KabarNet

Aktual Tajam

Kejanggalan Kata Yahweh dan God dalam Bibel

Posted by KabarNet pada 02/02/2013

ANDAIKAN KAUM KRISTEN TAK PAKAI KATA “ALLAH”

Oleh: Dr. Adian Husaini
Bagaimana jika kaum Kristen di Indonesia tidak lagi menggunakan kata ‘Allah’ dalam Bibel dan ritual mereka, seperti diserukan sejumlah kelompok Kristen di Indonesia? Jawabnya: tidak apa-apa. Sebab, kaum Kristen Barat, yang menjadi sumber agama Kristen di Indonesia, juga tidak menggunakan kata ‘Allah’. Lagi pula, kata ‘Allah’ juga tidak dikenal dalam teks asal kitab kaum Kristen, yang berbahasa Ibrani dan Yunani kuno.

Juga, hingga kini, kaum Kristen pun terus berdebat tentang siapa nama Tuhan mereka yang sebenarnya. Sebelumnya telah dipahami, bagaimana perdebatan seputar nama “YHWH”; apakah itu nama atau sebutan Tuhan. Sebagian Kristen mengklaim, YHWH adalah nama Tuhan, tetapi tidak diketahui dengan pasti bagaimana menyebutnya, sehingga lebih aman dibaca ‘Adonai’. Dalam Bibel bahasa Indonesia, YHWH diterjemahkan dengan ‘TUHAN’, dalam sebagian Bibel edisi bahasa Inggris diterjemahkan menjadi ‘the LORD’. Dalam bahasa Arab, YHWH dialihbahasakan menjadi ‘al-Rabb’. Pandangan jenis ini dianut oleh Kristen mainstream yang diwakili oleh Lembaga Alkitab Indonesia (LAI).

Tetapi, ada sebagian Kristen yang secara tegas menyatakan, YHWH adalah nama Tuhan yang bisa dibaca dengan ‘Jehovah’ atau ‘Yahweh’. Di Indonesia, pandangan jenis ini diwakili oleh sejumlah kelompok yang menolak penggunaan kata Allah, seperti Beit Yeshua Hamasiakh. Dalam bahasa Inggris ada juga Bibel yang secara tegas menyebutkan ‘YHWH’ dengan ‘Yahweh’, seperti The New Jerusalem Bible menulis Keluaran 3:15: “God further said to Moses, “You are to tell the Israelites, “Yahweh the God of your ancestors, the God of Abraham, the God of Isaac and the God of Jacob, has sent me to you.”

Membaca ayat tersebut, dipahami, bahwa Yahweh memang nama Tuhan Israel. Yahweh adalah nama diri, yakni ungkapan “Yahweh the God of your ancestors…”. Dalam Bibel versi LAI, ayat Bibel ini ditulis: “TUHAN, Allah nenek moyangmu…”. Maknanya, “TUHAN” adalah Allah-nya nenek moyang bangsa Israel. Padahal, “TUHAN” disitu bukan nama diri, tapi sebutan untuk menyebut ‘Tuhan itu’ (the LORD).

Akan tetapi, kita akan menemukan kejanggalan, jika membaca sejumlah ayat Bibel lain yang menyandingkan kata Yahweh dan God (dalam edisi Inggris), juga kata TUHAN dan Allah dalam Bibel versi Indonesia. Misalnya, The New Jerusalem Bible menulis ayat Kejadian 2:8 sebagai berikut: “Yahweh God planted a garden in Eden…” Dalam versi LAI, ayat itu ditulis: “Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden…”

Jadi, pada Keluaran 3:15 tertulis “Yahweh the God….” atau dalam edisi Indonesia: “TUHAN, Allah nenek moyangmu…” (ada tanda koma setelah TUHAN). Lebih jelas lagi, bisa disimak teks Ulangan 6:4 yang berbunyi: “Dengarlah hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa.” (Bandingkan dengan teks Keluaran 6:4 versi Kitab Suci: Indonesian Literal Translation: “Dengarkanlah hai Israel, YAHWEH Elohim kita, YAHWEH itu Esa.”)

Sementara itu, dalam Kejadian 2:8 dan banyak ayat Bibel lainnya, tertulis “Yahweh God…” dan “TUHAN Allah” tanpa tanda koma lagi. Bentuk “TUHAN Allah” menyiratkan, bahwa “TUHAN” – yang merupakan terjemah dari tetragram “YHWH” bukan lagi nama Tuhan. Jurtru, ‘Allah’ di situ, seolah-olah merupakan nama Tuhan.

Yahweh Bukan Kata Benda
Persoalan penggunaan nama Yahweh sebagai nama Tuhan dalam Kristen ternyata juga dipersoalkan kalangan Kristen sendiri. Ada kalangan Kristen yang berpendapat bahwa “YHWH” sebenarnya bukan nama Tuhan. Ensiklopedi Perjanjian Baru, misalnya, menulis tentang Yahweh sebagai berikut:

  • “Inilah nama Ibrani yang berasal dari kata hâwah: “datang, menjadi, ada”, menurut etimologi popular yang terdapat dalam kisah pewahyuan. Nama yang diberikan Allah kepada diri-Nya pada waktu penampakan yang dikenal dengan nama “di semak bernyala” (Kel. 3:14). Diperdebatkan, apakah makna kata itu aktif (“dia yang ada” – sebagaimana diterjemahkan oleh Septuaginta) atau kausatif (“dia yang membuat ada”). Bagaimana pun juga, ini bukan kata ganti nama, bukan kata benda, melainkan kata kerja aksi yang menggambarkan aktivitas Allah sendiri. Istilah ini tidak mengungkapkan identitas Allah melainkan menunjukkan Allah dalam aktivitas-Nya yang setia dan selalu ada bagi umat-Nya. Menurut para ahli bahasa, kata ini berhubungan dengan bentuk Yau yang di Babel menunjukkanAllah yang disembah manusia yang bernama demikian; begitulah ibu Musa bernama Yô-kèbèd: “kemuliaan-Yô”.(Xavier Leon-Dufour, Ensiklopedi Perjanjian Baru, (Yogyakarta: Kanisius, 1990), hal. 591-592).

Perlu digarisbawahi, menurut penulis Ensiklopedi Perjanjian Baru tersebut, YHWH “bukan kata ganti nama, bukan kata benda, melainkan kata kerja aksi yang menggambarkan aktivitas Allah sendiri.” Pandangan bahwa YHWH bukan kata benda, dijelaskan oleh The New Jerusalem Bible: “Clearly, however, it is part of the Hebr. verb ‘to be’ in an archaic form. Some see it as a causative form of the verb: ‘ he causes to be’, ‘he brings into existence’. But it is much more probably a form of the present indicative, meaning ‘he is’.” (The New Jerusalem Bible, foot note Keluaran 3:14, hal. 85).

Shabir Ally dalam bukunya, “Yahweh, Jehovah or Allah, Which is God’s Real Name?” memberikan komentar terhadap penjelasan The New Jerusalem Bible tersebut: “If Yahweh means ‘he is’, how can that be the name of God? When, for example, a Muslim says, “I believe in Allah as He is, “clearly in that statement God’s name is not ‘he is’. God’s name in that statement is ‘Allah’. Notice that if you say that God’s name is Yahweh, you are in effect saying that God’s name is he is. That does not make any sense, Does it?” (hal. 20).

Lebih jauh, kata YHWH muncul dalam statemen Tuhan kepada Musa dalam Keluaran 3:14; saat Musa bertanya tentang nama-Nya, lalu Tuhan menjawab yang dalam bahasa Ibrani ditulis: “ehyeh esher ehyeh.” (I am what I am). Jawaban ini mengindikasikan seolah-olah Tuhan enggan memberikan nama-Nya kepada Musa. Untuk itulah, dimasukkan kata Yahweh yang maknanya “he is”. Karena itulah, simpulnya, “the name of Yahweh is derived through human effort, not expressly revealed by God.”

Pada sisi lain, adalah menarik mencermati penjelasan tentang Yahweh dalam berbagai versi teks Bibel.

  • Pertama, versi King James Version, Keluaran 6:2-3: “And God spoke unto Moses, and said unto him, I am the LORD. And I appeared unto Abraham, unto Isaac, and unto Jacob, by the name of God Almighty, but by my name JE-HO-VAH was I not known to them.”
  • Kedua, versi The New Jerusalem Bible, Keluaran 6:2-3: “God spoke to Moses and said to him, ‘I am Yahweh’. To Abraham, to Isaac and Jacob I appeared as El Shaddai, but I did not make my name Yahweh known to them.”
  • Ketiga, versi Kitab Suci Indonesian Literal Translation, Keluaran 6:2-3: “Dan berfirmanlah Elohim kepada Musa, “Akulah YAHWEH. Dan Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, kepada Ishak dan kepada Yakub, sebagai El-Shadday, dan nama-Ku YAHWEH; bukankah Aku sudah dikenal oleh mereka?”
  • Keempat, versi Lembaga Alkitab Indonesia (2007), Keluaran 6:1-2: “Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: “Akulah TUHAN, Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Maha Kuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri.”
  • Kelima, versi Lembaga Alkitab Indonesia (1968), Keluaran 6:1-2: “Arakian, maka berfirmanlah Allah kepada Musa, firmannja: Akulah Tuhan! Maka Aku telah menyatakan diriku kepada Ibrahim, Ishak dan Jakub seperti Allah jang Mahakuasa, tetapi tiada diketahuinja akan Daku dengan namaku Tuhan.” ****

Bisa dicermati, terjemah Keluaran 6:2-3 versi Indonesian Literal Translation yang menyebutkan “bukankah Aku sudah dikenal oleh mereka?” seperti menyimpang jauh dari teks-teks lain. Teks Kitab Keluaran ini menjelaskan bahwa nama ‘Yahweh/Jehovah/TUHAN/Tuhan’ belum diketahui oleh Ibrahim, Isak dan Yakub. Sementara itu, Kitab Kejadian 26:25, sudah menyebutkan, bahwa Ishak sudah kenal nama Yahweh. The New Jerusalem Bible menulis: “There he built an altar and invoked the name of Yahweh.” King James Version menyamarkan nama Yahweh: “And he builded an altar there, and called upon the name of the LORD.” Bibel versi LAI menulis ayat ini: “Sesudah itu Ishak mendirikan Mezbah di situ dan memanggil nama TUHAN.” Sedangkan Kitab Suci Indonesian Literal Translation menulisnya: “Dan dia mendirikan mezbah di sana, dan memanggil Nama YAHWEH.”

Jadi, menurut Kejadian 26:25 tersebut, Ishak sudah mengenal dan menyebut nama Yahweh. Sementara dalam Keluaran 6:1-2 dijelaskan, bahwa nama Yahweh belum dikenal oleh Abraham, Ishak, dan Yakub. Bibel versi Lembaga Alkitab Indonesia (2007), menulis: “… Akulah TUHAN, Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Maha Kuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri.”

Adalah juga menarik memperhatikan terjemahan teks Keluaran 6:1-2 versi Lembaga Alkitab Indonesia edisi tahun 1968, yang ternyata menerjemahkan tetragram ‘YHWH’ dengan ‘Tuhan’, bukan ‘TUHAN’. Ini menunjukkan adanya diskusi dan perkembangan soal nama Tuhan yang terus berubah dalam tradisi Kristen. Cara penerjemahan LAI terhadap YHWH itulah yang menuai kritik dari kelompok pendukung nama Yahweh, karena menimbulkan kerancuan makna.

Misalnya, terjemahan LAI untuk Matius 4:4 adalah: “Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” Dalam kasus ini, YHWH diterjemahkan menjadi Allah, bukan TUHAN. Menurut Rev. Yakub Sulistyo, penggunaan kata ‘Allah’ oleh LAI adalah bentuk penyalahgunaan kata Allah dan bisa menimbulkan konflik dengan orang Muslim. Yakob Sulistyo menulis:

  • “Dengan umat Kristen memakai kata “ALLAH, atau Allah, atau allah” maka muncul istilah Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh, serta Bunda Allah bagi kalangan Katolik. Dan ini menyakiti hati umat Islam dan menimbulkan rasa tidak suka, karena nama Tuhannya dipakai oleh umat Kristen dan Katolik…. Jadi kebingungan masalah nama ALLAH dan YHWH (YAHWEH) adalah karena orang Nasrani di Indonesia tidak mampu membedakan antara SEBUTAN (GENERIC NAME) dan NAMA PRIBADI (PERSONAL NAME).” (Lihat, Rev. Yakub Sulistyo, ‘Allah’ dalam Kekristenan Apakah Salah, 2009, hal. 18-19. NB. Huruf kapital sesuai buku aslinya).

Kalangan Kristen pendukung penggunaan kata ‘Allah’ beralasan, bahwa kaum Kristen di Arab sudah menggunakan kata ‘Allah’ jauh sebelum Nabi Muhammad SAW diutus sebagai Nabi oleh Allah SWT. Herlianto menulis:

  • “Di kalangan orang Arab pengikut Yesus, penggunaan nama ‘Allah’ sudah terjadi sejak awal kekristenan. Pada Konsili Efesus (431) wilayah suku Arab Harits dipimpin Uskup bernama ‘Abd Allah’, Inkripsi Zabad (512) diawali ‘Bism, al-llah’ (dengan nama Allah, band. Ezra 5:1, demikian juga Inkripsi ‘Umm al-Jimmal’ (abad ke-6) menyebut ‘Allahu ghufran’ (Allah yang mengampuni)… Nama ‘Allah’ bukanlah kata ‘Islam’ melainkan kata ‘Arab’ sebab sudah digunakan sejak keturunan Semitik suku Arab yang menyebut ‘El’ Semitik dalam dialek mereka, dan juga digunakan orang Arab yang beragama Yahudi dan Kristen jauh sebelum kehadiran Islam… Kalau mau jujur, nama Ilah/Allah sebenarnya bukan merupakan terjemahan El/Elohim Ibrani dan Elah/Elaha dalam bahasa Aram, melainkan merupakan dialek (logat) yang berkembang dalam suku-suku turunan mereka. Jadi, transliterasi nama El/Elohim/Eloah menjadi Ilah/Allah justru lebih dekat dibandingkan istilah Yunani Theos dan Inggris God.” (Herlianto, Nama Allah, Nama Tuhan Yang Dipermasalahkan, Mitra Pustaka, 2006, hal. 26-27).

Bagaimana pandangan Islam terhadap klaim kaum Kristen soal kata ‘Allah’ tersebut?

Islam mengakui, kata ‘Allah’ – sebagai nama Tuhan — sudah digunakan oleh kaum musyrik Arab dan kaum Kristen. Tetapi, setelah diutusnya Muhammad SAW sebagai Nabi terakhir dan diturunkannya al-Quran sebagai wahyu terakhir, maka Allah telah mengenalkan namanya secara resmi dalam bahasa Arab, yaitu ALLAH: “Innaniy ana-Allahu Laa-ilaaha illaa Ana, fa’budniy wa-aqimish-shalaata lidzikriy.” (Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan tegakkan shalat untuk mengingat-Ku). (QS Thaha:14).

Tak hanya itu, Al-Quran juga mengkoreksi penggunaan dan pemaknaan kata Allah yang keliru oleh kaum Kristen, sehingga Allah diserikatkan dengan makhluk-Nya, seperti Nabi Isa a.s. yang oleh kaum Kristen diangkat sebagai Tuhan. “Sungguh telah kafirlah orang-orang yang menyatakan, bahwa Allah adalah salah satu dari yang tiga.” (QS 5:73).

Logika Islam sangat mudah: Jika ingin tahu nama Tuhan yang sebenarnya, sifat-sifat-Nya, dan cara yang benar dalam menyembah-Nya, maka – logisnya — hanya Tuhan itu sendiri yang dapat menjelaskannya. Tidak usah bingung, tidak perlu repot-repot dan tanpa berbelit-belit. Nama Tuhan itu adalah ALLAH. Pakai huruf kecil atau kapital, nama Tuhan yang sah adalah ALLAH. Tuhan sudah memilih nama-Nya yang resmi. Nama itu sudah disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW, nabi akhir zaman yang diutus kepada seluruh manusia, bukan hanya untuk Bani Israil saja (QS 34:28).

Maka, dalam pandangan Islam, amat sangat tidak patut, jika kata ALLAH – nama Tuhan Yang Maha Suci — digunakan secara sembarangan dan diberi sifat-sifat yang tidak sesuai dengan sifat yang dikenalkan oleh Allah SWT itu sendiri. Karena itulah, kaum Muslim sangat takut melakukan dosa syirik atau pun mengarang-ngarang nama Tuhan atau mereka-reka cara-cara ibadah kepada Allah SWT.

Seperti dijelaskan oleh Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), kaum Kristen di alam Melayu-Indonesia baru menggunakan kata Allah pada abad ke-17. Seyogyanya kaum Kristen tidak perlu melanjutkan ambisi kaum penjajah untuk mengelabui kaum Muslim agar berpindah agama melalui penggunaan kata Allah yang tidak sepatutnya.

Karena itu, menyimak kebingungan dan polemik penggunaan kata Allah di kalangan kaum Kristen di Indonesia yang tiada ujung, tampaknya akan lebih baik ANDAIKAN kaum Kristen di alam Melayu-Indonesia, meninggalkan kata ‘Allah’ dan menyebut Tuhan mereka sebagaimana induk dan asal agama Kristen di Barat, yaitu God, Lord, Yahweh, Elohim, atau TUHAN. InsyaAllah itu akan lebih baik dan tidak membingungkan di antara kaum Kristen dan umat beragama lainnya. Wallahu a’lam./Bojonegoro, 30 Januari 2013.

[Penulis Ketua Program Doktor Pendidikan Islam – Universitas Ibn Khaldun Bogor. Catatan Akhir Pekan [CAP] adalah hasil kerjasama Radio Dakta 107 FM dan hidayatullah.com..]

31 Tanggapan to “Kejanggalan Kata Yahweh dan God dalam Bibel”

  1. PENCARI TUHAN said

    ternyata…. selama ini, menjalani ritual agama, kok belum tahu Nama Tuhan…… bingung…… belum ada kejelasan nama Tuhan sampai namanya berbeda-beda……. pusiiiing????, harus diakui, orang beragama berarti mengetahui nama Tuhan dengan pasti, mengenal Tuhan sifat2 Tuhan dengan pasti, mengenal kepastian aturan2 Tuhan buat hmabaNya untuk kebaikan kehidupan manusia dan alam semesta ini ……. saya mengakui Agama Islam-lah yang benar!!!!!!!!
    Terima kasih….atas pencerahannya bapak Dr. Adian Husaini

  2. Nana said

    Masakan nama Tuhan pandai berubah dari Yahweh kepada Allah? Tuhan nabi Musa adalah Yahweh, mana mungkin nama tuhan berubah! Manusialah yang mengubahnya…Nama Allah adalah namanya Dewa Bulan yang disembah oleh orang Arab sebelum Muhammad. Allah itu bukan Tuhan Yahweh…

  3. Nama tuhanya aja tak jelas,bagaimana ajaranya???
    Udah gitu,pr pendeta/pastor pd sok-sok an lg berani menjamin domba2nya yg bayar perpuluhan pasti masuk sorga!
    Wkwkwkwkwk
    Agama buatan manusia sich!
    @,@
    “Apa yang aku (Paulus) katakan, aku mengatakannya BUKAN sebagai orang yang berkata MENURUT firman tuhan, melainkan sebagai orang BODOH yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah sedikit”.
    (II Korintus 11 : 17).

    Kristen selama ini sdh nyembah Setan!

  4. noname said

    ga usah urus agama lain, apalagi memberikan penjelasan agama lain dari sudut pandang agama sendiri, jelas ga ketemu, agama itu hubungan vertikal dari setiap pribadi manusia dng Sang Mahakuasa…keliatan banget kalo orang yg hatinya dengki, pikiran sempit selalu negatif dan bisanya cuma jelek-jelekin agama lain…apalagi si wori tuh ga pinter2 kasian luh wori, bisanya ngomong kafir, benci kafir tp yg lo pake hasil produksi kafir jg…. aaaaaah munafik loooooo

  5. @nana
    orang2 kristen Arab gak kenal tuh yg namanya YHWH
    mereka kenalnya ALLAH
    lagipula YHWH juga gak jelas bacanya gimana…!?!?
    dan masih diperdebatkan
    dipaksain jadi yahweh

    Yahweh Is A Pagan Name
    http://www.jesus-messiah.com/studies/yahweh-full-copy.html

  6. @nana
    orang2 kristen Arab gak kenal tuh yg namanya YHWH
    mereka kenalnya ALLAH
    lagipula YHWH juga gak jelas bacanya gimana…!?!?
    dan masih diperdebatkan
    dipaksain jadi yahweh
    justru yahweh-lah dewa nya orang israel ketika mereka keluar dr mesir

    Yahweh Is A Pagan Name
    jesus-messiah,com/studies/yahweh-full-copy,html

    catatan:
    mohon ganti koma (,) dg titik (.)

  7. Kafir bodoh selamanya akan diperbodoh!
    http://wiropendekarmuslim.wordpress.com/2012/10/07/inilah-bukti-bahwa-yhwh-atau-yahweh-dan-yesus-itu-adalah-nama-dari-dewa-pagan/
    Kasihan para domba,disuruh nyembah setan/dewa pagan yhwh manggut2 aja 🙄 parah!
    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  8. Q_Q
    Yesus itu tak pernah ada!
    Yesus adalah tokoh FIKTIF!
    Yesus adalah tokoh PAGAN yang diciptakan PAULUS dengan Mengambil nama dari DEWA Je-Zeus (Dibaca Jessus).
    Dewa Je-Zeus ini adalah Dewa yg dipuja” oleh Raja Yunani dan penganut Pagan(penyembah Berhala) Roma(wi) / Yunani kampungnya Paulus!

    Lalu Paulus Mengambil riwayat Nabi Isa Almasih ibnu Maryam dg Merampas Ayat2 Injil yg sebenarnya diturunkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kpd Nabi Isa As,nah ayat-ayat Injil inilah yg diambil paulus untuk disusupkan kpd Dewa Je-Zeus/Yesus dengan membuang nama Nabi Isa As dari dalam Injil dan Diciptakanlah sebutan untuk pengikut DEWA JE-Zeus atau Jesus ini sebagai KRISTEN oleh Paulus.

    Lalu ditambahi juga dg Dongeng” Kematian Judas yg Tersalib itu sbg penebusan Dosa!

    Belakangan kan akal bulusnya katauan makanya dia di PENGGAL oleh Raja Nero.
    Yesus bukanlah Nama dari bangsa Yahudi.
    Tp Je-Zeus atau Jesus adalah sebuah Nama dari Bangsa Roma(wi) atau Yunani yang menganut agama PAGANISME(penyembahan kpd Dewa”).

    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  9. Tentu aneh kenapa Utusan Allah yg diutus untuk bani Israil Kok namanya berbahasa ROMAWI(Je-Zeus(dibaca jesus) bukan bahasa Aramaic bahasanya bangsa Utusan Allah tsb yaitu Nabi Isa As.

    Apakah Anaknya Maryam Dilahirkan diYunani???
    Lol.
    Itulah sedikit Contoh keBohongaN ajaran kristen ciptaan Paulus!
    http://wiropendekarmuslim.wordpress.com/2012/10/07/inilah-bukti-bahwa-yhwh-atau-yahweh-dan-yesus-itu-adalah-nama-dari-dewa-pagan/
    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  10. Anonim said

    Komentar Wiro Pendek semua fitnah. Semua kata2 dialkitab di putar balik dan di penggal sana sini. Kalau dia betul2 manusia beragama yg benar, tidak melakukan perbuatan yg keji melebihi orang kafir.
    Ini salah satu bukti dan akibat dari anak yg dilahirkan dari bekas pelacur.
    Ayahnya Wiro Pendek aja gak jelas.
    Dimaklumi aja, pelacur ya gak bisa mendidik anaknya menjadi manusia yg waras.
    Beginilah hasil dari anak haram.
    Mau bukti lagi kalau ibunya si Wiro pelacur ? Haa……haa……salome.

  11. Q_Q
    “TERKUTUKLAH sigondrong yang DIGANTUNG pada KAYU salib ╋ itu ☜!”
    GALATIA 3:13
    http://wiropendekarmuslim.wordpress.com/2013/01/09/100-☞-berdasarkan-alkitab-yang-sangat-kejam-itu-☜-yesus-layak-masuk-neraka-☜/

    http://wiropendekarmuslim.wordpress.com/2012/09/06/%e2%98%9einilah-sepuluh-alasan-bahwa-umat-kristen-yang-itu-pasti-masuk-neraka-%e2%98%9c/

    Q_Q
    Apakah gue berkata Fitnah??? 🙂 🙄 😀
    Dasar domba bebal!
    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  12. noname said

    wiro kalo mau mendapat simpati atau dianggap cerdas dalam memahami agama atau keimanan lebih baik harusnya dirubah jng seperti ini, coba syiar yg membuat pembaca sejuk memahami apa itu ISLAM supaya orang tertarik untuk memilih ISLAM sebagai agama… itu baru bener… kalo spt skarang dan sebelumnya setiap orang yg baca tulisan anda akan berpendapat anda tidak paham agama…iman anda hanya seujung kuku…kalo saya menilai anda frustasi wiro… apakah dng menulis spt ini anda akan dpt kredit utk masuk surga? dimana NALAR anda wiro?

  13. Bukti kuat bahwa Paulus adalah AntiChrist!
    http://www.remnantofgod.org/666-CHAR.htm#1

    http://www.youtube.com/watch?v=745ACGtHf6U&feature=endscreen

    http://www.youtube.com/watch?v=F9gwvkGm5Po&feature=related

    http://www.youtube.com/watch?v=d4O5NW_VvnM&feature=related

    http://www.youtube.com/watch?v=mD0ICimSmzc

    http://www.youtube.com/watch?v=SI6e0MWqtQA

    http://www.youtube.com/watch?v=Ub_q9iqu41U

    http://www.youtube.com/watch?v=JLb6RrVCM3o&feature=related

    http://www.youtube.com/watch?v=9NL50GD_z-g&feature=related

    http://www.youtube.com/watch?v=tJJvFKwCnBw&feature=related

    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  14. 100% berdasarkan Alkitab,SELURUH umat Kristen dan tuhanya masuk NERAKA!
    http://wiropendekarmuslim.wordpress.com/2013/01/09/100-☞-berdasarkan-alkitab-yang-sangat-kejam-itu-☜-yesus-layak-masuk-neraka-☜/

    http://wiropendekarmuslim.wordpress.com/2012/09/06/%e2%98%9einilah-sepuluh-alasan-bahwa-umat-kristen-yang-itu-pasti-masuk-neraka-%e2%98%9c/

    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  15. Anonim said

    Lalu bagaimana dengan “Allah” yang dipahami bangsa Arab di zaman Muhammad yang memiliki tiga anak, yaitu: “al-Lat, al Uzza, dan al-Manat”?
    Lihat tautan: http://www.bible.ca/islam/islam-allahs-daughters.htm
    Jadi nama “Allah” dari para penyembah kafir tersebut diambil alih dan diciptakan konsep Allah yang baru.
    Allah yang menyatakan diri-Nya, ataukah manusia yang menciptakan “Allah”?

  16. yohanes said

    Lalu bagaimana dengan “Allah” yang dipahami bangsa Arab di zaman Muhammad yang memiliki tiga anak, yaitu: “al-Lat, al Uzza, dan al-Manat”?
    Lihat tautan: http://www.bible.ca/islam/islam-allahs-daughters.htm
    Jadi nama “Allah” dari para penyembah kafir tersebut diambil alih dan diciptakan konsep Allah yang baru.
    Allah yang menyatakan diri-Nya, ataukah manusia yang menciptakan “Allah”?

  17. kalo memang nama YHWH(dibacanya yahweh, masih diduga) adalah nama tuhannya orang2 kristen
    1.tuntut saja LAI(lembga al-kitab indonesia) karena telah dg sengaja mencetak salah nama tuhan
    2.kalo juga memang bener nama YHWH
    tapi anehnya lagi, kata YHWH sendiri masih diperdebatkan cara bacanya
    da lebih dr 10 cara bacanya
    gak jelas yg mana
    silahkan pilih sendiri sesuai selera

    Yahueh (ya-hu-eh)
    Iahueh (i-a-hu-eh)
    Yahuah (ya-hu-ah)
    Iahuah (ia-hu-ah)
    Yahevahe (yah-e-va-he)
    Iahevahe (ia-he-va-he)
    Yohwah (yoh-wah)
    Iohwah (i-oh-wah)
    Yohweh (yoh-weh)
    Iohweh (i-oh-weh)
    Yahwah (yah-wah)
    Iahwah (i-ah-wah)
    Yehwah (yeh-wah)
    Iehwah (i-eh-wah)
    Yehweh (yeh-weh)
    Iehweh (i-eh-weh)
    Yahweh (yah-weh)
    Iahweh (i-ah-weh)
    Yahwe (yah-we)
    Iahwe (i-ah-we)
    Yahohewah (yah-o-he-wah)
    Iahohewah (i-a-ho-he-wah)
    Yahuwah (ya-hu-wah)
    Iahuwah (i-a-hu-wah)
    Yahveh (yah-veh)
    Yehveh (yeh-veh)
    Yahohevah (yah-o-he-vah)
    Jove (ho-ve)
    Jehovah (je-ho-vah)
    Iehovah (i-eh-ho-vah)

  18. Zaman dahulu Allah memang dianggap dewa bulan oleh orang-orang arab PAGAN, karena pada saat Nabi Ismail wafat akhirnya pergeseran demi pergeseran dari ajaran Nabi Ibrahim As yang benarpun mulai menyimpang yaitu penyembahan terhadap Dewa bulan yang dibawa oleh ☞orang–orang PAGAN mesir☜,tapi tindakan mereka tidak dapat memperkenalkan ‘dewa Yahweh kepada orang-orang arab karena seperti yang kita ketahui bahwa orang arab sangat kuat dalam menjaga tradisi nenek moyang mereka.
    _________________________________!!
    Maka timbul ide dari orang-orang pagan mesir untuk mengatakan bahwa dewa bulan yang mereka sembah bernama Allah.

  19. http://wiropendekarmuslim.wordpress.com/2012/10/07/inilah-bukti-bahwa-yhwh-atau-yahweh-dan-yesus-itu-adalah-nama-dari-dewa-pagan/
    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  20. Hey bebal!
    Baca disini kl loe pengen pintar!
    http://wiropendekarmuslim.wordpress.com/2012/10/07/inilah-bukti-bahwa-yhwh-atau-yahweh-dan-yesus-itu-adalah-nama-dari-dewa-pagan/
    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  21. Sunyoto said

    Dulu waktu saya mondok saya sudah tahu kalau agama kristen banyak kejanggalannya dan sedikit kebenarannya dibandingkan agama muslim,ya itu buktinya nama Tuhan masih dipermasalahkan,padahal di dalam Islam nama tuhan tidak pernah dipermasalahkan,KENAPA !!!,Karena Al-Qur’an,Al-Qur’an tidak boleh dirubah Sesholeh/Sebagus apa kaum Muslim Tidak diperbolehkan merubah tulisan dalam Al-Qur’an,Hanya Allahlah yang boleh merubahnya,Sedangkan di Agama Kristen Injil dirubah-rubah ada kejanggalan masih dirubah bagaimana nih? Aduuuh,kalau di Al-Qur’an walaupun ada sebagian dari agama lain menyebutkan kalau di dalam Al-Qur’an ada kejanggalan,Tidak dirubah toh? walaupun ada.

  22. noname said

    kalo bahas agama ga akan bisa obyektif selama yg dibahas agama orang lain dng menggunakan pendekatan dari kacamata agama yg dianutnya sendiri…pasti ga akan ketemu dan selalu subyektif… misalnya dari sudut pandang islam thd kristen pasti ga akan obyektif… dari islam thd budha, hindu, konghucu, kejawen…dll ga akan ketemu ujungnya jd maaf buat gue selalu menggunakan akal sehat dan nalar untuk menilai sebuah komen atau tulisan… shg kita tau kualitas iman dan kecerdasan dari si penulis

  23. Sunyoto said

    Seharusnya Agama kristen dijadikan satu saja tuhannya seperti di Islam
    Atau Di jadikan banyak sepeti dewa-dewa di Agama Budha ?

  24. noname said

    nyoto urusan agama ga bisa dibahas dari kacamata masing2 ga akan ketemu ujungnya…mending masing2 aja lah agamamu agamamu agamaku agamaku jng saling menghina atau jelek2in agama yg lain ga barokah…

  25. Anonim said

    terserah mau nama Tuhanku Yahweh ato apa.. kepo banget sih kalian!! iman toh iman2 guee :p

  26. Kalap menerima kenyataan?
    :mrgreen:

  27. Anonim said

    Taik lo

  28. Anonim said

    Law gakk ngerti kitab loe CARA BACANYA. Yang pake huRuf kawat gigi jngan persoalKan agama orang, a***** mahh kau k*****…. Bagus2 kau ngartikan Alkitab, asal loe tau MARIO teguh berbicara berdasarkan Alkkitab konyol kau,,, suekkk (TUHAN,ALLAH,JAHOWBA,RAJA dll) itu gakk penting bagi loe, suka2 kamilah bagai mana kami memberi yang terbaik u/Tuhan, asal jngan TAik aza kami nyebutnya, Tolol KAlilahh kau

  29. Anonim said

    K***** kau itu gigit lahh wiro,, makan kaulahh itu, lAw loe gakk tau asal usul muhamad tullohmu itu gakk usahh kepo loe a*****,

  30. Omongan ajaran kasih (PALSU) sungguh sangat santun sesantun ayat2 PORNO bible karangan siyahudi biadab :mrgreen: xixixixi 😛

  31. Anonim said

    intinya kita semua taat dan menjalankan keyakinan agama masing2,keep smile brod

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: