KabarNet

Aktual Tajam

EURO 2012, Balotelli: Gol-gol Itu Untuk Ibu Saya

Posted by KabarNet pada 29/06/2012

Warsawa – KabarNet: Mario Balotelli, pemain yang dikenal kerap melakukan tindakan “nyeleneh” di dalam lapangan atau di luar lapangan, kembali melakukan aksi yang mengundang perhatian. Jutaan pasang mata tertuju padanya ketika beraksi dalam laga Italia melawan Jerman dalam laga semifinal Euro 2012 di Stadion Nasional, Jumat dini hari. Pemain bernomor 9 itu tampil memukau dengan mencetak dua gol ke gawang Neuer. Dua golnya tercipta lewat proses yang spektakuler. Namun selebrasi golnya lebih sensasional. Terutama selebrasi gol keduanya kala ia melepaskan tendangan jarak jauh.

Selebrasi mencetak gol tentu menjadi hiburan tersendiri bagi para pemain dan penonton. Beberapa pemain juga memiliki ciri khas tersendiri. Balotelli pun juga memiliki ciri khas. Di Manchester City ia lebih sering tanpa ekspresi setelah mencetak gol, tersenyum pun tidak. Yang paling fenomenal adalah selebrasinya dengan baju bagian dalam yang bertuliskan “Why Always Me?”

Namun kali ini ia begitu emosional setelah mencetak gol. Gol pertama ia rayakan dengan berteriak sambil menarik-narik kaus bagian depannya. Sementara gol keduanya dirayakan dengan melepas baju sembari berdiri tegak dengan memamerkan otot-ototnya.

FIFA sendiri sudah mengeluarkan aturan, bahwa pemain yang melakukan selebrasi dengan menanggalkan kostumnya akan diganjar kartu kuning karena dianggap berlebihan. Balotelli pun akhirnya dihadiahi kartu kuning oleh wasit Stephan Lennoy.

Balotelli tak menjelaskan alasan selebrasinya itu. Ia justru menjelaskan bahwa rekan setimnya cemburu setelah melihat tonjolan otot tubuhnya. “Mereka tidak marah karena aku diganjar kartu kuning setelah melepas kostum,” kata Balotelli. “Mereka justru merasa iri setelah melihat tubuh saya.”

Sebelumnya Balotelli merayakan golnya ke gawang Republik Irlandia dengan aksi yang condong arogan. Ia menunjuk sekeliling stadion sambil berbicara, tapi aksinya keburu ditahan Leonardo Bonucci. Hal tersebut tak lepas dari aksi fans Irlandia yang menyorakinya ketika memasuki lapangan.

Aksi buka kostum Balotelli mengundang banyak tanya karena terkait dengan gambar kartunnya pada salah satu surat kabar Italia. Pemain berusia 21 tahun itu digambarkan sedang menaiki Big Ben, seperti adegan di film King Kong yang memanjat Gedung Empire State di New York.

Apakah selebrasi Balotelli menjawab gambar King Kong-nya? Atau Balotelli mengklaim lebih kuat daripada King Kong, seekor binatang fiksi gorilla yang bertubuh raksasa? Tapi sepertinya Balotelli tak mempedulikan soal gambarnya itu.

Mantan pemain Internazionale Milan itu lebih mengutamakan soal golnya yang dipersembahkan untuk ibunya. “Saya menghampiri ibuku pada akhir pertandingan. Itu adalah momen terbaik,” ujar Balotelli. “Saya mengatakan kepada ibu bahwa gol-gol itu untuknya.” [KbrNet/Tempo/adl]

Satu Tanggapan to “EURO 2012, Balotelli: Gol-gol Itu Untuk Ibu Saya”

  1. Sang Kata said

    FAKTOR PENYEBAB NEGARA GAGAL
    Akar permasalah atau penyebab Indonesia masuk kategori negara gagal :

    (1) Kawanan parpolis dari berbagai paltform, kalah menang pemilu/pilpres, masuk koalisi atau oposisi, bertingkah laku seperti anak KURANG AKAL, menghalalkan segala cara, tindakan dan omongannya serba brutal.

    (2) Wakil rakyat dari semua fraksi, komisi bertingkah laku bak orang gila KEHILANGAN AKAL. Utamakan kesejahteraan diri, dahulukan kemakmuran keluarga, pentingkan kembali modal. Urusan dan kepentingan rakyat bukan prioritas utama. Nasib rakyat dalam satu periode ke depan sudah dibeli atau tergadaikan. Kinerja politisnya mirip tukang jagal. Fungsi legilasi, anggaran dan pengawasan dijalankan mati-matian demi keuntungan parpol.

    (3) Media massa dan geng jurnalis yang hidup dari bencana politik dengan dalih menaikkan peringkat, gelar acara dialog, diskusi dan debat, tanpa merasa malu bergaya mirip orang pikun TANPA AKAL. Memainkan peran sebagai tukang jagal. Membentuk opini sesuai selera, mencari sensasi demi ambisi. Lebih kejam daripada fitnah. Bahkan masa depan negara dipetaruhkan.

    (4) Penyelenggara dan pelaku ekonomi, mampu pesan pasal sampai jual beli pasal, mereka KELEBIHAN AKAL, mereka selalu menang modal. Tak perlu jadi birokrat, tak harus jadi aparat keamanan, tak wajib jadi hamba hukum. Kelompok ini bisa kebal hukum.

    (5) Rakyat pemilih yang dibutuhkan suaranya saat coblosan dalam sehari, setelah itu, di sisa waktu dalam lima tahun disuruh berjuang sendiri, menjadi korban para pemain akal, minimal ketiban sial. Kehidupan penuh aral. Hanya tunggu nasib. Kelompok rakyat tertentu masih bisa ditunggangi dan dimanfaatkan oleh parpol. Menjadi ahli unjuk rasa dan unjuk raga, di jalanan, dengan cara anarkis.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: