KabarNet

Aktual Tajam

Wasekjen Demokrat Merengek Minta Partainya Dikasihani

Posted by KabarNet pada 22/10/2012

Jakarta – KabarNet: Wasekjen Partai Demokrat merengek minta partainya dikasihani. Ini menanggapi meluasnya opini publik bahwa Partai Demokrat sebagai partai sarang koruptor terkait keterlibatan sejumlah kadernya dalam berbagai skandal ‘maling uang rakyat’.

Permintaan agar dikasihani itu disampaikan Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/10/2012).

Menurut dia, publik jangan sembarangan dalam menyebut keterlibatan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng jika tidak didasari alat bukti. “Kasihanilah kami Partai Demokrat, disudut-sudutkan opini, tapi tak berdasarkan barang bukti. Itu tidak kondusif bagi pengembangan demokrasi kita,” kata Ramadhan, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/10/2012).

Dia menjelaskan, tidak ada alasan untuk meminta Anas dan Andi Malarangeng mundur dari jabatannya. “Janganlah tidak ada alat bukti disuruh mundur, ingat bos ada pepatah Jawa yang bilang, ojo dumeh (jangan mentang-mentang). Saya minta ke KPK supaya ojo dumeh, jangan mentang-mentang Partai Demokrat jadi enak disantap, sehingga disudut-sudutkan,” ujarnya.

Namun, ucapan Ramadhan Pohan tersebut justru bertentangan dengan pernyataan Ketua Departemen Kominfo DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul. Ruhut justru sebaliknya, malah mendesak Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa dan siapapun kader yang namanya pernah disebut oleh Nazaruddin agar pasrah dan mengundurkan diri demi menyelamatkan partai.

Sebagaimana sudah ramai diberitakan, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin menuding Anas dan Saan terlibat kasus dugaan korupsi pada proyek pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi tahun 2008.

Menurut Ruhut, semua pernyataan Nazaruddin telah terbukti bukan omong kosong, karena pada akhirnya terungkap bahwa keterangan Nazar ternyata didasari oleh fakta-fakta. “Legowolah siapa-siapa saja yang disebut-sebut. Nazar itu bukan orang gila yang sembarangan sebut orang,” tegas Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/10/2012) lalu.

Semestinya, nama-nama yang disebut-sebut Nazaruddin itu bersikap ksatria. “Kawan-kawan yang disebut itu seharusnya malu, tidak mungkin dia (Nazaruddin) menyebut-nyebut sembarangan,” tandas Ruhut serius.

Menurut Ruhut, ocehan Nazaruddin itu tidak pernah melenceng. Untuk itu, beberapa nama itu tidak akan lama lagi akan terseret hukum. “Aku yakin, siapapun nama-nama yang disebut Nazar itu pasti kena. Nazar itu benar kok omongannya,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, proyek pengadaan PLTS di Kemenakertrans tahun 2008 disebut-sebut diatur sepenuhnya oleh Saan Mustopa. Hal ini diungkapkan terpidana suap wisma atlet M Nazaruddin sebelum memasuki kantor KPK, Jakarta, Rabu (3/10/2012) lalu.

Menurut Nazaruddin, dalam mengatur proyek tersebut, Saan Mustopa pernah mengambil uang dari perusahaan miliknya. Tetapi, Nazaruddin tidak merinci dari perusahaan yang mana uang tersebut diambil. “Ada kuitansi yang diambil Saan Mustopa di perusahaan, langsung duitnya diserahkan ke Erman Suparno (Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada masa itu, red.) sebesar US$50 ribu. Ada kuitansinya,” jelas Nazaruddin.

Sepengetahuan Nazaruddin, uang 50 ribu dolar Amerika itu selanjutnya akan diberikan Saan Mustopa kepada Erman Suparno pada pertemuan yang dihadiri oleh Ketum Demokrat Anas Urbaningrum. [KbrNet/adl]

Satu Tanggapan to “Wasekjen Demokrat Merengek Minta Partainya Dikasihani”

  1. e bas. said

    aulia pohan, e…ramadhan pohan, OJO DUMEH partai sampeyan berkuasa, terus sampeyan bela terus partai sampeyan!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: