KabarNet

Aktual Tajam

Bejat! Bapak-Anak Kompak jadi Maling Proyek Al Quran

Posted by KabarNet pada 30/06/2012

JAKARTA – KabarNet: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua orang tersangka pengadaan laboratorium komputer madrasah tsanawiyah di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam tahun 2011 dan korupsi pengadaan Alquran di Kementrian Agama. Dua tersangka tersebut adalah Politikus Golkar, Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetya Zulkarnaen yang ternyata memiliki hubungan keluarga. Yakni, ZD sebagai Ayah kandung dari DP.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Zulkarnaen Djabar diketahui sebagai anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Golkar. Sementara Dendy Prasetya Zulkarnaen menjabat sebagai Direktur PT KSAI.

Ketua KPK, Abraham Samad, mengatakan untuk kasus proyek pengadaan Alquran terjadi pada 2011 dan 2012. “Adapun tersangka berinisial ZD, anggota DPR dan anggota Banggar 2009-2014 dan tersangka kedua adalah DP,” kata Abraham saat jumpa pers di kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (29/6/2012).

Menurutnya, penyidik sudah mengantongi dua alat bukti untuk menetapkan ZD dan JP sebagai tersangka. “KPK telah menemukan dua alat bukti untuk meningkatkan status kasus tersebut,” ungkapnya.

KPK sendiri diketahui sudah melakukan penggeledahan di rumah DP yang beralamat di Jalan Kaswari 4, di Kelurahan Jati Cempaka, Bekasi. Diketahui pula Jarak rumah DP dengan sang Ayah, Zulkarnain, hanya sekira 150 meter dan berada di kompleks yang sama.

Menurut Abraham, kasus yang menjerat bapak dan anak ini berdasarkan pengembangan penyidikan operasi tangkap tangan kasus korupsi. “Ini diawali dari operasi tangkap tangan,” katanya.

Sebelumnya, Abraham menjelaskan ZD mengarahkan kepada oknum Ditjen Bimas Islam untuk memenangkan PT Adi Abdi Aksara Indonesia dalam proyek pengadaan Alquran. Sedangkan, DP juga memerintahkan oknum di Ditjen pendidikan Islam untuk mengamankan proyek laboratorium komputer di MTs dan pengadaan sistem komunikasi untuk memenangkan PT. KSAI.

Keduanya disangka melanggar Pasal 5 ayat 2, Pasal 12 huruf a atau b, Pasal 11 dan UU No.31 tahun 1999 jo UU No. 30 tahun 2002. Saat ditanyakan berapa nilai suapnya, Abraham menjawab masih dalam perhitungan. “Nilai suap jumlahnya miliaran rupiah. Untuk Spesifik masih dalam tahap penghitungan, karena pemberian itu dilakukan bertahap,” ungkapny.

Abraham juga membenarkan telah terjadi penggeledahan untuk mencari alat bukti ditempat-tempat yang dicurigai. “Yang digeledah semua tempat-tempat yang ada diidentifikasi bukti dan fakta. Bisa saja di Kemenag dan DPR. Kita masih ingin melihat keterlibatan di pihak-pihak lain. Kalau kita buka takutnya nanti alat bukti raib,” simpulnya.

Alhasil, menurut Ketua KPK, Abraham Samad, anggota Badan Anggaran DPR asal Fraksi Partai Golkar itu menjadi tersangka dalam tiga proyek Kemenag. Pertama, ZD diduga terlibat suap dalam proyek pengadaan Al Quran 2011 di Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag. Kedua, ia diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait proyek pengadaan laboratorium komputer madrasah sanawiah di Ditjen Pendidikan Islam Kemenag 2011. Ketiga, ia juga terlibat dugaan korupsi dalam proyek pengadaan kitab suci Al Quran tahun anggaran 2012.

Sebelumnya Ketua KPK Abraham Samad mengumumkan Zulkarnaen Djabar menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan Al Quran. Satu lagi bernama Dendy Prasetya Zulkarnaen. Keduanya ditetapkan menjadi tersangka menyusul bukti yang ditemukan KPK kalau keduanya telah menerima uang suap terkait proyek pengadaan Al Quran di Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2011 dan 2012. Satu lagi, proyek pengadaan alat laboratorium Madrasah Tsanawiyah di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam pada APBN 2011. [KbrNet/Slm/oke]

6 Tanggapan to “Bejat! Bapak-Anak Kompak jadi Maling Proyek Al Quran”

  1. Acep Nani said

    Keterlaluan!!!!!!!! Al-Qur’an itu kitab suci Umat Muslim. Anggaran pencetakan sangat diperlukan untuk kualitas cetakan dan kemurnian Al-Qur’an. Namun apa jadinya bila anggaran tersebut dikorup juga. Semoga Allah S.W.T memberikan pahala yang berlipat ganda kepada KPK yang mengusut korupsi anggaran pencetakan Al-Qur’an secara tuntas. Amiin.

  2. ngelantur said

    Aku rela berdosa untuk membunuh orang ini

  3. dasar budak iblis, buta mata hatinya, abadilah kalian di kerak neraka

  4. Sang Kata said

    FAKTOR PENYEBAB NEGARA GAGAL
    Akar permasalah atau penyebab Indonesia masuk kategori negara gagal :

    (1) Kawanan parpolis dari berbagai paltform, kalah menang pemilu/pilpres, masuk koalisi atau oposisi, bertingkah laku seperti anak KURANG AKAL, menghalalkan segala cara, tindakan dan omongannya serba brutal.

    (2) Wakil rakyat dari semua fraksi, komisi bertingkah laku bak orang gila KEHILANGAN AKAL. Utamakan kesejahteraan diri, dahulukan kemakmuran keluarga, pentingkan kembali modal. Urusan dan kepentingan rakyat bukan prioritas utama. Nasib rakyat dalam satu periode ke depan sudah dibeli atau tergadaikan. Kinerja politisnya mirip tukang jagal. Fungsi legilasi, anggaran dan pengawasan dijalankan mati-matian demi keuntungan parpol.

    (3) Media massa dan geng jurnalis yang hidup dari bencana politik dengan dalih menaikkan peringkat, gelar acara dialog, diskusi dan debat, tanpa merasa malu bergaya mirip orang pikun TANPA AKAL. Memainkan peran sebagai tukang jagal. Membentuk opini sesuai selera, mencari sensasi demi ambisi. Lebih kejam daripada fitnah. Bahkan masa depan negara dipetaruhkan.

    (4) Penyelenggara dan pelaku ekonomi, mampu pesan pasal sampai jual beli pasal, mereka KELEBIHAN AKAL, mereka selalu menang modal. Tak perlu jadi birokrat, tak harus jadi aparat keamanan, tak wajib jadi hamba hukum. Kelompok ini bisa kebal hukum.

    (5) Rakyat pemilih yang dibutuhkan suaranya saat coblosan dalam sehari, setelah itu, di sisa waktu dalam lima tahun disuruh berjuang sendiri, menjadi korban para pemain akal, minimal ketiban sial. Kehidupan penuh aral. Hanya tunggu nasib. Kelompok rakyat tertentu masih bisa ditunggangi dan dimanfaatkan oleh parpol. Menjadi ahli unjuk rasa dan unjuk raga, di jalanan, dengan cara anarkis.

  5. tarun said

    POTONG TANGAN HARUS BERLAKU KARENA SUDAH MENODAI AL QURAN DAN AGAMA ISLAM

  6. Anonim said

    Departemen Agama adalah Departemen yang paling BEJAD.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: