KabarNet

Aktual Tajam

Calon Haji Tertangkap Selundupkan 998 Buku Nikah Palsu

Posted by KabarNet pada 29/09/2012

Surabaya – KabarNet: Dua jamaah calon haji asal Dusun Palalang, Desa Waru Barat, Pamekasan, Madura bernama Bukari Muhammad Ali Rizal dan istrinya, terindikasi menjadi bagian dari sindikat penjual surat nikah palsu di Saudi Arabia.

Petugas Bandar Udara Juanda dan aparat Kepolisian menangkap pria 40 tahun ini setelah tertangkap basah berusaha menyelundupkan ratusan buku nikah palsu.

Karena kasus ini, Bukari yang seharusnya berangkat ke tanah suci bersama kloter 20 pada hari Jum’at 28 September 2012, akhirnya batal terbang. “Polisi yang saat ini memeriksa meminta yang bersangkutan tidak boleh berangkat dulu,” kata juru bicara Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Fatkhul Arif, di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jum’at (28/9/2012).

Menurut Arif, saat tiba di Asrama Haji pada pukul 17.00, Kamis 27 September 2012, Bukari sudah menunjukkan gelagat mencurigakan. Saat itu, ketika tim dari Avian Security PT Angkasa Pura I melakukan pemeriksaan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Bukari menolak menyerahkan kopernya untuk diperiksa.

Setelah dipaksa, di dalam koper berisi barang-barang yang dibawanya ternyata ditemukan 499 pasang buku nikah palsu, atau total 998 buah buku nikah palsu untuk suami-istri. Buku nikah sebanyak itu disembunyikan di dalam koper dengan cara menyelipkan disela-sela baju.

Tim dari URAIS (Urusan Agama Islam / tim yang menangani pernikahan) Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur langsung diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan. Hasilnya, ke-998 buku nikah itu dipastikan palsu. “Palsunya dilihat dari hologram yang berbeda, nomor seri, kertas, dan font yang berbeda,” ungkap Fatkhul Arif.

Dalam buku nikah palsu kosongan yang dibawa Bukari, tertera tahun pembuatan 2010 dan ditandatangani oleh Menteri Agama Maftuh Basyuni. Padahal, di tahun 2010 Menteri Agama seharusnya Suryadharma Ali.

Selain itu, buku nikah palsu ini juga tidak dilengkapi dengan hologram lambang Kementerian Agama. Font atau model huruf yang seharusnya menggunakan jenis Times New Roman, namun buku nikah palsu tersebut menggunakan font jenis Arial. Ukuran font juga lebih besar dibanding dengan yang digunakan dalam buku nikah yang asli. Kemudian, kertas halamannya polos tidak memiliki bayang-bayang logo Garuda Pancasila.

“Kode buku yang harusnya tertulis AB, tapi ditulis EK,” kata Fatkhul Arif. Tak hanya itu, nomer seri awal dalam buku yang harusnya berawal dengan angka 3, dalam buku nikah palsu tersebut tertulis dengan angka 2. Selain itu, setelah dicek nomor surat nikah tersebut tidak terdata di kanwil Kemenag Jatim. “Jadi bisa dipastikan buku nikah itu palsu,” tambahnya.

Fatkhul Arif juga mengungkapkan, kalau sekilas orang melihat memang susah dibedakan palsu atau tidak karena ada tanda tangan Menteri Agama Suryadarma Ali yang juga terlihat sangat mirip dengan aslinya.

Saat diinterogasi, Bukari mengaku hanya dititipi saudaranya yang berinisial “R”. Setiba di Tanah Suci, buku nikah palsu itu rencananya akan diberikan kepada “B”, warga Pamekasan juga yang saat ini menjadi tenaga kerja (TKI) di Saudi Arabia.

Dari hasil pemeriksaan juga diketahui, bahwa jika buku nikah palsu itu dijual di tanah suci maka bisa dihargai Rp 1-3 juta per pasang. “Buku nikah sangat berguna karena TKI yang sudah menikah lebih disukai majikan Arab,” ujar Fatkhul Arif.

Atas kejadian ini, Bukari dan istrinya terpaksa tidak bisa berangkat sesuai jadwal keberangkatannya yaitu kloter 20. “Saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Sukolilo,” kata Fatkhul Arif.

Jika terbukti bersalah, Bukari kemungkinan besar tidak akan bisa berangkat haji karena harus berurusan dengan polisi. Meski begitu, jika kasus ini nantinya sudah selesai, Bukari masih tetap bisa berangkat haji di tahun-tahun mendatang. [KbrNet/adl]

4 Tanggapan to “Calon Haji Tertangkap Selundupkan 998 Buku Nikah Palsu”

  1. Polisi said

    Salah besar!

    Mestinya ga ditangkap. Sangat mungkin Bukari ini hanya dimanfaatkan aja. Seharusnya setelah ketahuan biarin aja se-olah2 barang bawaannya ga ada masalah, tapi secara diam2 berangkatkan juga tim dari kepolisian bersama rombongan kloter 20 tsb utk menguntit Bukari sampai buku nikah palsu tsb diserahkan kpd pemesannya di Saudi. Kemudian si pemesan inilah yg ditangkap. Operasi tsb bisa dilakukan bekerjasama dgn polisi Saudi.

    Dgn ditangkapnya Bukari, maka aktor pengedar Buku Nikah palsu tsb masih berkeliaran di Saudi, dan bukan tdk mungkin masih akan memanfaatkan “Bukari-Bukari” yg lain.

  2. Polisi said

    Sayang berita ini terlanjur diekspos media. Kalo dirahasiakan, Bukari ini bisa dimintai keterangan utk menunjukkan orang yg menitipkan buku nikah palsu tsb kpdnya. Dgn diblowupnya berita ini oleh media, orang pengirim buku nikah palsu tsb pasti udah kabur. Begitu juga komplotannya yg di Saudi, pasti ga bakalan nongol. Sdngkan si Bukari ini cuman jadi korban aja yg dimanfaatkan oleh komplotan pemalsu dan pengedar buku nikah palsu itu.

    Aparat kita yg goblok,ga berpikir taktis dan ga melakukan langkah2 strategis.

  3. ya semua goblog. ya semua juga cari muka

  4. USM STAN said

    USM STAN

    Calon Haji Tertangkap Selundupkan 998 Buku Nikah Palsu « KabarNet.in

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: