KabarNet

Aktual Tajam

FPI Segel Rumah Ibadah Aliran Ahmadiyah

Posted by KabarNet pada 26/03/2013

Sukabumi – KabarNet: Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri (SKB 3 Menteri) tentang Pelarangan Aktifitas Jemaat Ahmadiyah ternyata selalu dilanggar oleh pengikut aliran tersebut. Akibatnya, gesekan dengan masyarakat selalu terjadi dari waktu ke waktu.

Lemahnya fungsi penegakan hukum oleh aparat dalam menegakkan SKB 3 Menteri tersebut pada akhirnya memicu masyarakat untuk bertindak sendiri mengambil alih fungsi aparat. Kali ini, ratusan anggota masyarakat yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) Kota Sukabumi menyegel rumah ibadah milik jemaat Ahmadiyah di Jalan Sriwedari, Kecamatan Cikole, Sukabumi, karena masih digunakan oleh warga Ahmadiyah untuk beraktivitas.

Aksi penyegelan tempat ibadah yang diberi nama “masjid” Bilal ini dilatarbelakangi oleh pelanggaran berulang-ulang terhadap SKB 3 Menteri tentang Pelarangan Aktifitas Jemaat Ahmadiyah, yakni dengan masih digunakannya tempat itu oleh pengikut aliran Ahmadiyah untuk melakukan peribadatan dan kegiatan lainnya yang, menurut Pemerintah (SKB 3 Menteri), dinilai sesat dan menyesatkan.

Dalam peristiwa penyegelan tersebut, massa FPI juga menilai pihak Ahmadiyah telah melanggar Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang isinya melarang semua aktivitas jemaat Ahmadiyah yang dinilai sesat dan menyesatkan.

“Pihak jemaat Ahmadiyah telah melanggar SKB tiga menteri seperti masih adanya aktivitas atau kegiataan anggota Ahmadiyah di masjid tersebut. Dan dari informasinya akan ada rapat koordinasi sembilan pengurus cabang Ahmadiyah Kota/Kabupaten Sukabumi yang dilanjutkan pembinaan kader,” kata Sekretaris Majelis Syuro FPI Kota Sukabumi, Dedi Wahyuri kepada wartawan, Ahad (24/3/2013).

Menurut Dedi, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan pun telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2011 tentang Larangan Kegiatan Jamaah Ahmadiyah Indonesia di Jabar. Bahkan pihaknya juga mengancam jika tempat ibadah ini masih tetap digunakan aktivitas oleh warga Ahmadiyah maka pihaknya akan menurunkan jumlah massa yang lebih besar lagi.

“Kami juga meminta kepada pemerintah agar masjid Bilal yang notabene milik Ahmadiyah ini diubah statusnya menjadi masjid umum, bukan masjid eksklusif, yang hanya untuk jemaat Ahmadiyah saja. Sehingga keberadaan masjid ini bisa digunakan oleh warga sekitar,” katanya.

Namun, pengikut aliran Ahmadiyah yang menjadi pengurus tempat ibadah tersebut, Rustandi, tidak mau memberikan tanggapan kepada wartawan atas penyegelan yang dilakukan oleh ratusan anggota FPI. [KbrNet/adl – Source: KBN-Antara/Inilah.com]

3 Tanggapan to “FPI Segel Rumah Ibadah Aliran Ahmadiyah”

  1. Mahmud said

    Menurut Al Quran, tidak ada paksaan dalam agama. Kok FPI maksa yah?

  2. Mahmud said

    Presiden SBY: Ahmadiyah Tak Dilarang, Tapi Diatur
    http://www.tribunnews.com/2012/02/15/presiden-sby-ahmadiyah-tak-dilarang-tapi-diatur

  3. Anonim said

    mahmud .bangsat lo

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: