KabarNet

Aktual Tajam

Basmi Tikus-Tikus, Atau Demokrat Ditinggalkan

Posted by KabarNet pada 29/01/2012

Jakarta – KabarNet: Beberapa kasus mega korupsi yang menyeret sejumlah nama kader Partai Demokrat membuat citra partai yang didirikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menjadi semakin terpuruk. Seolah tiada hari terlewat tanpa media membicarakan nama-nama politikus kader Partai Demokrat yang terbelit masalah hukum. Isu ini tak hanya berpengaruh pada opini publik, namun bahkan berimbas pada suasana psikologis yang membuat resah kader Demokrat di internal partai itu sendiri. Sejumlah pengamat menganalisa bahwa Partai Demokrat dalam keadaan kritis karena sangat rentan akan ditinggalkan oleh para kader dan simpatisannya. Bahkan tidak mustahil, kalau situasi makin memburuk, pada pemilu 2014 nanti Partai Demokrat akan berubah menjadi Partai Gurem, atau bahkan lebih buruk lagi menjadi Partai Tinggal Kenangan.

Gurita kasus korupsi yang sedang membelit partai berlambang mirip  logo “Mercy” berwarna biru ini ke dalam jeratan pasal-pasal hukum, menjadi topik hangat dalam sebuah forum diskusi dengan tema “Demokrat Terguncang” di Warung Daun Cikini, Jakarta, pada hari Sabtu (28/1/2012). Pengamat politik Charta Politika, Yunarto Wijaya, yang menjadi salah seorang narasumber dalam diskusi tersebut berpendapat bahwa Partai Demokrat sangat rentan ditinggalkan oleh kader dan simpatisannya, “Ini rentan sekali untuk calon kepala daerah (yang didukung Demokrat, red.), pengurus daerah, untuk meninggalkan,” ujar Yunarto dalam makalahnya.

Lebih lanjut Yunarto berpendapat, bahwa kemenangan fenomenal yang diraih Partai Demokrat dalam pemilu tahun 2009 lalu telah menjadi daya tarik luar biasa bagi para pejabat tinggi di daerah untuk bergabung ke partai ini. Bukan hanya calon kepala daerah, bahkan kepala daerah yang sudah menjabat pun loncat dari partainya dan berpindah ke Partai Demokrat. Belum lagi artis-artis yang meninggalkan profesinya dan berduyun-duyun masuk menjadi kader partai bentukan Presiden SBY ini.

Kasus suap proyek Wisma Atlet yang sudah menjadikan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M.Nazaruddin sebagai terdakwa, dan menyeret sejumlah nama kader elit Demokrat lainnya sebagai terperiksa, telah sedemikian besarnya menarik perhatian dan menjadi fokus pembicaraan publik dan media. Hal ini dipastikan akan menjadi pemicu yang membuat kader dan simpatisan Demokrat mengucapkan ‘Selamat Tinggal’ kepada partai ini,. “Rentan sekali! Dicintai ketika dia besar, tapi ketika bermasalah dia paling pertama ditinggalkan!” papar Yunarto.

Partai Golkar dan PDI-P diuntungkan oleh kemelut Demokrat
Dalam pada itu Yunarto Wijaya berpendapat, ada dua partai besar yaitu Partai Golkar dan PDI Perjuangan yang pasti diuntungkan atas kemelut di tubuh Demokrat ini. Hal itu merupakan konsekwensi logis, bahwa kalau sebuah partai besar ditinggalkan kadernya, maka para kader itu akan mencari selamat ke partai besar yang lain. Dalam hal ini, Golkar dan PDI-P bisa menampung suara-suara yang tercecer. “Kalau stagnan, orang melihat partai ini negatif. Dalam teori elektoral suara itu akan lari ke dua partai ini,” paparnya.

Akhirnya Yunarto berpendapat bahwa tokoh kunci yang diharapkan bisa membenahi kemelut Demokrat ini adalah ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, yaitu Presiden SBY sendiri. Hanya SBY yang dinilai paling bisa diharapkan untuk menyelesaikan masalah di internal partainya. Kalau pembenahan itu segera dilakukan, maka Demokrat masih bisa diharapkan untuk segera melakukan konsolidasi dalam persiapan menghadapi pemilu 2014 nanti. “Langkah transisi membutuhkan SBY itu betul, tapi sebagai jembatan saja. Supaya Demokrat selamat dari Nazaruddin, dan 2014 perolehan suara tidak turun-turun banget,” pungkasnya. [KbrNet/adl]

9 Tanggapan to “Basmi Tikus-Tikus, Atau Demokrat Ditinggalkan”

  1. Disini kelemahan SBY. Lambat dan peragu dlm mengambil sikap. Sehingga membuat masyarakat mengansumsi negatif t’hadap dirinya. Bisa jadi asumsi masyarakat itu ‘benar’
    Jika benar yg di asumsikan masyarakat. Pantaslah jika SBY ragu, bila tak ingin dikatakan takut dalam mengambil keputusan. Kisru ini bukan saja b’dampak pada partai Demokrat. Tapi brimbas juga pada partai koalisi. Sehingga kisruh ini menguntungkan partai oposisi.
    Jika PKS tidak melepas diri dari koalisi, maka suara PKS di 2014 tidak akan mengalami kenaikan. Bahkan bisa jadi mengalami penurunan. Walaupun penurunan itu tdk t’lalu b’arti. Jika begitu, tinggalah angan2 saja u/ menjadi 3 besar pada 2014 nanti.

    Allahualam

  2. PARTAI PEROMPAK said

    Harus kerja karas, sebab tikus2nya besar2 dan sudah terlalu banyak.

  3. stmarajo said

    Pilih aja Nasdem

  4. Kompret said

    Partai Demokrat semula didirikan untuk kendaraan SBY menuju RI1. Bila kemudian rakyat tidak memilihnya lagi ya tidak masalah, bukankah hajat SBY sudah tercapai menjadi Presiden 2 periode.

  5. Tan Panama said

    GENERASI MUDA BEBAS ALKOHOL vs NKRI BEBAS PARPOL
    Penjajah masa kini tidak perlu secara fisik, apalagi dengan kekuatan militer. Melalui jalur budaya dan peradaban, dengan dukungan kemajuan komunikasi bisa merambah ke sudut desa paling terpencil. Ironisnya, banyak bangsa dewe yang rela jadi penjajah, sekaligus budak manca negara. Mulai dari pemurtadan secara sistematis, teror produk negeri tetangga, makelar kasus, mafia hukum, Israel kehidupan. Mafia lokal pun ada good father-nya. Kalau Israel versi NKRI sangat rapi, bahkan pelaku eksekusi tidak merasa, tahu-tahu ada korban dan sisanya yang dikorbankan sia-sia. Antara dalang dan wayang tak ada bedanya. Kata Amien Rais, pagi kedele, sore tempe. Begitulah Israel versi NKRI mendominasi kehidupan partai politik (parpol). Sebagai bukti dalam pemilu dan pilpres 2009. Platform semua parpol tang ada bedanya dalam mengejar kekuasaan, kekayaan dan kekuatan. Lima tahun ke depan (2009-2014) nasib bangsa ini sudah digadaikan. Bahkan sampai tingkat provinsi dan kabupaten/kota sudah dikapling untuk pesohor parpol.
    Pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun. Demikian bunyi Pasal 1, UU RI No.40 tahun 2009 tentang Kepemudaan. Bahwa untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional, diperlukan pemuda yang berakhlak mulia,
    sehat, tangguh, cerdas, mandiri, dan profesional. Dengan kata lain atau lain kata, pemuda maupun generasi muda harus bebas alkohol. Tidak hanya dari pemilih pemula, bahkan batita pun bisa dicekoki tayangan hiburan anak sarat dengan kandungan porno ragam, porno aksi, sihir, mistis, misteri, ajaib, ghaib.

    Lima tahun ke depan, kita bantu pemerintah seoptimal mungkin, jangan jadi pecundang. Masih banyak anak bangsa yang beritikad baik.

  6. Tan Panama said

    GENERASI MUDA BEBAS ALKOHOL vs NKRI BEBAS PARPOL
    Penjajah masa kini tidak perlu secara fisik, apalagi dengan kekuatan militer. Melalui jalur budaya dan peradaban, dengan dukungan kemajuan komunikasi bisa merambah ke sudut desa paling terpencil. Ironisnya, banyak bangsa dewe yang rela jadi penjajah, sekaligus budak manca negara. Mulai dari pemurtadan secara sistematis, teror produk negeri tetangga, makelar kasus, mafia hukum, Israel kehidupan. Mafia lokal pun ada good father-nya. Kalau Israel versi NKRI sangat rapi, bahkan pelaku eksekusi tidak merasa, tahu-tahu ada korban dan sisanya yang dikorbankan sia-sia. Antara dalang dan wayang tak ada bedanya. Kata Amien Rais, pagi kedele, sore tempe. Begitulah Israel versi NKRI mendominasi kehidupan partai politik (parpol). Sebagai bukti dalam pemilu dan pilpres 2009. Platform semua parpol tang ada bedanya dalam mengejar kekuasaan, kekayaan dan kekuatan. Lima tahun ke depan (2009-2014) nasib bangsa ini sudah digadaikan. Bahkan sampai tingkat provinsi dan kabupaten/kota sudah dikapling untuk pesohor parpol.
    Pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun. Demikian bunyi Pasal 1, UU RI No.40 tahun 2009 tentang Kepemudaan. Bahwa untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional, diperlukan pemuda yang berakhlak mulia,
    sehat, tangguh, cerdas, mandiri, dan profesional. Dengan kata lain atau lain kata, pemuda maupun generasi muda harus bebas alkohol. Tidak hanya dari pemilih pemula, bahkan batita pun bisa dicekoki tayangan hiburan anak sarat dengan kandungan porno ragam, porno aksi, sihir, mistis, misteri, ajaib, ghaib.

    Lima tahun ke depan, kita bantu pemerintah seoptimal mungkin, jangan jadi pecundang. Masih banyak anak bangsa yang beritikad baik

  7. stmarajo said

    Kita dulu butuh SBY utk jadi Presiden bukan PD,jadi sekarang biarkan aja PD jadi partai gurem krn banyak petingginya yang korup dan menjadi lobang perlindungan orang2 korup.

  8. Kompret said

    Mau dihapuspun juga tidak masalah.. tidak terlalu penting dan tidak terlalu berdampak apa2 bagi rakyat. Yang penting bagi rakyat siapa calon pemimpin 2014 nanti yg bisa mengatasi masalah2 krusial spt ekonomi, sosial budxya dan keamanan nasional.

  9. rakyat said

    jgn mau dibodohin kita kaga ada urusan siapapun pemimpin demokrat yg pasti satu sama lain saling tdk jujur dan bertangung jawab atas kerusakan bangsa ini,coba bongkar kekayaan mantan ketua demokrat yg lalu anda semua akan kaget?

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: