KabarNet

Aktual Tajam

Pembantai Muslim Gujarat Divonis

Posted by KabarNet pada 12/11/2011

Kaum Muslim Gujarat dibantai orang Hindu dalam peristiwa kerusuhan yang mengerikan. Baru sekarang para pelakunya dihukum pengadilan. Di mana Narendra Modi yang disebut-sebut sebagai dalang kerusuhan?

India – KabarNet: Pengadilan India menyatakan 31 orang bersalah telah membunuh 33 orang Islam di Negara Bagian Gujarat, dalam kerusuhan sektarian anti-Muslim yang meletus di sana pada tahun 2002, dan mengakibatkan 2000-an orang terbunuh. Para terdakwa terbukti bersalah untuk pembunuhan, pembakaran, perkomplotan untuk melakukan kerusuhan dan tindak kriminal lainnya. Mereka dihukum penjara seumur hidup. Sebanyak 42 terdakwa lainnya dibebaskan pengadilan karena tak terbukti bersalah.

Menurut The New York Times, vonis ini menjadi petunjuk betapa biadabnya peristiwa yang mengejutkan banyak orang India itu. Kerusuhan bermula ketika sebuah kereta api yang membawa penumpang Hindu terbakar di Stasiun Godhra, sebuah daerah berpenduduk mayoritas Muslim. Segera tersebar kabar bahwa orang Muslim telah membakar kereta api dan menyebabkan 59 orang Hindu terbunuh.

Orang-orang Hindu pun marah dan menyerang orang Islam di daerah Gujarat. Mereka membunuh, memperkosa, membakar, merampok, orang-orang Muslim selama berminggu-minggu. Sejumlah saksi mata mengungkapkan bagaimana perempuan hamil dibunuh dan oroknya dilemparkan ke api menyala termasuk wanita dan anak-anak yang berada di dalam rumah mati terpanggang hidup-hidup.

Profesor Martha Nussbaum, pakar hukum dan etik dari University of Chicago, pada 2008 menulis buku The Clash Within (Harvard University Press, 2008) yang mengungkap betapa mengerikan peristiwa ini. Nussbaum menyesalkan pembantaian Gujarat kurang mendapat liputan pers internasional. Apakah itu karena korbannya orang Muslim?

Penyelidikan khusus yang dilakukan aparat keamanan India atas peristiwa terbakarnya kereta api, membawa 94 terdakwa ke pengadilan dan 31 orang telah dijatuhi hukuman. Mereka itu sebanyak 20 orang dihukum seumur hidup, 11 orang hukuman mati. Sejumlah terdakwa lain diadili karena merusuh, 11 orang di antaranya dijatuhi hukuman seumur hidup. Adapun gerombolan pejahat lainya tak tersentuh hukum termasuk otak utamanya Modi tidak pernah dibawa kehadapan pengadilan.

Narendra Modi adalah pelaku kunci dari pristiwa pembantaian umat Islam di Gujarat India. Tokoh Muslim setempat meminta pemerintah memahami kondisi psikis masyarakat. Sebab, Narendra dikenal sebagai tokoh di balik pembunuhan ribuan Muslim di India. Kerusuhan terjadi di 151 kota dan 993 desa di 16 negara bagian. Kelompok hak asasi manusia menuding seorang politisi besar Gujarat, Modi, diam-diam mendukung aksi balas dendam umat Muslim ini.

Dalam laporan Komisi HAM PBB mengecam India yang menutup kasus kerusuhan Gujarat 2002 yang menelan ribuan korban jiwa. Saat itu, setidaknya sekitar 2.500 Muslim telah tewas dan sekitar 200.000 diusir dari rumah mereka.

Kerusuhan meletus setelah 59 peziarah Hindu tewas akibat kebakaran di sebuah kereta api yang pada awalnya dituduh dilakukan kelompok Muslim. Padahal, hasil penyelidikan kemudian menyimpulkan kebakaran itu tidak disengaja.

Dua Hakim hakim Mahkamah Agung india Arijit Pasayat dan AK Ganguly berdasarkan hasil penyelidikan Tim Investigasi Khusus (SIT) dari polisi Gujarat Pusat dipimpin oleh mantan Bureau of Investigation (CBI) Direktur RK Raghavan melihat bahwa Narendra Modi bersama dengan lebih dari 50 politisi dibantu dan didukung seluruh pejabat polisi dan birokrat senior telah mendorong kerusuhan komunal pada tahun 2002. Insiden ini melukai umat Islam, mereka menjarah dan membakar bisnis milik muslim, menyerang membunuh Muslim, memperkosa dan memutilasi perempuan muslim.

Sejak Februari-Maret 2002 sampai dengan sekarang, Program anti-Muslim di negara bagian India Gujarat terus berlanjut, bahkan, hingga kini Muslim di Gujarat dikabarkan masih hidup dalam ketakutan. Sebagian besar kasus yang diajukan oleh korban kekerasan tidak pernah diselidiki. Banyak saksi telah diintimidasi. Pengadilan India hanya menghukum 31 orang penjahat tingkat rendah yang dinyatakan bersalah telah membunuh 33 orang Islam saja di Negara Bagian Gujarat, (09/11/2011), gerombolan penjahat lainya dinyatakan tidak bersalah.

Yang lebih parah, seperti yang diberitakan di dalam The Clash Within, kerusuhan ini melibatkan institusi polisi, intelijen, atau birokrat Hindu, bahkan Narendra Modi, Ketua Menteri Negara Bagian Gujarat, yang juga tokoh partai Hindu, Bharatiya Janata (BJP). Banyak foto atau rekaman ditemukan kemudian menunjukkan keterlibatan Bajrang Dal, paramiliter kelompok sayap kanan Hindu, dalam pembantaian ini. Tapi mereka sekarang tak turut diadili. Begitu juga aparat polisi, intelijen, atau pemerintahan dan para dalang kerusuhan, tak pernah diadili.

Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa tokoh-supremasi Hindu The Bharatiya Janata Party (BJP), yang berkuasa pada tahun 2002 dan faksi-faksi militan seperti RSS, Bajrang Dal dan Vishwa Hindu Parishad (VHF) secara terorganisir melakukan pembantaian pembunuhan di Gujarat. Organisasi hak asasi manusia global telah menyatakan Menteri Kepala Gujarat, Narendra Modi, dari BJP sebagai pelaku kunci pristiwa pembantaian Muslim di Gujarat India. [Slm/Plt/AmrnNst]

8 Tanggapan to “Pembantai Muslim Gujarat Divonis”

  1. Kac@ MaTa said

    Di indonesia sendiri mayoritas Islam slalu dipersalahkan . . .
    sedangkan Minoritas-nya oleh umat Islam dilindungi . . . dan dijaga kesatuannya.
    Akan tetapi kaum Muslimin dinegara-negara yang minoritas sungguh IRONIS di
    Perlakukan dengan semena-memena. akan tetapi Islam tidak untuk mengajarkan
    Hal-Hal yang demikian. Islam adalah Agama Rahmatan Lil A’lamin.

  2. Ratno said

    muslim selalu di fitnah oleh kaum kafir sebelum ada bukti..
    cth’a di india, poso dan ambon…

    ckck.. terkutuk kalian…

  3. terkutuk lah bagi orang-orang yang membantai islam. bukan lah agama islam itu agama yang benar dari Allah Swt?? wahai orang kafir, yahudi dan nasrani. kelak kalian semua akan merasakan bagaimana kejam nya siksaan Allah swt di neraka. Engkau di bakar lebih dari panas nya api dunia…
    ” LAAILAAHAILLALLAH MUHAMMADARRASULULLAH ”
    Wahai saudara ku sesama muslim, apakah engkau tidak merasa terpukul? sedang kan saudara sesama muslim kita di leceh kan serta di bunuh dengan begitu kejam. bersatu lah dengan kalimat Allah.
    Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar

  4. sirojudin el shirzy said

    saya sangat sedih sekali kenapa harus islam yang disalahan diberbagai penjuru duni ini, bukan hanya oleh negara yang berpendudukan non islam bahkan dinegri indonesia sendiri yang nota bennya penduduknya mayoritas islam masih saja disalahkan,

  5. yasinta said

    saya bukan seorang muslim, tapi saya juga tidak setuju dengan tindakan seperti diatas. Tapi saya juga tidak setuju dengan menganggap kafir sebuah agama. menurut saya semua agama mengajarkan kita untuk berbuat baik, mengasihi sesama dan mengampuni sesama. Bahkan dalam agama hindu diajarkan juga, bukan hanya untuk menghargai sesama manusia, tapi juga bagaimana kita menghargai alam. jadi menurut saya semua agama itu adalah baik, karena tidak ada yang mengajarkan untuk berbuat kejahatan. agama itu adalah jalan dan cara bagaimana kita mencintai Tuhan yang Esa. Setiap agama mempunyai caranya masing2 untuk mencintai Tuhan. dan Tuhan itu satu dengan banyak sebutan. diagama katholik dan kristen menyebutnya dengan Tuhan Yesus Kristus. Diagama Hindu menyebutnya dengan Shang Hyang Widhi. Diagama Muslim menyebutnya Allah SWT, diagama budha menyebutnya Budha Gautama. menurut saya Tuhan itu satu dan netral, karena Tuhan tidak pernah ingin umatnya berseteru dan Tuhan tidak pernah berpihak pada pada satu agama tertentu. (http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150238663375265 –> link ini juga berpendapat sama dengan saya). Jadi menurut saya jika ada beberapa pihak yang selalu mengatasnamakan agama dalam setiap kekerasan atau keburukan yang dilakukan, itu MUNGKIN karena mereka kurang memahami bagaimana Tuhan mengajarkan kita untuk saling mengasihi, mencintai, menghargai dan memaafkan sesama atau MUNGKIN juga karena salah mengartikan saja. Buat saya pribadi, Tuhan itu ada dalam diri setiap pribadi. Saya banyak punya teman yang berbeda agama. Bahkan saya punya sahabat seorang muslim, dan laleki yang saya cintai seorang hindu. Dan dari mereka saya tau Maha Dasyatnya Tuhan dengan semua rancangan-Nya, dari setiap kasih yang saya terima dari sahabat dan lelaki yang saya cintai dengan cara mereka masing-masing. Jadi menurut saya bukan masalah minoritas ataupun mayoritas yang menyebabkan sebuah pertikaian, tetapi bagaimana pribadi kita bisa menghormati dan menghargai bagaimana cara saudara-saudara kita mencintai Tuhan. Kalau dari pribadi kita sudah bisa menghargai hal ini, yakin 101% tidak akan ada lagi dech yang namanya kekerasan dengan mengatasnamakan agama, karena TIDAK ADA SATU AGAMAPUN YANG MENGAJARKAN UNTUK BERBUAT KEKERASAN DAN KEBURUKAN. SETIAP AGAMA PASTI MENGAJARKAN 1 HAL : CINTA KASIH ….!!!

    Maaf, saya bukan sok pintar ini hanya pendapat saya, dan bagaimana cara saya untuk tetap harmonis dengan orang-orang yang ada disekeliling saya.

    SENDING MUCH LOVE

  6. DD said

    setiap manusia yang melakukan kejahatan bukanlah berdasarkan agama..,akan tetapi manusia yang melakukan kejahatan adalah SETAN.!!!!!..,

  7. Anonim said

    hancurkan semua umat selain muslim di dunia ini…

  8. hendrik said

    astaga kenapa saling serang lewat dunia maya kaya gt Y??????sdh jelas yg melakukan kekerasan dan kebrutalan adala manusia itu sendiri,.,.,langan dikaitkan dg AGAMA dongg,.,.yg ribut antar satu agama sj banyak.,,.,.piss 🙂

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: