Habib Rizieq membacakan deklarasi Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (09/22). “Allahu Akbar. Merdeka, mari kita berantas korupsi sampai tetes darah terakhir, korupsi kejahatan yang tidak boleh ditolerir dan pandang bulu, sekalipun orang yang berada di Istana,” tegasnya

Habib Rizieq juga mengimbau para pemimpin bangsa untuk tidak meremehkan kekuatan masyarakat. Jika tidak mampu memberantas korupsi, maka rakyat akan marah dan akan melakukan revolusi. “Hidup revolusi, takbir, saya ingatkan kepada pemimpin bangsa ini jangan remehkan rakyat Indonesia. Kekuatan umat dan rakyat dengan izin Allah kami akan melakukan revolusi,” imbuhnya.

Tema acara ini adalah pendeklarasian LAKI dan untuk menyelamatkan NKRI dari bahaya kemiskinan rakyat akibat korupsi dan kolusi, Acara ini dihadiri 33 perwakilan daerah LAKI yang ada di seluruh Indonesia. [KbrNet/SI/Foto: Suara Islam]

8 Tanggapan to “Habi Rizieq: Kami Bangsa Indonesia Siap Revolusi”

  1. Kompor said

    Tinggi bener cita-citanya! Kalau didukung mayoritas rakyat dari Sabang ampek Merauke tidak masalah. Khawatir cuma 10% penduduk Jakarta aza yang dukung. KPK sebaiknya bubarkan aza, sejak adanya KPK tingkat kepercayaan rakyat pada Pemerintah yang berada di luar Jawa semakin kecil. Khawatir saya, jangan2 mereka minta merdeka. Gantilah dengan institusi lain yang levelnya di atas Presiden sebagai badan pengawas.

  2. Rakyat !! kalian harus tahu bahwa yang menciptakan Korupsi secara masal di Lembaga Pemerintahan adalah kekuatan Asing (KOnspirasi )
    mereka sudah diprogram yang endingnya negara harus segera bangkrut kalau sudah bangkrut negara akan kacau sehingga memudahkan untuk dikontrol dan di dominasi!

  3. Kompor said

    Saya gak yakin Pemerintah berkonspirasi dengan Asing masalah korupsi. Nasionlisme Pemerintah dan Jajarannya masih sangatlah tinggi. Justru KPK nya yang berkonspirasi dengan asing, untuk menjatuhkan citra Pemerntah di mata rakyat. Masak tiap hari tiap bulan tiap tahun ngomongin korupsi, apa gak bosan ya? Hampir gak kelihatan apa saja yang dikerjakan Pemerintah untuk rakyat. Bingung saya..

  4. Upin said

    Melihat kenyataan yang ada di sejumlah negara yang pemimpinnya berguguran oleh revolusi, jalan ceritanya rata-2 sama, yakni awalnya pemimpinnya didekati dan dibiarkan berkuasan berpuluh-2 tahun hingga kaya raya. Kemudian pada titik tertentu dijatuhkan sekaligus melalui tangan rakyatnya sendiri. namun sayang nasibnya tidak berhenti sampai di situ, setelah jatuh ketiban tangga lagi, yakni harta kekayaannya tinggal dituding sebagai hasil korupsi selama berkuasa agar ada alasan untuk membekukan. Endingnya ceritanya nih, rata-2 si mantan pemimpin yang malang dilaporkan terkena struk.

    Makanya kalo jadi pemimpin, jangan lupa diri, jauhi ambisi untuk berkuasa selamanya dan kalo bisa jangan berteman akrab dengan syeitan, karena pertemanan mereka didasarkan atas habis manis sepah dibuang.

  5. Kompor said

    Bener kan KPK disponsori asing buat menjatuhkan rezim berkuasa, agar ekonomi Indon gonjng-ganjing terus gak maju-maju. Lah memang korupsilah kelemahan Indonesia, mulai jaman orba dulu ampek sekarang kalau mo diungkap semua kagak bakalan selesei-selesai. Lihatlah kekayaan mantan-mantan pejabat dijaman Orba, ada yang 1,6 trilyun, 100 milyar, 95 milyar, dari mana kalau gak korupsi. Aneh2 saja tokoh2 kita sekarang, emang kita kita lupa!!!

  6. Warga Negara said

    Pak Polisi.

    Komentar no. 6 sah untuk ditangkap.

    Mengancam ngebom.

  7. thaher said

    yang penting bukan ngomongnya soal korupsi, tapi usaha semua rakyat agar bersatu memberantas korupsi, karena pihak yang berwenang kurang tegas kelihatnya menanganinya. Revolusi? boleh jadi, kenapa ga, namun jangan hanya oar aja. segeralah dibentuk, demi nasib semua rakyat kecil (khusunya) di indonesia. Indonesia bukan milik golongan koruptor, tapi milik kita semua. Berjuanglah untuk kepentingan umat. Mati? syahid insya Allah.

  8. STER said

    Yang lebih penting lagi sebagai bangsa yang beradab, beretika, berfikir, berprinsip, beriman dan berdaulat kita harus selalu waspada terhadap bahaya laten adudomba, fitnah, hasut, KKN, penyesatan, premanisme, rongrongan dan sebagainya yang bertujuan melemahkan bangsa Indonesia dan NKRI. Indonesia harus tetap solid, kompak dan bersatu padu dalam NKRI dalam nuansa ke-Bhineka Tunggal Ika-an (berbeda-2 tetapi tetap satu) dan bercita-2 bersama, yakni mencapai masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Jangan mudah percaya pada manisnya kebohongan, apalagi membuat deal-2 yang tidak berpihak kepada kepentingan bangsa Indonesia.

    Hidup Indonesia dan jayalah di dunia !

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: