KabarNet

Aktual Tajam

Archive for November 18th, 2012

Tertangkap! Empat Polisi Pesta Sabu dengan Mahasiswa

Posted by KabarNet pada 18/11/2012

Makassar – KabarNet: Satuan Narkoba Polrestabes Makassar menangkap lima orang pelaku tindak pidana narkotik, Ahad, 18 November, sekitar pukul 01.00 WITA. Mereka ditangkap saat asyik pesta sabu pada sebuah rumah di Kompleks Perumahan Villa Mutiara III Nomor 18, Makassar. Pelaku yang ditangkap, empat di antaranya berstatus anggota Kepolisian Republik Indonesia dan seorang mahasiswa pascasarjana program S2.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulselbar, Ajun Komisaris Besar Endi Sutendi, membenarkan penangkapan itu. “Memang, tertangkap empat anggota Polri dan seorang mahasiswa Baca entri selengkapnya »

Posted in NARKOBA | Leave a Comment »

56,43% Orang Tua Larang Anaknya Jadi Anggota DPR

Posted by KabarNet pada 18/11/2012

Jakarta – KabarNet: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas pernah menyatakan bahwa partai politik (Parpol) kini berubah fungsi menjadi wahana “pembibitan koruptor”. Kemudian, setelah bibit-bibit koruptor itu sukses menjadi tunas, maka mereka akan masuk ke lembaga Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang juga sudah berubah fungsi menjadi wahana “peternakan koruptor”.

Sinyalemen Busyro Muqoddas tersebut makin lama semakin terbukti kebenarannya. Tiada hari terlewat tanpa media dan masyarakat membahas sejumlah kasus korupsi yang melibatkan anggota DPR yang kebetulan “sial” karena ketahuan korupsi.

Kini, giliran rakyat berbicara. 56,43% orang tua di Indonesia melarang anaknya menjadi legislator atau anggota DPR lantaran buruknya citra para anggota dewan. Baca entri selengkapnya »

Posted in Nasional | Leave a Comment »

Dugaan Korupsi Rp63 Miliar Dana Bansos di KPDT

Posted by KabarNet pada 18/11/2012

Jakarta – KabarNet: Lagi, indikasi tindak pidana korupsi di negeri ini. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mensinyalir ada penyimpangan anggaran program bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp63 miliar di Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT).

Kordinator Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi mengatakan, salah satu potensi penyimpangan anggaran sebesar Rp 63 milyar ini disebabkan alokasi anggaran sebesar Rp 57.8 milyar tidak berdasarkan Proposal atau SK (Surat Keputusan) Bupati tentang Lokasi penerimaan Bantuan, Baca entri selengkapnya »

Posted in Nasional | Leave a Comment »