KabarNet

Aktual Tajam

Promotor Konser Lady GaGa ‘Tak Perduli’ Ancaman FPI

Posted by KabarNet pada 08/05/2012

Jakarta – KabarNet: Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu. Seperti peribahasa itulah reaksi pihak promotor konser Lady Gaga menyikapi ancaman ormas Front Pembela Islam (FPI) yang bertekad akan membubarkan konser penyanyi erotis bergelar Ratu Iblis tersebut apabila konser tetap akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 3 Juni 2012 mendatang. FPI menentang keras rencana konser Lady Gaga dan mengancam akan membubarkan konser tersebut, namun pihak promotor TIDAK PERDULI akan ancaman FPI dan tetap akan menggelar konser umbar maksiat itu sesuai rencana.

Penolakan FPI terhadap konser Lady GaGa yang rencananya akan digelar 3 Juni 2012 mendatang di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta memang begitu kuat. Ternyata FPI juga tidak sendirian, karena mendapat dukungan kuat dari Lembaga Adat Besar Republik Indonesia, LABRI yang menilai Lady GaGa sebagai artis penyanyi erotis pengumbar maksiat dan penggoda syahwat.

Bukan itu saja, Ketua MUI, KH Amidan beberapa waktu yang lalu juga telah mewanti-wanti agar aksi-aksi sensual yang menjurus kepada pornografi dilarang di konser ini. Apalagi dengan rekam jejak konser Lady GaGa yang terkenal selalu menggelar aksi panggung dengan mengekspose habis sensualitas tubuhnya ditambah lagi dengan gerakan-gerakan erotis yang vulgar.

Bahkan Ketua FPI, Habib Muhammad Rizieq Syihab, telah menegaskan bahwa pihaknya menolak penyanyi seksi dan erotis pengumbar aurat semacam Lady GaGa menginjakkan kakinya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, lantaran dinilai tidak sesuai dengan norma-norma agama dan nilai-nilai luhur adat istiadat Nusantara. FPI bahkan telah memberi peringatan sejak dini di saat rencana mendatangkan Lady GaGa itu masih baru merupakan sebuah wacana, – namun ternyata peringatan dini FPI tidak digubris oleh pihak promotor yang hanya memikirkan keuntungan. Oleh sebab itu, Habib Rizieq menyatakan ia tidak akan menanggung resiko atas kemungkinan terjadinya hal-hal tak diinginkan, seperti  situasi “chaos” di Jakarta, apabila konser tersebut dipaksakan untuk digelar. “Saya tidak bertanggung jawab bila konser tersebut dipaksakan untuk digelar. Saya tidak bertanggung jawab kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau pengen Jakarta “chaos”, gelar saja,” tandasnya serius.

Akan tetapi, atas reaksi-reaksi penentangan itu, pihak ‘Big Daddy Live Concert’ selaku promotor yang akan mendatangkan Lady GaGa rupanya tetap ‘kekeuh’ akan jalan terus sesuai rencana. Sikap tidak perduli ini karena pihaknya sejauh ini telah terlanjur melakukan berbagai persiapan dan komitmen yang tak mungkin dibatalkan. Disamping juga telah melakukan berbagai langkah terkait konser sesuai peraturan yang berlaku di Indonesia. “Kami selama ini tidak merasa terganggu sih,” ucap Arif Ramadhoni, Media Relation Big Daddy Live Concert, menunjukkan sikap tidak perduli pihaknya di hadapan sejumlah wartawan yang meminta klarifikasi darinya, Senin (7/5/2012).

Sama halnya dengan promotor, para calon penonton konser Lady GaGa pun tak terpengaruh dengan adanya pro dan kontra ini. Para calon penonton yang telah terlanjur membeli tiket ini terkesan tidak perduli dengan isu-isu yang beredar, seperti ancaman FPI dan pihak-pihak lain yang akan membubarkan konser, dan tak berniat untuk mengembalikan tiket yang sudah terlanjur dibelinya. Beberapa calon penonton yang dimintai komentar oleh wartawan mengatakan bahwa sikap mereka yang tetap akan menyimpan tiket konser tersebut karena melihat sejauh ini pihak promotor belum memberikan informasi apakah konser ini dibatalkan atau tetap akan digelar.

Sampai dengan tahap ini saja sudah terlihat sinyalemen bahwa rencana konser penyanyi erotis Lady GaGa ini berpotensi berubah menjadi konflik yang melibatkan beberapa pihak. Pasalnya, FPI sudah mengeluarkan ancaman serius akan membubarkan konser si Ratu Iblis Pengumbar Maksiat ini kalau tetap akan digelar. Sementara pihak promotor sudah terlanjur menjual tiket dan membuat sejumlah komitmen dengan pihak-pihak yang terkait dengan berlangsungnya konser. Lady GaGa sendiri tentunya sudah menerima uang muka pembayaran konsernya. Pihak promotor tentu juga sudah membayar uang muka kepada pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno dan pembayaran ke sejumlah perusahaan rekanan pendukung berlangsungnya konser. Belum lagi masalah ribuan calon penonton yang sudah terlanjur membeli tiket.

Dari situasi yang berkembang, diharapkan pemerintah dan aparat penegak hukum bisa menjembatani kepentingan pihak-pihak yang terlibat dalam pro dan kontra konser Lady GaGa ini. Diharapkan agar pihak yang berwenang mampu menawarkan suatu jalan keluar bersifat “win-win solution” yang akan memuaskan semua pihak. Karena kalau tidak… sebuah potensi konflik dengan konsekwensi pidana dan perdata sedang menunggu di depan mata kita! [KbrNet/adl]

14 Tanggapan to “Promotor Konser Lady GaGa ‘Tak Perduli’ Ancaman FPI”

  1. Tidak ambil pusing, dengan koksekwensi pidana dan perdata menghadapai pembubaran Konser Lady GaGa ini yg akan diselenggarakan tgl 3 Juni 2012, Ormas2 Islam akan membubarkan semua kegiatan konser itu, walopun apa yang akan terjadi. Insya Allah.

  2. Mari berjihad untuk menumpas kegiatan kemaksiatan di negara ini. Allah SWT bersama kita.

  3. Anonim said

    Inilah saatnya meraih pahala lewat jihad memerangi kemaksiatan….ini bukan provokasi, tapi berjuang demi penegakan Amar ma;ruf Nahi Munkar…!!

  4. Lakukan DA”WAH disemua lini, hancurkan kemaksiatan. Da’wah bukan memprovokasi, melaksanakan da’wah wajib untuk menumpas kemaksiatan yang ber mahajalela di negeri ini.

  5. dildaar80 said

    Anjing Menggonggong, Kafilah Berlalu. (Siapa diibaratkan anjing? Siapa kafilah/rombongan dagang? Anjing dlm peribahasa ini adalah penggambaran negatif. Kafilah khan positif karena mereka rombongan dagang atau apa.)

    Seperti peribahasa itulah reaksi pihak promotor konser Lady Gaga menyikapi ancaman ormas Front Pembela Islam (FPI) yang bertekad akan membubarkan konser penyanyi erotis bergelar Ratu Iblis tersebut apabila konser tetap akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 3 Juni 2012 mendatang. FPI menentang keras rencana konser Lady Gaga dan mengancam akan membubarkan konser tersebut, namun pihak promotor TIDAK PERDULI akan ancaman FPI dan tetap akan menggelar konser umbar maksiat itu sesuai rencana.

    Maaf nih pak admin, apakah peribahasa tersebut tepat pilihan kata atau tak ada peribahasa lain?

    ______________________________
    Yang Terhormat Sdr @dildaar80

    Jawaban atas pertanyaan Anda kami tuliskan di komentar Anda No.6 di bawah ini.
    Terima kasih.
    Maaf dan Salam,
    ADMIN

  6. dildaar80 said

    Anjing Menggonggong, Kafilah Berlalu.

    Seperti peribahasa itulah reaksi pihak promotor konser Lady Gaga menyikapi ancaman ormas Front Pembela Islam (FPI) yang bertekad akan membubarkan konser penyanyi erotis bergelar Ratu Iblis tersebut apabila konser tetap akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 3 Juni 2012 mendatang. FPI menentang keras rencana konser Lady Gaga dan mengancam akan membubarkan konser tersebut, namun pihak promotor TIDAK PERDULI akan ancaman FPI dan tetap akan menggelar konser umbar maksiat itu sesuai rencana.

    Dalam peribahasa diatas: siapakah yang disamakan/diibaratkan dengan Anjing? Siapakah Kafilah (rombongan dagang) >> rombongan Lady Gaga?
    Apakah nggak ada peribahasa yg lebih tepat? Ataukah memang ini kesengajaan penulis berita yg mengibaratkan antara Anjing dan Kafilah?

    ________________________________________

    Yang Terhormat Sdr. @dildaar80

    Terlebih dahulu kami menyampaikan banyak terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda.

    Menjawab pertanyaan Anda di atas, harap diketahui bahwa Redaktur KabarNet memang memilih untuk menggunakan peribahasa “Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu” untuk menggambarkan situasi yang sedang berlangsung.

    Maksud kami menggunakan peribahasa tersebut adalah sesederhana apa yang tertulis dalam kalimat peribahasa itu sendiri dan sesuai dengan makna yang dimaksud oleh peribahasa itu, yakni:

    Ancaman FPI untuk membubarkan konser Lady GaGa telah dianggap (oleh pihak Promotor) seolah-olah FPI itu bagaikan ‘Anjing Menggonggong’ namun tidak dihiraukan oleh ‘Kafilah’ Promotor Konser Lady GaGa yang tetap akan ‘Berlalu’ menggelar konser.

    Pemakaian peribahasa: “Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu” itu adalah pilihan kami. Dalam hal ini kami memang ‘dengan sengaja’ dan ‘dengan penuh kesadaran’ memilih untuk menggunakan peribahasa “Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu” yang kami nilai paling pas untuk menggambarkan situasi tersebut. Kalaupun ada peribahasa lain yang memiliki arti yang sama, kami tetap lebih suka menggunakan peribahasa “Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu” yang kami pahami benar arti sesungguhnya karena dulu diajarkan oleh guru bahasa Indonesia kami saat di Sekolah Menengah Pertama.

    Mengenai reaksi pembaca terkait pengunaan peribahasa tersebut memang bisa bermacam-macam. Ada yang bereaksi seperti Anda, dan ada juga yang tidak berkomentar apapun. Hal itu tergantung dari ‘karakter’ orangnya dan dari ‘ketajaman nalar bahasanya’ dalam menangkap maksud yang tersirat dari apa-apa yang tersurat.

    Demikian penjelasan kami. Sekali lagi kami mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda. Bagi kami, segala masukan serta kritik membangun dari Anda dan para Pembaca yang kami hormati tentu merupakan hal penting yang sangat berguna bagi pengembangan dan kemajuan KabarNet selanjutnya di masa mendatang.

    Maaf dan Salam,
    ADMIN

  7. nitip artikel mas
    http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/05/08/gagal-itu-hal-yang-biasa/

    terima kasih

  8. Sang Kata said

    Sebagai bukti bangsa Indonesia masih terjajah oleh budaya negara lain. Demi gaya hidup, rasa nasionalisme ditinggal dan ditanggalkan dengan gagahnya.

    Kita bangga sebagai bangsa yang dibodohi oleh harga diri sendiri.

    Atau demi pajak …

  9. @ dildaar80

    Peribahasa itu hanya kata kiasan saja. Jadi tidak perlu ditafsirkan apa adanya. Menurut saya, peribahasa yang digunakan admin tepat. terima kasih.

  10. sudah ga usah di pikirkan gimana cara menghentikannya…
    BAKAR aja panggungnya beberapa hari sebelum dia konser.. or hanculkan panggungnya,,
    semoga ada utusan Allah yg menghancurkan konsernya, panggungnya,, dan acaranya..

    karna untuk menghancurkan setan harus dengan kekerasan, atau di bakar dengan ucapan TAKBIR.
    Allahu Akbar,,,

  11. ΜusƖim РΛLSU said

    @Promotor Lady Gaga

    Maju terus… jangan takut sama FPI. Entar pas konser biar ane sama muslim2 palsu yg ada di Banser yg jaga. Dijamin FPI ga bakalan berani dekat2.

    Ga percaya?
    Nih baca berita dibawah ini, FPI cuman berani teriak2 dari jauh (ga berani mendekat) karena acara diskusi buku dijaga ketat sama ane dan muslim2 palsu yg tergabung di Banser NU / GP Ansor.

    http://megapolitan.kompas.com/read/2012/05/05/21254527/Lagilagi.Massa.FPI.Protes.Diskusi.Irshad.Manji

  12. Cynthia said

    Ayoterus cegah dan hentikan berbagai kegiatan pornografi dan pornoaksi. Tentunya dengan cara yang baik. Mari selamatkan generasi bangsa.

  13. Haha, Mengapa bisa tahu kalo Lady gaga penari erotis dan sensual kalau tidak menonton videonya. Ini hanyalah Konser, apalagi pihak promotor dan EO telah mempertimmbangkan beberapa script nya di panggung nanti. Kecaman ini hanya akan dianggap sebagai suatu gejolak dari perhatian masyarakat muslim untuk konser LADY GAGA. Jadi promotor justru akan senang apabila ada yang menanggapi.

  14. Indonesia LOVE Lady Gaga said

    Selamat datang di Indonesia wahai Yang Mulia Lady Gaga. Seluruh rakyat indonesia menunggumu.

    situs ini punya teroris. admin kabarnet anjing buduk!! Provokator pro teroris!!
    Buat polri / badan inteljen negara, tangkap admin kabarnet krn pro teroris. Situs kabarnet pasti milik teroris. provokator pemecah belah bangsa!
    Dasar ADMIN KABARNET ANJING KURAP!!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: