KabarNet

Aktual Tajam

Penulis Buku Lumpur Lapindo, Hilang atau Dihilangkan?

Posted by KabarNet pada 26/06/2012

Jakarta – KabarNet: Ali Azhar Akbar, penulis buku berjudul “Lumpur Lapindo File: Konspirasi SBY-Bakrie” yang diduga hilang, belum juga diketahui keberadaannya hingga saat ini. Pengacara Ali, M. Taufik Budiman, mengaku melakukan komunikasi terakhir dengan kliennya Kamis pekan lalu. “Kami sempat berkomunikasi via telepon pada Kamis sore,” kata dia di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (25 Juni 2012).

Menurut Taufik, saat itu komunikasi dilakukan untuk membahas permohonan uji materi yang diajukan kliennya terhadap UU No. 4 Tahun 2012 (UU APBN-P 2012) Pasal 18 tentang penggunaan keuangan negara untuk membiayai kasus lumpur Lapindo. “Komunikasi ini kami lakukan dalam konteks penanganan perkara,” ujarnya. “Soalnya penyempurnaan materi gugatan paling telat akhir minggu ini.”

Taufik menuturkan tak ada hal yang aneh saat komunikasi itu berlangsung. Tapi, Ali Azhar sempat mengaku adanya beberapa telepon dan pesan pendek dari nomor tak dikenal kepadanya yang berisi ancaman atau teror. “Saat itu kami memang berpikir bahwa hal itu wajar saja sebagai bentuk kebebasan ekspresi,” ucap Taufik. “Sampai saat itu belum ada ancaman yang serius.”

Kabar mengejutkan kemudian datang ketika Ali tidak hadir dalam diskusi buku Konspirasi SBY-Bakrie di Aula Barat Institut Teknologi Bandung Jumat pekan lalu. Ia pun hilang kontak hingga saat ini. “Sampai tadi (Senin 25/6/2012 sore) pukul 14.30 WIB saya coba hubungi nomor teleponnya tapi belum bisa tersambung,” kata Taufik. Pihak keluarga Ali Azhar pun belum bisa dihubungi.

Meski tak tahu alasan hilangnya Ali, Taufik berharap kliennya tetap berada pada keadaan yang aman. Ia meminta aparat kepolisian segera mengambil tindakan hukum atas dugaan hilangnya Ali Azhar. “Untuk memberikan perlindungan hukum supaya segera bisa ada komunikasi dengan Pak Ali,” ujar dia.

Pengacara Ali, M. Taufik Budiman, menduga hilangnya kliennya terkait proses hukum yang sedang berlangsung. “Ada indikasi ini terkait proses gugatan hukum,” kata Taufik di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin, 25 Juni 2012. Sebabnya, Ali kini tengah mengajukan permohonan uji materi terhadap UU UU APBN-P nomor 4 tahun 2012 Pasal 18 tentang penggunaan keuangan negara untuk membiayai kasus lumpur Lapindo.

Menurut Taufik, keberadaan kliennya sangat diperlukan dalam proses permohonan uji materi di Mahkamah Konstitusi tersebut. Permohonan ini terkait dengan fakta yang terdapat dalam buku yang ditulis Ali tentang kasus lumpur Lapindo. Ia mengatakan, sudah ada pro dan kontra terhadap permohonan uji materi sejak pertama kali diajukan pada 29 Mei lalu.

“Sebenarnya pengajuan ini bukan dimaksudkan untuk kepentingan yang lain, apalagi untuk menghalangi warga korban Lapindo mendapatkan haknya,” ujar Taufik. “Ini kami lakukan untuk memperjelas pihak mana yang mesti bertanggung jawab dalam kasus lumpur Lapindo yang sudah enam tahun berjalan.”

Taufik menjelaskan, apa yang ditulis Ali dalam bukunya mengungkapkan kesalahan operator pelaksana dalam kasus lumpur Lapindo dan bukan merupakan bencana alam. “Ini yang mau kami luruskan,” ucap dia. “Kesalahan ada di operator, maka tanggung jawabnya ada di operator, dalam hal ini Lapindo Brantas.”

Menurut Ali, Taufik menirukan, seharusnya pemerintah bertanggung jawab untuk melindungi warga korban lumpur Lapindo. “Harus ada daya dorong pemerintah untuk memaksa dengan kekuatan hukum agar operator menyelesaikannya. Tidak berlarut-larut begini.” pungkasnya. [KbrNet/Tempo/adl]

5 Tanggapan to “Penulis Buku Lumpur Lapindo, Hilang atau Dihilangkan?”

  1. […] Penulis Buku Lumpur Lapindo, Hilang atau Dihilangkan .set-header:after{ background-image: url('http://lazionews.info/wp-content/themes/goblog/images/header.jpg');} […]

  2. taUbat said

    SBY SENTIL LAPINDO, ICAL: ITU NORMATIF

    17 MEI 2014

    TEMPO.CO, JAKARTA – MENYATAKAN TAK MEMPERMASALAHKAN PERNYATAAN PRESIDEN YANG MENYINGGUNG SOAL . “BIASA SAJA. ITU NORMATIF,” KATA ICAL DI JAKARTA, SELASA 8 APRIL 2014.

    SEBELUMNYA, PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO MEMINTA PT LAPINDO BRANTAS SEGERA MENYELESAIKAN KEWAJIBANNYA, YAITU MENUNTASKAN SISA TANGGUNGAN KEPADA KORBAN LUMPUR SIDOARJO. HAL INI MENYUSUL KEPUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI YANG MEMERINTAHKAN PEMBAYARAN KORBAN LAPINDO DISELESAIKAN.

    “SAYA SEBAGAI KEPALA NEGARA MEMINTA LAPINDO UNTUK SEGERA MENYELESAIKAN KEWAJIBANNYA. KALAU TIDAK, NEGARA TERPAKSA AKAN MEMBAWA KE PROSES HUKUM,” KATA PRESIDEN KEPADA PARA PIMPINAN MEDIA MASSA DI SURABAYA, JAWA TIMUR, SABTU MALAM, 5 APRIL 2014.

    PRESIDEN MENGAKU SUDAH MENGIRIM SURAT KEPADA PT LAPINDO YANG ISINYA MEMINTA PERUSAHAAN ITU SEGERA MENYELESAIKAN TANGGUNGANNYA KEPADA KORBAN LUMPUR SIDOARJO DI AREA TERDAMPAK. “MASALAH INI HARUS SEGERA SELESAI, KASIHAN MEREKA,” KATA SBY.

    ICAL MENJELASKAN, PENYELESAIAN TANGGUNGAN TERHADAP KORBAN SEMBURAN LUMPUR LAPINDO BUKANLAH GANTI RUGI. DIA MENGINGATKAN BAHWA PERSOALAN ITU MERUPAKAN PROSES JUAL BELI. ABURIZAL MEMBANTAH BAHWA APA YANG DIA LAKUKAN MERUPAKAN GANTI RUGI KEPADA KORBAN SEMBURAN. “TIDAK ADA GANTI RUGI, YANG ADA JUAL BELI,” KATA ICAL.

    ABURIZAL MENGKLAIM SUDAH MEMENUHI KEWAJIBANNYA. DIA MENCONTOHKAN PERUSAHAANNYA MEMBELI MEREKA YANG PUNYA TANAH DI AREA SEMBURAN. BAHKAN MEREKA YANG TIDAK MEMILIKI SURAT TANAH NAMUN BERANI SUMPAH POCONG JUGA DIA BAYAR. ABURIZAL MENGATAKAN, SUDAH MEMBELI SEBANYAK 90 PERSEN DENGAN NILAI DUA KALI NILAI JUAL OBYEK PAJAK.

    WAYAN AGUS PURNOMO

    http://bewara.co/read/2014/05/sby-sentil-lapindo-ical-itu-normatif-2/

  3. Kampus STAN

    Penulis Buku Lumpur Lapindo, Hilang atau Dihilangkan? « KabarNet.in

  4. pendaftaran stan

    Penulis Buku Lumpur Lapindo, Hilang atau Dihilangkan? « KabarNet.in

  5. Cara Mendaftar STAN

    Penulis Buku Lumpur Lapindo, Hilang atau Dihilangkan? « KabarNet.in

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: