KabarNet

Aktual Tajam

KPK Rame-Rame Mundur

Posted by KabarNet pada 26/09/2012

Jakarta – KabarNet: Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua ikut mengancam mundur jika konspirasi busuk oleh sejumlah oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berhasil menghasut mayoritas anggota Komisi III DPR memangkas kewenangan lembaganya. Sebelumnya, Ketua KPK Abraham Samad sudah mengeluarkan ancaman serupa.

Abdullah mengatakan bukan hanya Abraham Samad yang mengancam mundur. Tapi, banyak orang di KPK akan menempuh langkah yang sama jika kewenangan penuntutan dan penyadapan komisi antikorupsi itu dipangkas DPR.

“Buat apa KPK dipertahankan kalau kewenangannya dipangkas. Itu sama saja dengan lembaga penegak hukum lain,” kata Abdullah Hehamahua seperti dikutip Tempo, Selasa, 25 September 2012.

Komisi Hukum DPR saat ini sedang menggodok revisi Undang-Undang KPK. Dalam rancangan DPR, sejumlah kewenangan KPK dipangkas, misalnya penuntutan dan penyadapan yang harus seizin pengadilan. KPK juga diberi peluang menerbitkan surat perintah pemberhentian penyidikan alias SP3.

Menurut Abdullah, pemangkasan kewenangan KPK sudah menyalahi amanat reformasi yang memerintahkan KPK untuk mengusut tuntas kasus korupsi besar. Ihwal penuntutan, dia menilai penyatuan proses penyidikan dan penuntutan di KPK justru mempermudah dan mempercepat penuntasan kasus, serta menghemat anggaran. “Coba bayangkan kalau harus bolak balik dari KPK ke Kejaksaan. Bisa lama dan memakan biaya besar,” katanya.

“Kejaksaan juga memiliki kewenangan penyidikan dan penuntutan, kenapa KPK justru ingin dipangkas. Itu tidak fair.” tambah Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu..

Adapun soal penyadapan, dia melihat kasus korupsi yang berhasil terungkap KPK sebagian besar berkat penyadapan. Dia melihat ada ketakutan kelompok tertentu terhadap kewenangan tersebut.

“Sekarang korupsi semakin canggih. KPK membutuhkan teknologi untuk membongkarnya,” kata dia. Abdullah berharap kewenangan KPK justru diperkuat, bukan dikebiri. [KbrNet/adl]

5 Tanggapan to “KPK Rame-Rame Mundur”

  1. eghar said

    sudahlah lebih baik kita bubarkan saja Dewan Perkorupsian Rakyat kita itu….Reformasi jilid dua…

  2. bunga said

    selalu menjadi masalah, sebenarnya banyak yang nggak suka ada KPK

  3. Anonim said

    Karena takut masuk penjara, DPR berusaha sekuat tenaga mengganjal KPK. Sebetulnya oknum oknum saja bukan semuanya.

  4. Cakar Bumi said

    setiap kebijakan dalam pembuatan undang2 yang dibuat atas dasar skenario DPR ,pastinya untuk kepentingan golongan tertentu dan partai yg dianutnya karena kebijakannya sudah diatur secara poltis ..akhirnya kebijakan undang2 tsb tidak akan menyentuh kepentingan rakyat..KPK menjadi momok yang menyeramkan untuk DPR , DPR tidak pernah takut dengan setan dan Tuhan tapi dalam karir DPR yang menjadi paranoidnya adalah KPK..maka dari itu KPK harus dipangkas semua kekuatannya dengan undang2 yang akan dibuat dan disyahkan oleh DPR,dan nantinya DPR mengatakan kalo keputusan tersebut datangnya dari rakyat..pastinya ini akan jadi akal2annya DPR..dan rakyat akan tertipu lagi oleh DPR…..

  5. daeng said

    Tadinya saya sangat mendukung dengan adanya KPK namun setelah melihat sepak terjangnya kpk kini terlihat terlalu banyak tatanan,,mengadopsi konsep gaya demokrasi otoriter & arogansi milik israel & amrik sangat kuat menurut pandangan saya .!!! 1.seakan mereka tidak peduli lagi .
    secara langsung ataupun tidak KPK nampak mulai menggilas norma – norma kemanusiaan produk asli milik NKRI warisan pendahulu kita ( dalam amanah perjuangan Bangsa ) (bukan norma – norma produk ham yang dimiliki liberalis )
    1.seperti di tv one beberapa saat yang lalu. pemaksaan kepentingan – kepentingan mereka terlihat jelas mengarah ingin menjadikan dirinya sebagai superbody.Seharusnya Kpk bisa bersabar penyesuaian untuk menyelaraskan kebutuhan – kebutuhan properti dan landasan hukum yang berlaku di NKRI .
    2. masalah sadap menyadappun ini sebenarnya juga sangat tidak berprikemanusian,yang berseberangan dengan AKIDAH muslim,ini juga dapat di artikan oleh pemeluk agama mayoritas di NKRI merendahkan hak privasi Kemnusiaan. Topik tersebut saya melihatnya di tv one lawyers club.
    Semoga nantinya jika tujuan KPK tercapai menjadi superbody. Mudah -mudahan tidak ditunggangi amrik
    karena sejak dulu mereka bertujuan merontokkan GARUDA Agungku !!!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: