KabarNet

Aktual Tajam

Alhamdulillah, Utang Indonesia Tembus Rp1.937 T

Posted by KabarNet pada 06/02/2012

Utang Indonesia Dikorupsi Pejabat ?

UTANG pemerintah Indonesia tiga tahun terakhir naik drastis. Pada 2010 sebesar Rp1.677 triliun, 2011 bertambah menjadi Rp1.803 triliun dan kini pada 2012, utang Indonesia mencapai Rp1.937 triliun.

Hal itu diungkap Koordinator Divisi Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi. Menurut Uchok, utang Indonesia dari pemerintahan Megawati ke zaman pemerintah SBY mengalami kenaikan sebesar Rp705 triliun.

“Posisi utang pada masa Megawati sebesar Rp1.232 triliun pada tahun 2003. Sedangkan posisi utang pada masa pemerintah SBY sebesar Rp1.937 triliun pada tahun anggaran 2012. Pengeleloaan utang oleh pemerintahan SBY sangat amburadul dan sangat mengecewakan,” papar Uchok, Minggu (5/2).

Penyebab pengelolaan utang di masa SBY yang amburadul itu, menurut Uchok, utang dipakai untuk ‘bermewah-mewahan’ untuk memenuhi pembelian fasilitas para pejabat negara seperti pembelian pesawat kepresidenan dengan konsep green air craft dengan alokasi anggaran sebesar Rp526 miliar.

“Pembelian pesawat kepresidenan berasal dari utang. Bisa dilihat pada tahun 2011 pemerintah berutang sebesar Rp92 Miliar, dan pada 2012 pemerintah berhutang lagi sebesar Rp339 miliar,” jelasnya.

Selain itu, anggaran PNPM Mandiri yang berasal utang mengalami kebocoran sebesar Rp200 miliar. “Dengan demikian, jelas utang hanya untuk dikorup oleh pejabat-pejabat publik,” tegasnya.

Bila pada tahun anggaran 2012 dengan utang sejumlah Rp1.937 triliun dibagi dengan 259 juta orang, berarti Presiden SBY memberikan per kepala untuk setiap satu orang penduduk mempunyai hutang sebesar Rp7.478.764. “Utang tersebut berpotensi dikorupsi,” kata Uchok menegaskan.

Seknas FITRA, Pukat Korupsi FH UGM, Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah mendesak pemerintah SBY untuk melakukan moratorium atau pengajuan keringanan pembayaran utang. [KbrNet/Pelita]

20 Tanggapan to “Alhamdulillah, Utang Indonesia Tembus Rp1.937 T”

  1. XYZ said

    JADIKAN TAHUN 2014 SEBAGAI AJANG PEMILIHAN UMUM UNTUK MEMILIH PRESIDEN YANG PUNYA KESANGGUPPAN UNTUK MELUNASI DAN MENINGGALKAN HUTANG LUAR NEGERI ALIAS BERDIRI DI KAKI SENDIRI

    SETUJU ???

  2. Bledug said

    Yang penting rakyat harus bisa menikmati utang itu, dijamin utang bisa lunas. Lho apa2 sekarang inport, kebutuhan pokok import, beras, garam, dll. Itu bukan salah petani yang tidak bisa swasembada, melainkan krn tdk dapat jatah utang dari pemerintah.

  3. VERNAL said

    bubarkan nkri setuju…?????!!!

  4. Nomercy said

    Nomor 1 setujuuuuu !

  5. Hutang oleh suatu negara itu wajar jika bisa menunjang infrastruktur yg benar untuk pembangunan n kemajuan multi bidang diimbangi pengelolaannya tepat sehingga hutang bisa bukan menjadi beban apalagi kasus penylewengan spt korupsi minimal sekali bahkan tak ada sama sekali..

  6. Tya zihab said

    Nomor 1 boleh juga tuh.. Ngomong2 itu uang kalau ditabur dibengawan solo,kira2 pemandangannya kayak apa yah..utangnya segitu,kok rakyat kecilnya tetap ‘pagi makan sore puasa,berteduh dirumah yg hujan, de-el-el….

  7. Sawer said

    Tulang punggungnya negara ada dipundak petani selaku penghasil sembako. Apa kira2 kita ini bisa hidup tanpa sembako? Utamakan petani terlebih dulu, baru yang lainnya. Jgn hanya koar2 waktu kampanye saja, “ekonomi kerakyatan” apa2kah.. emang rakyat skrg bodoh..

  8. rani_tea said

    setuju no 1

    jangan pilih presiden yg plentat plentut ngak jelas

  9. XYZ said

    Kalau pelunasan hutang luar negeri sebagai kontrak politik bagi para Kandidat Presiden Republik Indonesia bisa diwujudkan, minimal secara bertahap, maka bisa dibayangkan Indonesia akan menjadi negara yang benar-2 MERDEKA !

    Mengapa dikatakan benar-benar merdeka ?

    Karena fakta menunjukkan bahwa prinsip menjadikan hutang luar negeri sebagai salah satu sektor andalan untuk pembiayaan pembangunan ternyata telah cenderung menjadikan negara peminjam BERTEKUK LUTUT alias TIDAK BERDAYA dalam menghadapi TEKANAN dan PEMAKSAAN KEINGINAN (PENDIKTEAN)dari negara-2 KREDITUR atau negara-2 PENYOKONG DANA Lembaga Kreditur. Tekanan pihak kreditur (yang meminjamkan uang) seringkali mempengaruhi (mendikte) berbagai pengambilan-2 kebijakan STRATEGIS negara. Kebijakan strategis negara berarti menyangkut kepentingan vital seluruh rakyat negara tersebut. Diantaranya adalah kebijakan yang menyangkut kesejahteraan rakyat dan kedaulatan rakyat. Kedaulatan dan kesejahteraan rakyat ini jelas-2 menjadi pilar fisik bagi negara dalam mencapai tujuannya.

    Oleh karena pentingnya masalah kesejahteraan dan kedaulatan rakyat, maka sejatinya kedua urusan tersebut tidak boleh bisa didikte oleh siapapun juga, apakah itu negara lain maupun kekuatan-2 asing lainnya. Jadi posisi hutang luar negeri jangan sampai memberi celah kepada negara kreditur untuk mendikte, apalagi mencampuri urusan kesejahteraan dan kedaulatan rakyat Indonesia. Indonesia adalah negara merdeka, berdaulat dan bebas-aktif. Merdeka dari penjajahan, berdaulat dalam menentukan Garis-2 Besar Haluan Negara, bebas dari tekanan siapapun dan aktif dalam pergaulan internasional.

  10. Sawer said

    Kontrak politik?! Kalo sesuai konstitusi silahken.. Entar malah kacau lagi.. Sepertinya itu menyimpang sekali..

  11. Tukul said

    Waktu pemilu presiden kan sudah kontrak politik namanya. Kalau mau membuat kontrak di luar itu bisa berbahaya, habis kontrak..bubar! Tidak setuju… Biasa2 saja..

  12. itu utang ke siapa ajaa

  13. XYZ said

    Kontrak politik pelunasan utang luar negeri secara bertahap dan pelepasan ketergantungannya bagi para kandidat Presiden RI terhadap rakyat setidaknya bisa membuat Presiden berikutnya :
    1. Lebih bertanggungjawab atas manajemen pengelolaan utang luar negeri yang sudah ada
    2. Lebih kreatif mencari sumber pembiayaan pembangunan yg tidak memberatkan rakyat.
    3. Tidak memperparah akibat dari mismanajemen Utang LN Lama yg memberatkan rakyat.
    4. Mengurangi efek negatif domino dari ketergantungan pinjaman pada pihak asing.
    5. Lebih berdaulat dalam pengambilan kebijakan terutama di sektor-2 yang strategis.
    6. Menghindari berbagai penyimpangan sehubungan penggunaan Utang LN.

    Sekedar sharing.

  14. puteridesa said

    hutang lagi…..

  15. Ogah said

    Tau tuh de …

    Mentang-mentang Indonesia punya 17.000 pulau, jadi sok mampu bayar utang, he, he, hee …

    Bayarnya aja minta duit dari rakyat lewat pajak. Seharusnya Pemerintah malu yang kalau ngutang bayarnya ngandelin rakyat yang udah pada morat marit. Kreatif dikit dong, janga bisanya ngutang mulu …. apa kata dunia !

    Atau jangan-jangan, karena punya 17.000 pulau itu jadi bleaga sok mampu bayar utang Luar Negeri. Jadi entar kalau tidak mampu bayar pakek uang cash tinggal jualin pulaunya satu per satu. 1 pulau = 1 trilyun, jaid 17.000 pulau = 17.000 trilyun, gitu, he, he, he, heee …

    Dasar ora urus, perut aja yang pada dibuncitin, ketawa aja yang dilebarin, dompet aja yang dipadetin …

    Eee giliran rakyat gak dipikirin.
    Payah ….

  16. Ricky Hartonio said

    Selepas Era Pemerintahan Megawati ke SBY menurut FITRA utang meningkat 705 Triliun, berarti rata2 setiap tahun utang bertambah 78.33 T suatu nilai yg fantastis. APBN sekitar 1400 T juga bocor 30% berarti yg bocor sekitar 420 T.. harusnya kebocoran itu untuk subsidi rakyat karena itu uang rakyat, jadi pemerintah gak usah bersusah payah membatasi BBM. tapi itulah salah satu kenyataan bahwa para pejabat negara ini banyak sekali yg korupsi.

  17. OUTSIDER said

    1.yg korup uang hutangan di adili se adil-adilnya
    2.pilih pemimpin yg takut dengan Allah…
    3.jangan pilih pemimpin yang hanya pinter omong dan LEBAY…

  18. anggaran bwat byar utang udah di siapin dari pndapatan pajap per-tahun, tp sama saja bkan menutupi hutang luar negeri, tp malah di korup tuh anggaran ama pejabat negara, menurut loe bangsat ga tuh??

  19. yang harus d musnahi dulu koruptor byar gak d grogotin ama dy uang negara!

  20. Coba hubungi , Owner world individual ekonomi pertama dunia nama Rwr Maulana mau saya lunasi 1 menit saja !!!!!!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: