KabarNet

Aktual Tajam

Amien Rais: Proses Dugaan Korupsi Jokowi!

Posted by KabarNet pada 04/09/2012

Jakarta – KabarNet: Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah. Amien Rais, menegaskan, temuan masyarakat mengenai dugaan pembiaran praktek korupsi di lingkungan Pemkot Solo oleh Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi) yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus diproses secara hukum.

Menurut Amien, publik tidak boleh dibiarkan mengambil keputusan (beropini), oleh karenanya harus ada kejelasan bukti-bukti yang ada. Untuk itu diperlukan proses hukum yang serius penanganannya dari pihak penegak hukum, dalam hal ini KPK. Sebab itu, lanjut Amien, ikuti saja bagaimana prosesnya nanti. Kalau memang ada bukti yang kuat bahwa Jokowi terlibat dalam korupsi di Solo, maka yang bersangkutan juga harus diproses secara hukum. “Andai kata betul ada temuan konkret hitam diatas putih sudah ada, maka segera diproses supaya kita jangan kecele,” ujar mantan Ketua MPR itu di Jakarta (2/9/2012).

Amien Rais menambahkan, pasangan ‘Jokowi – A Hok’ kiranya harus memahami dengan adanya laporan dugaan korupsi tentang mereka. Ini agar menjadi semacam evaluasi dan pembuktian bahwa mereka bersih atau tidak, sehingga publik bisa lebih tahu yang sebenar-benarnya bagaimana sosok cagub yang akan dipilihnya pada pilkada DKI putaran kedua nanti. “Siapapun punya kelemahan, namun kelemahan itu ada yang bisa ditoleransi dan ada kelemahan yang tidak bisa ditoleransi (fatal). Nanti kala saya terlalu kritis ada orang yang lantas menyimpulkan berlebihan, ya sudahlah,” tandasnya seperti dikutip oleh Inilah.com, Ahad (2/9/2012).

Sebagaimana diberitakan, Tim Selamatkan Solo, Selamatkan Jakarta, Selamatkan Indonesia (TS3), Kamis (30/8/2012), secara resmi telah melaporkan Walikota Solo Joko Widodo ke KPK.

Jokowi dinilai terlibat dalam tindak pidana korupsi di lingkungan Pemkot Solo lantaran melakukan pembiaran terjadinya praktek korupsi hingga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp9.823.185.000 yang dilakukan anak buahnya Kepala Disdikpora dan Kepala DPPKA Solo. “Kami membawa dokumen berbundel-bundel dan sejumlah bukti tindak pidana korupsi ini,” ujar Ketua TS3 Ali Usman saat ditemui di Gedung KPK.

Menurut Ali, dugaan korupsi itu bermula saat APBD Surakarta pada 2010 yang menganggarkan belanja hibah sebesar Rp35 miliar. Sekitar Rp23 miliar dana itu diperuntukkan untuk BPMKS untuk 110 ribu siswa. Saat verifikasi terdapat banyak data yang ganda tetapi dihilangkan. Data penerima BPMKS 65.394 siswa dengan nilai anggaran Rp10.688.325.000. Namun, meski itu telah dilaporkan kepada Joko Widodo selaku penanggung jawab tertinggi APBD Kota Solo, tidak ada perubahan penganggaran untuk BPMKS tahun 2011.

Untuk itu, TS3 menyimpulkan harusnya ada kelebihan dana sebesar Rp9 miliar lebih dari dana BPMKS pada 2010 yang tidak dikembalikan ke Kas Pemerintah Kota Solo. Hal ini tidak ditindak-lanjuti oleh Joko Widodo selaku wali kota. “Untuk itu, Wali Kota Solo telah melakukan pembiaran hingga negara dirugikan Rp9 miliar lebih,” tegas Ali. [KbrNet/adl]

9 Tanggapan to “Amien Rais: Proses Dugaan Korupsi Jokowi!”

  1. firman said

    demi keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, kenapa Amin Rais tidak memerintahkan aparat untuk memeriksa aset Foke beserta cara mendapatkannya dengan sangat Obyektif dan tidak sekedar Subyektif?

  2. KPK said

    TANGKAP JOKOWI!!!

  3. Yatim Piatu said

    Lihat diri dulu sebelum melihat orang lain

  4. Anonim said

    pak amien yang terhormat, jika anda tdk bisa membuka mata hati anda, kelak mungkin anda akan benar benar buta mata hati.

  5. Richard Kristiadi said

    Weleh-weleh calon presiden koq begitu koruptif, semoga Indonesia tak pernah punya presiden kayak begitu. Akil kuadrat

  6. Anonim said

    Saya agak pesimis jika kasus korupsi yang dilakukan oleh Joko Widodo ditindak lanjutin oleh KPK mengingat isue yang berkembang saat ini salah satu komisioner KPK akan menduduki pos Kepala Kejaksaan Agung jika Joko Widodo menjadi Presidennya.

  7. Anonim said

    Blog murahan isinya provokatif…. Jika memang benar kenapa baru diungkap skrg? Sedangkan akhir masa jabatan ada laporan pertanggungjawaban, kalau laporan pertanggungjawaban diterima berarti gak ada masalah…. Laporan pertanggungjawaban diterima berarti yang terima laporan tersebut juga masalah….

  8. Anonim said

    pak amin parah

  9. Sirik,iri itu ada pada dirimu…

    ngga ngaruh….saya tanya sama anda??..apa yg telah anda lakukan utk Rakyatmu di negeri ini di saat anda dkk menjadi motor penggerak di erah reformasi ??..nol besar. …lalu coba anda tengok baik2 apa yg telah di buat Jokowi utk rakyatnya….ingat apa yg di katakan Jokowi…”Tegas. ..Berani mengambil keputusan dan merani menerima resikonya….itu baru pemimpi yg benar2 Baguus….dr pada Kalian,, seppanjang tahun hanya beretorika dan penuh dgn janji2 paalsu…ingat Rakyat sdh Pintar……jangan pernah cederai kepercayaan rakyat terhadap Jokowi…..

    saran saya..Sebaiknya Bapak dekatka diri sama yg Kuasa dan jadilah Orang tua yg terhormat di mata anak2 dan di mata masyarakaat mumpung masih ada waktu…terima kasih

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: