KabarNet

Aktual Tajam

Nunun Nurbaeti Divonis Penjara 2 Tahun 5 Bulan

Posted by KabarNet pada 10/05/2012

Jakarta – KabarNet: Proses pengadilan Nunun Nurbaeti, terdakwa kasus suap cek pelawat untuk pemenangan Miranda S Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS-BI) 2004, akhirnya sampai pada ujungnya. Majelis hakim pengadilan tersebut menjatuhkan vonis kepada Nunun dengan hukuman penjara selama 2 tahun 5 bulan. Dalam amar putusannya Ketua Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Sudjatmiko, menyatakan bahwa Nunun telah terbukti bersalah dalam kasus suap pemenangan Miranda S Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS-BI) 2004. Namun tak urung putusan pengadilan ini menyisakan sejumlah kontroversi dan pertanyaan yang belum terjawab.

Seusai mendengar putusan majelis hakim tipikor yang mengadilinya, Nunun Nurbaetie terlihat lemas lunglai. Menurut kuasa hukumnya, Ina Rachman SH, istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun itu merasa syok karena dirinya dinyatakan bersalah dalam kasus suap pemenangan Miranda S Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS-BI) 2004. Sidang pengadilan Nunun Nurbaeti tersebut digelar di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (9/5/2012).

Menurut majelis hakim yang mengadili kasus Nunun, ia dinyatakan terbukti bersalah karena menyalurkan cek senilai Rp 20,85 miliar ke komisi Keuangan DPR periode 1999-2004 melalui anak buahnya Arie Malangjudo. Buntut dari kasus suap dengan membagikan cek pelawat (Traveller’s Cheque) ini, sebanyak 30 Anggota DPR dari Komisi IX (Keuangan) periode 1999-2004 dijebloskan ke penjara karena dakwaan menerima suap. Untuk itu, Nunun Nurbaeti akhirnya diganjar dengan hukuman penjara selama 2 tahun 5 bulan penjara dan denda sebesar Rp150 juta subsider 3 bulan kurungan.

Atas putusan tersebut, Ina Rachman SH selalu kuasa hukum Nunun Nurbaeti menyatakan bahwa kondisi kesehatan kliennya langsung menurun paska mendengar pertimbangan yang dibacakan majelis dalam putusannya. Nunun merasa dirinya tidak bersalah dan terdholimi dalam kasus ini. “Ibu barusan mengatakan bahwa beliau sangat syok dengan hal yang tadi dibacakan oleh majelis hakim karena beliau sangat tidak merasa memerintahkan Arie,” ujar Ina.

Ina menambahkan bahwa kapasitas Nunun dalam kasus tersebut hanya memperkenalkan Miranda S.Goeltom kepada sejumlah anggota dewan. Meski demikian, menurutnya Nunun, tidak menyalahkan majelis hakim atas putusan penjara 2 tahun 5 bulan yang diterimanya.

Usai mendengarkan vonis tersebut, Nunun Nurbaeti yang kondisinya sakit-sakitan itu terlihat lemah lunglai dengan wajah pucat pasi. Dengan dikawal petugas ia digandeng putra dan kuasa hukumnya untuk meninggalkan Pengadilan Tipikor. Menurut Ina kuasa hukumnya, ia akan langsung dibawa ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat, untuk memperoleh pertolongan medis.

Nunun Nurbaeti melalui kuasa hukumnya, Ina Rachman SH, menyatakan bahwa pihaknya masih pikir-pikir apakah akan mengajukan banding atas vonis hukuman penjara selama 2 tahun 5 bulan dan denda sebesar Rp150 juta subsider 3 bulan kurungan yang dijatuhkan oleh majelis hakim tipikor tersebut. [KbrNet/adl]

Satu Tanggapan to “Nunun Nurbaeti Divonis Penjara 2 Tahun 5 Bulan”

  1. Anonim said

    lalu APA KABARNYA …. MIRANDA GULTOM………?

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: