KabarNet

Aktual Tajam

Seorang Tahanan Polsek Disunat Setelah Masuk Islam

Posted by KabarNet pada 17/02/2013

Depok – KabarNet: – Jika ada tahanan melangsungkan pernikahan di kantor polisi, hal itu sudah biasa. Yang ini lain dari biasanya. Untuk pertama kalinya Polsek Beji melakukan khitanan kepada tahanan Puskesmas Beji Timur. Atas permintaan tahanan sendiri ingin disunat karena pindah keyakinan menjadi seorang muslim.

Kapolsek Beji Kompol Agus Widodo mengatakan, keinginan khitan itu dilakukan Tomi tanpa ada unsur paksaan. Dan murni keinginan tersangka sesaat setelah dirinya menyatakan ingin memeluk Islam. “Ini baru kali pertama terjadi di sel Polsek Beji. Kami berharap tersangka benar-benar taubat dan kembali menjadi warga negara yang baik,” ujarnya.

Tomi dengan dikawal anggota dengan mengenakan baju tahanan dibawa ke Puskesmas Beji Timur, dikhitan oleh dokter Puskesmas. Ia menginginkan pindah agama atas keyakinanannya sendiri, hal itu sudah dilakukan pada tanggal 7 Januari yang lalu. Untuk memperlengkap Sunah Nabi SAW, salah satunya adalah harus disunat.

Agus widodo menjelaskan, tersangka Tomi Wijaya bin Beni Wijaya, diberikan kesempatan untuk disunat. Dan atas kesadaran sendiri berpindah keyakinan untuk pindah ke agama Islam. “Sebagai rasa kemanusiaan, atas keinginan tersangka untuk disunat tidak bisa kita cegah. Hal tersebut adalah bagian dari kepercayaan masing-masing,” ujar Kapolsek kepada di tengah-tengah khitanan.

Tomi mengaku, pertaubatan itu ia lakukan lantaran mendapatkan petunjuk dari Sang Pencipta melalui mimpi. Dalam mimpi itu, dirinya didatangi dua pria berjubah putih. Kedua pria itu pun memintanya untuk meninggalkan kisah kelam dan kembali ke jalan yang benar. “Saat kedua pria itu datang langsung mengucapkan Assalamu’alaikum sama saya. Saya sendiri tidak kenal, semua anjuran yang dikatakan itu saya ikuti,” kata Tomi.

Karena takut masuk neraka, lanjutnya, ia pun sempat berpikir dua kali. Beberapa kali dirinya menyendiri dan merenungi mimpi itu. Dan hingga akhirnya dia pun berani memutuskan pindah keyakinan. “Dua kali saya mimpi hal yang sama saat di dalam sel. Saya tidak ingin masuk ke neraka, dan taubat ini sungguh-sungguh dilakukan. Semoga yang saya lakukan ini benar dan tidak menyalahi aturan,” imbuh pria berkulit putih ini.

Tersangka mendapat perlakuan khusus sampai masa penyembuhan dengan menempatkan di sel yaang lebih bersih. “Proses hukum tersangka akan tetap berjalan. Berkasnya sudah P21, tinggal dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kota Depok pekan depan,” demikian kata polisi.

Tomi diringkus tim Reskrim Polsek Beji pada Januari 2013 lalu. Pria itu ditangkap atas kasus pencurian sebuah ponsel di warung internet (Warnet) di Kelurahan Beji. Tomi yang juga penjaga warnet itu pun sempat dikeroyok massa. [KbrNet/Poskota]

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: