KabarNet

Aktual Tajam

DENGARLAH WAHAI PRESIDEN, JANGAN HANYA DIAM !!!

Posted by KabarNet pada 24/05/2012

JAKARTA – KabarNet: Forum Umat Islam (FUI) yang merupakan gabungan sejumlah ormas Islam, kepada Kapolda, Irjen Pol Untung S Rajab, ormas Islam menyatakan penolakan konser Lady Gaga yang akan digelar di Jakarta. Umat Islam minta Presiden SBY mendengar tuntutannya..

DENGARLAH WAHAI PRESIDEN, JANGAN HANYA DIAM!

 

Simak baik-baik seruan umat Islam. Salah satu ormas anggota FUI, Ar-Rahman Qur’anic Learning Center (AQL), menyebut 10 alasan menolak Lady Gaga. Dalam siaran persnya, disebutkan 10 alasan menolak Lady Gaga, yaitu:

  1. Lady Gaga adalah Robot Illuminati: Aksesoris penampilan Lady Gaga dalam setiap konsernya secara vulgar, selalu menonjolkan lambang illuminati dan paganisme. Illuminati adalah sebuah kelompok Zionis Yahudi yang memiliki hubungan erat dengan Freemasonry, kelompok rahasia dan bawah tanah Zionis. Kelompok ini disebut juga sekte Luciferian (iblis) yang memiliki arti sang Pembawa Cahaya. Sekte ini memiliki misi untuk menghancurkan umat Islam melalui ide pemikiran rusaknya.
  2. Lady Gaga adalah Ratu Iblis Liberal Pemuja Setan: Dalam video klip lagu Alejandro, digambarkan Gaga bersatu dengan Tuhan agama tertentu. Lalu, dia menyalahkan Tuhan karena Tuhan tidak dapat memenuhi keperluan rohaninya. Akhirnya, dia mengubah diri dari biarawati menjadi paderi Luciferan (setan), yang dilambangkan dengan tangan kanan menutup mata kirinya menjadi bermata satu (lambang Yahudi).
  3. Lady Gaga Penyebar Gaya Hidup Gay, Lesbian dan Transgender: Salah satu lirik lagunya ‘Born This Way’ yakni,..No matter gay, straight, or lesbian, transgendered life…I’m on the right track, baby I was born to survive.” Astagfirullah…Tidak peduli gay, lurus, lesbian, kehidupan yang benar. Saya berada di jalur yang benar.
  4. Lady Gaga Icon Pornoaksi dan Pornografi: Setiap kali aksi konsernya, Lady Gaga tidak lepas dari sensasionalnya, yakni menampakkan aurat dan meliukkan tarian erotis.
  5. Konser Lady Gaga, Konser Kemaksiatan: Dengan harga tiket mulai Rp 465 ribu hingga Rp 2.250.000, rakyat Indonesia masih mampu melenyapkan 40 ribu. Hal tersebut sangat ironis mengingat kondisi bangsa Indonesia saat ini. Jangankan beli tiket semahal itu, di sekitar kita masih banyak saudara-saudara sesama Muslim kelaparan.
  6. Lady Gaga Penyeru Seks Bebas: Dengan vulgar, Lady Gaga membuka rahasia kecantikannya adalah semakin sering orgasme. Ia mendambakan bayi berketurunan Italia dari hasil kumpul kebo dengan kekasih gelapnya. Ia mencari pria pendonor sperma berdarah Italia. Tapi, dia takut menikah karena takut kariernya hancur.
  7. Lady Gaga Penghina Seluruh Agama: Dalam konsernya, Lady Gaga seringkali menggunakan atribut biarawati yang berubah jadi setan. Ia juga membalikkan salib, dan melakukan ritual yang aneh seperti menjadikan darah sebagai alat ritual di hotel tempat penginapannya.
  8. Lady Gaga Penyebar Kesyirikan yang Nyata: Sebelum masuk hotel tempatnya menginap, dia meminta paranormal membersihkan kamarnya dari gangguan roh jahat yang mengikutinya.
  9. Lady Gaga Melecehkan Kaum Wanita: Lady Gaga menganggap wanita hanya sebagai objek pemuas nafsu seksual. Karena. dalam setiap konser, ia selalu menggunakan pakaian seronok
  10. Lady Gaga Merusak Moral dan Pemikiran Remaja: Dia bercita-cita menciptakan parfum yang terbuat dari sperma dan darah. Dia menyatakan, menikah hanya akan merusak karier seseorang.

SBY Diam Saja Perihal Lady Gaga

Berbagai elemen ormas Islam tersebut saat di Polda Metro Jaya, menyayangkan sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terkesan tutup telinga, tidak mendengar tuntutan umat Islam melalui Forum Umat Islam FUI dan tidak memberikan sikapnya terkait konser Lady Gaga di tengah pro kontra di kalangan pejabat tinggi Negara. “Kita kecewa Negara ini amburadul pejabatnya, selalu berbeda hadapi masalah. Termasuk abstainnya Kepala Negara. Kalau Kepala Negara turun selesai mungkin masalah. Presiden diam saja, seharusnya kan turun lindungi rakyatnya,” kata juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Muhammad Ismail Yusanto saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Rabu (23/5/2012).

Lebih lanjut, Ismail mengungkapkan,”Ini ada tekanan kapitalis global kepada kapitalis lokal, supaya konser Lady Gaga terlaksana.”

Ormas Islam yang mendatangi Polda Metro Jaya, di antaranya Hizbut Tahrir, Sarikat Islam, FAHMI, Dewan Dakwah, PERTI, dan lain-lain. Mereka mendukung langkah kepolisian tidak memberikan izin kepada promotor Big Daddy menggelar konser Lady Gaga di Jakarta, pada Minggu, 3 Juni 2012. Elemen ormas Islam ini, kata Ismail, tidak akan menghadap lembaga Negara lainnya karena polisi kunci dari terselenggaranya konser Lady Gaga.

Sebelumnya DPP Front Pembela Islam (FPI) juga mengeluarkan pernyataan sikap 10 poin tentang Lady GaGa, Selasa (22 Mei 2012), untuk disampaikan kepada Pemerintah dan DPR RI. Yaitu:

  1. Penolakan FPI terhadap Konser Lady GaGa BUKAN HANYA terbatas pada persoalan PAKAIAN, tapi juga menyangkut lirik lagu, symbol, gaya, karakter dan ideologi sebagai pemuja iblis.
  2. FPI menolak usulan Lady GaGa “TAMPIL DENGAN SYARAT” karena tidak ada jaminan Lady GaGa tidak melanggar syarat. BUKTINYA, pada 21 Mei 2012, di Philipina, Lady GaGa langgar syarat dengan menyanyikan 2 lagu yang dilarang, yaitu ”Judas” dan “Born This Way” yang disebut sebagai lagu bagi kalangan gay. Ketika ditegur TIM SENSOR, dia menjawab “Aku bukan mahluk Pemerintah anda di Manila” artinya, dia tidak mau tunduk kepada hukum dan aturan Philipina.
  3. Langkah Kapolda Metro Jaya yang menolak memberi izin Konser Lady GaGa sudah sesuai prosedur dan sudah sesuai wewenangnya, sehingga pihak mana pun tidak boleh INTERVENSI ke dalam wewenang Polri, termasuk Presiden dan DPR RI sekalipun.
  4. FPI prihatin bahwa persoalan Lady GaGa yang sebenarnya cukup diselesaikan di tingkat Polda, namun dibesar-besarkan hingga mau diangkat ke tingkat Rapat Kabinet dan sidang DPR RI. Sungguh memalukan!.
  5. Pihak promotor dan panitia acara Konser Lady GaGa telah melakukan PENIPUAN terhadap masyarakat, karena sudah nekat jual tiket, padahal belum mengantongi izin penyelenggaraan dari Polri, maka mereka harus diproses secara hukum.
  6. Di Cina yang negara komunis saja tegas menolak Lady GaGa, mestinya Indonesia yang berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa tampil LEBIH TEGAS untuk menolak Lady GaGa.
  7. FPI mengingatkan, bahwa Indonesia negara berdasarkan KETUHANAN bukan KESETANAN, dan berdasarkan KEMANUSIAAN bukan KEBINATANGAN, karenanya Pemerintah dan DPR RI wajib menjaga dasar negara tersebut dan tidak memberi kesempatan apalagi membiarkan untuk dilanggar siapa pun.
  8. FPI menyesalkan sikap segelintir tokoh dengan MENGATAS-NAMAKAN ISLAM untuk merestui Konser Lady GaGa dengan berbagai dalih seperti wewenang Pemerintah, anti kekeraasan, umat Islam tidak akan terpengaruh atau usulan dengan syarat dan lain sebagainya.
  9. FPI menyerukan Pemerintah dan DPR RI untuk melarang penyebaran paham-paham SEPILIS (Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme) yang dengan dalih HAM dan KEBEBASAN selalu berupaya merusak akidah, syariat dan akhlak.
  10. FPI menyerukan segenap komponen bangsa INDONESIA untuk merapatkan barisan dan menyatukan seluruh potensi dalam membela agama, bangsa dan negara dari serangan LIBERAL, kapan saja dan dimana saja.

Demikian pernyataan sikap ini dibuat Front Pembela Islam (FPI), agar menjadi bahan pertimbangan Pemerintah dan DPR RI demi kehormatan dan martabat bangsa Indonesia.

MUI Haramkan Ummat Islam Tonton Lady Gaga
Majelis Ulama Indonesia mengharamkan umat untuk menonton pertunjukan Lady Gaga. Hal itu dinyatakan Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Selasa (15/5/2012). “Kami memastikan tidak akan memberikan rekomendasi pertunjukan Lady Gaga. Rekomendasi ini kami harapkan menjadi bahan pertimbangan bagi Mabes Polri,” katanya.

Menurut Rikwanto, surat pemberitahuan Polda Metro tidak memberikan rekomendasi tersebut disampaikan ke Mabes Polri pada 8 Mei lalu. Salah satu pertimbangan Polda Metro tidak memberikan rekomendasi adalah masukan dari MUI, yang intinya mengharamkan umat untuk menonton pertunjukan Lady Gaga. “Menurut MUI, atraksi yang dipertontonkan Lady Gaga di panggung dan video-nya tidak pantas ditonton banyak orang, bisa merusak moral bangsa. Oleh karena itu MUI mengharamkan nonton pertunjukan Lady Gaga,” jelasnya. [KbrNet/Rima/fpi]

8 Tanggapan to “DENGARLAH WAHAI PRESIDEN, JANGAN HANYA DIAM !!!”

  1. epapo said

    Hihihi pengen ketawa baca artikel ini, Maha Besar Tuhan telah menciptakan lady gaga,

  2. Umat Islam hanya jadi penonton, yang dapet duit ya si lady gaga, iya tho? kalau aku sih, mendingan ditabung tuh uang, beli emas…pasti tidak akan keropos dimakan rayap, eh inflasi..percaya deh..

  3. kalau presiden tak bisa bertindak, maka umat islam yang akan bertindak, wong kita tuan rumah kok? iya tho? negara lain aja bisa mencekal seseorang, seperti munarman dicekal tak bisa masuk ke sebuah negara di timteng pas ikut touring ke gaza, kenapa kita tak bisa cekal lady gaga? imigrasi jangan kasih visa atau kapolri larang jangan ada konser lady gaga, buat kebaikan bersama, kecuali jika anak-anak para bapak mau jadi korban setan lady gaga..di pilifina, malaysia, korea dan cina saja ditolak, masa di indonesia yang mayoritas muslim tidak ditolak? kemana akal kita?

  4. saya sangat salut dengan fpi, wabil khusus dnegan habieb rizieq syihab..beliau adalah aset negara, cerdas orangnya dan berkompeten…saya pernah mendengar ceramah beliau di RDPU Kemenag tahun 2011 tentang Ahmadiyah…wah…wah…hebat bener ceramahnya…semua tim ahli yang hadir pada manggut-manggut mengerti…hidup habieb rizieq!!!

  5. gasut said

    ngapain didengar!!! jikapun dengar mending pura2 gak dengar deck…. soalnya ini bukan main2;pencitraan taruhanya coyy jadi mending diam dah

  6. aji24ridwan said

    Mending semuanya sekarang patungan bwat ngebantu presiden, biar bisa beli obat budek sama obat bisu…

  7. zack said

    …Innal baathila kaana zahuuqo…. Aamiin

  8. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Isu Lady Gaga anehnya mengundang pro dan kontra, ini memprihatinkan ketika negeri ini rakyatnya banyak yang miskin tapi mendatangkan konser musik yang sama sekali tidak menyentuh keprihatinan ini, bahkan terkandung pelecehan dalam artian anak kaya yang beli tiket kenapa harus dikait-kaitkan dengan kemiskinan. Ini yang pada dimensi kekinian menjadi warna bangsa kita.

    Patut stiap anak bangsa resapi, ketika diawal tahun 1970an para pemusik rock suka gunakan narkoba hanya untuk tampilan dipanggung, saat itu tidak diapa-apakan. Padahal sang drumer godbles Fuad meninggal gara-gara itu, atau gitaris rollies Dedy Stanzah juga tewas gara-gara itu. Sekarang narkoba biar BNN getol nangkap sana, nangkap sini, realitanya sulit untuk dibasmi habis. Belakangan ketika anak-anak remaja dimalam minggu adu balap motor (ngetrex), dibiarkan. Tapi setelah menjadi Gang Motor dan dari ulah mereka sampai membunuh orang, kita juga dihadapkan kesulitan untuk menuntaskannya.

    Kini giliran budaya asing yang oleh banyak negara juga ditolak karena banyak kandungan yang mudhoratnya, yang oleh Polda Metro Jaya tidak diizinkan nampaknya oleh Mabes Polri bakal diijinkan, memang terkesan tidak apa-apa atau berpulang pada yang nontonnya. Tapi jika kelak menimbulkan dekandensi moral akibat kerasukan tampilan Lady Gaga dan menjadi menjamur, siapakah yang akan bertanggungjawab?. Sebab itu, siapapun yang mencibir sikap FPI, FUI, MUI dan ormas Islam lainnya, semoga saja tidak cuci tangan jika kelak terjadi banyak generasi muda kita pemuja setan. Semoga tidak!

    Salam takzim,
    Teddy Syamsuri HS.
    aktivis GeRaM, AliRAN, Revolusi.2012, dan KAPP-I.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: