KabarNet

Aktual Tajam

Hanura Tak Keberatan DPR Pelesir Hamburkan Rp6,5 Miliar

Posted by KabarNet pada 15/04/2013

Jakarta – KabarNet: Di tengah kesulitan ekonomi yang sedang mencekik rakyat Indonesia, para anggota DPR tetap ngotot untuk melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri hanya untuk membahas beberapa pasal Rancangan Undang-undang (RUU) KUHP dan KUHAP. Kunker ke negara Eropa itu pun masih menjadi pro-kontra.

Beberapa fraksi di DPR memutuskan untuk tidak ikut, ada juga anggota Dewan tetap pergi dengan menghabiskan dana negara yang notabene uang rakyat sekitar Rp 6,5 miliar. Namun, meski mendapat kecaman dari publik, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menganggap penting kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri guna membahas beberapa pasal dalam Rancangan Undang-undang (RUU) KUHP dan KUHAP.

Ketua DPP Partai Hanura, Syarifudin Suding mengatakan, kunker para wakil rakyat ke negara Eropa itu guna memperkuat hukum di tanah air. Meski menghabiskan anggaran sebesar Rp 6,5 miliar, menurut Suding itu bukan menjadi persoalan.

Ketua DPP Partai Hanura, Syarifudin Suding

Ketua DPP Partai Hanura, Syarifudin Suding

“Saya kira itu penting, jadi jangan kita berasumsi bahwa itu hanya jalan-jalan. Pembahasan UU itu cukup penting, supaya pembahasan ini secara konprehensif,” kata Suding, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/4/2013).

Lanjut Suding, RUU KUHP dan KUHAP perlu pembahasan secara mendalam ke Eropa. Menurutnya, perbandingan sistem hukum di tanah air dianggap penting. “Ini adalah peraturan perundang-undangan, kita perlu mengatur UU suap, korupsi dan pencucian uang. Sehingga tidak hanya mengubah satu. Kalau di negara-negara Eropa itu ada hukum dasar,” ujar anggota Komisi III DPR itu.

Suding malah menuding Badan Legislasi (Baleg) DPR yang kerap menghabiskan anggaran negara. Menurutnya, ketika Baleg melakukan pelesiran ke luar negeri tidak pernah mendapatkan sorotan dari publik.

“Yang lebih parah itu di Baleg, coba dicek berapa anggaran yang dihabiskan baleg setiap kunker. Kenapa mereka tidak pernah disorot,” protesnya.

Golkar Masih Pikir-pikir

Fraksi Partai Golkar belum memutuskan apakah akan mengizinkan anggotanya terbang ke Eropa. Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR Ade Komarudin mengatakan, partainya masih menimbang.

“Waktu itu sudah laporan, tapi saya belum cek terakhir ketua Poksi kepada Pak Azis (Wakil Ketua Komisi III DPR),” kata Ade, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/4/2013).

Dia menegaskan, partai pimpinan Aburizal Bakrie alias Ical itu akan meninjau kembali kegunaan kunker guna pembahasan beberapa pasal dalam KUHP dan KUHAP itu. “Yang jelas kita belum putuskan, apakah pergi atau tidak,” tegas Ade.

Sementara, perjalanan para wakil rakyat ke luar negeri kali ini dinilai sejumlah kalangan hanya untuk pelesiran dan menghambur-hamburkan uang negara. Sebab, masa kerja DPR saat ini sudah akan habis karena memasuki Pemilu 2014. Alhasil, studi banding dengan dalil apapun hanya alasan belaka.

Diketahui, perjalanan para anggota dewan ke luar negeri akan dilaksanakan selama lima hari, yaitu pada 14-19 April 2013. Untuk tujuan 4 negara yaitu Prancis, Rusia, Belanda, dan Inggris. Berdasarkan data FITRA, untuk masing-masing negara akan menghabiskan uang rakyat seperti penjelasan di bawah ini:

1). Perjalanan ke luar negeri tujuan Prancis, dengan asumsi 13 anggota dewan, dua staf, dan tanpa mengikut serta keluarga akan menghabiskan anggaran sebesar Rp.1.673.226.000. Setiap orang akan menghabiskan ongkos pesawat sebesar US$10.724 untuk bangku eksekutif.

2). Perjalanan ke luar negeri tujuan negara Rusia, dengan asumsi 13 anggota dewan, dua staf dan tanpa mengikuti serta keluarga akan menghabiskan anggaran sebesar Rp1.595.043.000. Setiap orang akan menghabiskan ongkos pesawat sebesar US$9.537 untuk bangku yang paling empuk, enak, dan nyaman, untuk kelas eksekutif.

3). Perjalanan ke luar negeri tujuan Belanda, dengan asumsi 13 anggota dewan, dua staf, dan tanpa mengikuti keluarga akan menghabiskan anggaran sebesar Rp1.330.695.000. Setiap orang akan menghabiskan ongkos pesawat sebesar US$8126 untuk bangku yang paling empuk, enak, dan nyaman untuk kelas eksekutif

4). Perjalanan ke luar negeri tujuan Inggris, dengan asumsi 13 anggota dewan, dua staf, dan tanpa mengikuti keluarga akan menghabiskan anggaran sebesar Rp1.907.154.000. Setiap orang akan menghabiskan ongkos pesawat sebesar US$10.980 untuk bangku eksekutif. [KbrNet/adl – Source: Inilah.com/KBN-Antara]

Satu Tanggapan to “Hanura Tak Keberatan DPR Pelesir Hamburkan Rp6,5 Miliar”

  1. taUbat said

    Kunker DPR masih menabrak dan mengabaikan suara masyarakat silahkan …….

    2014 nanti adalah jawaban dari partai anda ……

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: