KabarNet

Aktual Tajam

Iran Peringatkan Israel & Amerika

Posted by KabarNet pada 11/11/2011

Tehran – KabarNet: Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei mengatakan setiap serangan militer akan dihadapi Iran dengan ‘’Tamparan keras dan tinju baja’’. Pernyataan Sang Ayatullah Kamis lalu, menggambarkan Iran sebagai korban meningkatnya kampanye internasional dari apa yang disebutnya sebagai ‘’Iranophobia’’ oleh kekuatan asing yang korup.

Memang kampanye memojokkan Iran meningkat setelah Selasa lalu, Badan Atom Internasional (International Atomic Energy Agency), badan pengawas atom internasional yang berada di bawah PBB mengumumkan bahwa Iran sedang mempersiapkan senjata nuklir. Selain itu dilaporkan, Iran sedang melakukan percobaan mengirimkan bom dengan peluru kendali. Padahal Iran selama ini menegaskan semua proyek nuklirnya untuk kepentingan damai.

‘’Mereka yang berpikir untuk menyerang Republik Islam Iran harus bersiap untuk menerima ‘’Tamparan keras dan tinju baja’’, kata Ayatullah Khamenei ketika berpidato di depan para perwira di Akedemi Militer Teheran, seperti disiarkan media pemerintah negeri itu. ‘’Para musuh, terutama Amerika Serikat dan para bonekanya, serta Rezim Zionis Israel, harus tahu bahwa Iran tak akan melakukan invasi terhadap negeri atau bangsa mana pun, tapi akan membalas setiap serangan atau ancaman dengan kekuatan penuh untuk menghancurkan mereka.’’

Pernyataan Pemimpin Tertinggi Iran itu tampaknya untuk mengingatkan Barat – terutama Israel – bahwa Iran tak gentar menghadapi semua kemungkinan. Seperti diketahui sejak IAEA mengumumkan temuannya tentang nuklir Iran, media Israel gencar memberitakan kemungkinan pesawat-pesawat terbang Israel segera menyerang instalasi nuklir Iran, sebagaimana pernah dilakukan negara Yahudi itu dulu terhadap Iraq.

Gencarnya pemberitaan itu menyebabkan para pengamat mencurigai Israel segera melakukan serangan. Soalnya tanpa serangan itu, Iran akan berhasil dengan proyek nuklirnya. Kenapa? Selama ini sejumlah negara Barat ingin menggunakan Dewan Keamanan PBB untuk menggagalkan proyek nuklir itu. Tapi sikap Rusia dan China – dua anggota tetap Dewan Keamanan PBB – yang jelas mendukung Iran, menyebabkan upaya melibatkan Dewan Keamanan tak akan berhasil. Kedua negara itu memiliki hak veto. Jadi bagi Israel, jalan terbaik adalah melakukan serangan. Hanya saja, untuk itu harus ada lampu hijau dari Amerika Serikat.

Soalnya, serangan Israel ke Iran akan menghadapi balasan bukan cuma dari Iran, tapi melibatkan Suriah dan Hezbullah di Lebanon. Selama ini Israel tentu sudah merasakan betapa repot menghadapi gerilyawan Hezbullah yang terlatih dengan militansi tinggi. Artinya, dengan serangan militer Israel ke Iran berarti Timur Tengah akan terbakar.

Karena itulah tampaknya lampu hijau dari Amerika Serikat belum juga menyala. Di Washington, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Leon E. Panetta malah menyatakan serangan militer kepada Iran memiliki dampak yang amat serius bagi Timur Tengah dan mungkin juga bagi pasukan Amerika Serikat yang berada di kawasan itu. ‘’Kau harus hati-hati dengan konsekuensi yang tak diperhitungkan,’’ kata Panetta kepada wartawan.

Sebelumnya, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengecam sikap Amerika Serikat (AS) yang dinilainya mencari kekayaan dengan mengendalikan dan merampok kekayaan negara lain. Ia menegaskan bahwa bangsa Iran tidak membutuhkan bom atom untuk kalahkan Amerika. “Bangsa Iran bisa mencapai tujuan melalui refleksi, kekayaan budaya dan kebijaksanaan,” ujarnya, Selasa.

Ia memperingatkan AS dan sekutunya atas tuduhan tak berdasar yang dialamatkan pada negaranya, bahwa Iran tidak akan tinggal diam atas tuduhan tersebut. Negaranya akan merespon setiap tindakan apapun yang berani dilakukan AS terhadap Iran. Kepala Dewan Keamanan Nasional mengatakan bahwa pemerintah AS telah menunjukkan arogansinya dengan menuduh Iran memproduksi bom nuklir, padahal negara AS sendiri memiliki lebih dari 5.000 bom atom.

Ahmadinejad juga mengecam komitmen Washington untuk juga melucuti senjata nuklirnya. Bahkan, lanjutnya, AS telah mengalokasikan dana tambahan sebesar US$ 81 miliar (Rp 72,4 triliun) untuk mengembangkan bom atom, sementara anggaran nuklir Iran hanya US$ 250 juta (Rp 2,2 triliun). Berdasarkan fakta tersebut, ia mempertanyakan, apakah Iran atau AS yang pantas dituding membahayakan keamanan global.

Ia juga mengecam kepala Badan Energi Atom Internasional Yukia Amano karena gagal untuk bertindak secara independen. “Sayangnya, mereka telah ditunjuk di lembaga yang tidak memiliki otoritas sendiri, melanggar peraturan dari organisasi menyuarakan aspirasi AS.”  [KbrNet/NewYork Times/AmranNst/Pelita]

8 Tanggapan to “Iran Peringatkan Israel & Amerika”

  1. cool man said

    Negaranya akan merespon setiap tindakan apapun yang berani dilakukan AS terhadap Iran. Kepala Dewan Keamanan Nasional mengatakan bahwa pemerintah AS telah menunjukkan arogansinya dengan menuduh Iran memproduksi bom nuklir, padahal negara AS sendiri memiliki lebih dari 5.000 bom atom.
    ——————————————————————————

    Biasalah Pak, NAMANYA JUGA MALING TERIAK MALING!!!

  2. zzzz said

    artikel pembodohan

  3. Greng said

    @Zzzz

    kl mnrt kamu ini artikel pembodohan, mk komentar kamu lebih bodoh lagi alias dungu.

  4. zzzz berkata
    12/11/2011 pada 00:12

    Aneh tapi nyata diabad sedemikian hebatnya Informasi masih ada manusia bodoh seperti bodohnya ZZZZ huruf identik dengan kebodohan!!

  5. P4ngeran Mud4 said

    itu sgt tegas bgs!!! seharusnya Indonesia byk belajar sperti iran bukan jd budak AS, israil laknatullah. seharusnya bangsa/negara arap saatnya mengusir zionis Israil krn dia mengambil tanah hak orang lain!!!! bersatu kita teguh bercerai runtuh!!!

  6. sikap tegas memang harus dimiliki oleh seorang pemimpin agar harkat dan martabatnya tidak terinjak2 oleh orang/negara lain…..

  7. fikirman said

    Siapa pun tahu siapa sebenarnya Israel dan amerika, apakah kita tidak pernah mengingat sejarah dan peristiwa yang lalu, ketika amerika dan sekutunya membumihanguskan Irak, dengan tuduhan yang tdk terbukti. kala itu irak dituduh mengembangkan senjata pemusnah masal, kemudian diserang dan dihancurkan begitu saja. dampak dari itu semua sampai saat ini negara irak hancur berkeping-keping karena adu domba dan perang saudara. apakah umat manusia atau khususnya umat Islam tidak belajar dari peristiwa tersebut? apa pun yang akan dilakukan israel dan amerika terhadap irak tujuannya hanya satu hegemoni kekuatan dan dominasi kekayaan dan menghancurkan islam …… titik

  8. Gajahmada said

    Ahlak manusia sangat tergantung dari falsafah dan ajaran hidup yang diterimanya. Kalau tegas, yang salah itu slah dan yang benar itu benar dan bukan yang salah dibenarkan dan yang ebnar disalahkan, maka dunia ini akan tertib, aman dan damai.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: