KabarNet

Aktual Tajam

Oknum Polisi Selundupkan Ribuan Ton Gula

Posted by KabarNet pada 07/06/2013

Maraknya Penyeludupan Gula Di Kalimantan Barat   Kapolri harus Copot  Dirkrimsus Polda Kalimantan Barat

Pontianak – KabarNet: Baru saja masyarkat dikagetkan dengan adanya rekening gendut milik seoarang anggota polisi Aiptu Labora Sitorus dari Papua Barat dalam jumlah yang bukan main besarnya yaitu sekitar 1,5 Trilyun ,yang main memperburuk citra POLRI.

Dua hari yang lalu terjadi kembali kejadian yang sangat memalukan nama baik POLRI yaitu dengan tertangkapnya Gula selundupan Malaysia milik anggota Polisi di Kalimantan Barat oleh tima gabungan operasi Badan Intelejen Strategis dan TNI, tentu saja ini akan semakin memperburuk citra kepolisian yang identik dengan kepemilikan rekening tidak halal yang dimiliki anggota polisi.

Bisa saja rekening gendut yang banyak dimiliki oleh para oknum anggota Polri dihasilkan dari usaha kejahatan yang kongkalikong dengan cukong cukong penyelundup gula seperti yang terjadi di Kalimantan Barat.

Bagaimana penyeludupan gula di Kalbar tak kian menggila, (oknum) anggota polisi jadi biang keroknya. Gula ilegal dari Malaysia yang merugikan Negara itu sengaja diloloskan dari Balai Karangan.

Terendus aparat TNI anggota polisi main gila, tepatnya, pada Kamis 16 Mei 2013 sore, anggota Kodim 1207 ABW bersama Badan Intelijen Strategis Mabes TNI, menggerebek sebuah gudang penimbunan di Jalan Husein Hamzah, Pal V, Pontianak Barat.

Tak ayal lagi di situ tertimbun ratusan karung gula yang diperhitungkan berjumlah 448 karung atau 22,4 ton yang dipasok dari Sarawak, Malaysia, milik oknum anggota Polresta Pontianak dan Pol Airud Kalbar.

Diperinci oleh aparat TNI, sebanyak 90 karung masing-masing seberat 50 kg per karung, milik oknum Polresta Pontianak. Dan sejumlah 98 karung milik oknum Pol Airud Kalbar.

Si manis ini sengaja didatangkan dari daerah Tebedu, Balai Karangan. Gula-gula haram itulah selama ini membanjiri pasar Kota Pontianak dan kota-kota lainnya sehingga gula resmi tak bisa dijual.

Karena dibekingi, gula yang membanjiri Kalbar itu diangkut menggunakan truk dan selalu lolos dari pos penjagaan maupun Polsek-Polsek di sepanjang jalan Balai Karangan hingga Kota Pontianak.

Selama setahun terakhir pengiriman gula ilegal ini lancar, meskipun melintas di depan Polsek di sepanjang jalan menuju Kota Pontianak,” artinya jika satu hari saja bisa didatangkan sekitar 100 Ton maka dalam sebulan gula illegal yang masuk Kalimantan Barat mencapai 3000 Ton dan Negara dirugikan hamper kurang lebih 2,1 milyar yaitu dengan keuntungan 700 rupiah perkilo gramnya.

Menyikapi dengan maraknya gula selundupan yang banyak dibekingi oleh oknum polisi ,tidak tertutup kemungkinan adanya dugaan aliran dana hasil selundupan gula juga mengalir kepetinggi petinggi Polda Kalimantan Barat.

Maraknya penyeludupan gula illegal oleh oknum ke polisian menunjukan bahwa ini merupakan tanggung jawab dari Direktorat Kriminal Khusus di Polda Kalimantan Barat ,yang terkesan dibiarkan dan dilindungi .

Oleh karena penyeludupan gula di Kalimantan Barat merugikan Negara dalam jumlah ratusan milliard tetapi juga sangat membahayakan kesehatan masyarakat karena tidak adanya uji tes kandungan gula yang diselundupakn apakah cukup sehat jika dikomsumsi oleh masyarakat .

Selain itu juga penyeludupan gula yang banyak dilakukan oleh oknum anggota polisi Kalimantan Barat juga sangat merugikan pabrik pabrik gula dan petani petani tebu yang ada di Indonesia.

Oleh karena itu Indonesia Sugar Watch mendesak Kapolri untuk segera menurunkan tim untuk menangkap dan meyelidiki maraknya penyeludupan gula yang melibatkan oknum anggota polisi Kalimantan Barat yang tidak tertutup kemungkinan didukung oleh petinggi petinggi Polda Kalimnatan Barat.

Indonesia Sugar Watch (ISW), juga meminta Kapolri untuk mencopot Direktur Kriminal Khusus Polda Kalimantan Barat yang terkesan mangadakan pembiaran dengan adanya penyelundupan gula di Kalimantan Barat serta meminta pertanggung jawaban Kapolda Kalimantan Barat agar menindak tegas anggotanya yang melakukan penyeludupan Gula Ilegal dari Malaysia .

ISW juga sudah mengirim surat kepada Bapak President SBY dan Menkopolkam agar meminta Kapolri membentuk tim khusus pemberantasan penyeludupan gula illegal di Kalimantan Barat. Demikian informasi ini disampaikan oleh Koordinator ISW Indonesia Sugar Watch (ISW), Edi Widodo kepada KabarNet. [KbrNet/Slm]

Satu Tanggapan to “Oknum Polisi Selundupkan Ribuan Ton Gula”

  1. Ng Peng Khiang said

    ayyoy… kalau macam begini owe bisa lugi… bangklut… pantas owe punya gula tidak laku-laku… hayya… fu nya bo… nya maichi…

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: